PALI. SININEWS.COM -- Meski pun dampak adanya pandemi covid-19 menyasar hampir disemua sektor usaha yang menggoyahkan perekonomian kerakyatan, tetapi pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahun 2021, padahal pada tahun 2021 lalu merupakan puncak dari pandemi global covid-19.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Bupati Sebut Tahun 2021 Pemerintah PALI Mampu Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Ditengah Pandemi
PALI. SININEWS.COM -- Meski pun dampak adanya pandemi covid-19 menyasar hampir disemua sektor usaha yang menggoyahkan perekonomian kerakyatan, tetapi pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahun 2021, padahal pada tahun 2021 lalu merupakan puncak dari pandemi global covid-19.
Peternak di PALI Tidak Harus Beli Pakan, Ini Solusinya
PALI. SININEWS.COM -- Bagi masyarakat yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan yang menggeluti usaha sampingan sebagai peternak ikan atau ayam tidak lagi harus sepenuhnya menyediakan pakan ternaknya dengan cara membeli. Pasalnya, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo saat ini sudah memberikan contoh bahwa peternak bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada sebagai bahan pakan ternaknya.
Upaya yang dilakukan Bupati PALI saat ini adalah membudidayakan maggot disekitar halaman rumahnya di kawasan Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi.
Maggot sendiri adalah organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) dan dihasilkan pada metamorfosis fase kedua setelah fase telur dan sebelum fase pupa yang nantinya akan menjadi BSF dewasa.
"Menggeluti peternakan memang harus menyiapkan kebutuhan pakan sekitar 60 persen. Untuk siasati pengeluaran biaya pakan, kami coba kembangkan ulat maggot ini, dan rupanya cukup mudah," ujar Bupati, Senin (11/4/22).
Cara membudidayakan maggot dijelaskan Bupati sangat mudah dan tidak memerlukan tempat luas, hanya perlu memancing lalat BSF untuk datang dan bertelur dengan cara membuat pakan dari dedak padi halus dicampur bumbu masak, seperti kaldu ayam dan EM4 atau Yakult.
"Lalat BSF ada disekitar kita, tapi bukan lalat pemakan kotoran, namun lalat tentara hitam yang mencari tempat bertelur yang memiliki aroma permentasi sebagai makanan setelah telur BSF menetas menjadi maggot. Ketika kita memancing lalat BSF dengan aroma permentasi, mereka datang sendiri dan kita hanya menyiapkan baki atau tempat untuk berkembang biak. Siklus BSF menjadi maggot terbilang cepat kemudian menjadi pupa dan berubah kembali jadi lalat BSF," terangnya.
Dengan cepatnya proses budidaya maggot itulah menjadi peluang peternak menghemat pengeluaran biaya pakan. Sebab, menurut Bupati maggot selain bisa dibudidayakan sendiri dengan bermodalkan dedak padi dipermentasi juga kaya protein dan lemak yang sangat dibutuhkan hewan ternak dalam masa pertumbuhannya.
"Kalaupun dijadikan usaha juga bisa, karena maggot mempunyai nilai jual tinggi yang tentunya akan menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat,"ajaknya .(sn/perry)
Tangkal Budaya Negatif, Hj Sri Kustina Sosialisasikan 4 Pilar Kehidupan di Desa Babat PALI
PALI. SININEWS.COM -- Kemajuan teknologi saat ini memang membawa dampak bagi kemajuan dari berbagai sektor kehidupan, namun dibalik itu harus diantisipasi masuknya budaya negatif dari era globalisasi. Dimana saat ini semua informasi mudah dan cepat masuk disemua kalangan termasuk generasi muda.
Untuk antisipasi masuknya budaya negatif itu, anggota MPR-RI Ir Hj Sri Kustina terjun ke tengah-tengah masyarakat guna mensosialisasikan 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada kegiatan sosialisasi itu, Hj Sri Kustina mendatangi masyarakat Desa Babat kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi Sumatera Selatan pada Senin (28/3/22) dengan peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang diwakili oleh kelompok pelajar, karang Taruna, kelompok pemuda dan olahraga, Ibu-ibu PKK, kelompok pengajian, perangkat desa dan tokoh masyarakat dan ulama.
Sebelum pemaparan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang disampaikan narasumber, Hj Sri Kustina mengenalkan diri kepada peserta yang hadir bahwasanya dirinya sebagai anggota MPR-RI mempunyai tiga tugas utama, yakni memasyarakatkan ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila dan UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika serta menyerap aspirasi masyarakat.
"Oleh karena itu, sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dilaksanakan oleh saya dan anggap MPR-RI lainnya. Ini menunjukkan adanya tanggungjawab bersama dalam memberikan pemahaman tentang nilai-nilai luhur bangsa," ujar anggota MPR-RI dari Dapil Sumsel II yang meliputi 11 kabupaten/kota.
Pentingnya sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan anggota MPR-RI, dijelaskan Hj Sri Kustina adalah dalam rangka membangun sumber daya daerah agar seluruh penyelenggara pemerintahan dalam proses membangun daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa.
"Sebagaimana yang terdapat di dalam 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa, perlu kiranya ini terus disampaikan kepada penyelenggara pemerintahan juga kepada seluruh elemen masyarakat. Dan sosialisasi ini juga untuk menangkal budaya negatif yang masuk ke kalangan generasi bangsa. Oleh karena itu, saya harapkan kepada seluruh peserta untuk menyimak baik-baik apa yang disampaikan narasumber," pesan Hj Sri Kustina yang juga istri dari Bupati PALI H Heri Amalindo. (sn)
Satgas BBM Polres PALI Terus 'Pelototi' Distribusi Solar
PALI. SININEWS.COM – Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) terus meningkatkan kerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Pemerintah Daerah (Pemda). Khususnya, dalam upaya mengamankan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.
Adapun selisih yang tinggi menjadi salah satu pemicu konsumen solar non subsidi beralih ke solar subsidi. Sehingga hal ini berdampak pada kuota solar yang sudah ditetapkan pemerintah.
Satgas BBM Polres PALI lakukan pemantauan kendaraan yang antri Solar subsidi di semua SPBU di Kab PALI guna mencegah penyelewengan BBM jenis Solar. Senin (11/04/2022).
Kapolres PALI AKBP Efrannedy, S.I.K., M.A.P. menegaskan, bahwa pihaknya akan menindak tegas kepada oknum-oknum yang melakukan penimbunan solar. “Jadi kalau di wilayah kita memang ada oknum yang melakukan penimbunan, maka kita akan melakukan penindakan,” jelasnya.
“Kita tetap lakukan pemantauan apabila nanti datang pengisian, kita akan tempatkan petugas-petugas kita di SPBU-SPBU untuk mengantisipasi adanya penyelewengan BBM jenis Solar” tambah Kapolres PALI. (sn)
Bupati PALI Telah Prioritaskan Pembangunan di Tahun 2021, Apa Sajakah?
PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Daerah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah menetapkan prioritas pembangunan yang bertujuan untuk memfokuskan rencana pembangunan daerah dalam rangka mencapai visi misi kabupaten PALI sesuai indikator kinerja pembangunan yang ditetapkan dalam RPJMD tahun 2016-2021.
PALI Ultah ke-9, Begini Penilaian Tokoh Muda Lematang
PALI. SININEWS.COM -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebentar lagi memasuki usia ke-9, tepatnya tanggal 22 April. Dengan usia yang ke-9 tahun itu, pemerintah kabupaten PALI dibawah kepemimpinan H Heri Amalindo terus melakukan upaya percepatan pembangunan diberbagai sektor, baik fisik maupun Sumber Daya Manusia (SDM).
Bentuk dari keseriusan pemerintah kabupaten PALI dalam menggenjot pembangunan untuk mengejar ketertinggalan tentu saja mendapat apresiasi dari tokoh muda Lematang, Aka Cholik Darlin S.Pdi SH MM.
"Dalam mewujudkan PALI cemerlang sangat terasa dari berbagai inspratruktur yang terus di bangun di bawah kepemimpinan H Heri Amalindo. PALI saya nilai sudah cukup maju dari sektor pendidikan , kesehatan dan pertanian," ungkap Aka Cholik yang juga ketua umum FAKAR Lematang Sumsel, Minggu (10/4/22).
Kemajuan itu terwujud dikarenakan didukungnya infrastruktur yang cukup baik, baik jalan maupun fasilitas gedung.
"Harapan kedepannya saya kira Pemkab PALI untuk segera menfokuskan bangun perkantoran terutama kantor Bupati dan OPD lainya. Selama ini kita bangga H Heri Amalindo mengutamakan jalan rakyat daripada kantor bupati, tetapi tahun depan perlu dianggarkan dan yang terpenting kedepannya berharap kepada Ormas, LSM , jurnalis, aktivis, pengusaha, politisi dan birokrasi mampu berkolaborasi dengan bijak mengedepankan kepentingan orang banyak daripada golongan atau pribadi. Intinya SDM kita perlu di tingkatan baik secara akademis maupun secara non akademis atau etika adab dalam mewujudkan kebersamaan untuk PALI kedepannya," harap Aka Cholik yang juga mantan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD PALI itu. (sn/perry)
DADAR JIWO & SRIKAYA KETAN ” Edisi Kuliner bingen (Lamo) Palembang
“ DADAR JIWO”
Perjalanan kami selama menjadi volunteer gerakan pelestarian makanan Bingen sangat berkesan secara mendalam dan sangat tak terlupakan bagi kami. Di beri kesempatan untuk mengetahui dan mempelajari salah satu makanan Bingen merupakan hal yang sangat kami apresiasi selama kegiatan volunteer gerakan pelestarian makanan Bingen berlangsung. Bertemu dengan orang-orang hebat yang menjaga kelestarian makanan Bingen agar tetap eksis sampai dengan sekarang. Salah satu tokoh yang melestarikan makanan Bingen yang kami jumpai kala itu adalah Wak Ibuk (Ibuk Luya) ia seorang pelestari makanan Bingen (lamo) 'Dadar Jiwo'. Wak Ibuk (Ibuk Luya) lorong Waspada, Kampung Pandai, 13 Ulu Palembang dan sudah berjualan sejak ia masih muda. Ia juga berkata bahwa usahanya ini merupakan turun temurun di keluarga nya. Kami memulainya dengan membuat adonan Dadar jiwo dari tepung terigu dan telur kemudian di beri sedikit pasta berwarna kuning agar tidak terlihat pucat, pembuatan isi dadar jiwa yaitu dari tumis pepaya muda susai resep Wak Ibuk (Ibuk luya). Penasaran gimana caranya, kami tak tunggu diam, Wak Ibuk (Ibuk Luya) dengan telatennya mengajari kami, ia berharap ada anak-anak muda yang bisa menjadi penerus ilmu Wak Ibuk (Ibuk luya) dan Makanan Khas Bingen ini akan terus mengalami eksistensinya
Apa itu Dadar Jiwo ?
Dadar Jiwo merupakan salah satu makanan tradisional yang terbuat dari tepung terigu dan isian tumis pepaya muda. Dadar jiwo ini cukup mirip bentuknya dengan dadar gulung yang biasa kita lihat namun dadar jiwo memiliki keunikan yaitu rasanya gurih, berwarna kuning dan isiannya menggunakan tumis pepaya seperti isian pempek pistel serta ditaburi bawang, daun kucai (gando) dan irisan
cabai merah dipermukaannya.
Dadar Jiwo dibuat dengan 2 Tahap :
1). Tahapan Pembuatan Kulit Dadar Jiwo :
- Masukan tepung terigu kedalam wadah beri sejumput garam, masukan telur dan minyak goreng secukupnya.
- Aduk sampai tidak ada gumpalan dan sedikit cair, kemudian beri pasta sampai warna kekuningan.
- Panaskan teflon dengan sedikit olesan minyak, kemudian tuang adonan kedalam teflon dengan rata dan tipis.
- Jika sudah matang angkat dan taruh di nampan.
2). Tahapan Pembuatan Isian:
- Kupas kulit pepaya muda dan cuci hingga bersih
- kemudian parut serut pepaya yang sudah dibersihkan
- siapkan santan kental
- Haluskan bawang putih lalu panaskan sedikit minyak, jika sudah panas tumis bawang putih yang sudah yang sudah dihaluskan
- Jika sudah tercium bau wangi, masukkan parutan pepaya muda kemudian tambahkan lada bubuk, penyedap rasa, sejumput garam, dan santan kental selanjutnya tumis hingga matang.
Langkah selanjutnya yaitu pembentukan adonan yang sudah di bentuk tadi kemudian di beri isian kemudian di bentuk seperti proses pembentukan risol/roket.
Nilai Gizi Dadar Jiwo
Dadar jiwo adalah makanan yang terbuat dari gandum,telur dan isian dari tumisan
pepaya. Dadar jiwo hampir mirip dengan dadar gulung namun berbeda dari segi warna,rasa, dan isiannya. Dadar jiwo mengandung karbohidrat dan protein yang baik untuk kesehatan. Berikut adalah kandungan gizi yang terdapat pada dadar jiwo
Nutrition Fact
Kamu bisa main ke Kampung Kuliner Bingen ,lorong Waspada, Kampung Pandai, 13 Ulu Palembang untuk ketemu Wak Ibuk (Ibuk Luya) untuk belajar pembuatan Dadar Jiwo.
“SRIKAYA KETAN ”
Pada kesempatan berikutnya kami bertemu dengan seseorang lagi yang turut menjaga kelestarian makanan Bingen agar tetap eksis sampai dengan sekarang. Ia memperkenalkan dirinya dengan sebutan Ibuk Cik (Ibuk Fatma) ia seorang pelestari makanan Bingen (lamo) 'Srikaya Ketan’. Ibuk Cik (Ibuk Fatma) tinggal di lorong Waspada, Kampung Pandai, 13 Ulu Palembang dan sudah berjualan sejak ia masih muda. Ibu cik memulai usahanya dengan cara menerima pesanan srikayaa ketan sudah sejak lama yaitu kisaran 20 tahun, beliau mendapatkan resep srikaya ketan dari orang tua dimana resep tersebut sudah turun menurun dari keluarganya. Kami memulainya dengan membasuh dan merendam ketan lalu mengukusnya, kami sangat penasaran dan antusias untuk mengetahui bagaimana cara proses pembuatannaya, hingga kami tak tunggu diam saja, Ibuk Cik (Ibuk Fatma) dengan telatennya mengajari kami, ia berharap ada anak-anak muda yang bisa menjadi penerus nya sehingga ilmu dan Makanan Khas Bingen ini akan terus mengalami perkembangan.
Apa itu Srikaya Ketan ?
Srikaya Ketan merupakan salah satu makanan tradisional yang terbuat dari ketan, santan, daun pandan, telur, dan gula. Srikaya Ketan memiliki ciri khas yaitu berbau pandan yang sangat menggugah selera.
Srikaya Ketan dibuat dengan 2 Tahap :
Tahap membuat Ketan:
Kukus beras ketan 15 menit di atas api sedang.
Rebus santan, daun pandan, dan sambil diaduk sampai mendidih.
Angkat dan tambahkan beras ketan. Aduk sampai meresap.
Kukus di atas api sedang 30 menit sampai matang ke dalam koyang dengan ukuran 22x22x3 cm yang sudah diberi alas plastik.
Tekan-tekan sambil dipadatkan
2. Tahap membuat Srikaya:
Aduk rata santan, garam, pasta pandan, dan gula pasir sampai larut. Saring.
Tambahkan maizena. Aduk rata. Sisihkan.
Kocok lepas telur. Masukkan campuran santan sedikit demi sedikit sambil
diaduk rata. Tuang ke atas ketan.
Kukus di atas api kecil selama 40 menit hingga matang.
Nilai Gizi Srikaya Ketan
Srikaya ketan adalah makanan yang terbuat dari ketan, santan, tepung maizena dan telur. Ketan memiliki protein yang tinggi dan memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh salah satunya adalah meningkatkan metabolisme dan menyehatkan jantung.
Nutrition Fact
Kamu bisa main ke Kampung Kuliner Bingen ,lorong Waspada, Kampung Pandai, 13 Ulu Palembang untuk bertemu Ibuk Cik (Ibuk Fatmta) untuk belajar pembuatan Srikaya Ketan.
Keren, AXS Muara Enim Peduli Sesama
Mengetahui kejadian tersebut, Komunitas AXS Muara Enim melakukan pembukaan donasi, Berlangsung sejak 22 Maret 2022 hingga 30 Maret 2022, Total donasi yang terkumpul sebanyak Rp1.025.000 (Satu juta dua puluh lima ribu rupiah). Bantuan itu lalu disalurkan secara langsung oleh beberapa member AXS kepada korban di lokasi bencana kebakaran.
”Seluruh donasi yang terkumpul telah kami salurkan di dua lokasi, pertama di Kemayoran Muara Enim pada Jum'at 01 April 2022 dan yang kedua pasar baru Tanjung Enim pada hari ini Jum'at 08 April 2022” tutur om Asep, Admin AXS Muara Enim.
Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat membantu mengurangi beban yang dialami korban kebakaran. “Dengan adanya bantuan yang diberikan ini, walaupun jumlahnya tidak seberapa, dapat membantu mengurangi beban korban” ucap om Asep.
Ali munsyir atau yang akrab disapa Wo Cha Ang Member AXS Muara Enim menyebut bantuan ini menjadi wujud nyata dari itikad Komunitas AXS untuk membantu sesama yang ditimpa musibah.
Pak Fideraini RW 02 pasar 1 muara Enim dan Pak RT pasar baru Tanjung Enim Sebagai perwakilan penerima donasi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada komunitas AXS Muara Enim dan seluruh donatur, “Terima kasih banyak bantuannya, Semoga Allah membalas kebaikan para donatur ” ujar Pak RT dan Pak RW dan beberapa korban , haru. (Asep)
Komitmen Bantu Masyarakat Lunas Jaya, PT Servo Serahkan Alkes ke Polindes
PALI. SININEWS.COM -- Menindaklanjuti hasil kesepakatan antara pihak PT Servo Lintas Raya (SLR) dan masyarakat Lunas Jaya kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), perusahaan yang bergerak dibidang tambang serta angkatan batubara menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan kepada Pos Kesehatan Desa (Polindes) desa Lunas Jaya pada (Jum'at (8/4/22).
Ribet, Pedagang di PALI Ogah Jual Minyak Goreng Curah
PALI. SININEWS.COM -- Sejumlah pedagang di pasar Inpres Pendopo kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengaku enggan menjual minyak goreng curah bersubsidi lantaran ribet mengurus pasokan apabila ingin menjual minyak goreng murah tersebut.












