ADP Dorong DPRD PALI Desak Pemerintah Selesaikan Permasalahan di PALI

 



PALI. SININEWS.COM -- Sejumlah anggota Aktivis Desa PALI (ADP) yang dikomandoi Jhoni Iskandar, ST selaku ketua Aktivis Desa PALI bertemu jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI yang dalam hal ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD PALI, H Asri AG, Wakil Ketua Irwan ST, Ketua Komisi I Suarno SE dan Ketua Komisi III Edi Eka Puryadi, Senin (8/3/21).


Pertemuan itu membahas tentang persoalan krisis kepemimpinan yang terjadi di Kabupaten PALI sehingga memunculkan persoalan diantaranya penunggakan Pembayaran BPJS Kesehatan, Terlambatnya pencairan Beasiswa dan Bantuan Mahasiswa terdampak Covid Tahun 2020, Tenaga Honerer banyak yang dirumahkan, pemangkasan Gaji PNS, serta penimbunan Sembako oleh Dinsos PALI. Beberapa persoalan mencuat setelah diketahui bahwa terjadinya defisit anggaran yg mencapai kurang lebih Rp 400 miliar. 

.

"Kami  prihatinan terhadap persoalan yang terjadi di daerah Kabupaten PALI, dan meminta DPRD PALI mendesak pemerintah lakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi," ujar Jhoni Iskandar. 


Kehadiran Aktivis Desa PALI di sambut baik oleh jajaran DPRD PALI, H. Asri A.G, SH., M.Si selaku ketua DPRD menyampaikan dalam pertemuan itu bahwa mereka sedang berupaya melakukan konsolidasi agar pemerintah segera lakukan upaya yang maksimal untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. 


"Kami juga telah beberapa kali memberikan arahan kepada pihak eksekutif agar kedepan adanya pengelolan sistem keuangan yang baik di Kabupaten PALI," kata Ketua DPRD PALI.


Sementara wakil Ketua DPRD PALI Irwan, ST memberikan saran kepada Aktivis Desa PALI agar turut andil bersama pemerintah memberikan masukan, solusi atau sarannya dalam upaya mencari jalan menyelesaikan persoalan yang sedang terjadi dengan melakukan langkah nyata yang bisa menyentuh masyarakat kabupaten PALI. 

.

Ditempat sama, Ketua Komisi I Suarno, SE dan Ketua Komisi III Edi Eka Purwadi, S.Sos mengapresiasi atas kepedulian dari para aktivis desa PALI dan mereka berharap semakin banyak  Millenialis PALI yang terus peduli terhadap kemajuan Kabupaten PALI. (sn/jhon)

Share:

Situasi Terkini covid-19 Pertanggal 8 Maret 2021






 

Share:

Bank Sumsel Babel Pendopo PALI Jajaki Kerjasama dengan Kampung Inggris Tempirai


PALI. SININEWS.COM -- Kampanye bertransaksi non tunai menggunakan barcode QRIS terus digelorakan pihak Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 


Setelah berkeliling ke berbagai OPD dan pelaku usaha lainnya di Kabupaten PALI, Bank Sumsel Babel Pendopo dipimpin langsung Darmiansyah, kepala Bank Sumsel Babel Pendopo pada Senin (8/3/21) sambangi LKP Abri English Course (AEC) Kampung Inggris Tempirai (KIT) di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara. 

"Pada kunjungan itu, alhamdulillah dihasilkan kerjasama antara Bank Sumsel babel dan LKP AEC - KIT, yaitu penggunaan barcode QRIS saat melakukan pembayaran atau transaksi bagi pelajar dalam membayar iuran kursus disana," ujar Darmiansyah. 

Ditambahkannya bahwa disamping kerjasama penggunaan barcode QRIS, Bank Sumsel Babel Pendopo juga memotivasi pelajar di LKP AEC - KIT untuk mengejar cita-citanya meski keberadaan tempat pendidikan itu berada jauh dari perkotaan. 

"Kami juga mengajak peserta didik atau pelajar disana untuk rajin menabung agar ada simpanan masa depan dikemudian hari juga menggunakan transaksi non tunai terlebih saat ini kita masih dalam masa pandemi virus corona," imbuhnya. 

Darmiansyah juga mengarahkan pegawainya untuk ikut belajar bahasa Inggris di LKP AEC - KIT agar bisa menambah pengetahuan terutama fasih berbahasa inggris. 

"Hasilnya ada tiga poin kerjasama yang kita lakukan di Kampung inggris, yaitu penggunaan barcode QRIS di LKP AEC - KIT dan sudah kita berikan barcode disana untuk lakukan transaksi. Kedua memotivasi peserta didik agar lebih semangat dan rajin menabung dan ketiga, pegawai Bank Sumsel Babel untuk ikut belajar bahasa inggris disana. Mudah-mudahan kerja sama ini membawa manfaat untuk generasi muda di PALI," jabarnya. (sn/perry)
Share:

Komisi III DPRD Perjuangkan Berdirinya Pusat Jajanan di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Komisi III Dewan Perwalian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendorong berdirinya pusat jajajan di Bumi Serepat Serasan yang saat ini untuk lokasinya telah dimiliki dari hibah Pertamina Pendopo yang letaknya di Sanggar Pramuka persis di sebelah lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo. 


Hal itu dikemukakan ketua Komisi III DPRD PALI Edi Eka Puryadi didampingi anggota komisi III H Kristian, Husni Thamrin dan Jodika saat meninjau langsung bakal lokasi pusat jajanan di PALI, Senin (8/3/21).

"Sesuai dengan SK Bupati PALI tentang pengelolaan asset Pertamina yang telah diserahkan ke Pemda PALI, yakni Disdagprin, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pemuda dan Olahraga, maka kami sangat mendukung pendirian pusat jajanan di Sanggar Pramuka yang memang telah diserahkan Pertamina ke Pemda PALI," ujar Edi Eka. 


Ditambahkan politisi PKS itu bahwa dengan adanya pusat jajanan di PALI akan menjadi wadah pedagang dalam mendapatkan tempat berniaga yang layak, dimana rencananya pusat jajanan di sanggar pramuka dikhususkan untuk tempat relokasi pedagang kaki lima atau PKL di Simpang Empat dan Simpang Lima Pendopo. 

"Juga sebagai wadah anak-anak muda untuk mencari hiburan. Karena rencananya di pusat jajanan ada tempat nongkrong lengkap dengan karaokean serta hiburan lainnya. Tentu apabila ada wadahnya, generasi muda PALI akan terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga, kota Pendopo sebagai ibukota PALI akan tertata baik," imbuhnya. 

Namun untuk kondisi sanggar pramuka dan bangunan yang ada, Edi Eka mengaku bahwa saat ini belum layak dihuni atau digunakan oleh pedagang lantaran harus dibangun dan ditata terlebih dahulu agar nyaman dan tentu layak bagi pedagang juga pengunjung. 


"Nantinya kita akan koordinasi dengan OPD terkait, pihak pertamina juga perusahaan lainnya dalam merencanakan pembangunan untuk pusat jajanan agar bisa cepat terealisasi," harapnya. 

Sementara itu, Ida Martini, Plt Kepala Disdagprin PALI menyebut bahwa lokasi pusat jajanan hanya dihibahkan pertamina satu bangunan di sanggar pramuka. 

"Kita siasati terlebih dahulu bangunan yang telah dihibahkan agar rapi dan nyaman. Sekurangnya kita akan koordinasi dengan Pertamina untuk menggunakan lahan disekeliling sanggar pramuka. Sebab, kita targetkan ada 50 PKL khususnya di Sp 4 dan Sp 5 Pendopo untuk menempati pusat jajanan ini," terangnya. (sn/perry)
Share:

Siapkan Pelaksanaan PK21, Kader Pendata Kecamatan Talang Ubi Digembleng


PALI. SININEWS.COM -- Sebanyak 125 Kader Pendata dari Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan bertugas melakukan Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) ikuti orientasi di gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo, Senin (8/3/21).


Kegiatan orientasi terhadap Kader Pendata itu dibuka Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) kabupaten PALI Dra Hj Yenni Nopriani MSi melalui Tristanty Wulan Sari S.farm Apt, Kabid P4 ( Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Pergerakan).


Disampaikan Tristanty bahwa orientasi terhadap kader pendata dilaksanakan terpisah di masing-masing kecamatan karena saat ini pandemi covid-19 belum berakhir. 


"Ini untuk menghindari kerumunan dalam menekan penyebaran virus corona. Sebab, kader pendata harus bebas dari paparan covid-19 karena mereka (kader pendata) akan datangi rumah-rumah warga untuk mengumpulkan data keluarga," ujar Kabid P4 itu seraya mengatakan tahap awal dilakukan di Talang Ubi yang akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya. 


Dijelaskan Tristanty bahwa orientasi itu merupakan tahapan yang harus dilakukan DPPKBPPPA PALI dalam mempersiapkan PK21 yang akan dilangsungkan mulai 1 April sampai 31 Mei 2021.


"Kegiatan orientasi kader pendataan hari ini, para kader diajarkan materi tata cara pendataan dengan menggunakan formulir dan smartphone," tukasnya. 


Pada pelaksanaan pendataan, Tristanty menekankan kepada seluruh kader diharapkan menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.


"Juga membuat list keluarga dan peta keluarga sebelum hari pendataan. Berkomunikasi dengan sopan dan meminta izin sebelum melakukan wawancara serta jujur dalam menjawab pertanyaan sesuai dengan formulir pendataan PK21," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Kapolres Prabumulih Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kapolsek RKT

 





Prabumulih - Kapolres Prabumulih memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolres Prabumulih dan Kapolsek RKT senin 08/03/2021.


Adapun pejabat lama yang mengikuti upacara sertijab pagi tadi antara lain Kompol Masnoni, S.I.K., dan  Iptu Budiyono

Upacara Sertijab yang dimulai pukul 08.00 WIB, ditandai dengan pembacaan SKEP Kapolda Sumsel tentang Mutasi dilingkungan Polda Sumsel, dilanjutkan dengan Penanggalan dan Penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan.


Selain itu, para Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan, mengambil Sumpah jabatan yang didampingi Rohaniawan kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan Pakta Integritas.

Selaku Inspektur Upacara, Kapolres Prabumulih dalam amanatnya singkatnya mengungkapkan,serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan dinamika organisasi dari upaya tubuh Polri untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.


“Saya ingin menggugah kembali ingatan Kita semua bahwa mutasi merupakan suatu kebutuhan organisasi sehingga dituntut penuh rasa tanggung jawab dan objektif dalam menjalankannya demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman dan damai”.


Dalam upacara tersebut, Pejabat baru Wakapolres Prabumulih, Kompol Mario Ivanry S.E, dan Kapolsek RKT Iptu Kosim.

Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan lancar dan dalam pelaksanaannya, diterapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak dan peserta yang hadir dibatasi jumlahnya.

Untuk diketahui, jabatan Wakapolres Rabumulih, diisi oleh Kompol Mario Ivanry S.E,  yang sebelumnya menjabat sebagai kapolsek ilir timur II PolrestabesPalembang

Sementara pejabat lama Wakapolres Prabumulih, Kompol Masnoni mendapat promosi jabatan sebagai Kanit 4 subdit 1 ditreskrimsus polda sumsel

Untuk jabatan kapolsek RKT yang sebelumnya di emban oleh IPTU Budiyono diisi oleh Iptu Kosim yang sebelumnya menjabat sebagai Pasiaga 1 Bag Ops Olres musi rawas 

IPtu Kosim sendiri mendapat promosi jabatan sebagai Kasubbagi Kapolsek RKT Polres Prabumulih.

Share:

Normalisasi Ulang Sungai Padang Tempirai Belum dilaksanakan, Melalui MPPDT Warga Tagih Janji Pemkab PALI


foto. pasca normalisasi 


PALI. SININEWS.COM -- Melalui Ormas Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT), sebanyak 578 masyarakat Desa Tempirai

kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menagih janji Pemkab PALI untuk lakukan normalisasi ulang sungai Padang yang ada di desa tersebut. 

MPPDT yang mewakili pihak warga pinggir Danau Desa Tempirai yang dirugikan akibat proyek normalisasi sungai Tempirai dengan membuat sodetan sungai baru tahun 2018 yang berdampak merusak lingkungan, keindahan dan pemandangan alam Danau Desa Tempirai pada pertengahan Desember 2019 sudah menyampaikan aspirasi itu ke pemkab PALI untuk melakukan normalisasi ulang karena warga menganggap proyek itu telah menimbulkan banyak permasalahan antara lain menghambat transportasi pergi pulang masyarakat yang ingin ke kebun melewati Padang Danau Tempirai.

"Sesuai hasil audensi MPPDT dengan Bupati PALI tanggal 27 Desember 2019, dan telah ditindaklanjuti oleh Bupati dengan bentuk Tim Pemkab PALI dengan surat tugas no:100/303/SETDA.PALI/2019 yang diketuai oleh Asda II Husman Gumanti dan sudah melakukan tinjauan lapangan pada tanggal 30 Desember 2019. Atas dasar itu, kami meminta kejelasan kapan janji itu direalisasikan," ungkap Subiyanto Saripudin, ketua umum MPPDT, Senin (8/3/21).

Padahal diakui Subiyanto bahwa dirinya mendapat informasi dari Asda II, setelah tinjauan ke lapangan check kondisi Danau Desa Tempirai, Bupati PALI sudah memberikan instruksi ke OPD terkait yaitu Dinas PUBM untuk segera lakukan persiapan normalisasi ulang pada tahun anggaran 2020.

"Hal yang aneh terjadi, dimana janji normalisasi ulang sungai Tempirai yang melewati Padang Danau Tempirai tidak dilakukan, justru melakukan proyek normalisasi sungai di Tempirai Selatan dengan anggaran Rp 1,4 M an, dan proyek normalisasi sungai Tempirai ke Talang Ulu dengan anggaran Rp 9,5 M an yang pelaksanaannya membuat sodetan sungai baru yang diduga telah terjadi kerusakan lingkungan," terangnya. 

Untuk itu, MPPDT menagih janji Bupati PALI agar memenuhi janjinya supaya kerusakan lingkungan dan pemandangan alam yang indah pada Padang Danau Tempirai segera dikembalikan, sebab ini warisan Puyang Seberang leluhur Wang Tempirai.


Foto. sebelum normalisasi 

"Selain itu MPPDT juga akan segera menyampaikan surat ke Kementrian Lingkungan Hidup, BPK, Kejaksaan, Polri dan bila perlu ke KPK untuk melakukan evakuasi terhadap pelaksanaan proyek normalisasi sungai Tempirai ini guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah lagi. MPPDT juga mengingatkan kita semua termasuk Bupati PALI yang pada saat itu dijabat H Heri Amalindo untuk memenuhi janjinya karena janji itu adalah hutang yang akan diminta pertanggungjawaban sampai ke akhirat," tandasnya. (sn/yogi)
Share:

DKM dan BPD Belum Terima Insentif, MPPDT Ditantang Sampaikan ke Bupati PALI dan APH


PALI. SININEWS.COM -- Belum dibayarkannya insentif pengurus Masjid atau DKM, guru ngaji juga honor BPD di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) termasuk di Tempirai Raya selama 6 bulan pada tahn 2020 lalu membuat pengurus Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) meminta Pemkab PALI untuk segera menyelesaikan permasalahan itu. 


"Keberadaan forum DKM dan Forum BPD sangat penting yang mempunyai posisi sangat strategis untuk mendorong PemDes Tempirai Raya sebagai eksekutor kebijakan di Desa Tempirai Raya agar sejalan dengan aspirasi masyarakat. Untuk itu kami berharap Pemkab untuk memprioritaskan penyaluran insentif bagi mereka," pinta Ketum MPPDT Subiyanto Saripudin saat 
Ketum, Sekum, dan pengurus BP MPPDT pada Kamis malam (4/3/21) lalu melakukan silaturahmi dengan Forum DKM dengan Ketua Awaludin dan Forum BPD se Tempirai diwakili oleh Ustadz Karim, SPdI, Anton Aris, SH dan Aprison. 

Dalam pertemuan tersebut terjadi dialog yang konstruktif antara forum DKM dan forum BPD dengan MPPDT, dengan menyampaikan pandangannya yang setuju atas visi misi membangun Desa Tempirai Raya jadi Desa Wisata dan beberapa permasalahan, tantangan dan hambatan yang dihadapi masyarakat Desa Tempirai Raya.

"Antara lain peredaran Miras dan Narkoba yang telah menimbulkan banyak korban, pencemaran lingkungan pada musim kemarau akibat prilaku  menangkap ikan dengan cara diracun  terjadi dihulu sungai Penukal, masyarakat tidak bisa bercocok kebutuhan dasar dihalaman rumah  karena binatang ternak kaki 4 masih berkeliaran dan juga prilaku sex bebas bersamaan hiburan musik remix yang dilakukan tengah malam," jabar Subiyanto. 

Dengan hal itu juga, Forum DKM dan Forum BPD se Tempirai Raya memberikan tantangan kepada MPPDT untuk disampaikan ke Bupati dan aparat penegak hukum (APH) di PALI untuk bertindak sesuai tupoksinya agar tidak menimbulkan permasalahan bagi masyarakat khususnya di Desa Tempirai Raya.

"Telah kami sampaikan tadi bahwa untuk menyelesaikan masalah ini, Pemkab harus segera membayar insentif mereka (DKM dan BPD) karena meski dana itu tidak seberapa nilainya, namun sangat berarti bagi mereka dalam menopang kebutuhan sehari-hari terlebih dalam masa pandemi corona saat ini," tukasnya. 

Dalam kesempatan itu juga, pengurus MPPDT menyampaikan latarbelakang, visi misi berdirinya MPPDT untuk menyatukan semua potensi Wang Tempirai dimanapun berada untuk berkontribusi terhadap pembangunan Desa Tempirai Raya yang MAJU dengan cara dijadikan Desa Wisata, agar sumber kehidupan masyarakat Desa Tempirai Raya tidak tergantung hanya pada karet.

"MPPDT sesuai akte pendiriannya merupakan ORMAS, mempunyai anggota yang jelas dan mempunyai iuran anggota minimal Rp 1000,-/bulan perorang. Kepengurusan MPPDT melibatkan seluruh Wang Tempirai dimanapun berada dengan susunan kepengurusan mulai dari yang paling atas yaitu : Dewan Penasehat, Dewan Penyantun, Dewan Pakar, Pengurus Harian,  Pengawas, Kordinator Wilayah (KorWil) dan di Desa Tempirai Raya ada  Badan Pelaksana (BP)," urainya. 

Peran dan fungsi MPPDT dikemukakan Subiyanto adalah melakukan Edukasi Publik dan Advokasi Kebijakan Publik agar rakyat mengetahui dan memahami hak dan kewajiban nya dalam pembangunan. 

"Latar belakang berdirinya MPPDT karena keterpanggilan putra-putri Desa Tempirai Raya melihat hasil pembangunan di Desa Tempirai Raya yang nampak asal-asalan, salah satu contohnya yaitu proyek normalisasi sungai Tempirai yang merusak keindahan alam Padang Danau Desa Tempirai dan telah menimbulkan permasalahan bagi masyarakat Desa Tempirai," katanya. 

Pada acara silaturahim tersebut MPPDT menyampaikan permohonan kepada forum DKM dan Forum BPD untuk menyamakan frekuensi dan persepsi untuk mewujudkan mimpi besar Wang Tempirai bangun Desa Tempirai Raya yang MAJU dengan cara dijadikan Desa Wisata.

"Syaratnya menciptakan SAPTA PESONA di Desa Tempirai diawali dengan  program penanaman 105 pohon Tabebuya di pinggir Danau Desa Tempirai dan Pohon Palem Putri pada sisi kiri-kanan jalan Desa Tempirai untuk menciptakan Keindahan," tutup anggota DJSN itu. (sn/yogi)
Share:

Gelar Baksos, Keluarga Pajero Indonesia Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Korban Banjir

BAKTI SOSIAL : Ratusan bungkus nasi dan air mineral dibagikan oleh Keluarga Pajero Indonesia Kota Prabumulih kewarga terdampak banjir, minggu (7/3/21)

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Pajera Indonesia Kota Prabumulih salurkan 400 paket sembako kepada korban banjir di Jalan Kelekar Rt.01 Rw.10 Kelurahan Muara Dua Kota Prabumulih, minggu (7/3/21). 

Paket sembako berupa puluhan dus air mineral dan nasi itu langsung diberikan oleh Ketua KPI Prabumulih Budi Kumbang bersama puluhan anggotanya ke warga setempat.

Tak hanya wilayah Kelurahan Muara Dua Keluarga pajero prabumulih juga menyalurkan bantuan sembako di beberapa tempat yang menjadi korban banjir sabtu malam lalu Ketua Pajero Indonesia Prabumulih Budi Kumbang mengatakan anggotanya bersama-sama bakti sosial memberikan bantuan hasil dari sumbangan para anggotanya

“Hari ini sudah dua tempat kita saluran pertama di rt.01 rw.10 Kelurahan Muara Dua, anggota kita juga menyebar ke arah Prumnas GPI” ucap Budi.

Masih kata Budi, bantuan dari para anggota Club Mobil Keluarga Pajero Indonesia Kota Prabumulih itu diharapkan dapat meringankan beban dari para korban yang terdampak.

Sementara itu, Wakil rakyat kota Prabumulih Ahmad Palo, SE sekaligus anggota KPI berharap bantuan yang diberikan keluarga Pajero merupakan bentuk perhatian dari anggotanya yang secara iklas meluang waktu dan materil untuk membantu warga Prabumulih yang menjadi korban banjir.

“ kita harap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang hari ini tidak masak akibat terendam banjit dan sekaligus bagi anggota kami menjadi ladang amal ” harapnya (tau/sn)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :



Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 7 Maret 2021






 

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts