Terkait Fotonya Bersanding Dengan Asgianto, RK Angkat Bicara

PALI -- Suhu politik di Bumi Serepat Serasan jelang Pilkada serentak yang bakal digelar 23 September 2020 mulai naik tensinya. Pasalnya baru-baru ini dua nama yang jadi tokoh politik yang gambarnya bergandengan beredar di media sosial bakal maju pada kontestasi pesta demokrasi di Kabupaten PALI sebagai calon Bupati dan wakil Bupati PALI periode 2020-2024.

Dua nama itu adalah Rizal Kennedy (RK) politisi PPP dan Asgianto ST, politisi Partai Gerindra yang keduanya saat ini sama-sama menduduki kursi dewan di DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Foto gandeng itu langsung mendapat tanggapan beragam dari warga PALI, terutama pengguna sosial media. Karena dengan hadirnya nama lain selain petahana, dan apabila itu terjadi maju meramaikan Pilkada PALI, sejumlah tokoh memprediksi proses Pilkada di Bumi Serepat Serasan bakal seru. 

Munculnya foto itupun memang langsung direspon Asgianto ST, yang menyatakan bahwa dirinya sudah ditugaskan partai Gerindra untuk maju pada Pilkada PALI sebagai Calon Bupati namun bukan seperti pada gambar yang beredar di sosial media yang menyebutkan dirinya menjadi calon Wakil Bupati mendampingi Rizal Kennedy (RK).

Dengan adanya gambar tersebut, RK pun angkat bicara. Melalui pesan whatsapp RK menyebut bahwa foto yang beredar di dunia maya itu kreasi dari masyarakat.

"Itu kreasi dari masyarakat yang inginkan perubahan di PALI. Soal siapa berpasangan dengan siapa itu belum, karena politik itu sangat dinamis, semua kemungkin bisa saja terjadi. Kepastian di dalam politik adalah ketikpastian itu sendiri. Tapi kalau memang sudah takdir saya rasa tidak ada yang bisa menghalangi. Mengenai soal pasangan dan siapa pada posisi 1 atau 2, yang penting bisa saling mengayomi," jawab RK. (sn) 
Share:

Api Berkobar di MHP, Puluhan Petugas Sibuk Bahkan Kadishut Sumsel Turun Tangan

PALI -- Puluhan petugas yang tergabung pada Satuan Pengendalian Kebakaran (Sardalkar) PT Musi Hutan Persada (MHP) mendadak disibukan melakukan pemadaman api yang berkobar di halaman Pusdiklat MHP di KM 10 Handayani Mulya Kabupaten PALI, pada Selasa (28/1).

Bukan hanya petugas Satdalkar, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan Pandji Tjahjanto juga turut memadamkan api agar api tidak membesar berbaur dengan puluhan petugas. 

Kebakaran yang muncul di Pusdiklat MHP rupanya simulasi pemadaman dalam mengendalikan munculnya api yang sengaja digelar PT MHP untuk melatih puluhan petugas Satdalkar dengan mendatangkan instruktur dari TNI, Polri dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, yang langsung dihadiri Kadinnya. 

"MHP merupakan perusahaan pertama lakukan pelatihan tahun ini. Kami apresiasi itu sebagai langkah pengendalian Karhutlah," kata Pandji, pasca ikut saksikan simulasi dan mencoba lakukan pemadaman api.

Dishut Provinsi Sumatera Selatan juga bertekad menciptakan tahun 2020 zero fire. "Kita bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan serta mensosialisasikan kepada masyarakat untuk antisipasi Karhutlah agar tahun ini di Sumsel Zero fire," harapnya.

Sementara itu, GM Fire Protection PT MHP Ir Agung Setyabudi didampingi Advisor Forestry PT MHP Ir Soedarmo bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pembekalan terhadap Satdalkar PT MHP.

Dijelaskannya bahwa kegiatan itu juga sebagai antisipasi sejak dini terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"PT Musi Hutan Persada (MHP) latih 90 petugas inti Satuan Pengendali Kebakaran (Satdalkar) yang bekerjasama dengan TNI, Polri dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan. Pelatihan sendiri dilakukan selama 5 hari dengan kegiatan diberi nama In House Training pelatihan kedisiplinan dan kemampuan teknis satuan pengendali kebakaran (Satdalkar) PT MHP," jelas Agung. 

Diakuinya bahwa kegiatan itu sengaja dilakukan saat musim basah sebagai upaya antisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan ketika kemarau, "Terutama antisipasi Karhutlah di areal wilayah kerja PT MHP dan sekitarnya. Ada 90 personil kita siapkan dan ikuti pelatihan untuk menambah kemampuan tim Satdalkar," tambah Agung. 

Untuk pemantauan, disebutkan Agung bahwa ada 40 menara pemantau, dimana siang dan malam siaga dibagi tiga shift.

"Selain itu ada cadangan 266 embung atau cek dam serta peralatan kita lengkap mengacu pada peraturan P.322/Men.LHK/Setjen/Kum.1/3/2016 tentang pengendalian kebakaran," tukasnya. 

MHP juga diakui Agung lakukan pemberdayaan masyarakat dengan  membentuk kelompok satuan pengendalian api.

"Kita merekrut tenaga kerja seputaran daerah wilayah kerja. Itu dilakukan agar hubungan antara MHP dan masyarakat tetap terjaga," ucapnya. (sn) 
Share:

Dugaan Penolakan Pasien BPJS Oleh Rumah Sakit, Ini Tanggapan Pihak RS.Bunda

Foto : Ilustrasi / Umar Hadawi (66) Warga Karang Raja Kota Prabumulih Pasien yang mengalami sakit kulit dan bengkak dikaki kiri, selasa (28/1/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Dugaan penolakan pasien BPJS oleh salah satu rumah sakit swasta di Kota Prabumulih kembali terjadi, kejadian tersebut dialami oleh Umar Hadawi (66) warga jalan Gotong Royong Rt.01 Rw.05 Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur, selasa (28/1/20)

Pasien yang dirujuk langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Bunda itu diduga ditolak karena dianggap tidak atau belum Gawat sehingga dokter umum yang menangani pasien dengan penyakit kulit disekujur kakinya itu disarankan dialihkan ke Faskes 1

Kejadian tersebut mencuat atas laporan salah satu lembaga sosial kemasyarakatan Yayasan Insan Merdeka Indonesia (LSK YIMI) Kota Prabumulih Nunung mengatakan pihaknya membawa pasien yang mengalami penyakit kulit namun pihak rumah sakit menolak karena dengan alasan tidak termasuk penyakit yang gawat darurat

“kami ditolak di RS.Bunda alasannyo belum gawat, sedangkan pasien ini sudah tidak bisa jalan lagi” ucapnya kesal

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :
Dari hasil pelaporan dugaan penolakan pasien tim sininews.com mencoba mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut, pihak rumah sakit Bundah Kota Prabumulih mengatakan telah menangani pasien sesuai regulasi yang diberikan BPJS yang digunakan oleh Pasien saat berobat

Untuk diketahui pihak rumah sakit mengaku penyakit yang diderita korban belum termasuk Kriteria Pelayanan Gawat Darurat sehingga dokter yang melayani pasien untuk segera merujuk ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat satu seperti Klinik, Puskesmas dan Dokter pribadi yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan

“pasien belum dinyatakan gawat darurat, jadi dianjurkan untuk dirujuk ke Faskes 1 yang buka 24 jam dan saat itu juga dokter kulit juga tidak ada jam kerjanya ditambah ruang kelas tiga sedang penuh" tegas Kepala Ruangan Haslinda, S.Kep saat diwawancarai media

Terpisah, dr.Fadliana Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Kota Prabumulih mengatakan pihak Rumah Sakit wajib menjalankan sesuai regulasi peraturan yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan yang telah diatur oleh Undang-Undang

“kita tidak bisa memutuskan kebijakan untuk pasien, yang memiliki kewenangan dalam hal penangan penyakit yang termasuk kriteria gawat darurat hanya dokter disana, jika sesuai prosedur klaim BPJS bisa digunakan untuk pasien yang berobat” ucapnya 

Diketahui saat ini pasien yang diduga ditolak rumah sakit telah dirujuk ke RS.Umum Kota Prabumulih dan telah dilakukan perawatan secara intensif diruang kelas III dengan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan (tau/sn)

Share:

Desa Curup Kembali Terendam, Ketinggian Air Capai 1 Meter

PALI -- Banjir kembali melanda Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akibat Sungai Lematang meluap dan merendam ratusan rumah warga setempat, Selasa (28/1).

Dikatakan Abroni, salah satu tokoh masyarakat setempat bahwa sebelumnya desa tersebut sempat terendam namun surut beberapa hari, tetapi sejak tiga hari belakangan ini air sungai Lematang kembali meluap. 

"Ketinggian air mencapai 1 meter, bahkan yang dekat dengan Sungai Lematang lebih parah," ungkap Abroni. 

Diakuinya bahwa banjir yang dialami desanya sudah biasa dialami setiap tahun. "Belum pernah kami tidak kebanjiran, bahkan tahun 2017 lalu banjir hingga berbulan-bulan," tukasnya. 

Sebelumnya Kepala Desa Curup, M Tisar meminta Pemkab PALI membantu bangun tanggul penahan disepanjang desanya sekaligus dibuat jalan lingkar. 

"Posisi desa kami paling rendah dibanding desa-desa lainnya di Kecamatan Tanah Abang dan berada persis dibantaran sungai Lematang. Upaya untuk mengatasi banjir kami telah ajukan bantuan pembangunan jalan lingkar sekaligus sebagai tanggul penahan. Dan berharap usulan kami dikabulkan Pemkab PALI," harapnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar menyebutkan bahwa berdasarkan pantauan BPBD di lapangan, debit air sudah mulai naik dan sudah memasuki pemukiman warga terkhusus desa Curup.

Dijelaskannya, air sudah naik setinggi lebih kurang 75 Cm, BPBD berkoordinasi dengan pihak terkait TNI, POLRI, DINKES DAN DINSOS serta yang lainnya untuk senantiasa melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah rawan banjir dengan melakukan patroli ke lapangan

"Kami juga berkoordinasi dengan para kepala desa setempat. Pada saat ini, posko masih dipusatkan pada posko induk, namun jika kondisi sudah terindikasi menimbulkan bencana, di rencanakan akan membuka posko di wilayah rawan banjir diantaranya di desa Curup," terang Junaidi. 

Dia juga menghimbau masyarakat terutama kepala desa tetap melakukan pemantauan dan segera laporkan setiap kejadian ke BPBD PALI melalui TRC. 

"Apabila ada hal-hal yang luar biasa, segera laporkan. Serta menghimbau kepada masyarakat agar tidak membiarkan anak-anaknya mandi sembarangan di sungai," himbaunya. (sn) 
Share:

Asgianto Ditugaskan Gerindra Maju Sebagai PALI 1

PALI -- Beredarnya isu Asgianto ST anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan bakal berdampingan dengan Rizal Kennedy (RK) yang juga anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan di media sosial yang bakal maju pada Pilkada PALI sebagai Bupati dan Wakil Bupati PALI periode 2020-2024 langsung direspon Asgianto. 

Melalui pesan whatsapp, Asgianto menyatakan bahwa memang dirinya siap meramaikan Pilkada PALI, hanya saja pada isu bahwa dirinya sebagai calon wakil Bupati PALI mendampingi RK itu dibantahnya. 

 "Banyak yang berharap dan mengajak saya jadi Wakil Bupati PALI. Tapi saya ditugaskan untuk maju PALI 1 oleh partai," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Asgianto ST, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan salah satu kader Partai Gerindra menyatakan siap ramaikan Pilkada PALI pada September 2020 mendatang. 

Hal itu disampaikan sebagai respon atas tantangan Ketua DPD Gerindra Sumatera Selatan (Sumsel), Kartika Sandra Desi yang menyatakan kader Gerindra di wilayah Sumsel yang mempunyai basis massa di daerah untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

"inshaAllah siap," jawab Asgianto.

Ia juga menegaskan, sebagai kader partai Gerindra, dirinya siap mengikuti apa yang diperintahkan oleh partai terhadap dirinya. "Namanya kader partai, apa perintah partai siap laksanakan," tegas Asgianto. (sn) 
Share:

Tingkatkan Tabungan, Bank Sumsel Gelar Undian Puluhan Hadiah Untuk Nasabah

  Foto : Walikota Prabumulih bersama petinggi Bank Sumsel Babel saat memberikan hadiah berupa Lemari Es kepada pemenang undian, senin (27/1/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Bank Sumsel Bangka Belitung (sumselbabel) cabang kota Prabumulih gelar undian tahunan yang ke-38 dihalaman Kantor Bank Sumsel Kota Prabumulih, senin (27/1/20), dengan nilai yang fantastis semua hadiah diundi untuk memanjakan para nasabah bank

Dengan hadia utama satu unit mobil Toyota Kijang Inova type G pihak perusahaan berharap dapat mendorong nasabah di Kota Prabumulih untuk meningkatkan tabungannya sehingga memiliki nilai poin tinggi

Dalam acara tersebut beberapa pejabat seperti Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, H Lukman Hakim, direktur bank sumsel babel cabang prabumulih, mantan walikota Prabumulih H Rahman djalili, dan para instansi lainnya.

Ucapan syukur disampaikan Barita Robert selaku kepala cabang bank sumselbabel, dapat kembali menggelar gebyar undian berhadiah bagi para penabung bank sumselbabel pesirah bagi cabang kota prabumulih dan cabang pembatu (capem) gelumbang yang diadakan dihalaman parkir banksumselbabel kota prabumulih, senin(28/01/2020).

"Alhamdulillah kita bisa kembali menggelar undian berhadiah Tabungan pesirah yang memiliki banyak keunggulan dan kesempatan untuk memenagkan undian grandprize berupa 1 unit mobil toyota innova, laptop, TV LED, Lemari Es dan Sepeda Motor, terangnya.

"Ini juga sebagai bukti nyata dan komitmen kami untuk lebih meningkatkan mutu layanan dan kepuasan bagi seluruh nasabah yang telah percaya menjadi nasabah bank sumselbabel tentunya," ucap pria yang akrab disapa robert ini.

Dalam undian tersebut keberuntungan didapatkan Heri Satria yang berhasil membawa pulang 1 unit mobil toyota innova sebagai pemenang hadiah utama pada tabungan pesirah bank sumselbabel.

Sementara itu walikota prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengungkapkan, teruslah menjadi bank yang dipercaya nasabah dan ucapan selamat disampaikan kepada  pemenang utama undian grand prize berhadiah tabungan pesirah.

"Selamat kepada pemenang dan untuk banak sumselbabel agar mutu pelayanan lebih ditingkat lagi jangan sampai membuat nasabah kecewa apalagi sekarang sudah mendapat saham anggaran yang ditambah oleh DPRD Prabumulih," pesannya.

Share:

Asgianto Nyatakan Bakal Maju Pada Pilkada PALI

PALI -- Asgianto ST, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan salah satu kader Partai Gerindra menyatakan siap ramaikan Pilkada PALI pada September 2020 mendatang. 

Hal itu disampaikan sebagai respon atas tantangan Ketua DPD Gerindra Sumatera Selatan (Sumsel), Kartika Sandra Desi yang menyatakan kader Gerindra di wilayah Sumsel yang mempunyai basis massa di daerah untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

"inshaAllah siap," jawab Asgianto saat dihubungi via WA oleh sejumlah awak media, Senin (27/1/2020).

Ia juga menegaskan, sebagai kader partai Gerindra, dirinya siap mengikuti apa yang diperintahkan oleh partai terhadap dirinya. "Namanya kader partai, apa perintah partai siap laksanakan," tegas Asgianto.

Ditanya akan maju sebagai Calon Bupati atau Calon Wakil Bupati, Asgianto memilih untuk merahasiakannya terlebih dahulu. "Tunggu saja tanggal mainnya, tidak seru kalau dibuka sekarang," ucapnya. (sn) 
Share:

LPMP Bantu Pemerintah Capai Standar Pendidikan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Untuk membangun negara menjadi besar, banyak hal penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) dan hal dasar ini harus diprioritaskan, seperti Pendidikan.

Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) melakukan pemetaan agar tiap tiap daerah nantinya bisa memiliki acuan dan rencana untuk meningkatkan mutu pendidikan agar menghasilkan kualitas anak didik yang nantinya bisa membesarkan bangsa.

“LPMP lebih membantu pemerintah daerah untuk mencapai standar nasional pendidikan dengan melakukan pemetaan. Jadi pemerintah daerah bisa tau apa yang menjadi faktor guna meningkatkan mutu pendidikan mereka,” ujar Drs Suyatno, Kepala LPMP Sumsel, saat melakukan audiensi dengan Plt Bupati, di ruang rapat BAPPEDA, Senin (27/1).

Peta yang dibuat oleh LPMP, lanjut Suyatno, nantinya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan sekolah hal apa yang nantinya menjasi fokus guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya dan rencana peningkatan.

“Ini hasil pemetaan kita dari tahun 2017-2018. Dan dari hasil ini kita bisa lihat, ada hal yang harus diperhatikan pemerintah seperti bangunan sekolah, tenaga pengajar, dan faktor lainnya,” ujar Suyatno.

Terakhir dirinya mengatakan, bahwa hasil pemetaan yang dilakukan oleh LPMP ini nantinya bisa menjadi rujukan BPK sampai sejauh mana tindak lanjut yang dilakukan oleh Pemerintah dari rekomendasi ini.

Sementara itu, Plt Bupati Juarsah menyambut baik apa yang telah diberikan oleh LPMP guna meningkatkan kualitas pendidikan di Muara Enim agar kedepannya pensidikan di Muara Enim bisa lebih baik lagi.

“Kita harapkan hal ini bisa ditindak lanjuti. Baik dari dinas, sekolah dengan dukungan penuh dari pemerintah. Karena kita tau bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting dalam membangun daerah dan bangsa,” pungkasnya.(SN)
Share:

Pelatihan KHA Digelar, DPPKBPPPA PALI Ajak Orangtua Stop Kekerasan Terhadap Anak

PALI -- Menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) di Bumi Serepat Serasan, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA), Senin hingga Rabu (27-29/1) di RM Nasional, Simpang Lima Kecamatan Talang Ubi.

Peserta pelatihan tersebut disebutkan Yenni Nopriani, Kepala DPPKBPPPA PALI terdiri dari seluruh OPD dan instansi yang tergabung dalam gugus tugas KLA PALI.

"Pelatihan ini dilaksanakan untuk menyediakan sumber daya manusia yang terlatih dan memahami Konvensi Hak Anak (KHA) secara utuh sehingga dapat mengembangkan kebijakan dan langkah-langkah strategis dalam implementasi Konvensi Hak Anak (KHA) di Kabupaten PALI," ungkap Yenni.

Diharapkannya bahwa melalui pelatihan konvensi hal anak (KHA) bisa meningkatkan upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak demi terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten PALI.

"Pelatihan digelar selama tiga hari. Tujuan dari pelatihan KHA adalah untuk meningkatnya pemahaman para pemangku kebijakan Kabupaten PALI  mengenai isi dan implementasi Konvensi Hak Anak, meningkatnya kapasitas sumber daya manusia di bidang perlindungan dan pemenuhan hak anak, berkembangnya langkah-langkah strategis dalam implementasi pemenuhan hak anak berdasarkan isi KHA," jelasnya.

Yenni juga mengajak kepada seluruh orang tua yang ada di Kabupaten PALI untuk memperhatikan pertumbuhan anak serta memberikan hak-hak anak agar tumbuh kembang anak bisa lebih baik.

"Kalau anak kerap menerima perlakuan tidak baik bahkan sering menerima kekerasan, dampaknya pada kesehatan mentalnya. Anak yang mendapatkan penganiayaan cenderung kurang percaya diri dan tidak percaya pada orang dewasa. Untuk itu, kita sebagai orang tua harus berperilaku baik dan memberikan kasih sayang yang penuh agar menjadi contoh bagi anak-anak kita," ajaknya.

Pada pelatihan tersebut, DPPKBPPPA mendatangkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang diwakili Yayasan Bahtera (Bina Sejahtera Indonesia) Bandung, dengan mengirim dua perwakilannya, Hadi Utomo dan Paisal Cakra Buana. (sn)
Share:

50 Santri Ponpes Latansa Mustika di Wisuda

PALI -- Pondok Pesantren (Ponpes) Latansa Mustika, di Jalan Merdeka, KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali melakukan wisuda terhadap 50 orang santrinya dari tingkat SD, SMP, SMA, paket A, B dan C dihalaman pondok pesantren modern tersebut, Senin (27/1).

Dikatakan Yaya Suryana, Pengasuh Ponpes Latansa Mustika bahwa santri yang diwisuda berbeda tingkatkannya, dan masing-masing tingkatan kemampuan tahfidznya juga berbeda. 

"Ada yang baru hafal beberapa surat, itu untuk tingkatan TK dan SD, namun kalau yang tingkat SMA sudah ada yang tahfidz sampai 5 juzz," ungkap Yaya.

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada Ponpes Latansa, Yaya telah mendatangkan tenaga pengajar profesional dalam bidangnya masing-masing. 

"Seperti tenaga pengajar bahasa Arab dan Inggris ada 7 orang, itu dari Jakarta dan Jawa Barat. Begitu juga tenaga pengajar khusus tahfidz, didatangkan dari Ponpes Latansa Jakarta sebanyak 5 orang. Ini dilakukan agar santri lulusan Ponpes kita ini handal dan bermanfaat bagi masyarakat," tukasnya. 

Untuk target belajar tahfidz Qur'an di Ponpes Latansa, diakui Yaya bahwa apabila kemampuan santri itu mudah menangkap, maka dalam tempo waktu tiga bulan bisa hafal satu juzz. 

"Pola pendidikan di Ponpes kami sangat mudah namun tetap santri kita tekankan disiplin, jadi ada yang hafal satu juzz dalam waktu tiga bulan. Mereka (santri) memang tidak diperbolehkan menggunakan handphone namun agar tidak ketinggalan jaman, kita ada pelajaran Ilmu dan Teknologi (IT). Kita siapkan puluhan unit laptop dan komputer," terangnya.

Meskipun aturan Ponpes terbilang ketat, tetapi diungkapkan Yaya bahwa Ponpes tetap membuka komunikasi bagi santri dengan keluarganya, hanya saja waktunya bergiliran. 

"Bagi yang dekat, kita terbuka untuk menerima para orang tuanya untuk menjenguk anaknya di Ponpes kami, waktunya bebas asalkan jangan diajak keluar lokasi pondok bahkan diajak pulang. Ini kita lakukan agar anak didik disini tetap fokus belajar supaya lulusan Ponpes Latansa Mustika berkualitas," tutupnya. 

Pada kegiatan wisuda terhadap 50 santri dihadiri Bupati PALI yang diwakili Staff Ahli, Kusmayadi, Kepala Dinas Pendidikan dan para orangtua santri. Acara wisuda itu juga diisi tabligh akbar dengan penceramah KH Nurul Anwar Pegasuh RQM Jakarta. (sb) 



Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts