Pemilih Pada Pemilu dan Pilpres 2019 Wajib Miliki KTP Elektronik

foto:: Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI

 

PALI-- Adanya informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa pemilih diwajibkan memiliki KTP elektronik saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dibenarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Bahkan Surat Keterangan (Suket) pun tidak diperbolehkan lagi dikeluarkan Disdukcapil saat Pemilu dan Pilpres nanti.

"Ketentuannya seperti itu, seluruh pemilih pada Pemilu dan Pilpres wajib memiliki KTP elektronik," ungkap Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI, Jumat (22/6).

Untuk itu dirinya menghimbau bagi warga yang telah berumur 17 tahun keatas yang belum memiliki KTP elektronik bahkan yang mendekati umur wajib KTP untuk segera mengurus serta melalukan perekaman.

Karena menurut Rismaliza, dari data yang dimiliki Disdukcapil per tanggal 21 Juni 2018, jumlah penduduk di Kabupaten PALI berjumlah 205.069 jiwa, sementara wajib KTP ada 110.627 orang. Dari jumlah wajib KTP yang telah melakukan perekaman ada 114.889 jiwa. Artinya telah melampaui target.

"Untuk target perekaman sudah lebih, karena anak sekolah tingkat SLTA kelas 1,2 dan 3 telah kita lakukan perekaman, namun selama belum mencukupi umur 17 tahun, KTP elektroniknya masih kita pegang. Dan dari jumlah yang telah melakukan perekaman, total yang sudah dicetak berjumlah 103.185, sisanya masih menunggu penunggalan data," jelas Risma.

Adanya beberapa warga yang telah melakukan perekaman tetapi tak kunjung dicetak, Rismaliza menyarankan kepada warga bersangkutan untuk datang langsung ke kantornya.

"Jangan menyuruh orang lain, karena kalau datang langsung, petugas kita akan mengecek iris mata. Disitu ketahuan, apakah memiliki data ganda atau tidak. Kalau memiliki data ganda akan kita bantu dan diproses," tukasnya.

Terkait jelang pemilihan gubernur (Pilgub) yang bakal digelar 27 Juni mendatang, Rismaliza menyebutkan bahwa tidak ada kendala. Sebab, dari data Daftar Pemilih Tetap (DPT) semuanya terdaftar di Disdukcapil.

"Yang belum memiliki KTP elektronik, telah kita keluarkan Suket, jadi pada Pilgub tidak ada kendala," imbuhnya.

Untuk hadapi adanya permintaan warga terkait pencetakan KTP elektronik hadapi Pemilu dan Pilpres, Rismaliza menyatakan bahwa saat ini blangko KTP elektronik cukup tersedia.

"Kalau tidak ada kendala, cetak KTP elektronik bisa ditunggu, karena saat ini stok blangko aman," tandasnya.

Menyikapi adanya keluhan warga yang mengurus KTP elektronik dimintai sejumlah dana oleh pegawainya, Rismaliza menyangkal. Bahkan dirinya telah menegaskan kepada petugas Disdukcapil tidak menerima pemberian warga.

"Jangankan minta, untuk menerima pemberian dari masyarakat saja saya larang keras. Isu itu rata-rata datang dari warga yang mengurus administrasi kependudukannya melalui orang lain, bukan petugas kami," ucapnya. (red)
Share:

Ambil Sabu Dari Pali, Arif Diamankan Satres Narkoba Prabumulih

PRABUMULIH – Arif Sulaiman (35) seorang buruh yang tinggal di jalan R.A Kartini No.42 Rt.02 Rw.01 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih itu harus berurusan dengan kepolisian

Pasalnya Arif terbukti dalam kepemilikan narkotika jenis shabu dengan berat brutto 1.00 gram yang disimpan dalam rumahnya

Dengan System Undercover Buy yang dilakukan petugas kepolisian Satres narkoba Polres Prabumulih berhasil menciduk seorang yang diduga sebagai bandar narkoba dikawasan tersebut

Petugas yang telah melakukan penyelidikan yang akurat terhadap kebenaran yang didapat langsung melakukan penggerbekan dikediamannya di Jalan R.A Kartini Kelurahan Sukajadi, kamis (21/6/18)

Dalam proses penangkapan tersangka berusaha membuah sejumlah barang bukti kedalam water closed (WC) agar tidak ketahuan oleh petugas

Dari hasil penggeledahan tim satres narkoba berhasil mengamankan barang bukti berupa 15 paket sabu dengan isi paket yang berbeda dan satu buah timbangan digital dan uang sebesar Rp.250 ribu yang diduga hasil dari penjualan narkoba.

Saat diintrogasi oleh petugas, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya di Kabupaten Pali

“Baru sehari pak shabu itu aku ambil dari Pali, hargo aku beli kemaren Rp.8 juta pak”

Dirinya juga mengaku barang tersebut akan ia bagi menjadi paketan kecil dan akan dijual kembali diwilayah Prabumulih

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutahuruk, SIK, MH membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap pelaku

“Iya pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut” tutupnya (sn01/bio)
Share:

Diduga Ada Perjudian, Satpol-PP PALI Razia Pasar Malam

PALI--Diduga adanya arena perjudian di pasar malam di Desa Betung kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten PALI, Rabu malam (20/6) menggelar razia ke pasar malam yang letaknya di pinggir jalan Desa Betung.

Razia dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten PALI, Zulkopli.

Namun sayang, saat dilakukan razia hiburan pasar malam tersebut sepi dari pengunjung, karena sebelumnya telah turun hujan. Namun, razia tidak berhenti sampai disitu saja, pengusaha pemilik pasar malam sampai penjaga keamanan pun diinterogasi Kepala Sat Pol PP.

"Untuk saat ini, kita baru lakukan pemanggilan terhadap pengusaha pasar malam tersebut ke kantor kita, untuk dipintai keterangan lebih lanjut. Dari razia malam ini, baik pengusaha dan pedagang diberikan peringatan agar tidak melakukan perjudian dalam bentuk apapun," terang Zulkopli, Kepala Satpol PP Kabupaten PALI.

Selain itu, diterangkannya bahwa untuk hiburan malam yang sampai memakan waktu lebih dari dua hari, sesuai peraturan harus izin ke kabupaten.

"Hiburan pasar malam ini diketahui sudah hampir satu minggu beroperasi. Namun, belum ada pemberitahuan kepada pihak kami baik itu meminta izin ataupun lainnya. Padahal sudah diedarkan peraturan bupati tentang hiburan malam yang memakan waktu lebih dua hari harus mengantongi izin dari Pemkab PALI. Makanya, hari ini kita lakukan razia," ungkapnya.

Terkait laporan masyarakat tentang adanya perjudian, pihaknya melalukan  razia tadi malam (Rabu malam) tidak menemukan adanya dugaan tindakan perjudian.

"Ketika kita razia pengunjung masih pada sepi. Jadi kita belum bisa membuktikannya. Tetapi tetap kita kasih peringatan untuk tidak menggelar perjudian, kalau masih dilakukan, bisa dipidana," tegasnya.

Sementara itu, Zulkifli pemilik usaha pasar malam tersebut mengaku tidak tahu seperti apa bentuk perjudian yang dimaksud. Karena, untuk hiburan yang dijajakan dalam pasar malam itu hanya tiga macam hiburan, yakni lempar gelang, kora-kora, serta lempar kacang berhadiah.

"Kami tidak tahu bagaimana bentuk perjudian yang dimaksud pak, karena usaha kami ini sudah berjalan bertahun-tahun, dan digelar dimana-mana, tetapi tidak pernah melanggar hukum. Kalau soal izin, besok (kamis, red) kami akan urus perizinannya ke kantor Bupati PALI," ungkapnya.


Diakuinya usaha pasar malamnya di Desa Betung baru berjalan lima hari, dirinya juga belum mengetahui kalau harus mengurus izin sampai ke pemkab PALI.

"Belum tahu aturannya pak. Namun kami siap mengikuti peraturan tersebut," tutupnya. (red)
Share:

Pasca Lebaran, Harga Cabe Makin Pedas

PALI--Meski hari lebaran berlalu, tetapi harga sejumlah bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan masih tinggi. Seperti harga cabe merah yang mencapai Rp 60.000/kg serta daging ayam potong yang tak kunjung menurun masih berada diangka Rp 35.000-38.000/kg.

Keadaan ini membuat warga mengeluh, sebab biasanya apabila lebaran lewat lima hari, harga pangan kembali normal, namun kenyataanya, malah semakin tinggi.

"Saat jelang lebaran, harga cabe tak lebih dari Rp 40.000/kg, tapi setelah lebaran malah naik. Begitu juga harga daging ayam dan sayuran," keluh Suryani, salahsatu pengunjung pasar kalangan Desa Persiapan Jerambah Besi  Kecamatan Talang Ubi.

Kenaikan harga cabe merah diakui Sumi, pedagang di pasar kalangan tersebut. Penyebabnya menurut Sumi bahwa akibat pasokan sedikit sementara permintaan banyak.

"Mungkin masih lebaran, petani cabe belum memanen hasil kebunnya. Kami juga menerima dari pengepul sudah mahal, jadinya kami naikan harga," ucapnya.

Sementara itu, Irwan ST ketua Komisi III DPRD PALI menyarankan kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) PALI agar pro aktif menekan keniakan harga kebutuhan pokok.

"Kasihan masyarakat kita, sudah harga getah karet murah ditambah bahan pangan harganya tinggi," ucap ketua DPD Golkar PALI. (red)
Share:

Wabup PALI Datangi Disdukcapil dan Puskesmas Pantau Pelayanan Publik

PALI-- Hari pertama masuk kerja, Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ferdian Andreas Lacony memantau proses pelayanan publik ke dua instansi, yakni ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Puskesmas Talang Ubi, Kamis (21/6).

Karena menurut Wabup, pasca lebaran biasanya warga banyak mendatangi dua instansi tersebut untuk mengurus administrasi serta memeriksakan kesehatannya.

"Diketahui bahwa pasca lebaran banyak penyakit yang di derita masyarakat, seperti diare, asam urat dan kolesterol tinggi. Setelah kita pantau, alhamdulillah tidak ada kendala, sebab saat liburan pun, Disdukcapil dan Puskesmas masih melakukan pelayanan," ungkap Wabup.

Ditanya adanya pegawai yang tidak masuk pada hari pertama kerja, Wabup menegaskan bahwa yang bersangkutan baik PNS maupun non PNS dipastikan mendapat sangsi.

"Kita berpatokan pada PP 53 tahun 2010, bahwa yang mangkir tanpa keterangan mendapat sangsi agar disiplin kerja semakin meningkat dan pelayanan publik tidak terhambat," tandasnya.

Menyikapi kedatangan Wabup meninjau ke dua instansi, drg Fery Septarini, kepala Puskesmas Talang Ubi mengaku bahwa pihaknya memang melakukan pelayanan saat libur lebaran. Dan dari data yang dimiliki Puskesmas Talang Ubi, penyakit yang didominasi masyarakat PALI pasca lebaran adalah ISPA.

"Karena saat ini cuaca tidak menentu, menjadikan warga terserang batuk pilek dan mengalami gangguan pernapasan akut. Rata-rata anak-anak dan orang dewasa dibawah 45 tahun. Tercatat pada H+4 lebaran, ada 21 pasien menderita ISPA dan 6 pasien harus dirujuk ke RSUD. Selain ISPA, ada juga penyakit hipertensi, yang rata-rata penderitanya berumur diatas 40 tahun," jelas kepala Puskesmas Talang Ubi. (red)
Share:

Tidak Masuk Kerja, 10 PNS di PALI Kena Sangsi

PALI-- Pada hari pertama masuk kerja pasca libur panjang lebaran, rupanya masih banyak pegawai di pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang tidak masuk kerja tanpa keterangan. Padahal, Pemkab PALI sebelumnya telah mewanti-wanti agar seluruh pegawai disiplin untuk masuk kerja dan tidak menambah liburannya setelah hari raya Idul Fitri 1439 H.

Hal itu diketahui saat Plt Sektretaris Daerah (Sekda) PALI, Sahron Nazil memimpin apel pagi sekaligus mengabsen pegawai dilingkugan Sekretariat Daerah (Setda), Kamis (21/6).

"PNS di lingkungan Setda ada 30 namun yang hadir hanya 20 pegawai, jadi yang tidak hadir akan kita tegur secara lisan sesuai PP 53 tahun 2010, serta apabila memang yang bersangkutan tidak hadir tanpa keterangan, maka tidak akan diberikan tunjangan perbaikan penghasilan selama satu bulan berjalan, dan akan kita buat SKnya," kata Sekda.

Hal itu dilakukan agar memberikan efek jera terhadap pegawai yang lalai dengan kewajibannya, serta meningkatkan disiplin kerja. Sekda juga menegaskan bahwa setelah libur panjang lebaran, seluruh pegawai pemerintahan wajib memulai aktifitasnya hari ini (Kamis) dalam melayani masyarakat.

"Bagi non PNS, yang tidak hadir agar dievaluasi, apakah alasannya logis atau kebiasaan. Apabila itu kebiasaan maka tidak akan diperpanjang kontraknya. Ini dilakukan merupakan peningkatan disiplin dalam pelayanan terhadap masyarakat," tukasnya.

Sekda juga menghimbau kepada seluruh pegawai Pemkab PALI, baik PNS maupun non PNS agar mematuhi aturan yang ditetapkan.

"Dari awal kami menginginkan pegawai di PALI adalah orang yang mau bekerja bukan yang mampu bekerja. Sebab kalau kemauan tinggi maka kemampuan bisa mengikuti. Tetapi jangan hanya mau saja, namun harus berkopetensi agar kabupaten ini bisa cepat mengejar ketertinggalan. Terutama bagi ASN, yang harus jadi contoh dan patuh aturan yang ada," pungkas Sekda. (red)
Share:

Penggemar Rara LIDA di PALI Histeris

PALI--Kehadiran Rara LIDA di Bumi Serepat Serasan pada Rabu (20/6) untuk menyapa warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) disambut teriakan histeris penggemar pemenang ke dua kontestan lagu dangdut di salahsatu televisi swasta nasional beberapa waktu lalu.

Apalagi sebelum menuju panggung hiburan, Rara LIDA diarak bersama Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM juga anggota Dewan Aka Cholik Darlin berkeliling Desa Raja dan Tanah Abang dimana tempat hiburan dilangsungkan.

Tak ayal, kehadiran Rara LIDA yang sengaja diundang Bupati PALI dan Aka Cholik Darlin menyedot ribuan warga PALI untuk datang ke Tanah Abang dan menyaksikan idolanya yang lama ditunggu warga Bumi Serepat Serasan.

"Jauh-jauh hari kami persiapkan acara yang diprakarsai pak Bupati sengaja untuk menghibur masyarakat PALI," ungkap Aka Cholik.



Acara tersebut dikatakan Aka Cholik dengan nama AK entertainment selain sengaja menghibur masyarakat PALI juga menjaring putra-putri multi talenta asal PALI agar bisa seperti Rara LIDA.

"Sebelum acara ini, juga digelar lomba nyanyi, lomba fashion show serta lomba-lomba lainnya. Ini dilalukan untuk mencari generasi multi talenta dari PALI yang diharapkan akan bisa seperti Rara," tambahnya.

Saat tampil, Rara juga mengucapkan terimakasihnya kepada Bupati PALI dan Aka Cholik Darlin yang telah mengundangnya,serta dukungan masyarakat PALI beberapa waktu lalu sehingga mengantarkan gadis asal kota Prabumulih tersebut menjuarai kontes dangdut bergengsi itu, meskipun jadi juara ke dua. (red)
Share:

Formulir C6 Pilgub di PALI Mulai Didistribusikan

PALI-- Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Pilgub) yang bakal digelar pada 27 Juni mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai mendistribusikan logistik Pilgub ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Kali ini, formulir C6 atau surat pemberitahuan didistribusikan ke seluruh PPK. Formulir C6 menurut ketua KPUD PALI H Hasyim melalui Adi Candra, Divisi Perencanaan dan Data KPUD PALI sengaja didahulukan pendistribusiannya karena formulir tersebut harus terlebih dahulu ditulis satu per satu sesuai nama pemilih, nomor urut, alamat TPS dan lain-lainnya untuk kemudian dibagikan ke seluruh pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub 2018 sebelum hari pelaksanaan Pilgub.

"Nantinya formulir tersebut ditulis satu per satu oleh PPS, makanya di dahulukan. Dipastikan hari ini (Senin, red) seluruh PPK menerima formulir C6," ungkap Adi Candra, Senin (18/6).

Formulir C6 dijelaskan Adi Candra merupakan surat pemberitahuan dan harus dibawa saat pencoblosan Pilgub.

"Jadi formulir C6 bukan hanya sebagai undangan, tetapi sebagai surat pemberitahuan agar pemilih dapat datang pada 27 Juni ke TPS," tukasnya.

Apabila nantinya ada pemilih yang tidak mendapatkan formulir C6, dikatakan Adi Candra agar tetap datang ke TPS dengan membawa KTP elektroniknya atau apabila belum memiliki KTP elektronik, maka membawa surat keterangan dari Disdukcapil.

"Yang penting terdaftar di DPT. Tetapi biasanya yang tidak dapat formulir C6 adalah pemilih bersangkutan saat dilakukan Coklit tidak berada di rumahnya, atau sedang merantau. Nah, apabila ada yang tidak ada dalam DPT, tetapi saat lebaran pulang dan ingin memilih serta mempunyai KTP di PALI, maka pemilih tersebut berhak memilih dengan syarat membawa data diri serta mencoblos di TPS dimana yang bersangkutan berdomisili," bebernya. (red)
Share:

Pipa Medco Kembali Bocor

PALI-- Lagi-lagi pipa minyak milik Medco E&P yang letaknya di Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengalami kebocoran, diduga diakibatkan tangan usil oknum tidak bertanggungjawab.

Kejadian pipa minyak tersebut menurut warga setempat diketahui pada Jumat (15/6) atau tepat saat hari lebaran. Imbasnya, semburan minyak mentah yang keluar dari pipa tersebut masuk ke Sungai Sebagut dan menimbulkan genangan minyak mentah serta bau tak sedap di sekitar sungai yang biasa digunakan warga setempat untuk keperluan mandi dan cuci.

"Pecahnya di Desa Babat, tetapi baunya sampai ke desa Gunung Menang Kecamatan Penukal, padahal jaraknya cukup jauh. Banyak warga mengeluhkan hal itu, sebab sungai tersebut satu-satunya tempat warga untuk mandi dan cuci. Kami berharap pihak perusahaan bisa segera menuntaskan masalah ini," kata Musiwan, kepala Desa Persiapan Gunung Menang Timur, Senin (18/6).

Kejadian itu diakui Arka, Kepala Desa Babat. "Sudah sering terjadi di jalur pipa tersebut, dan memang minyak mentah masuk ke sungai, karena lubang yang bocor persis di atas sungai Sebagut," ungkap Arka.

Namun Diakui Arka, bahwa pihak Medco telah turun tangan mengatasi ceceran minyak dan langsung melakukan pembersihan.


"Mungkin hari ini selesai pengerjaan pembersihan, dan kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan merusak aset perusahaan, sebab apabila tertangkap, resiko tanggung sendiri. Dan juga apabila memang menginginkan sesuatu ke perusahaan, silahkan tempuh jalur musyawarah. Karena, imbas akibat sabotase itu dirasakan masyarakat lain yang tidak bersalah," tukas Arka.

Sementara itu, Julianto, salahsatu staf Medco E&P menyebut bahwa kejadian tersebut langsung ditindaklanjuti pihak perusahaan. Dan karena terkendala medan, akhirnya pengerjaan pembersihan dilakukan secara manual.

"Menggunakan alat vakum tidak memungkinkan, terpaksa kita lakukan secara manual. Kejadiannya tepat hari lebaran sekitar jam 05:30 WIB, dan petugas kita mungkin tidak sholat Ied, karena ingin segera menutup pipa yang bocor serta membersihkan ceceran minyak," terang Julianto.

Pada pembersihan tersebut menurut Julianto pihak Medco melibatkan warga setempat, serta saat ini sudah hampir finish.

"Kami selalu berkoordinasi dengan kepala desa setempat, dan sejak kejadian kami langsung terjun kelapangan, meskipun hari lebaran. Kami berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali," pungkasnya. (red)
Share:

Ini Jumlah DPS Pemilu 2019 di PALI..

PALI-- Rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran untuk ditetapkan menjadi Dafrar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI pada Minggu (17/6) di sekretariatnya di jalan Merdeka kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Rapat pleno tersebut dipimpin langsung ketua KPUD PALI, H Hasyim dan diikuti seluruh komisioner KPUD serta ketua Panwaslu PALI, Idris SE dan seluruh perwakilan partai politik serta dari pihak  kepolisian.

Pada rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran di Kabupaten PALI diketahui jumlah daftar pemilih DPT pemilihan tahun 2018 sebanyak 121.182. Dimana jumlah pemilih pemula sebanyak 2.823, jumlah DPS Pemilu tahun 2019 sebanyak 124.005 tersebar di lima kecamatan terdiri dari 71 desa/kelurahan dan 490 TPS.


"Alhamdulillah, setelah kita melakukan pemutakhiran daftar pemilih, saat ini kita lalukan rapat pleno penetapan DPS sesuai jadwal yang ditentukan, meskipun saat ini masih dalam suasana lebaran, tetapi tidak menjadikan jadwal kerja kami tertunda," ungkap ketua KPUD PALI, didampingi Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Adella Rosita dan anggota komisioner lainnya.

Dijelaskan H. Hasyim bahwa angka DPT Pilgub tahun 2018 dan DPS Pemilu tahun 2018 meningkat karena bertambahnya jumlah pemilih pemula.

"Meningkat sekitar 1,023 persen, karena penambahan jumlah pemilih pemilu ada 2.823," jelasnya.

Namun, jumlah tersebut bisa saja berubah sebab dikatakan ketua KPUD PALI hasil akhirnya pada rapat pleno penetapan jumlah Dafrar Pemilih Tetap (DPT) yang bakal digelar di bulan Agustus 2018 mendatang.

"Saya berharap bagi warga yang merasa belum terdata, silahkan hubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desanya atau kelurahan masing-masing. Dan bagi pemilih pada Pemilu 2019 diwajibkan mempunyai KTP elektronik, apabila belum memiliki KTP elektronik, silahkan urus ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI secepatnya," saran H Hasyim. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts