Debu PT Servo Selain Terhisap, Juga Pengaruhi Produksi Getah Warga


PALI, SININews.com - Aktivitas angkutan batubara yang melintas di jalan khusus batubara milik PT Servo saat musim kemarau ini dikeluhkan warga sekitar yang berada tak jauh dari jalan Servo. Karena debu tebal selalu mereka hisap tat kala angkutan batubara melintas. 

Disamping itu, warga pun mengeluhkan akibat debu tebal, mempengaruhi produksi getah dari perkebunan karer masyarakat yang berada persis di pinggir jalan Servo. 

"Iya pak, biasanya produksi getah kami tidak anjlok seperti ini meskipun dimusim kemarau. Namun, sejak beroperasinya angkutan batubara, daun tanaman karet kami tertutup debu, berimbas produksi getah anjlok hingga 50 persen," ungkap Ansori, salah satu petani karet asal Desa Muara Dua Kecamatan Tanah Abang. 

Keluhan warga mendapat reaksi dari tokoh Lematang, Aka Cholik Darlin. Dirinya berharap pihak terkait, baik perusahaan Servo maupun dinas terkait agar segera menindak lanjut atas keluhan dan kerugian yang dialami masyarakat Desa Muara Dua yang rumah mereka lebih kurang 50 Meter dari jalan servo.

Karena mereka dirugikan atas bahaya debu servo. Warga terkena polusi dan bisa saja menimbulkan penyakit. Selain itu, deru mobil mengganggu pendengaran masyarakat selama 24 jam. 

"PT servo memang sudah membuat jalur khusus, namun AMDALnya harus tetap diutamakan apalagi yang berdampak terhadap masyarakat umum. Ini harus cepat diselesaikan. Apabila tidak segera selesai kita akan tuntut perusahaan melalui class action atas kerugian materi secara prosedural," tegas mantan Staff Legal & Relations Pertamina Field Adera itu, Jumat (12/7).

Menyikapi hal tersebut, Humas PT Servo, Yayan Suhendri mengatakan bahwa pihaknya sebagai perusahaan tentu memperhatikan dampak lingkungan sekitar jalur angkutan batubara. 

Diakui Yayan, pihaknya secara rutin melakukan penyiraman di beberapa titik yang dianggap banyak menimbulkan debu mengingat saat ini sedang musim kemarau.


"Kita ada sekitar lebih dari 20 unit mobil beroperasi setiap hari menyiram di beberapa titik yang dilintasi Angkutan Batu Bara," ungkap Yayan, Jumat.


Mobil tangki ini, kata dia, beroperasi 3-4 kali trip ke tiap titik masin-masing. Lantaran jalur Angbara PT Servo melintasi 3 Kabupaten, yakni Kabupaten Lahat, Muaraenim dan Kabupaten PALI. 

Dari itu, lanjut Yayan, jika masyarakat ada yang merasa keluhan bisa langsung melapor di pos perusahaan di titik terdekat. 

"Kita akan membantu untuk warga melakukan penyiraman, sehingga sebagai perusaan apalagi berpengaruh terhadap APBN, tentu tidak ingin ada yang dirugikan," ujarnya. (sn)
Share:

Terkait Izin dan uang jalan oleh perusahaan, Kuasa Hukum PT.LCL Bantah tudingan. Antoni : Tak ada Uang jalan, itu tidak benar!

Foto : Ilustrasi / Bantahan pihak perusahaan atas dugaan izin jalur batubara yang diduga masyarakat adanya temuan Gratifikasi

PRABUMULIH, SININews.com – Terkait adanya isu uji coba Perusahaan Batubara untuk melewati jalan Lintas Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih beberapa waktu lalu, pihak perusahaan PT.Lematang Coal Lestari yang merupakan perusahaan subcontrak PT.GHEMMI selaku perusahaan besar yang bergerak dibidang pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan batubara angkat bicara, kamis (11/7/19) 

Humas PT.LCL Suryanto melalui Kuasa Hukum PT.GHEMMI Laspri Antoni, SH saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan jika isu yang beredar di masyarakat itu tidak benar dan menyangkal jika adanya aktifitas perusahaan terkait pengangkutan batubara dijalan Prabumulih

“isu yang beredar dimasyarakat itu tidak benar, sepanjang tidak bisa dibuktikan pasti kami kanter dan sampai sekarang batubara tersebut belum keluar” terangnya


Disisi lain, masyarakat Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat beberapa hari terakhir diresahkan adanya angkutan batubara yang melintasi jalan warga menuju Kabupaten Pali yang diduga telah dibeking oleh oknum preman dan terlihat rekaman video penyetopan truk batubara yang melintas dijalan Payuputat sekitar pukul 03.00 wib dinihari beredar dimedia sosial

“ RT.01 RW.02 itu mengizinkan untuk perlintasan batubara, tapi kami selaku warga tidak setuju” ungkap Erudin saat diwawancarai. “untuk nego perusahaan  dengan masyarakat itu hanya wacana saja, mereka menyanggupi pemberian Tenda dua unit dan kursi 50 buah” tambahnya

Disinggung mengenai uang jalan (fee) warga masih belum bisa berkomentar banyak, dan menurut warga ada beberapa orang yang menerima uang tersebut tapi masih belum bisa dibuktikan

Sementara itu, Tokoh Pemuda Kelurahan Payuputat Jorgi Yatmo saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui adanya uang jalan yang diberikan kepada masyarakat 

“kita belum bisa berkomentar lebih jauh, sebab kita belum bisa membuktikan itu tapi kami akan terus melakukan pencarian informasi terkait izin batubara melewati jalan desa ini” ungkapnya

Dari pantauan media ini belum ada tanda-tanda aktifitas Perusahaan akan mengangkut batubara menggunakan dum truk melewati jalan yang saat ini dilarang warga (sn)

Share:

Herman Sawiran, Aktivis '98 Dorong Aka Cholik Tempur Pada Pilkada PALI 2020


PALI, SININews.com - Sepak terjang tokoh muda Lematang, Aka Cholik Darlin menarik simpatik salah satu aktivis '98 asal Kota Lubuk Linggau, Herman  Sawiran S.Pd.

Menurut Herman, Aka Cholik dinilai merakyat dan paham dengan moral keagamaan. "Yang saya suka dari Aka Cholik adalah seorang Sarjana Islam yang hobi bergerak dan menjaga etika, karena pondasi seorang pemimpin adalah moralnya," tulis Herman melalui komentarnya pada akun facebooknya, Kamis (11/7).

Selain penilaiannya terhadap Aka Cholik yang ditulisnya, Herman juga mengungkapkan pengamatannya terhadap Cabup dan Cawabup  yang sedikit ingin jadi pemimpin. 

"Maka tak heran banyak kepala daerah yang tersangkut hukum, misal kena OTT KPK. Maka singkat cerita, saya titip kepada warga Lematang tak salah pilih dan dukung Aka Cholik. Yakin takan rugi dukung tokoh muda energik, paham agama, paham birokrasi di DPRD," tulisnya lagi. 

Dengan mengalirnya dukungan dari beberapa kalangan, Aka Cholik menegaskan bahwa secara pribadi, dirinya masih konsentrasi dukung Heri Amalindo 2 periode.

"Karena saya nilai beliau (Heri Amalindo,red) telah tunjukkan prestasi pembangunan, salahsatunya  insfratruktur publik yang merata. Jadi kita harus tetap hantarkan beliau 2 periode agar pembangunan terus berkesinambungan sampai 5 Tahun kedepannya," tandas Aka Cholik. 

.
Share:

Banyak Ditentang Warga PALI dan Prabumulih, Angkutan Batubara Batal Beroperasi


PALI, SININews.com - Isu bakal beroperasinya kembali angkutan batubara yang bakal melintasi jalan umum dari arah Payu Putat Kota Prabumulih kemudian masuk di jalur Jembatan Lematang lalu jalan Desa Muara Sungai, Raja Selatan, Simpang SMPN 1 Tanah Abang menuju Jalan Desa Muara Dua Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI dan selanjutnya melewati jalan PT EPI dibenarkan Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Menurut Suhartopo, setelah ramai ditolak masyarakat PALI karena adanya edaran dari Dishub provinsi Sumatera Selatan, dirinya langsung mengkonfirmasi kepada Dishub Sumsel. 

"Memang surat edaran itu dibenarkan pihak Dishub provinsi, alasan surat itu dikeluarkan agar disosialisasikan ke masyarakat akan adanya uji coba angkutan batubara dari tambang Di Desa Gunung Raja Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim menuju pelabuhan Jetty di Prambatan Kabupaten PALI," ungkap Suhartopo, Kamis, (11/7). 

Tetapi karena ramai ditolak, baik dari masyarakat Kabupaten PALI maupun dari kota Prabumulih, maka dikatakan Suhartopo rencana itu di tunda. 

"Kabar terbaru, uji coba angkutan batubara ditunda. Dan pihak Dishub provinsi menyarankan agar perusahaan bersangkutan untuk menemui terlebih dahulu ke Bupati PALI," jelasnya. 

Untuk sikap Dishub PALI, diakui Suhartopo bakal ikuti aturan. "Kalau memang uji coba dilakukan dan tidak ada penolakan, kita akan pantau kegiatan itu, dan kita hitung jumlah angkutan yang beroperasi sesuai yang  tertera pada edaran Dishub provinsi. Kalau tidak sesuai maka kita akan tindak tegas. Begitupun kalau uji coba dibatalkan, maka kalau ada armada batu bara melintas tanpa izin, jangan salahkan kami, kalau armada itu kita kandangkan," tandasnya. (sn)
Share:

Cegah Karhutlah, BPBD PALI Tunjuk 7 Desa Jadikan Pos Terpadu


PALI, SININews.com - Cegah Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) memasuki musim kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendirikan tujuh pos terpadu siap siaga penanggulangan Karhutlah yang tersebar di lima kecamatan. 

Pos-pos tersebut bakal ditempati tim terpadu dari unsur TNI, Kepolisian, anggota BPBD dan dari petugas desa siaga api yang telah di tunjuk pemerintah desa bersangkutan. 

"Ada tujuh titik pos yang kita dirikan, yakni Desa Suka Damai Kecamatan Talang Ubi, Desa Tanah Abang Timur Kecamatan Tanah Abang, Desa Pengabuan Kecamatan Abab, Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab, Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal dan Desa Prambatan Kecamatan Abab," ungkap Junaidi Anuar, Kepala BPBD PALI, Kamis (11/7).

Junaidi juga menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Kepolisian bentuk tim terpadu yang bakal siap siaga selama 24 jam, memantau hotspot dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membakar lahan saat membuka perkebunan baru. 

"Nantinya pada pos-pos terpadu Karhutlah itu ditempati 10 anggota TNI, 2 anggota polisi dan satu petugas BPBD. Serta dari masyarakat itu sendiri yang bakal siap siaga selama 24 jam," imbuhnya. 

Penunjukan tiga desa untuk dijadikan pos terpadu siap siaga Karhutlah menurut Junaidi karena tujuh desa tersebut dinilai rawan Karhutlah. 

"Tim terpadu bakal bekerja selain memantau dan bergerak cepat apabila ada kejadian, juga mensosialisasikan bahaya Karhutlah serta menyampaikan apabila sengaja membakar lahan merupakan tindak pidana. Tim terpadu bekerja selama siaga Karhutlah ditetapkan, untuk saat ini kita tetapkan sementara selama empat bulan," pungkasnya. (sn)
Share:

Paksa Melintas Jalan Payuputat, PT GHEMMI "sawer" Aparat Pemerintahan?

Foto : Kuasa hukum dan Humas PT.LCL Laspri Antoni, SH dan Suryanto saat diwawancarai mengenai angkutan Batubara

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Berbagai macam cara dilakukan PT GHEMMI guna memuluskan niatnya agar truk pengangkut batubara dapat melintasi jalan di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih. 

Salah satunya merangkul perangkat pemerintah terbawa agar dapat membekingi truk angkutan truk batubara ini melintas secara diam-diam di jalan Payuputat.

Hal ini tentunya meresahkan masyarakat terlebih harus berhadapan dengan warga lainnya yang diduga mendapat "saweran" besar guna membekingi truk angkutan batubara melintas.  

Baru-baru ini warga RT 1 RW 2 Kelurahan Payuputat memergoki truk angkutan batubara mencoba melintas dijalan Payuputat. Beruntung warga yang mendapat informasi langsung melakukan penghadangan. 

"Ada informasi ada truk batubara nak melintas di Payuputat ini. Jadi puluhan warga ini berbondong-bondong datang kesitu untuk mencegah agar tidak melewati jalan kelurahan payuputat ini," Ujar warga dengan berinisal AM. 

Menurut AM, penyetopan truk angkutan batubara sudah dilakukan sebanyak dua kali yakni sekitar pukul 03.00 dini hari saat para warga tengah tertidur lelap. 

"Penyetopan sudah dua kali dilakukan. Biasanya mereka mau melintas ekitar pukul 3 pagi. Kemarin dilokasi ada 7 mobil, enam truk batubara dan satu truk yang ngawal," ungkap AM. 

AM menerangkan angkutan truk batubara tersebut berani melintas setelah dapat akses dan pengawalan dari aparat pemerintahan terbawah di kawasan tersebut. 

"Yang ngawalnya dari pihak linmas," beber AM.

Senada diungkapkan ED warga lainnya. Ia menyebutkan bahwa saat ini kondisi jalan masih berbatu dan belum ada perlintasan karena baru direncanakan untuk dibangun. 

Nah, agar proses pembangunan jalan untuk truk batubara yang melintas di jalan Payuputat ini dapat berjalan lancar, pihak perusahaan gencar mendekati aparat pemerintahan terbawah untuk melobi warga lainnya agar menyetujui truk angkutan batubara melintas. 

"Belum ada perlintasan baru perencanaan. Soalnya RW 1 ini mengizinkan batubara melintas untuk ke Effy (Servo) kan. Dengan iming-imjng diberi tenda 2 unit dan kursi 50 buah, tapi kami sekalu warga RT 1 RW 2 ini kami menolak," terang ED.

Dikatakan ED, selaku warga pihaknya keberatan apabila truk angkutan batubara melintas dijalan payuputat. "ini bukan tidak mau jalan dilintasi. Kami selaku warga RT 1 RW 2 ini terganggu pak dengan aktifitas batubara ini," jelasnya. 

Sementara itu, Lurah Payuputat, Jusmairi saat dikonfirmasi perihal tersebut mengatakan Pemerintah Kelurahan Payuputat bersama RT dan RW akan melayangkan surat keberatan kepada Walikota Prabumulih atas jalan tersebut. Dirinya mengatakan jika saat ini berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) dan Peraturan Walikota (Perwako) melarang adanya aktifitas batubara diwilayah Kota Prabumulih

"Peraturan sudah sangat jelas tidak memperbolehkan perusahaan batubara beraktifitas diwilayah Prabumulih dan itu kami menolak keras," tegasnya. 

Sementara itu, Humas PT Lematang Coal Lestari (LCL) Suryanto melalui kuasa humukunya Laspri Antoni,SH mengatakan jika sebenarnya jalan tersebut merupakan hibah dari warga Gunung Kemala dan atas permintaan warga setempat untuk dibangun dengan cara pengerasan dan sepenuhnya digunakan untuk masyarakat. 

"kita hanya memperbaiki jalan itu atas usulan beberapa lembaga di Gunung Kemala, dan itu sudah kami lakukan, untuk masalah batubara itu tidak benar" terangnya seraya menambahkan jika saat ini perusahaannya tidak ada aktifitas pengangkutan batubara menggunakan jalan hibah tersebut.(sn)
Share:

Tampil Memukau, Rara LIDA dapat 6 SO dan Nilai Sempurna dari Para Juri

JAKARTA, SININEWS.COM - Membawakan lagu "I Surrender" yang dipopulerkan Celine Dion dipenampilan kedua D'Star kali ini, Tiyara Ramadhani atau Rara LIDA mendapat standing ovation dari keenam dewan juri. 

Tak hanya itu, berbalut gaun panjang yang menambah keanggunan serta suara yang sangat merdu, membuat penampilan Rara LIDA begitu sempurna sehingga membuat decak kagum para dewan juri dan penonton yang hadir.  Seusai bernyanyi, para dewan juri beserta Ralova maju keatas panggung dan memberikan pelukan hangat untuk Rara LIDA sebagai tanda apresiasi atas penampilannya yang begitu memukau. 

Poin maksimalpun diganjar oleh keenam dewan juri untuk Dara cantik asal Kota Prabumulih tersebut. Giring Nidji memberikan 92 poin, Carendelano 98 poin, Bebi Romeo 99 poin, Nasar Sungkar 99 poin, Soimah 99 poin dan Inul 100 poin. Total yang diraih sebanyak 587 poin. Nilai ini juga menyamai poin yang pernah diraih Fildan sebelumnya. 

Tak banyak komentar yang diberikan Inul Daratista pada penampilan Rara LIDA kali ini. Ia berpendapat penampilan Rara LIDA begitu sempurna sehingga dirinya memberikan nilai sempurna. Begitupun Nasar Sungkar. 

"Sampai ketemu di grand final," ujar Nasar. 

Soimah menuturkan 99 merupakan poin tertinggi yang pernah diberikan untuk kontestan dan itu pertama kali diraih Rara LIDA. 

"Jadi kalau sudah nilai tertinggi berarti tidak ada komentar apa-apa. Penampilan Rara LIDA pada malam hari ini, waw!!!," tegasnya. "Rara kamu adalah bintang segala bintang. Rara cam kan itu," lanjut Soimah.

Senada diungkapkan Bebi Romeo. Selama kompetisi berlangsung Bebi Romeo baru pertama kali memberikan poin 99,5. "Karena harus bulat, jadi 99 poin. 5 poinnya lagi supaya kamu berdoa kepada Allah," kata Bebi. 

Bebi mengaku sangat kagum dengan penampilan Rara kali ini. Terlebih Rara LIDA membawakan lagu pop. Bebi mengaku sempat ragu dengan apa yang dibawakan Rara LIDA mengingat Bebi mengenal suara Rara lebih kearah rock.  

"Tenggorokan kamu menurut aku. Kemana aja selama ini aku baru liat penampilan seperti ini. Tadi sempat agak takut, Rara itu kan pertama kali aku kenal rock banget. Kali ini pop yang power full. Aku takut karena emosi rocknya keluar. Akan mempengaruhi," bebernya. 

Tak ada koreksi yang diberikan Bebi. Penampilan Rara LIDA juga mengingatkan Bebi kepada Lara Fabian seorang penyanyi eropa yang memiliki suara yang sangat bagus. Bebi pun menyarankan Rara untuk mendengarkan lagu Lara Fabian mengingat ada kesamaan suara antara keduanya. 

"Ada satu penyanyi tidak familiar. Suaranya paling merampok saya. Taunya telat. Ini saya tidak mau telat ke Rara. Saya merasa kamu punya part diatas saat tinggi. Itu ada kesamaan banget dengan Lara Fabian. Itu tidak ada ilmunya. Ilmunya itu tidak bisa dipelajari. Tanpa aku sadari kamu sampai disitu. Keluar itunya. Makanya saya tidak fikir lagi. Istimewa sekali," jelas Bebi. 

Melihat kemampuan lebih yang dimiliki Rara LIDA dalam membawakan lagu disemua genre, khususnya genre pop. Bebi berniat mengangkat potensi genre pop yang dimiliki Rara. 

"Kayaknya Rara ini yang mau dijual popnya apa dangdutnya? nanti aku mau tanya Posan," tambahnya. 

Giring Nidji menilai penampilan yang ditunjukan Rara LIDA kali ini bukanlah penampilan seorang kontestan, melainkan penampilan seorang bintang. Begitupun penguasaan panggung, sudah memilik level berbeda. 

"Alasan kasih 92 sebenarnya simpel. Karena aku akan kasih 99 di final. Beban kamu sangat berat, Tadi performen yang sangat baik di minggu ini. Jadi 92 itu adalah nilai untuk memotivasi kamu agar lebih baik lagi walaupun tadi oke banget aku yakin kamu masuk final. Kejutan apalagi yang akan kamu berikan," ucap Giring.

Dewan juri lainnya, Carendilano mengatakan penampilan Rara LIDA dalam membawakan lagu "I Surrender" berhasil menaklukan hatinya. 

"Rara saya cuma mengucapkan terimakasih banyak, atas penampilan kamu hari ini. Cuma kamu yang bisa membuat saya menangis. Penjiwaan, atitud, kostum juga mewah," jelas Caren. 

Atas penampilannya tersebut, Caren akan memberikan hadiah berupa perhiasan emas untuk Rara LIDA. Ceren berkeyakinan dengan penampilan yang konsisten Rara LIDA bisa masuk grand final. 

"Saya minta kamu setuju saya menjadi stylish kamu. Untuk Rara gigi baru. Semua terbaik untuk Rara juga yang akan terbaik di tiga besar karena saya yakin kamu masuk grand final," uvap Caren. 

Sementara, Rara LIDA saat dikonfirmasi sininews.com mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia terkhusus Sumatera Selatan (Sumsel) serta Ralova yang tak henti-hentinya memberikan dukungan disetiap penampilannya. 

"Rara ucapkan terimakasih banyak atas dukungan semuanya. Tanpa kalian semua Rara bukanlah apa-apa," ujar Rara. 
Share:

Acara puncak peringatan HUT Bhayangkara 73, Kapolres berikan penghargaan kepada Porsonil

Foto : Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk saat memimpin upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 73 di Lapangan Polsek Prabumulih Timur

PRABUMULIH, SININews.com – Rabu pagi Polres Prabumulih gelar upacara peringatan hati Bhayangkara ke 73 tahun di lapangan Polsek Prabumulih yang dipimpin langsung Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH beserta Ibu Bhayanhkari, rabu (10/7/19)

Upacara dengan tema Semangat Promoter Pengabdian Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara itu dihadiri oleh Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri,SH dan para tamu undangan dari inatansi Pemerintahan serta para tamu undangan lainnya

Dalam amant amanat yang dibacakan oleh inspektur upacara AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


Diselah acara tersebut Kapoles Prabumulih memeberikan 22 penghargaan ke sejumlah personil yang telah mengabdi dan melayani masyarakat, dan pelepasan empat Wisuda Purnawira Personel Polres Prabumulih

Diakhir acara puncak peringatan hari ulang tahun Bhayangkara ke 73 terselip amanah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo anatara lain mengajak masyarakat untuk mendoakan para personel Polri yang gugur dalam tugas memelihara keamanan negara kita. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan balasan atas seluruh pengorbanan, perjuangan, dan pengabdian, serta memberikan kesabaran dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. (Sn)

Share:

Berkedok Silaturahmi, Sendi Gagahi Mahasiswi YPP Prabumulih Didalam Ruko

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Satreskrim Polres Prabumulih berhasil meringkus Sendi Saputra (22) pelaku pemerkosasn terhadap FT (18) yang berstatus mahasiswi YPP Kota Prabumulih. 

Warga Desa Sugihan Talang 84 Suban Jeriji Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim itu diamankan dikawasan Mampang Prapatan II, Lorong Mustakim RT 7 RW 2, Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan.  Setelah kabur pasca perkosa Mahasiswi YPP

Menurut informasi, aksi pemerkosaan Mahasiswi YPP terjadi bermula  Sabtu (8/6) sekitar pukul 11.00 WIB pelaku Sandi Saputra menelpon FT untuk mengajak bertemu dengan alasan silaturahmi lebaran Idul Fitri. 

Tanpa ada rasa curiga, FT pun menemui pria yang baru 5 hari dipacarinya itu di tempat yang di janjikan yakni disebuah ruko dikawasan Kelurahan Gunhng Ibul tepatnya didepan warung bakso bonex. 

Setiba di TKP, FT diajak masuk ke dalam ruko. Didalam ruko pelaku langsung merayu korban dan mengajak FT untuk melakukan hubungan intim. Namun niat jahat itu ditolak.

Mengetahui niat jahat Sendi, korban lalu berusaha keluar ruko, tapi pelaku langsung menarik tangan korban dan menjatuhkannya kelantai. FT mencoba berontak dan melawan namun hal itu tidak berarti. 

Pelaku kemudian melucuti pakaian gamis yang dikenakan korban, lalu memperkosa korban sebanyak 1 kali. Puas melampiaskan nafsu birahinya, korban pun kemudian disuruh pulang. 

Tak terima, korban langsung mengadukan kasus itu ke orang tuanya, kemudian orang tua FT memanggil Sandi untuk mempertemukan orang tuanya. Tapi sayangnya Sandi malah melarikan diri ke wilayah Mampang Jakarta Selatan. Tidak senang keluarga FT pun melaporkan kasus pemerkosaan itu ke Polres Prabumulih. 

Mendapati laporan itu tim buser Polres Prabumulih berangkat ke Jakarta untuk menangkap Sandi. Pelaku pun akhirnya tertangkap di persembunyiannya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengatakan, dari hasil Visum Et Repertum, menunjukkan adanya tindak kekerasan serta pemerkosaan yang dilakukan pelaku. 

"Pelaku dikenakan pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjafa maksimal 12 tahun penjara," terangnya.
Share:

LDN di PALI Berakhir, Desa Ini Boyong Trophy Juaranya


PALI, SININews.com - Liga Desa Nuasantara (LDN) Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berakhir, Rabu (10/7). Pada event tersebut, trophy juara I,  II dan III diborong tim kesebelasan dari Kecamatan Talang Ubi. 

Pada final LDN, tim dari Desa Karta Dewa berhadapan dengan tim Desa Sinar Dewa. Dan tim  Desa Karta Dewa berhasil menekuk tim dari Desa Sinar Dewa dengan skors 2-0.

A Gani Akhmad, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI mengemukakan bahwa pasca LDN di PALI, pemenang selanjutnya bakal ikut LDN tingkat provinsi.

"Putaran pertama LDN provinsi, tim kesebelasan Desa Karta Dewa bakal wakili Kabupaten PALI untuk ikuti LDN antar Kabupaten di Musi Banyuasin," ungkap A Gani. 

Sementara itu, Drs Darmawi,  Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten PALI mewakili Bupati saat menutup event tersebut mengingatkan agar tim yang menjadi pemenang LDN Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten PALI harus mempersiapkan diri pasca pertandingan berakhir. 

"Tantangan kedepan pasca ajang ini semakin berat. Karena yang harus kita hadapi adalah tim perwakilan dari 17 kabupaten/kota yang ada di provinsi Sumatera Selatan," ujar Darmawi. 

Untuk meningkatkan kemampuan tim kesebelasan Desa Karta Dewa, Darmawi memerintahkan pemerintah desa setempat dan DPMD agar membina para atlet. 

"Masukan ke asrama agar mereka fokus untuk berlatih. Karena saat ini, Cabor sepakbola kita sudah diperhitungkan oleh daerah lain," tutup Darmawi.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts