Curi Hp untuk Modal Lebaran, Albil Malah Harus Lebaran di Penjara

PRABUMULIH--Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur berhasil meringkus satu dari dua orang pelaku penjambretan dikawasan Jalan Dempo Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. 

Pelaku yang dimaksud yakni Albil Rantauwali. Selain pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit hp merk Samsung dan motor Honda beat warna merah putih BG 6258 TT. 

Dihadapan petugas kepolisian, Albil mengakui telah melakukan pencurian dengan pemberatan yang dilakukannya dengan tersangka berinisial JK dengan menggunakan sepeda motor Honda beat. 

Aksi pencurian telah ia rencanakan sebelumnya. Senin (27/5) sekitar pukul 19.30 wib, Albil menjemput tersangka JK di Desa Petanang kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.

Kemudian kedua pelaku berkeliling didaerah Prabumulih dengan menggunakan sepeda motor dan JK dibonceng untuk mencari target yang akan dijambret. Tiba di jalan Dempo Kelurahan Muara Dua dua tersangka melihat Syifa yang merupakan anak Lia Novita sedang bermain hp. 

Tersangka lalu memutar balik dan berhenti didekat anak tersebut dan JK turun kemudian merampas hp yang sedang dipegang Syifa dan langsung melarikan diri. 

Namun, aksi tersangka terpergok orang tua korban dan langsung mengejar tersangka menggunakan mobil. Pada saat itu tersangka gugup dan masuk kejalan buntu sehingga sepeda motor tersebut tersangka tinggaljan dan tersangka berlari berpencar dengan JK. 

Lia kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Prabumulih Timur. Menindaklanjuti laporan korban, petugas kepolisian lalu melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku dikediamannya. 

Dihadapan petugas, Albil mengaku nekat melakukan pencurian untuk mencari modal lebaran. "Cari duit untuk lebaran pak," ujar pelaku.

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutahuruk mengatakan pihaknya masih memburu seorang pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui. 

"Kita masih buru seorang pelaku lainnya," terang Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman dan Kanit Res Polsek Prabumulih Timur, Ipda Hendra Jaya.
Share:

Citimall Gelar Talkshow Ramadhan dan Buka Bersama Anak Panti serta Kaum Dhuafa

PRABUMULIH--Citimall Kota Prabumulih Gelar Talkshow edisi Ramadhan yang bertajuk "Ada Rejeki dan Keberkahan di Bulan Ramadhan"di atrium Citimall. Kamis (30/5). 

Dalam talkshow kali ini, Citimall menundang nara sumber yang berpengalaman dibidangnya. Antara lain, Creatif Enterpreneur Aan Kiyamura dan Influencer lokal Mario KDI. 

Dalam acara tersebut juga Citimall mengundang puluhan anak panti dari panti asuhan Aisyiyah dan kaum dhuafa . 

Tak sampai disitu, sebagai bentuk CSR Citimall Prabumulih memberikan donasi berupa 47 paket sembako kepada kaum duafah disekir Citimall dan 20 paket sembako juga diberikan kepada anak-anak panti asuhan. 

Kemudian, 5 buah mukena, 10 buah sarung dan 8 bual Al Quran diberikan kepada Masjid Abdan Syukro.

"Setiap tahunnya Citimal Prabumulih melakukan kegiatan CSR sebagai bukti kepedulian kami terhadap lingkungan disekitar Citimal. Semoga paket sembako yang kami berikan untuk anak-anak panti asuhan dan kaum dhuafa, serta mukena, sarung dan Al Quran yang kami berikan untuk Masjid Abdan Syakuro dapat memberikan manfat yang besar untuk masyarakat," jelas Teges Prita Soraya, Head of Operating Properties NWP Retail, perusahaan induk Pengelola Citimal Prabumulih.

Pemberian CSR ini diselenggarakan secara seremonial di Atrium Citimal Prabumulih bersamaan dengan acara Citimal Talkshow edisi Ramadhan dan buka bersama dengan anak-anak panti asuhan, kaum dhuafa, seluruh staff Citimal Prabumulih serta rekan-rekan
media.

Tak hanya itu, pengunjung setia Citimal Prabumulih juga akan dihibur dengan penampilan musik dari band lokal Reen.
Share:

Cek Kelengkapan Armada Angkutan Lebaran

BATURAJA -- Polres OKU melalui Kasatlantas Polres OKU AKP A Listiyono, mengadakan inspeksi Rancek kepada seluruh armada angkutan lebaran yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinteng) di pos pantau Terminal Type A Batukuning Baturaja, Rabu (29/5).

Kegiatan ini berkoordinasi dengan Kementrian Perhubungan Satpel Terminal type A Batukuning Kab. OKU. Kegiatan dimulai H-7 dan berakhir H+7 arus mudik dan arus balik sesuai arahan dari Korlantas Mabes Polri. “Kegiatan ini dilakukan guna memastikan setiap kendaraan yang di gunakan laik jalan,” jelas Kasat.

Pada saat pengecekkan kendaran PO Putra Rafflasia tujuan Bengkulu-Jakarta ditemukan bahwa warna kendaraan tak sesuai dengan STNK, dimana seharusnya kendaraan tersebut berwarna putih namun ternyata berwarna hijau.

Sehingga diambil tindakan penilangan oleh Petugas dari Satlantas Polres OKU, karena melanggar undang undang lalulintas pasal 288 ayat 1 yaitu fisik kendaraan tak sesuai dengan STNK (surat tanda kendaraan bermotor).

Lebih lanjut Kasat menghimbau agar para pemudik memperhatikan kesiapan kendaraan seperti rem, lampu-lampu, Wifer kendaraan serta keadan ban.

“Dan yang paling utama adalah kebugaran sopir itu sendiri dan beristirahatlah jika sudah menempuh perjalanan empat jam. Jangan memaksakan diri istirhat jika sudah terasa lelah,” ujar dia.

Untuk kendaraan yang melintas khususnya dari daerah Tanjung Enim,Muara Enim ke Baturaja harap berhati-hati karena didaerah tersebut selain jalanya agak sempit dimana sisi kiri kanan berupa jurang serta bukit dan rawan longsor.

Bengkel disedikan di pos Batukuning. Dan disediakan mobil derek untuk kendaran yang mogok. Atau bisa hubungi ke Kasat lantas Polres OKU di kontak 081280817017. (Win)
Share:

Penghasilan Ojeg Minim, Halim Banting Setir Jual Sabu

PRABUMULIH--Halim (37) hanya dapat tertunduk saat diamankan timsus Tantura Polres Prabumulih, lantaran tertangkap tangan memiliki 7 paket narkoba jenis sabu yang disimpan didalam jok motor. 

Kepada petugas kepolisian, Warga Taman Baka Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih ini mengaku menyesali perbuatannya. "Menyesal pak," Ujar Halim, Kamis (30/5).

Halim mengatakan terpaksa menjual narkoba lantaran penghasilannya menjadi tukang ojeg tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Masalah ekonomi pak. Penghasilan jadi tukang ojeg kecil. Sehari dapat Rp 50 ribu, kadang cuma Rp 30 ribu," ungkapnya. 

Dikatakan Halim, pekerjaan jadi kurir sabu sudah ia lakukan sejak dua bulan terakhir. Dari penjualan narkoba jenis sabu tersebut ia bisa meraup keuntungan hingga Rp 750 ribu. 

"Satu paket kecil dijual Rp 100 ribu. Keuntungan jual sabu bisa sampai Rp 750 ribu," terangnya. 

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutahuruk menuturkan akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Pelaku terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," tutur Kapolres. 
Share:

Terjaring Tim Tantura, Tukang Ojeg Tertangkap Bawa Sabu

PRABUMULIH--Tim khusus (Timsus) Tantura Polres Prabumulih amankan Halim (37), pelaku kepemilikkan narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (29/5) malam sekitar pukul 22.30 wib. 

Warga Jalan Taman Baka Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih ini diamankan lantaran tertangkap basah menyimpan 7 paket narkoba jenis sabu-sabu dibawah jok motor Yamaha Mio yang ia tunggangi. 

Menurut informasi, penangkapan pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojeg ini bermula saat timsys tantura melakukan patroli rutin guna mengantisipasi tindak kejahatan dibulan puasa. 

Petugas yang curiga dengan gerak-gerik salim saat tengah berkendara, kemudian melakukan penyetopan dikawasan Jalan Jendral Sudirman dekat pecel lele singo edan. 

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tujuh paket sabu didalam kotak rokok yang disimpan didalam sweatwr di jok motor. Petugas kemudian mengamankan pelaku ke Mapolres Prabumuli. 

Sementara, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kanit Turjawali, Ipda Rikiyanto Atmaja ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba.

"Benar sekali. Pelaku terjaring saat anggota melaksanakan patroli rutin," Ujar Riki, Kamis (30/5). 
Share:

Sempat Dilarikan bersama Anaknya, Mobil Sella Akhirnya Ditemukan Di PALI

PRABUMULIH--Perlahan tapi pasti, kasus pencurian mobil jenis Datsun Go+ warna abu-abu milik Sella Triani Putri (30) yang dibawa kabur saat anaknya masih berada di dalam mobil oleh komplotan pelaku di Jalan Padat Karya, Gunung Ibul beberapa hari lalu mulai terkuak. 

Satintelkam Polres Prabumulih berhasil mengamankan mobil milik korban, Rabu (29/5) dini hari sekitar pukul 01.30 wib di Kawasan Perkebunan Karet Desa Tanjung Kurung Kecamatan Babat Penukal Kabupaten PALI. 

Menurut informasi, kasus pencurian terjadi 26 Mei 2019 lalu. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepolres Prabumulih. 

Menindalanjuti LP nomor : LP/B/104/V/ 2019/ Sumsel/ Res Prabumulih, petugas langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Selasa (28/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB petugas polisi itu pun melakukan lidik terkait informasi keberadaan kendaraan hasil tindak pidana pencurian tersebut di sejumlah lokasi.
 
Dari hasil lidik diketahui mobil korban  ditinggalkan pelakunya di daerah Tanjung Kurung Kecamatan Babat Penukal Kabupaten PALI. Selanjutnya mobil itu langsung dibawa petugas ke Mapolres Prabumulih untuk diamankan segera dan dilakukan pengembangan menyelidiki pelaku dari tindak pidana tersebut.

Diketahui sebelumnya, aksi pencurian mobil terjadi di Jalan Padat Karya Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih itu sempat menghebohkan warga sekitar, Minggu (26/5) lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

Dimana saat korban Sella keluar dari mobilnya hendak membeli buah di lokasi kawasan tersebut, sementara anaknya, Kiki diketahui masih tertidur di kursi belakang dengan kondisi mobil menyala agar AC mobil tetap hidup, tiba-tiba datang mobil Grand Livina milik para pelaku.

Satu diantaranya pelaku yang turun dari dalam mobil Livina itu seketika masuk ke dalam mobil korban lalu membawa kabur mobil tersebut menuju arah simpang Patung Kuda Kelurahan Muaradua.
Share:

Ini Kata Polisi Kronologi Tabrakan Maut di Jalan Talang Bulang

"Motor dan Mobil yang saling bertabrakan terpental keluar badan jalan hingga puluhan meter dan merenggut nyawa pengendara"

PALI -  Kecelakaan maut yang menelan dua korban terjadi di jalan Talang bulang - Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tepatnya di dekat jembatan layang jalan Servo Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI pada Rabu (29/5/2019) sekitar pukul 17.45 WIB.

Polisi pun angkat bicara menerangkan kronologis kejadian yang melibatkan tiga kendaraan, yakni dua mobil dan satu sepeda motor.

Melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Lantas Iptu Nurdin bahwa pada kejadian maut tersebut  dua orang yang tengah mengendarai sepeda motor meninggal dunia, sementara pengemudi mobil sedan jenis Corolla BG 126 LG diketahui bernama Juwono (51) asal Lubuk Linggau yang berniat mudik lebaran sudah berada di Mapolsek Talang Ubi.

"Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yakni satu kendaraan bermotor tanpa nomor polisi yang dikendarai korban meninggal dunia bernama Riki Ronaldo (25) warga Simpang Bandara kelurahan Handayani Mulia membonceng rekannya Iin Suhendra (30) warga Pelitasari kelurahan Talang Ubi Timur kecamatan Talang ubi dari arah Talang Bulang," ungkap Iptu Nurdin, Rabu malam (29/5).

Kronologi kejadian dijelaskan Nurdin bahwa mobil damp truk BG 8050 CE warna kuning melaju dari arah Pendopo tiba-tiba oleng dan melintang ke tengah jalan.

Saat itu juga, motor yang dikendarai korban melintas dan tidak sempat mengelak lalu menabrak bak mobil dan terjatuh.

Bersamaan dengan jatuhnya dua korban, dari arah belakang mobil jenis sedan BG 126 LG menyapu korban hingga terseret kearah pinggir jalan.

"Kedua pengendara motor jatuh setelah menabrak dump truck, bersamaan dengan itu datang mobil jenis sedan yang menyambar kedua korban hingga terseret kepinggir jalan," jelas Nurdin.

"Anggota kita masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi, sedangkan untuk korban setelah dibawa ke RSUD Talang ubi, langsung di pulangkan ke rumah duka. Untuk pengemudi mobil sedan sudah berada di Mapolsek, tetapi sopir truk masih kita kejar," tukasnya.

Sementara, dari keterangan Yuwono (51) pengemudi mobil sedan menjelaskan bahwa korban tewas setelah bertabrakan oleh dump truk, dan kendaraan yang dikemudikannya membanting setir ke kiri dari arah Talang bulang lalu menabrak tebing.

"Truk yang berlawanan arah diduga ban belakangnya selip kemudian oleng dan bak belakang truk melintang kekanan jalan sehingga motor korban yang berada didepan saya menabrak bak truk tersebut. Saat itu saya langsung banting stir ke kiri, dan menabrak tebing kemudian terbalik." katanya. (sn)
Share:

Tabrakan Maut Di Jalan Talang Bulang Antara Sedan dan Truk, Dua Pengendara Motor Meninggal


PALI -- Kecelakaan maut terjadi di jalan PALI-Belimbing, tepatnya di dekat jembatan jalan Servo Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI pada Rabu (29/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kecelakaan antara mobil sedan dengan sebuah truk tersebut menyebabkan dua pengendara sepeda motor meninggal dilokasi kejadian.

Dari keterangan sejumlah saksi, saat kecelakaan terjadi, posisi sepeda motor berada disebelah kiri jalan yang tengah melaju dari arah Teluk Lubuk menuju Pendopo.

Tetapi tiba-tiba dari arah belakang sepeda motor, sebuah mobil sedan melaju kencang dan hendak menyalip sepeda motor yang menurut warga  dikendarai Ari, warga jalan Pahlawan Pendopo berboncengan dengan teman korban asal jalan Pelita Talang Ubi.

Namun, dari arah berlawanan, juga tengah melaju kencang sebuah truk. Diduga terkejut dan menghindari tabrakan, pengemudi mobil sedan hendak membanting stir kearah kiri jalan,namun tidak sempat yang akhirnya tabrakan pun tidak bisa dihindari membuat mobil sedan tersebut terguling ke kiri jalan.

Bersamaan dengan itu, rupanya mobil sedan tersebut menyambar sepeda motor korban, berakibat dua pengendara sepeda motor itu tertimpa mobil sedan tersebut hingga mengakibatkan kedua korban meninggal dunia dilokasi kejadian.

"Sopir kedua mobil sudah tidak ada ditempat kejadian," ungkap Pery.

Dikatakan Pery, kemudian warga yang mengetahui kejadian itu menghubungi polisi dan ambulan untuk mengevakuasi korban. 

"Kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit," tukasnya. 

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Talang Ubi, Ipda Nurdin melalui salahsatu anggotanya Bripka Ikrom belum bisa menyimpulkan kronologi kejadiannya  mengingat pihaknya fokus mengevakuasi korban.

"Kita masih di lokasi tengah olah TKP, tetapi untuk korban memang benar dua orang meninggal. Data korban masih kita cari dan saat ini korban sudah dibawa ke RSUD Talang Ubi," terangnya. (sn)
Share:

Kembali Raih Predikat Opini WTP dari BPK, PALI Banjir Pujian

PALI -- Meski baru seumur jagung, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah bisa memposisikan diri untuk bisa sejajar dengan Kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Pasalnya, sejak berdiri dan disahkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) enam tahun silam, kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan telah meraih dua kali predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dimana pada tahun 2017 lalu, PALI mendapat predikat opini WTP pertama dan pada Selasa (28/5/2019) kemarin, untuk kedua kalinya, Bupati PALI Ir Heri Amalindo menerima kembali predikat opini WTP dari BPK.

Pujian pun mengalir dari masyarakat melalui media sosial karena prestasi yang telah diraih kabupaten muda ini.

"Mantap....perjuangan ...semoga tahun kedepan lebih baik lagi," tulis akun facebook atas nama Adi Kurniawan yang mengomentari unggahan akun facebook firdaus chairul yang memuat gambar Bupati PALI didampingi ketua DPRD PALI H Soemarjono saat menerima predikat tersebut.

Unggahan akun facebook Sa Par Sap juga mendapat apresiasi positif dari masyarakat, bahkan unggahan tersebut sudah dibagikan beberapa akun lainnya.

Untuk diketahui bahwa ada 4 tahapan untuk memperoleh predikat WTP. Yakni L
Laporan keuangan harus sesuai standar akuntasi, kecukupan bukti, sistem pengendalian internal, dan ketaatan perundang-undangan.

Artinya, Kabupaten PALI telah memenuhi kriteria tersebut, karena dari postingan website resmi BPK, pihaknya telah  melakukan tiga jenis pemeriksaan keuangan. Pertama pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Pemeriksaan keuangan dimaksudkan untuk memberikan opini apakah laporan keuangan sudah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Sementara, pemeriksaan kinerja dimaksudkan untuk menilai apakah pelaksanaan suatu program atau kegiatan entitas sudah ekonomis, efisien, dan efektif.

Lalu pemeriksaan dengan tujuan tertentu merupakan pemeriksaan investigatif untuk mengungkap adanya kecurangan (fraud) atau korupsi. Kemudian juga pemeriksaan lingkungan, pemeriksaan atas pengendalian intern, dan lainnya. (sn)
Share:

Mulai Besok Kendaraan Berat Wajib Stop Beroperasi, Kalau Tidak?

PALI--Jelang hari raya Idul Fitri tahun ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghimbau pengusaha angkutan berat untuk menghentikan operasionalnya mulai besok, Kamis (30/5) dan boleh memulai berjalan kembali pada Senin (10/6).

"Kita mengacu pada surat edaran Kementerian Perhubungan RI yang telah dikeluarkan. Yakni mulai besok tidak boleh beroperasi untuk memperlancar aktivitas masyarakat yang hendak mudik lebaran," ungkap Slamet Suhartopo, Plt Kepala Dishub PALI, Rabu (29/5).

Edaran Kemenhub tersebut dikatakan Slamet bahwa untuk menjamin keamanan, keselamatan,
ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan.

Apabila masih membandel dan ditemukan ada kendaraan berat beroperasi pada waktu yang telah ditentukan, Slamet Suhartopo bakal menindak tegas kendaraan bersangkutan dengan melakukan penilangan. 

"Jenis kendaraan berat tanpa terkecuali diluar pengangkut Sembako dilarang beroperasi. Baik itu armada Pertamina atau MHP yang biasa berlalulalang di jalan wilayah Kabupaten PALI untuk mematuhi edaran tersebut," tandasnya. (sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts