Polres Prabumulih kembali bangun rumah tak layak huni bagi warga miskin


PRABUMULIH,SININews.com - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 73 yang akan diperingati 1 Juli 2019 mendatang, Polres Prabumulih dan jajarannya terus melakukan beberapa kegiatan, mulai dari perlombaan antara satuan dan fungsi serta kegiatan bakti sosial yang langsung menyentuh kepada masyarakat.

Seperti yang dilakukan di desa Sinar Rambang kecamatan RKT (Rambang Kapak Tengah), Selasa (25/06/2019).

Polres Prabumulih dan jajarannya melakukan kegiatan bedah rumah kepada salah satu warga desa Sinar Rambang yang kurang mampu.
Foto : Peletakan batu pertama oleh Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk beberapa waktu lalu 
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya ,M.M, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H, Kajari Prabumulih, Pabung Kota Prabumulih, Ketua Baznas Kota Prabumulih, Camat Rambang Kapak Tengah, Kades Sinar Rambang, PJU Polres Prabumulih, Perwira dan Bintara Polres Prabumulih dan Polsek RKT serta masyarakat desa Sinar Rambang Kota Prabumulih.

Adapun warga yang rumahnya di bedah yaitu Mardawi, beliau sendiri merupakan warga yang beruntung, karena rumahnya dibedah yang mana sumber dana nya 100% dari Polres melalui Baznas kota Prabumulih sebagai pelaksana.

Mardawi sendiri merupakan ayah dari 4 orang anak, bekerja sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet yang berpenghasilan Rp 800.000 perbulannya.

Kepala Desa Sinar Rambang mengatakan dalam sambutannya, Kami bersyukur atas bantuannya dari Polres Prabumulih untuk warga nya atas nama bapak Mardawi.

Sementara Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, M.M mengatakan, Ini bukan bedah rumah tapi bangun rumah, Orang yang menyisikan rezekinya insyaallah akan di ridoi oleh Allah.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H dalam kata sambutannya menyampaikan, semoga rumah ini nantinya bukan hanya jadi untuk berlindung dari hujan dan panas, semoga berkah bagi yang menempatinya.(sn)
Share:

Kunjungi panti asuhan, Polres Prabumulih berikan bantuan sembako


PRABUMULIH,SININews.com - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-73 yang diperingati 1 Juli mendatang, Kepala Kepolisian Resor Prabumulih Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Hutauruk, S.I.K., M.H bersama pejabat utama Prabumulih serta beberapa perwira dan anggota Polres Prabumulih melaksanakan kunjungan sosial / anjangsana ke rumah panti asuhan Riyadhul Kholishin, Senin (24/6/2019).

Dalam kesempatan anjangsana tersebut Kapolres Prabumulih memeberikan bantuan berupa sembako serta pakaian kepada anak-anak yang berada di panti asuhan Riyadhul Kholishin Kel Muara Dua Kec Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bantuan sembako dan pakaian tersebut sebagai momen kebahagiaan menyambut Hari Bhayangkara, sehingga juga bisa dirasakan oleh berbagai kalangan. “Kami hadir ditengah masyarakat salah satunya dalam kegiatan pemberian bantuan seperti hari ini,” ucapnya.

“Anjangsana yang dilakukan sebagai wujud silaturahmi dengan masyarakat. Dan kegiatan tersebut dalam rangka menjalin kemitraan dengan warga mudah-mudahan di hari jadi Kepolisian ke 73 tahun yang jatuh pada tanggal 01 Juli 2019, Polri semakin dicintai oleh masyarakat,” Ujar Kapolres Prabumulih. (sn/bio)
Share:

Kebun Warga Terkena Limbah Minyak, Ini Penyebabnya


PALI,SININews.com- Kebun karet milik Roni, warga Desa Betung yang letaknya berada dalam wilayah Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terkena semburan minyak mentah yang keluar dari pipa yang alami kebocoran diduga milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field. Pipa bocor diketahui warga pada Minggu (23/6) sekitar pukul 11.00 WIB. 


Dari keterangan Roni, pemilik kebun terdampak semburan minyak mentah bahwa bocornya pipa tersebut diduga akibat korosi. 

"Dilokasi ini sering terjadi kebocoran, dugaanya akibat pipa sudah kropos," ucap Roni, Senin (24/6).

Diakui Roni, ada beberapa batang pohon karet terkena semburan minyak mentah, tetapi sampai saat ini belum ada upaya pertanggungjawaban dari pihak Adera. 

"Hanya baru pengkleman atau penutupan dibagian pipa yang bocor. Untuk pertanggungjawaban belum ada. Untuk kedepannya, kami berharap jalur pipa tersebut untuk segera diganti, agar tidak alami kebocoran lagi," imbuhnya. 

Dibenarkan juga, Jhen, warga lainnya, bahwa pihak HSSE dari Adera sudah menangani bocornya pipa itu. 

"Sudah dilakukan penutupan, dan sebagian limbah yang keluar sudah dimasukkan ke kantong-kantong plastik. Masalahnya, pihak Adera belum juga mengganti pipa itu. Sebab, kejadian saat ini ada tiga titik berdekatan, dengan jarak lebih kurang 2 meter. Tidak ada bekas gesekan atau unsur kesengajaan pada pipa bocor itu, dugaan kuat akibat korosi," jelas Jhen. 

Terpisah, Abdul Aziz, LR Adera Field saat dikonfirmasi media ini mengaku belum mengetahui kasus tersebut. "Nanti saya tanya di HSSE, dan untuk informasi selanjutnya akan disampaikan," katanya.(sn)
Share:

Pemukiman Padat Penduduk di Pendopo Nyaris Terbakar


PALI,SININews.com - Pemukiman padat penduduk di wilayah Talang Pipa Atas, Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nyaris saja terbakar, pada Senin (24/6) sekitar pukul 11.45 WIB. 

Tetapi beruntung, api yang keluar dari rumah Titi (45) salah satu warga setempat, cepat diketahui tetangga korban yang kemudian secara spontan berupaya memadamkannya dengan alat seadanya yang akhirnya  kebakaran itu bisa dihindari. 

Meski urung terjadi, kejadian tersebut sempat hebohkan warga setempat yang memenuhi lokasi kejadian.

"Pertama kali diketahui adanya asap hitam dari arah lantai satu rumah mbak Titi, kemudian kami minta tolong warga lain untuk masuk kedalam rumah dan membantu memadamkan api serta menghubungi Dinas Damkar PALI," ujar salah satu tetangga korban.

Asal api dikatakan tetangga korban tersebut diduga akibat konsleting listrik. "Penyebab pasti tidak diketahui persis, tapi dugaannya akibat konsleting listrik di salah satu kamar milik korban," tukasnya.

Sementara Titi, mengaku bahwa dirinya dihubungi tetangganya saat tengah berjualan di Pasar Pendopo. "Aku tadi ditelpon tetangga, kalau rumah aku ada asapnya. Kemudian aku cepat pulang, dan benar saja, di rumah sudah penuh warga yang berupaya memadamkan api," katanya. 

Meski kebakaran bisa dihindari, namun Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) PALI menerjunkan dua unit mobil Damkar. 

"Kita langsung meluncur ke TKP, namun alhamdulillah api berhasil dipadamkan warga. Kebakaran terjadi disalah satu kamar yang digunakan sebagai gudang, tidak ada kerugian yang berarti dialami korban, hanya beberapa pakaian bekas dan televisi bekas hangus terbakar," ucap Ibrahim Cik Ading, Plt Dinas PBK.(sn)
Share:

Ketagihan, Aan Curi Rumah Tetangga Hingga Tiga Kali


MUARA ENIM, SININews.com - Tega benar yang dilakukan tersangka Aan Pandi (31) yang mencuri rumah tetangganya bahka  hingga tiga kali. Namun tersangka berhasil diamankan tim reskrim polsek gelumbang dengan tembakan di kaki kirinya. 

Informasi di himpun, pencurian tersebut dilakukan pada kamis 1 februari 2018 sekitar pukul 6.00 Wib di rumah korban di dusun I Desa Sebau kecamatan gelumbang. Dimana korban kehilanvan satu unit TV Led 21 inci, satu buah stayer (alat penyemprot rumput). 

Sebelumnya, pada 23 januari 2018  korban juga kehilangan satu kamera gopro merek yiaction, lalu pada 25 januari 2018 juga kehilangan satu kalung emas putih seberat 7 gram. Diduga pelaku masuk dari jendela samping rumah korban. 

Kapolsek Gelumbang, Akp Dwi Satya Arian SIK SH MH memerintahkan kanit Reskrim Ipda Nasron melakukan penyelidikan. "Berdasarkan penyelidikan perbuatan dilakukan oleh tersangka Aan Pandi Harianto yang sudah melarikan diribke jakarta," bebernya. 

Namun pada minggu (23/6) sekitar pukul 2.00 WIB didapati informasi bahwa tersangka sedang pulang kerumahnya di dusun I Desa Sebau. "Tim langsung ke lokasi dan melakukan penangkapan dan langsung dilakukan pengembangan," terangnya. 

Saat dilakukan pengembangan kasus, tersangka malah melakukan perlawanan terhadap petugas yang sehingga harus melakukan tembakan peringatan. "Tapi tidak di hiraukan terpaksa ditembak dan mengenai kaki kirinya. Saat ini tersangka sudah diamankan," ungkapnya.

Untuk tersangka memenuhi unsur pas pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 363 KUHP. "Tersangka sedang di proses untuk tahap selanjutnya," tukasnya. (Sn)
Share:

Lama Menghilang, Petani Karet Ditemukan Tinggal Tengkorak


PALI, SININews.com - Warga Lubuk Tampui Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikejutkan dengan temuan seonggok kerangka manusia di lahan perkebunan karet milik warga setempat pada Minggu (23/6) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Hermanto (28), warga setempat yang pertama kali menemukan kerangka manusia itu langsung menghubungi warga lainnya kemudian meneruskannya ke Polsek Penukal Utara. 

"Saya memang sengaja mencari salahsatu anggota keluarga yang lama tidak pulang sejak awal puasa, yakni sejak 6 Juni 2019 lalu. Saya datangi pondok anggota keluarga yang lama tidak pulang itu, namun digembok. Kemudian saya telusuri disekitar kebun, dan saya temukan kerangka manusia itu," ungkap Hermanto. 

Temuan Hermanto dibenarkan Abdul Hakim, Kepala Desa setempat, bahwa setelah dievakuasi dan dari ciri-ciri jasad korban yang telah jadi tulang belulang diketahui bahwa jasad itu tak lain masih keluarga Hermanto yang sengaja dicarinya. 

"Tengkorak manusia itu diketahui bernama Yama Guci, yang hilang sejak awal puasa. Jasad korban langsung dibawa ke rumah kerabatnya dan pada Senin (24/6) siang langsung dimakamkan," terang Kades. 

Dijelaskan Kades, untuk penyebab kematian korban, belum diketahui pasti, tetapi korban selama ini tinggal seorang diri didalam kebun, karena korban tidak memiliki istri. Sementara anaknya merantau di Bengkulu. 

"Korban boleh dibilang sedikit mengalami keterbelakangan mental, korban tidak diotopsi karena mungkin pihak keluarga keberatan," imbuhnya. 

Terpisah Iptu Roni Hermawan, Kapolsek Penukal Utara menyatakan bahwa setelah pihanya menerima laporan, langsung meluncur ke TKP dan mengevakuasi kerangka manusia itu. 

"Setelah mengevakuasi kerangka manusia itu, kemudian mengumpulkan keterangan para saksi, akhirnya jasad yang telah menjadi tulang belulang itu teridentifikasi bernama, Yama Guci (40) warga Desa Lubuk Tampui," jelas Kaposek, Senin (24/6).

Untuk membuktikan penyebab kematian korban, Iptu Roni mengaku kesulitan lantaran pihak keluarga keberatan untuk dilakukan otopsi.

"Namun dari keterangan pihak keluarga  bahwa rekam jejak korban tidak ada yang janggal. Sebab korban semasa hidupnya tidak pernah ada konflik dengan warga lain," tutupnya.(sn)
Share:

Rara LIDA Siap Berikan Penampilan Terbaiknya Malam Ini di D'Star

Foto : Dini Yuharlen
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Tiyara Ramadhani atau Rara LIDA dipastikan tampil senin (4/6) malam ini dalam ajang bergengsi D'Star yang disiarkan langsung televisi swasta nasional.  

Saat dibincangi beberapa waktu lalu, Rara mengaku terus melakukan latihan serta menjaga kualitas baik kesehatan maupun suara agar dapat tampil maksimal malam nanti. 

"Persiapan latihan, menjaga kualitas kesehatan dan suara itu yang paling penting terus juga memberikan sesuatu penampilan yang terbaik untuk di D'Star nanti," Ujar Rara. 

Menurut Rara, dalam ajang D'Star dirinya sempat merasa gerogi lantaran kompetisi kali ini ia harus bertarung dengan juara dari segala juara di ajang pencarian bakat seperti DA 1 sampai DA 4. LIDA, DAC serta bintang pantura. 

"Jadi sempat agak gerogi, juga takut. Karena kan yang akan dilawan ini yang juara-juara. Sementara kita juga punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi bismillah saja," ungkapnya. 

Disinggung mengenai saingan berat dalam kompetisi D'Star, Rara menuturkan jika semua kontestan merupakan saingan berat lantaran memiliki kelebihan masing-masing. 

"Tapi yang paling terberat itu bagaimana kita bisa melawan diri sendri karena kalau kita tidak bisa mengendalikan diri sendiri semua kacau pasti tidak bisa untuk fokus," tuturnya.

Rara pun mengaku tidak memiliki target khusus dalam ajang bergengsi kali ini. Namun, ia berjanji akan memberikan yang terbaik dalam setiap penampilannya. 

"Target sih tidak ada karena rejeki sudah ada yang ngatur," terangnya. 

Lebih jauh, Rara berharap dukungan penuh dari seluruh fans Ralova se Indonesia serta masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Kota Prabumulih. Sehingga dirinya dapat terus berjuang untuk mengharumkan nama Sumsel ditingkat Nasional. 
Share:

Salurkan bakat Bernyanyi, Citimall Gelar Family singing Kompetition

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Guna menyalurkan bakat pecinta musik, Citimall Prabumulih kembali menggelar kompetisi dengan tema Family Singing Competition. 

Kegiatan ini di sambut antusias oleh masyarakat. Terbukti, dari 30 orang peserta yang mendaftarkan diri, 24 orang diantaranya resmi ikut dalam ajang olah vocal keluarga ini.

Seperti halnya, Sekar Ajeng Setia Rini. Meski tanpa persiapan yang matang, namun dara cantik yang sebelumnya ini menjadi pemenang ketiga lomba lagu Religi yang diadakan Citimall sebelumnya, kembali ikut ambil bagian. 

"Ini sama abang. Gak ada persiapan khususnya hanya latihan beberapa hari saja," ujar Sekar, Minggu (23/6). 

Sekar menyambut baik adanya kompetisi musik yang diadakan Citimall. Selain dapat menambah wawasan dan juga teman, juga dapat mengasah kemampuan olah vocal para pecinta musik di Prabumulih. 

"Kalau bisa kompetisi seperti ini rutin diadakan. Diperbanyak lagi," tuturnya. 

Sementara, Creative Marketing Citimall Tengku Hendra mengatakan Even kali ini bertema Family Singing Kompetition yang melibatkan keluarga yang memiliki talent bisa adik, kakak, sepupu. 

"Jadi kita arahkan untuk satu panggung disini. Untuk kategorinya lebih ke umum. Jadi anak kecil bisa kita libatkan," terangnya.

Juri yang dilibatkan dalam kegiatan ini, kata Tengku, yakni juri lokal namun memiliki kapasitas yang luar biasa. Seperti Fran, pemilik sekolah musik, Fenti merupakan pelatih vocal dan Vera anak Band milenial. 

"Indikator penilaiannya yakni teknik vocal, performence dan interprestasi dan hadiahnya berupa piagam dan trofi serta uang tunai," pungkasnya. 
Share:

Sukseskan KB, Para Ibu di PALI Ikuti MOW dan MOP

PALI, SININEWS.COM -  Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) kembali di gelar Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (22/6) di RSUD Talang Ubi. 

Sedikitnya 25 ibu-ibu Pasangan Usia Subur (PUS) dan 5 pria ikuti program KB tersebut, dimana kegiatan tersebut memang dilaksanakan rutin setiap tahun. 

Dikatakan Yenni Nopriani, Kepala DPPKBPPPA PALI bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mensukseskan program KB dalam menekan pertumbuhan penduduk. 

"Alhamdulillah antusias masyarakat cukup tinggi, ada 25 wanita dan 5 pria ikut dalam kegiatan itu," ungkap Yenni. 

Hanya saja untuk MOP, diakui Yenni masih banyak warga terutama kaum pria masih ragu untuk ikuti program KB metode mantap atau vasektomi. 

Ditambahkannya bahwa banyak masyarakat yang salah paham antara kebiri dengan MOP, dimana kebiri adalah pengangkatan testis, sementara MOP dilakukan dengan membuat satu atau dua sayatan kecil pada kulit scrotum (kantung buah zakar), kemudian saluran keluarnya diikat sehingga ketika keluar tidak mengandung sperma lagi. Dengan MOP, produksi hormon testoteron pria tetap berjalan seperti biasa. Sementara kebiri membuat laki-laki tidak bisa memproduksi sperma lagi. 

"Jangan takut, MOP bukan kebiri dan ini tidak perlu dikhawatirkan menimbulkan impotensi, semua fungsi kejantanan laki-laki masih normal dengan metode MOP saluran benih tertutup, sehingga tidak dapat menyalurkan sperma," terang Yenni. 

Sementara itu, Adam (32) salahsatu peserta MOP asal Tempirai Kecamatan Penukal Utara menyebutkan bahwa dirinya tergerak ikuti program KB metode mantap atau vasektomi karena saat ini dirinya telah dikaruniai enam orang anak. 

"Saya kasihan dengan istri saya, ketika memakai alat kontrasepsi belum ada yang cocok. Untuk itulah saya bertanya pada penguluh lapangan manfaat MOP dan resikonya. Setelah dijelaskan penyuluh bahwa minim resiko, membulatkan saya untuk ikut MOP," katanya. (sn)
Share:

PKK Muara Enim Masuk Masuk Nominasi Tingkat Nasional

MUARA ENIM, SININEWS.COM --Kerja keras yang dilakukan Ketua TP PKK Muara Enim, Ir Hj Sumarni Ahmad Yani Msi  dalam melakukan pembinaan PKK kecamatan dan PKK desa di wilayah Muara Enim telah membuahkan hasil. Terbukti PKK Kabupaten Muara Enim masuk ke dalam enam besar tingkat nasional dan lomba tertib administrasi PKK tingkat nasional.

                   Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muara Enim, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim,  Ir. Hj. Sumarni Ahmad Yani, MSi,  dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim,  Dra. Hj. Nurhilyah Juarsah bersama Bupati  Muara Enim,  Ir. H. Ahmad Yani MM,  Wakil Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH, untuk melakukan verifikasi tertib administrasi PKK yang dipusatkan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung Megang, Jumat (21/6).

                 Kunjungan kerja Ketua TP PKK Sumsel, dalam rangka menemani tim penilai dari PKK Pusat diwakili Ibu Nurhaiti dan Ibu Kumala Sari, untuk melakukan Verifikasi Lomba Tertib Adminstrasi PKK Tingkat Nasional Tahun 2019, di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunung Megang tersebut. 

              Bupati Muara Enim mengucapkan Selamat Datang kepada Tim Penilai dari Jakarta,  dari PKK Pusat diwakili Ibu Nurhaiti dan Ibu Kumala Sari,  Serta Wakil Ketua TP PKK Sumatera Selatan,  Ibu Fauziah Mawardi Yahya di Kabupaten Muara Enim,  yang telah berkenan melakukan penilaian di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunung Megang ini. 

                Bupati Muara Enim mengapresiasi penuh terselenggaranya penilaian dan evaluasi ini, "Karena semakin memacu desa/kelurahan untuk menggali serta mengembangkan potensi yang dimiliki,  dan Kegiatan akan berguna bagi kita Semua dalam perkembangan diwaktu mendatang," Ujarnya. 

            Bupati berharap kedepannya,  lewat Monitoring dan Evaluasi ini membuat semangat para kader PKK dalam melakukan pelaksanaan tertib administrasi dan membawa hasil kegiatan yang maju untuk Desa Sidomulyo,  "Saya bersyukur dan bangga atas prestasi yang telah berhasil diraih,"  Pungkasnya. 

               Bupati berpesan untuk segenap jajaran TP PKK Kabupaten Muara Enim untuk 
sama-sama bekerja,  bekerja dan bekerja untuk mewujudkan cita-cita dan Visi Misi Kabupaten Muaraenim yang #MERAKYAT, Muara Enim untuk Rakyat, yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat, dan Sejahtera. 

                 Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya menjelaskan bahwa, tim penilai PKK Pusat melakukan penilaian  lantaran Kabupaten Muara Enim yang masuk sebagai nominasi enam besar lomba tertib administrasi PKK tingkat Nasional yang diwakili oleh desa Sidomulyo.

                 “Kita juga mengikuti arahan Pak Gubernur, agar pengurus PKK Sumsel turun langsung dan berkoordinasi  ke PKK kabupaten/kota,” Jelasnya. 

                Dia mengaku  bangga PKK Kabupaten Muara Enim lolos nominasi enam besar lomba tertib administrasi PKK tingkat Nasional.

              Sementara itu,  Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim,  Ir. Hj. Sumarni Ahmad Yani, MSi mengatakan, "Alhamdulilah PKK Kabupaten Muara Enim , yang diwakili desa Sidomulyo mampu menembus nominasi enam besar, dari 23 provinsi yang ikut serta pada lomba ini. Prestasi yang luar biasa atas kinerja TP PKK Kabupaten Muaraenim," Katanya. 

             Menurutynya, masuk nominasi enam besar lomba tertib administrasi PKK tentunya ada indikator-indikator penilaian yang berhasil diraih dan dipenuhi oleh TP PKK Kabupaten Muara Enim.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts