Kembali Nyalon Bupati, Heri Amalindo Serahkan Formulir Pendaftaran di PDI-P

PALI, SININEWS.COM - Heri Amalindo dengan didampingi beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengembalikan berkas pendaftaran Calon Bupati ke DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Sabtu (21/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengembalian berkas pendaftaran Calon Bupati oleh Heri Amalindo dibenarkan Sekretaris PDI-P, Ardani. Menurutnya hingga Sabtu ini pukul 10.30 WIB sudah ada tiga kandidat yang menyerahkan berkas pendaftaran.

"Berkas pendaftaran calon Bupati sudah ada dua yang mengembalikan, yakni H Teguh Jaya dan Heri Amalindo. Untuk berkas pendaftaran Calon wakil Bupati baru satu orang, yaitu, Ruswani," ungkap Ardani kepada media ini.

Dijelaskan Ardani, bahwa rencana awal, batas akhir pengembalian berkas memang Sabtu ini, tetapi ada arahan pimpinan bahwa bakal diperpanjang.

"Diperpanjang hingga tanggal 11 Oktober 2019, jadi yang belum berkesempatan mengembalikan berkas pendaftaran hari ini, masih ada kesempatan. Apabila ada yang mengembalikan berkas pendaftaran hari ini, kami tunggu sampai pukul 14.30 WIB," terang Ardani. (sn)
Share:

Siap bersaing, Bakal Calon Bupati PALI serahkan berkas


PALI, SININEWS.COM - Setelah mengambil formulir pendaftaran beberapa hari yang lalu, kemarin Jumat (20/9/2019) H. M. Teguh Jaya menunjukan keseriusannya mengikuti kontestasi penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pasalnya keseriusannya itu ditunjukkan setelah mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati PALI di Kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI P PALI. 

H. M. Teguh Jaya mengatakan pendaftaran penjaringan Balon Bupati tersebut merupakan tanggung jawab moral dari salah seorang inisiator dan pendiri Kabupaten PALI ini. 

"Saya terpanggil untuk mewujudkan tujuan yang dicita - citakan yaitu  percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat PALI," ujar M. Teguh Jaya yang juga putra asli Desa Tempirai kepada sininews.com.

Kendati demikian, Teguh menjelaskan dirinya akan mendorong program pembangunan diseluruh aspek kehidupan.

"Baik fisik, mental, sosial, budaya, agama, ekonomi yang bermuara pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat," jelasnya. 

Tentunya hal tersebut, menurut Teguh, perlunya pembangunan yang seimbang dan berkesinambungan yang merata. Baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik.

Dalam menarik massa, Teguh menyebut masyarakat di bumi Serepat Serasan tersebut sudah cerdas, semakin dewasa dalam dunia politik dan bahkan informasi semakin terbuka. 

"Pepatah air selalu mengalir ke iliran," pungkasnya

Sementara itu, Sekretaris Umum DPC PDI P PALI, Ardani membenarkan M. Teguh Jaya telah mengembalikan berkas Balon Bupati PALI 2020 mendatang. 

"Benar, tanggal 20  kemrin beliau datang bersama beberapa kluarga dan timnya mengembalikan  berkas bakal calon Bupat PALI 2020-2025 dan ini bagian dari kesungguhan beliau untuk ikut kompetisi melalui jalur partai PDIP," tandasnya. (sn2)
Share:

Peringati bulan Muharram, KT Sapadjaya santuni puluhan Anak Yatim

Foto : Lurah Muara Dua saat memberikan santunan kepada puluhan anak yatim

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Puluhan Pemuda Karang Taruna (KT) Sapadjaya Kelurahan Muara Dua bersama Majelis Taklim Musholah As Said Rt.04 Rw.01 gelar kegiatan sosial dalam rangka peringati Bulan Muharram, kamis (19/9/19) 

Kegiatan yang digelar di Musholah As-Said Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih menjadi momentum sebagai titik tolak langkah kedepan dalam mengembangkan nilai-nilai dan ajaran agama islam kepada masyarakat khususnya penerus generasi mudah Karang Taruna Sapadjaya serta mewujudkan kecintaan kepada Nabi besar Muhammad SAW 

Dalam acara tersebut yang dibuka langsung Ketua Karang Taruna Sapadjaya Kelurahan Muara Dua Afrial Antoni mengatakan kegiatan sosial tersebut rutin digelar setiap tahunnya 

“setiap tahun kita menggelar acara keagamaan dan acara yang bersifat mendidik” ucapnya

Tak hanya itu, acara tersebut juga dihadiri Lurah Muara Dua Ali Sukri, SH dan puluhan anak yatim yang menambah semaraknya acara peringatan Bulan Muharam

“kita sangat mendukung kegiatan sosial yang dilakukan anak-anak muda Karang Taruna dan Majelis Taklim” katanya disela acara tadi malam

Acara itu juga dimeriahkan dengan pemberian cindera mata dan uang santunan kepada 25 orang anak yatim yang merupakan bantuan dari PT.Pertamina dan Pemerintah Kota Prabumulih (sn1).

Share:

Sudah Lama Dahaga Hujan, Pemkab Dan Masyarakat Shalat Istisqo

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Setelah lama tidak diguyur hujan dan mengantisipasi kebakaran hutan yang bisa menimbulkan asap, Pemkab Muara Enim bersama masyarakat menggelar sholat istisqo' (minta hujan) serentak  dihalaman Pemkab Muar Enim, Kamis (19/9).

Dalam kegiatan ini, diikuti langsung oleh Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, dan pejabat Pemkab Muaraenim, perwakilan Kodim 0404, Perwakilan Polres Muara Enim, pejabat Muspika dan Muspida Muara Enim, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ratusan PNS dan Siswa sekolah.

Bertindak sebagai Imam dan Khotib pada kesempatan ini adalah KH Denawi pimpinan Pondok Pesantren Al-Haromain di Wilayah Semendo, Muara Enim.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati H Juarsah mengatakan, Kegiatan Sholat Istisqo' ini dilakukan serentak di Kecamatan-Kecamatan se-Kabupaten yang ada di Muara Enim.

“Sholat Istisqa' yang kita gelar ini bertujuan untuk meminta kepada Allah SWT agar menurunkan hujan ketika dibutuhkan. apalagi pada masa sekarang ini musim kemarau telah melanda wilayah Kabupaten Muara Enim yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan serta asap yang telah menimbulkan korban jiwa. Setelah  sholat istisqa' kita berharap agar segera dapat diturunkan hujan guna menghindari kekeringan panjang dan musibah lainnya seperti kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Dikatakan Juarsah, bahwa saatnya untuk kita intropeksi diri dan berusaha mengingat, bahwa mungkin selama ini kita banyak melupakan Allah SWT dengan tidak melaksanakan perintah-perintahnya serta melakukan segala larang-larangannya.

“Untuk itu, melalui momen shalat istiqa' ini, mari kita kembali merenungi diri betapa banyak nikmat Allah SWT yang diberikan kepada kita, dan sudah selayaknya sebagai hambanya untuk pandai-pandai bersyukur kepada-Nya.
Saat ini,”harapnya.

Juarsah juga mengatakan, semua hal telah banyak lakukan bersama TNI, Polri dan masyarakat untuk melakukan pemadaman api dan sosialisasi Karhutla kepada masyarakat terutama petani, tetapi karena kemarau panjang kebakaran lahan masih saja terjadi.

“Tidak ada jalan lain dan yang bisa menolong kecuali hanya kepada Allah SWT. Marilah kita merendahkan diri serendah-rendahnya sehingga bisa dikabulkan. Jangan menjadikan
Sholat Istisqo' ini hanya sebagai kewajiban tetapi harus melaksanakannya dengan penuh keikhlasan dan memohon hanya kepada Allah SWT,” tukasnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Juarsah mengakak semua yang hadir untuk menjadikan sholat Istiqo' dan Do'a Bersama ini sebagai momentum untuk medekatkan diri dan memohon pertolongan kepada Allah SWT atas sesuatu yang dianggap sulit serta menjadi jembatan tali silaturrahmi untuk mengenal satu sama lain. 

“Hal ini tentunya akan meningkatkan hubungan yang baik dengan Allah SWT serta hubungan baik antara sesama manusia untuk saling bahu membahu dalam membangun Kabupaten Muaraenim yang kita cintai ini yang berlandaskan nilai-nilai moral agama Islam sehingga visi Kabupaten Muaraenim Untuk Rakyat (Merakyat) yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera dapat terwujud,” pungkasnya.
Share:

Bakal Calon Bupati Tambah Lagi, Giliran Putra Air Itam Ambil Formulir di PDI-P dan PAN

PALI, SININEWS.COM - Bakal calon Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus bermunculan meramaikan Pilkada PALI yang bakal digelar tahun 2020 mendatang.

Setelah beberapa tokoh termasuk petahana mendaftar di sejumlah Parpol untuk mengambil formulir pendaftaran, kali ini Madi Apriadi, S.Pd.I MPd putra daerah asal Desa Air Itam, kecamatan Penukal, juga memastikan bakal meramaikan pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan setelah dirinya mengambil formulir calon bupati di dua partai yang telah membuka penjaringan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Kamis (19/9/2019).

"Sengaja, kami datang kesini untuk mengambil formulir Cabup di dua partai yang sudah membuka penjaringan, yaitu PDIP dan PAN," tukas pria yang kesehariannya sebagai akademisi dan motivator itu.

Ia mengaku, majunya pada Pilkada PALI 2020 mendatang atas faktor dukungan yang didapat dari tokoh-tokoh pemekaran kabupaten PALI serta melihat Kabupaten PALI yang butuh perubahan.

Dengan mengusung slogan PEDULI,  AGAMIS,  CERDAS,  ADIL dan KREATIF (PACAK) 2020, Madi Apriadi optimis bakal mendapat dukungan dari masyarakat PALI.

"Jika diridhoi dan didukung masyarakat PALI, saya siap maju pada Pilkada PALI 2020. Saat ini sudah saya mulai menjalin komunikasi politik dengan beberapa partai politik," tambahnya.

Cak Madi (sapaan akrab) juga mengaku sudah mempunyai strategi politik untuk maju pada Pilkada PALI. "Kita sudah siapkan visi misi serta program untuk kesejahteraan masyarakat PALI. Yang pastinya sekarang tim kita sedang survey ke lapangan untuk mengetahui pemimpin yang bagaimana yang diharapkan masyarakat," ujar pria kelahiran 1987 itu.

Sementara itu, informasi yang dihimpun oleh media ini, sedikitnya baru ada dua tokoh yang mengambil formulir Calon Bupati di partai PDIP dan PAN, yaitu H. Heri Amalindo dan Madi Apriadi. Sementara, untuk tokoh yang mengambil formulir Cawabup diantaranya Ferdian Andreas Lacony, H. Darmadi Suhaimi (Wakil Ketua DPRD), Aka Cholik Darlin, Ruswani (Asisten 3 Setda PALI), M. Teguh Jaya. (sn)
Share:

Antisipasi Adanya Permasalahan dalam Pilkada, KPU PALI Lakukan Evaluasi

PALI, SININEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan evaluasi serta menginventarisir permasalahan yang timbul saat proses tahapan Pemilu tahun 2019 yang telah digelar, Kamis (19/9) di Lapangan Sanggar Pramuka Komplek Pertamina Pendopo. 

Hal itu dilakukan KPUD PALI selain sudah menjadi kewajiban penyelenggara Pemilu untuk melakukan evaluasi juga sebagai upaya antisipasi dan meminimalisir terjadinya kembali permasalahan serupa ketika proses tahapan sampai pelaksanaan Pilkada yang sebentar lagi bakal dilaksanakan di Kabupaten PALI. 

Ketua KPUD PALI, Fikri Ardiansyah melalui Komisioner KPUD PALI divisi Teknis, Sunario mengatakan, pihaknya sengaja menggelar evaluasi tahapan pemilu Tahun 2019 terkait penghitungan suara juga pemberian penghargaan serta ucapan terimakasih kepada penyelenggaraan Pemilu serta pihak terkait pada Pemili 2019.

Menurut Sunario, sebagai bahan evaluasi, yakni kendala utama kurang Pemahaman Ketua KPPS mengisi formulir C1. 

Sehingga, pengisian jumlah pemilih banyak yang tidak sinkron antara pengguna hak pilih dan pemilih. 

"Namun secara keseluruhan tingkat pemilih di Kabupaten PALI mencapai 83 persen dan melampaui 77 persen pemilih target tingkat nasional," ungkap Sunario.

Dari itu, sebaga upaya antisipasi pihaknya bakal melakukan sosialisasi secara terarah dan terukur, tak hanya kepada anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Selama ini, kata Sunario, pihaknya menggelar sosialisasi kepada pihak terkait saja, seperti basis pemilih perempuan, pemilih pemula serta millenial dan beralih ke media sosial. 

"Kedepan, akan kita evaluasi dan sosialisasi dari desa ke desa, sehingga partisipasi pemilih lebih tinggi di Bumi Serapat Serasan," jelasnya. yang tidak sinkron menjadi sorotan utama. 

Ketua KPUD PALI, Fikri Ardiansyah melalui Komisioner KPUD PALI Bidang Teknis, Sunario mengatakan, pihaknya sengaja menggelar evaluasi tahapan pemilu Tahun 2019 terkait penghitungan suara dan pemberian penghargaan serta ucapan terimakasih kepada penyelenggaraan Pemilu serta pihak terkait pada Pemili 2019.

Menurut dia, sebagai bahan evaluasi, yakni kendala utama kurang Pemahaman Ketua KPPS mengisi formulir C1. 

Sehingga, pengisian jumlah pemilih banyak yang tidak sinkron antara pengguna hak pilih dan pemilih. 

"Namun secara keseluruhan tingkat pemilih di Kabupaten PALI mencapai 83 persen dan melampau 77 persen pemilih target tingkat nasional," ungkap Sunario, Kamis. 

Dari itu, sebaga upaya antisipasi pihaknya bakal melakukan sosialisasi secara terarah dan terukur, tak hanya kepada anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Selama ini, kata Sunario, pihaknya menggelar sosialisasi kepada pihak terkait saja, seperti basis pemilih perempuan, pemilih pemula serta millenial dan beralih ke media sosial. 

"Kedepan, akan kita evaluasi dan sosialisasi dari desa ke desa, sehingga partisipasi pemilih lebih tinggi lagi di Bumi Serapat Serasan," tekadnya
Share:

Dewan PALI Gedor Pemerintah Pusat, Desak DBH Segera Dibayarkan

Jakarta, SININEWS. COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendatangi Komisi VII DPR-RI serta DPD-RI, Kamis (19/9) untuk menyampaikan keluhan kesulitan keuangan daerah yang saat ini Dana Bagi Hasil (DBH) masih banyak yang belum dibayar pemerintah pusat.

"Kami ingin menyampaikan kesulitan yang kami hadapi di Kabupaten PALI, dimana ada kewajiban pemerintah pusat yang belum dipenuhi. Ada tunda bayar yang belum disalurkan ke Kabupaten PALI sebesar Rp 287 Milyar, dan kalau ini ditunda-tunda, maka diproyeksikan DBH untuk PALI di tahun 2020 bakal membengkak sebesar Rp 434 M," ungkap Soemarjono, Ketua DPRD PALI yang pimpin kedatangan seluruh anggota dewan PALI ke DPR-RI.

Ketua DPRD PALI meminta DPR-RI dan DPD-RI untuk membantu mendorong pemerintah pusat agar DBH ke PALI  tidak lagi ditunda-tunda untuk dibayarkan.

Diakui Soemarjono bahwa permasalahan itu pernah disampaikan ke Dirjen Kemenkeu, dari keterangan pihak Kementerian Keuangan bahwa tunda bayar DBH terjadi disemua daerah, serta Kemenkeu berjanji pada tri wulan empat bakal dibayar sebesar Rp 70 M dari Rp 287 M dan katanya sisanya akan diselesaikan pada tahun 2020-2021.

"Tantu hal itu akan mengganggu proyeksi pembangunan di Kabupaten PALI, dimana diketahui bahwa saat ini PALI sangat membutuhkan kucuran dana. Dan kalaupun kebijakan tunda bayar dilakukan kepada seluruh daerah, ya jangan disamakan antara daerah baru seperti PALI dan daerah yang sudah maju," tukas Soemarjono.

Kalaupun saat ini belum berhasil, Soemarjono bertekad bahwa dewan PALI akan terus berupaya meminta pemerintah pusat untuk membayar DBH.

"Meski tidak bisa dibayarkan seluruhnya, ya minimal setengahnya juga tidak apa-apa, jangan cuma Rp 70 M saja yang dibayarkan. Karena saat ini PALI masih terbeban hutang di pihak ketiga, seperti hutang di SMI dan Bank Sumsel lebih  Rp 300 M," jabarnya.

kedatangan rombongan anggota DPRD PALI di Komisi VII DPR-RI diterima Misbah, Kasubag TU Komisi VII dan Eka Wira Buana Tenaga ahli komisi VII DPR-RI, dan saat menyambangi DPD-RI diterima, Hendri Zaenudin, Anggota DPD-RI Provinsi Sumatera Selatan.

"Saya akan surati pimpinan terkait permasalahan yang dihadapi Kabupaten PALI. Dan memang ini perlu didorong karena PALI daerah baru yang sangat memerlukan kucuran dana," janjinya. (sn) 
Share:

Ternyata Pelaku dalam video mesum dengan siswa SMA di Prabumulih, koleksi 625 video Porno

 Foto : Pelaku Feri Tri Juanda (23) penyebar dan pelaku penyebar video asusila

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pelaku Penyebar dan pemeran adegan mesum yang tersebar dibeberapa Whatsapp berhasil diringkus Tim Gurita Polres Prabumulih, pelaku Fery Tri Juanda (23) Warga Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih, kamis (19/9/19)

Ternyata pelaku merupakan penggemar video porno dengan koleksi album 625 video yang sering ditontonnya, selain memiliki hobi menyimpang pelaku juga sering berjualan HP dimedia sosial

Diketahui pelaku menyebar video tersebut karena kesal korban SA (16) yang masih duduk di SMA Negeri di Prabumulih itu tidak mau diajak bercumbu untuk kedua kalinya

“aku kesal pak dio dak galak aku ajak, terus aku sebar video mesum itu ke kawan-kawan sekolahnya melalui Whatsapp” ucapnya saat diintrogasi Kapolres

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH didampingi AKP Abdul Rahman SH mengatakan, pelaku telah dengan sengaja menyebarluaskan foto dan video porno korban yang tidak lain adalah kekasih pelaku

Akibat kejadian tersebut pelaku diancam dengan pasal berlapis, yaitu pasal 29 Jo pasal 4 ayat (1) undang - undang (UU) nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi, dan atau pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Ancaman hukuman diatas enam tahun penjara (sn1)

Share:

Banyak Tokoh PALI Nilai Heri Amalindo - Aka Cholik Darlin Pasangan Ideal

PALI, SININEWS.COM - Niat Aka Cholik Darlin mencalonkan diri maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebagai calon wakil Bupati mendapat respon positif dari sejumlah tokoh masyarakat di berbagai wilayah Bumi Serepat Serasan.

Dimana sebelumnya dukungan dari sejumlah tokoh Abab dan Lematang mengalir deras agar Aka Cholik maju pada kontestasi pesta demokrasi memilih calon pemimpin Bumi Serepat Serasan, yang membuat Aka Cholik bulat mendatangi PDI-P dan PAN untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Wakil Bupati.

Dan kali ini, Abdullah atau biasa di sapa Bedu, tak lain tokoh Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi yang menilai bahwa Aka Cholik merupakan sosok yang gigih dan tak kenal lelah dalam menyuarakan aspirasi masyarakat baik itu saat Aka Cholik duduk di kursi dewan atau ketika jabatan sebagai anggota DPRD PALI berakhir.

Bahkan Bedu menginginkan Aka Cholik bisa mendampingi Heri Amalindo untuk maju pada Pilkada PALI 2020 mendatang, karena Bedu berpendapat bahwa Heri - AK bisa saling melengkapi antara senior yang berpengalaman dan muda fropesional.

"Jika ini terwujud PALI akan cepat maju demi mensejahterakan masyarakat dan religius dengan gelora milenial," ujar Bedu, Kamis (19/9).

Sementara Taufik Effendi, tokoh Betung Abab menyebut bahwa pasangan Heri -AK adalah pasangan yang diidolakan rakyat PALI.

"Kami siap jadi garda terdepan untuk menghantarkan pasangan Heri-AK menjadi Bupati dan wakil Bupati PALI. Sebab kami nilai, pasangan tersebut sangat serasi," katanya.

Dukungan Aka Cholik maju pada Pilkada PALI juga digelorakan Ibnu Hajar tokoh masyarakat Gunung Ayu Penukal.

 "Heri - Aka pasangan yang mewakili  rakyat PALI nian, Heri Amalindo mewakili putra Penukal Abab sedangkan Aka Cholik mewakili Lematang," ucapnya.

Terpisah, pemuka agama sekaligus pimpinan pondok pesantren Mambaul Hikam, Desa Prambatan Abab, Kiyai Merlin Susri MPdI juga ketua PCNU PALI menyebut bahwa Heri - AK pasangan yang religius mewakili Umat.

"Kami dukung beliau (Aka Cholik) untuk bersanding dengan Heri Amalindo. Sebab beliau bisa mewakili masyarakat mewujudkan PALI religius," tandasnya.

Dari kalangan masyarakat umum juga menyampaikannya dukungannya kepada Aka Cholik dan menginginkan agar bisa berpasangan dengan Heri Amalindo.

"Sosok yang cocok jadi Wakil Bupati PALI mendampingi pak Bupati Heri Amalindo adalah Aka Cholik. Pasangan Heri - Aka pasti bisa saling melengkapi dan kami yakin PALI bisa Cemerlang dibawah kepemimpinan Heri - AK," kata Sumindar, mantan Kades Raja Kecamatan Tanah Abang. (sn)
Share:

Sempat Panik, Siswa SMU 2 Diganggu Asap


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Ratusan siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 2 Muara Enim, sempat panik dengan banyaknya asap yang masuk ke dalam ruang kelas yang mengganggu pernafasan dan mengganggu proses belajar mengajar.

Merasa terganggu dan panik, salah satu guru pengajar di SMU N 2 Rini, langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Muara Enim untuk segera mengambil tindakan antisipasi agar tidak membahayakan siswa.

Menurut Rini, Rabu (18/9) sekitar pukul 12.00 wib asap sudah banyak, dan mengganggu. “Semapat menyurih petugas sekolah untuk mengecek lokasi api. Dan dikatakan masih jauh dari lokasi. Namun untuk antisipasi jadi kami langsung menghubungi PBK,” ujar Rini.

Dijelaskannya, memang pihak sekolah belum memberi imbauan resmi kepada siswa untuk menggunakan masker. “Namun ada beberapa siswa yang sudah berinisiatif untuk membawa masker,” terangnya lagi.

Sementara itu, Petugas dari PBK Kabupaten Muara Enim yang mendapat telpon dari pihak sekolah langsung meluncur untuk memastikan dan mengantisipasi kebakaran yang terjadi.

Edi Ramlan salah satu staf PBK mengatakan, mendapat informasi dari pihak sekolah, timnya langsung bergegas menuju lokasi api. “Sesaui SOP kita, anggota harus siap dalam waktu paling lama 15 menit. Kita langsung bergerak,” twrangnya.

Sesampai di lokasi, lanjutnya, anggota yang menggunakan kendaraan roda dua langsung mengecek lokasi api untuk memastikan lingkungan dan besarnya api.

“Tadi anggota kita sudah mengecek ke lapangan. Ternyata api tidak terlalu besar dan masih jauh dari pemukiman. Serta dari titik api ke pumukiman terpisah jalan. Jadi kita antisipasi penyebaran api. Dan ini sifatnya lahan biasa, bukan gambut,”terangnya.

Saat ini, lanjutnya, kita menyiramkan air ke belakang SMU karena kita mengantisipasi api merambat ke arah sekolah dan menimbulkan api agar tidak membuat asap semakin banyak.

Karena api yang dianggap tidak terlalu besar dan api sudah bisa ditangani, pihak PBK Muara Enim hanya menurunkan satu unit kendaraan pemadam untuk menyiram sekitar titik api termasuk dibelakang SMU.(sn/me)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts