Berat!! Sewa Lahan PT KAI Untuk Taman, Rp 36rb/meter, Taman kota terancam gagal

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Rencana Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk membuat satu destinasi baru yang nantinya diharapkan bisa menjadi lokasi interaksi masyarakat terancam kembali tertunda. Pasalnya, lokasi yang akan di pakai adalah kawasan milik PT KAI, dan ini harus di sewa agar bisa dibangun serta dimanfaatkan penggunaanya.

Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah mengatakan, dirinya berharap untuk dinas terkait agar bisa secepatnya menindak lanjuti kendala yang saat ini ditemui khususnya permasalahan izin dengan PT KAI, ujarnya saat memimpin rapat Rapat Pembahasan Usulan Rencana Revitalisasi Taman  Serasan (Tanaman Sepanjang Stasiun Sampai Jembatan enim I Sebagai Pedestrian dan Ruang Kreatif (Zona Kreatif) Publik Serasan Sekundang, di ruang rapat Bupati, Rabu (22/07/2020).

“Kalau perlu kita (pemda dan pt kai-red) langsung kekantor pusat untuk meminta kejelasan bagaimana seharusnya prosedur penggunaan lahah tersebut,” disampaikan Juarsah dihadapan perwakilan dari PT KAI yakni Wakil Kepla Stasiun Muara Enim.

Kita berharap, Lanjut Juarsah, peran serta BUMN dalam mendukung pembangunan di wilayah Muara Enim ini. “Sebagai BUMN yang juga beroprasidi wilayah kita, tidak ada salahnya ikut berkontribusi,” tambahnya.

Merespon hasil dari pertemuan sebelumnya dengan pihak PT KAI di Bandung beberapa waktu lalu, disna disampaikan bahwa Pemda Muara Enim bisa menggunakan lahan dengan menyewa sebesar Rp 36 ribu/meter. “Kalau nilainya sebesar itu, sama saja PT KAI tidak membantu kita, karena, biaya yang disiapkan untuk pembangunan sudah cukup besar,” tegas Juarsah.

Juarsah berharap, hal ini bisa cepat diselesaikan oleh Dinas terkait. “Kita harapkan bisa cepat selesai dan pembangunan bisa dimulai. Karena ini sudah direncanakan sejak tahun 2018 lalu,” tambahnya, seraya menambahkan bahwa nantinya tempat tersebut bisa juga memfasilitasi masyarakat melalui UMKM. 

Bukan saja menyediakan tempat, juarsah juga mengatakan, bahwa nantinya tempat tersebut juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kita berusaha untuk memfasilitasi usaha kecil milik masyarakat dengan adanya tempat berjualan. Selain itu, dari sisi keeatif seperti kriya dan seni lainnya juga bisa kita fasilitasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Pertamanan Dinas PU Cipta Karya, Ibnu Hajar mengatakan, rancangan pembanguna sudah ada sejak 2018. “Namun belum bisa terealisasi hingga saat ini karena masih terkendala izin oenggunaan lahan yang mengharuskan Pemda sewa. Nilai ini sangat besar,” ujarnya.

Sedangkan, lanjut Ibnu, nilai pembangunan keseluruhan sudah mencapai belasan miliar. “Kalau ditambah lagi dengan biaya sewa, otomatis nilainya akan bertambah nilainya bisa mencapai Rp 700 juta hanya untuk sewa lahan seluas kurang lebih 6.000 meter persegi. Jadi kita berharap ini bisa kita komunikasikan lagi dengan KAI,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Stasiun KAI Muara Enim mengatakan bahwa nanti hal ini akan di sampaikan ke kantor pusat ke unit aset. “Segera kita komunikasikan dengan kantor pusat,” ujarnya singkat.
Share:

Kapolres Tabalong dan Dandim Dandim 1008/Tanjung Siap Amankan Pemboran Sumur Eksplorasi PRB-02

TANJUNG, SININEWS.COM - Kapolres Tabalong dan Dandim Dandim 1008/Tanjung Siap Amankan Pemboran Sumur Eksplorasi PRB-02 hal tersebut disampaikan langsung oleh Letkol Inf Ras Lambang Yudha selaku Komandan Dandim 1008/Tanjung dan AKBP M.Muchdori, S.I.K, CfrA selaku Kapolres Tabalong pada saat menyambut kunjungan silaturahmi PT Pertamina EP Asset 5 Tanjung Field. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Tanjung Field Manager, Zulfikar Akbar. Ikut juga mendampingi dalam kunjungan HSSE Ast.Manager, Kepala Security, Formalities Staff, dan CSR Staff (17/7).

“Selain meningkatkan perkuat silaturahmi di kala pandemi, kami juga ijin berkoordinasi terkait rencana pemboran sumur eksplorasi PRB-02 yang berada di Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong mendatang,” ungkap Zulfikar Akbar.

Dalam pertemuan yang akrab Zulfikar Akbar menerangkan bahwa selama pandemi ini kegiatan operasional perusahaan terus berjalan demi kebutuhan energi nasional, hanya saja membutuhkan penyesuaian yang cepat dengan protocol kesehatan pencegahan covid-19. 
Lebih dari itu, sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat, pekerja dan mitra kerja terus dilakukan untuk membudayakan pola hidup sehat sesuai anjuran pemerintah dalam pecegahan penyebaran covid-19.

“Kami juga selalu sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat, pekerja dan mitra kerja tentang protocol kesehatan covid-19, agar kondisi masyarakat kondusif sehingga kegiatan operasi hulu migas lancer,” pungkas Zulfikar Akbar.

Letkol Inf Ras Lambang Yudha selaku Komandan Dandim 1008/Tanjung dan AKBP M.Muchdori, S.I.K, CfrA selaku Kapolres Tabalong menyambut kunjungan kehoramtan dengan sangat baik.

 “Kami akan selalu mendukung kegiatan negara dalam mencari migas nasional. Apa yang dilakukan oleh Pertamina sebagai badan usaha milik negara, kami akan terus kawal, dan kami akan turut memastikan kegiatan-kegiatan yang berlangsung tetap aman dan kondusif,” tegas Letkol Inf Ras Lambang Yudha.

Senada dengan itu, AKBP M.Muchdori juga mendukung kegiatan operasional perusahaan dan rencana pemboran di Desa Pugaan. 
“Saya selaku bagian dari Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 di Tabalong, sangat mengapresiasi Pertamina EP Tanjung Field karena terlibat aktif memberikan bantuan dalam pencegahan dan panggulangan dampak Covid-19, sehingga baik masyarakat atau pekerja dapat melakukan aktivitas dengan lebih aman,” ucap AKBP M.Muchdori.

PT Pertamina EP Asset 5 Tanjung Field adalah salah satu anak perusahaan Pertamina (Persero) yang wilayah kerjanya berlokasi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Data SOT (Sistem Operasi Terpadu) pada April 2020 menunjukkan produksi minyak Tanjung Field sebesar 2.423 barrel oil per day (bopd) sedangkan produksi gas sebesar 1.077 million standard cubic feet per day (mscfd).(ril)
Share:

Tetap Lakukan Pelayanan KB Saat Pandemi, DPPKBPPPA PALI Himbau Akseptor Jangan Putus Alat Kontrasepsi

PALI -- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali melakukan pelayanan KB di dua tempat yang merupakan daerah cukup jauh dari ibu kota Bumi Serepat Serasan pada Rabu (22/7), yakni di Desa Muara Ikan Kecamatan Penukal Utara dan Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang.

Hal itu dilakukan OPD tersebut untuk menekan pertumbuhan penduduk ditengah pandemi corona yang saat ini masih melanda wilayah Bumi Serepat.

"Kami gerakan seluruh petugas untuk terjun kelapangan dalam melayani masyarakat terlebih saat ini masih dalam suasana pandemi corona," ungkap Yenni Nopriani kepala DPPKBPPPA PALI.

Dalam proses pelayanan KB, diakui Yenni pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai standar Covid-19, yakni dengan memakai alat pelindung diri lengkap.

"Dalam pelayanan kita kontak langsung dengan masyarakat. Untuk hindari penyebaran virus corona, kita wajibkan petugas memakai alat pelindung diri dan akseptor KB juga kita haruskan pakai masker," tukasnya.

Disamping pelayanan KB secara gratis, Yenni juga menyebutkan bahwa pihaknya tetap mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap memakai alat kontrasepsi KB.

"Kita juga menekankan kepada seluruh petugas untuk mensosialisasikan menghindari penyebaran virus corona dengan mematuhi protokol kesehatan. Juga mengajak masyarakat terutama pasangan usia subur agar jangan putus alat kontrasepsi. Sebab meski saat ini dalam suasana pandemi, tetapi kita tetap lakukan pelayanan," tandasnya. (sn)
Share:

Hasil Rilis LSI, Fraksi Hanura DPRD Ogan Ilir Nilai Petahana Layak Dua Periode

INDRALAYA, SININEWS.COM - Beberapa waktu yang lalu lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) telah merilis hasil survei untuk pra pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Ogan Ilir (OI). Hasilnya Petahana Ilyas Panji Alam kokoh diposisi teratas bila dibandingkan dengan kandidat para bakal calon lainnya yang digadang-gadang akan maju di Pilkada Kabupaten OI.

Menyikapi hasil torehan itu, fraksi Hanura DPRD Kabupaten OI Ir Abdul Rozak Rusdi menyebutkan bila tidak ada sesuatu yang mengejutkan terhadap hasil survei itu. Karena, dinilai sudah merupakan hal yang wajar apalagi Ilyas Panji Alam merupakan Petahana (Incumbent) Bupati Ogan Ilir aktif bila dibandingkan dengan kandidat calon lainnya yakni AW Nofiadi (Ofi). 

"Mengapa demikian?. Ya, karena sudah sangat wajar dan pantas Ilyas Panji Alam jauh unggul terhadap AW Nofiadi. Dalam perbandingannya tentu tidak "apple to apple" Ilyas Panji Alam Bupati Incumbent. Sementara, AW Nofiadi mantan Bupati OI yang pernah tersandung permasalahan kasus narkoba," kata Ir Abdul Rozak Rusdi.

Dikatakannya, keunggulan hasil LSI terhadap Petahana Ilyas Panji Alam dari kandidat para calon-calon lainnya. Karena, selama diketahui Petahana sudah berbuat dan sedang menjabat Bupati Ogan Ilir aktif.

"Kita berharap hasil survei dari lembaga kredibel LSI yang menyebutkan keunggulan Petahana, tentu memantapkan langkah dan arah tujuan pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir," harap politisi partai Hanura ini.

Seperti diketahui, dari hasil survei lembaga LSI, pada simulasi tertutup, elektabilitas Ilyas Panji Alam tetap jauh mengungguli calon kandidat lainnya (56,82%). Sedangkan AW Nofiadi Mawardi (Ofi) mendapatkan (18,41%), tetap berada diurutan kedua, dimana selisihnya sebesar (38,41%) dan yang belum menentukan pilihan (18,63%). Rozak menambahkan, sosok pendamping Ilyas Panji Alam dalam Pilkada nanti hendaknya sosok orang yang sarat akan pengalaman dalam memimpin birokrasi. Karena selama satu periode yang lalu tidak memiliki wakil Bupati.

"Secara pribadi, saya sendiri siap kalau diperintahkan partai untuk menjadi pasangan pak Ilyas. Akan tetapi, selaku ketua fraksi Hanura. Saya rasa Bapak Ir H Sobli Rozali sudah sangat layak untuk mendampingi Bupati. Karena beliau lebih senior dari saya, disamping itu, semua syarat terpenuhi," ujar Rozak.(Ber)
Share:

Soeharto Hs Nakhodai DPD Partai Golkar Ogan Ilir

INDRALAYA, SININEWS.COM - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Ogan Ilir menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV yang berlangsung Selasa (21/7) di Ballroom Ilaya Hotel Indralaya. Hasilnya Soeharto Hs dipercaya menahkodai partai Golkar periode kedepan. Penunjukkan Soeharto Hs untuk periode 2020-2025 tersebut dilaksanakan secara aklamasi dengan dukungan sebanyak 15 suara dari total 16 suara yang berhak memilih.

Usai terpilih sebagai Ketua DPD partai Golkar pada Musda ke-4 ini, Soeharto mengatakan bahwa banyak pekerjaan rumah atau "PR" yang mesti harus diselesaikan. PR tersebut salah satunya adalah penguatan dan merapatkan barisan keluarga besar Partai Golkar hingga ke tingkat Desa.

“Bagian internal dan strategi penguatan basis di Kecamatan dan Desa, jika bisa dicapai berarti menjadi modal besar bagi eksistensi partai di tengah masyarakat,” ucap Soeharto Hs. Saat ditanya oleh sejumlah awak media tentang arah Partai Golkar di Pilkada Ogan Ilir Desember mendatang Soeharto membeberkan menunggu arahan dari DPP dan DPD Provinsi.

"Kita masih menunggu arahan dari DPP dan DPD Provinsi dengan segala opsi bisa berkoalisi dengan Partai lain atau memajukan kader sendiri pasalnya saat ini partai Golkar memiliki 8 kursi di DPRD OI jadi bisa maju sendiri dan Partai Golkar memiliki sejumlah kader yang mumpuni untuk bertarung di pilkada akhir tahun ini," ucap Soeharto.(Ber)
Share:

Berkat Satgas TMMD, Warga Dua Desa Terhubung Akses Jalan

INDRALAYA, SININEWS.COM - Jelang akhir pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 di wilayah Kodim 0402/OKI. Kini, warga yang bermukim di dua Desa yakni Desa Sarang Lang - Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI) bakal terhubung akses jalan yang memadai. Nantinya, usai diresmikan pada akhir Juli nanti, untuk menuju Desa Sarang Lang dari Desa Pulau Negara sudah bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat.

Bahkan bisa memangkas jarak tempuh yang cukup dekat. Karena semula, selama ini untuk menuju ke Desa Sarang Lang dari Desa Pulau Negara, pengendara maupun warga harus memutar arah dan memakan waktu tempuh yang berjarak cukup jauh. 

Disamping itu pula, selama ini diketahui untuk menuju ke Desa Sarang Lang dari Desa Pulau Negara tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Dilokasi Komandan Peleton (Danton) SSK Letda Chb Zainuri Kopli menuturkan, hari ini sudah memasuki hari ke-22 pelaksanaan kegiatan TMMD ke-108 Kodim 0402/OKI.

Lanjut Letda Zainuri, untuk proses pengerjaan sasaran fisik terus dikebut, salah satunya pengerjaan pelebaran jalan penghubung antar dua Desa yakni Desa Sarang Lang ke Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten OI yang melibatkan anggota TNI beserta masyarakat secara gotong-royong. 

“Kegiatan gotong-royong hari ini, melibatkan anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-108 Kodim 0402/OKI," ujar Letda Chb Zainuri, Selasa (21/7).

Pantauan di lokasi, bersama masyarakat setempat, puluhan personil TNI satgas TMMD nampak merapikan tanah dan membongkar pagar jembatan yang akan dilakukan pelebaran jalan. Lebih lanjut, Zainuri menjelaskan bahwa, personel Satgas TMMD bersama warga Desa Desa Sarang Lang dan Desa Pulau Negara kompak merapikan tanah dan material yang berada di pinggiran jalan dan membongkar material jembatan yang akan dilebarkan.

“Atas nama Satgas TMMD, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bersedia meluangkan waktunya untuk melaksanakan gotong-royong bersama anggota TNI merapikan material dan membongkar pagar jembatan yang akan dilebarkan tersebut. Sehingga pekerjaan dapat terlaksana dengan lancar,” kata Danton SSK Letda Chb Zainuri.(Ber)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 21 Juli 2020







Share:

Pjs Kades Sinar Dewa Lapor ke Polda Sumsel, Ini Alasannya

PALI --  Adanya unggahan salah satu akun facebook yang menyebut Kepala Desa Sinar Dewa telah melakukan korupsi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) membuat Supardin, Pjs Kades tersebut mengadukan tuduhan yang tidak berdasar tersebut ke Polda Sumatera Selatan.

Supardin melaporkan kasus pencemaran nama baik ini ke Polda Sumsel sesuai dengan laporan polisi LPB/499/VII/SPKT tanggal 06 Juli 2020.

Supardin mengaku awal mulanya ia mengetahui hal tersebut dari facebook anaknya, bahwa keluar foto dirinya yang sedang Umroh dengan ditulis namanya dengan keterangan korupsi BLT Dana Desa dan PKH.

"Jelas tidak benar karena kita hanya membagikan dan penentuan BLT serta PKH ini sudah melalui musyawarah dan rembuk dengan perangkat desa." ungkap Supardin, Selasa (21/7). 

Supardin menjelaskan, saat ini penyaluran BLT Dana Desa sudah memasuki tahap ke 4.

Upaya hukum sudah dilakukan pihaknya, dengan telah melaporkan peristiwa pidana UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Pasal 23 ayat 3 UU ITE dengan kerugian pelapor merasa tidak senang. 

"Hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian," katanya. 

Dengan begitu, dirinya berharap pihak kepolisian mengungkap tuntas masalah ini karena sudah bertindak kurang ajar dengan mencemarkan nama baik dirinya dan keluarga. 

"Kita laporkan atas nama akun Heni Cupcup. Akun ini juga menakuti serta mengancam dengan bertuliskan hati-hati karena sudah diawasi pihak Polres. Saat saya tanyakan ke Polres bahwa hal itu tidak benar," katanya. (sn)
Share:

Petani Karet Asal Desa Raja Barat Meninggal Tergantung

PALI, SININEWS.COM - Warga Desa Raja Barat Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar lantaran ditemukan jasad tergantung tak bernyawa dengan leher terlilit sehelai kain di atas pohon karet di wilayah desa tersebut pada  Selasa pagi (21/7) sekitar pukul 08.00 WIB. 

Jasad diduga bunuh diri tersebut diketahui bernama Sukri (43) warga desa setempat yang berprofesi sebagai petani karet. 

Dikatakan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Roni Hermawan bahwa setelah pihaknya melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan dari para saksi diketahui bahwa korban diduga gantung diri dengan menggunakan sarung kain yang digantungkan ke pohon karet. 

"Berawal dari saksi Suratmi dan ke 4 orang saksi lainnya yang merupakan saudara kandung korban menerangkan bahwa awalnya korban menelepon salah satu saudara laki-lakinya yang bernama Suparmin. Dimana korban mengatakan kepada Suparmin bahwa korban sudah putus asa dan tidak ingin hidup lagi. Kemudian Suparmin menyuruh korban saat di telphone untuk pulang dan jangan bepikiran macam-macam," terang Roni Hermawan, Selasa (21/7).

Kemudian ditambahkan Kapolsek Tanah Abang  bahwa saat saksi Suparmin menyuruh pulang, tetapi saluran telepon mati. 

"Mendengar gelagat yang mencurigakan, ke 5 saksi yang merupakan saudara kandung korban langsung pergi ke kebun karet milik Suparmin, namun Suparmin  tidak ikut karena dia sudah sakit-sakitan. Sesampainya di kebun karet, ke 4 saksi melihat korban sudah tergantung di pohon karet, yang mana lehernya sudah terikat selendang sarung berukuran kurang lebih panjang 1,20 meter yang diperkirakan gagang pohon karet tempat korban tergatung berjarak 3 meter dari tanah," tukasnya. 

Melihat kejadian itu, Kapolsek Tanah Abang menyebut bahwa ke 4 saksi langsung memotong sarung yang terikat di leher korban, dan langsung memeriksa detak jantung namun pada saat itu korban sudah meninggal dunia.

"Setelah itu salah 1 saksi langsung menelpon pemerintah Desa Raja Barat untuk membawa bentor (becak motor) guna membawa mayat korban ke rumah. Korban tiba di rumah duka pukul 09.30 WIB yang disemayamkan dikediaman Suparmin," ungkapnya. 

Dari hasil olah TKP, Roni Hermawan mengamankan barang bukti berupa 2 buah sarung selendang yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya serta pakaian korban. 

"Dari penjelasan keluarga, 1 bulan terakhir korban sering melamun. Saat ini korban sedang pisah ranjang dengan istrinya, korban sudah sering mengajak istrinya untuk rujuk kembali namun istri tidak mau lagi, saat ini tinggal menunggu putusan sidang di pengadilan," tutupnya. (sn)
Share:

Dari Dana Desa, Pemdes di PALI Ini Beri Bea Siswa Terhadap Puluhan Pelajar SMA

PALI -- Dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) khususnya di Desa Sedupi Kecamatan Tanah Abang, Pemerintah desa setempat dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2020 memberikan bea siswa terhadap puluhan pelajar tingkat SMA yang tergolong dari keluarga kurang mampu.

Disamping memberikan bea siswa terhadap pelajar SMA, Pemdes Sedupi juga memberikan insentif bagi tenaga pengajar Taman Pendidikan Alquran (TPA) serta dalam peningkatan gizi terhadap anak sebagai upaya pencegahan stunting, puluhan anak Balita diberi makanan tambahan. 

"Daerah yang maju berawal dari SDM yang berkualitas. Untuk itu, dalam membangun SDM, kami dukung anak di desa kami untuk menggali ilmu setinggi-tingginya. Tetapi pada pelaksanaannya, ada yang terkendala masalah biaya karena beban ekonomi. Dalam meringankan beban orang tua siswa yang tergolong keluarga kurang mampu, maka kami salurkan bea siswa terhadap pelajar SMA dan sederajat," ujar Amran, Kepala Desa Sedupi saat pembagian bea siswa dan makanan tambahan serta pemberian insentif guru ngaji, Selasa (21/7) di Kantor desa setempat. 

Dijelaskannya bahwa jumlah penerima bea siswa ada 20 pelajar SMA/sederajat masing-masing mendapat Rp 1 juta per tahun, penerima makanan tambahan berjumlah 50 anak dan guru ngaji ada 10 orang masing-masing mendapatkan insentif sebesar Rp 110 ribu per bulan. 

Dengan pemberian bea siswa tersebut, Kades berharap bantuan tersebut dimanfaatkan untuk keperluan sekolah. 

"Manfaatkan untuk keperluan sekolah supaya anak dalam belajarnya tenang. Juga pemberian insentif guru TPA kami berharap bisa menjadi semangat dan membantu guru ngaji dalam mendidik anak-anak kami untuk paham ajaran agama, ini bentuk penghargaan kami sebagai pemerintah desa terhadap pengajar ngaji. Mudah-mudahan, apabila dalam musyawarah perencanaan desa disetujui, program ini akan dilanjutkan kembali," harapnya. 

Untuk pemberian makanan tambahan, Kades menyebutkan bahwa pihaknya menggandeng PKK desa dalam menyalurkan dan mensosialisasikan tentang stunting. 

"Anak sehat anak kuat dan cerdas itu tujuan kami. Dalam penyaluran dan sosialisasi stunting kami ajak PKK desa untuk terjun ke masyarakat. Dan dalam mencegah stunting ini. Insyaallah program ini bakal dilakukan rutin tetapi tetap harus melalui musyawarah desa," timpalnya.

Sementara itu, Darmawan, Ketua BPD setempat menyatakan dukungannya setiap program desa. "Kami siap membantu dan mendukung setiap perencanaan desa demi kemajuan desa ini. Dan kami berharap koordinasi antara pemerintah desa dan BPD tetap terjalin dengan baik," harapnya. (sn) 


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts