DPC PDIP PALI FASILITASI MILITAN KADERNYA DENGAN SEPEDA MOTOR MATIC

PALI,  Sininews.com -- Dengan semangat juang tak henti dimakan perubahan zaman ke zaman,  partai berlambang Banteng ini tetap solid dan terkoordinir dengan baik dari pusat hingga ke berbagai daerah seluruh Negeri. 

Hari ini (19/5/2021) Dewan Pimpin Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP)  Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  Provinsi sumatera selatan,  memberikan bantuan Sepeda Motor Matic kepada lima Pengurus Anak Cabang ( PAC)  di 5 Kecamatan se Kabupaten PALI. 

Menurut Ketua DPC Kabupaten PALI Ferdian Andreas Lakoni,  S. Kom melalui Sekretarisnya Ardani Sahri Amd. (26/5/2021) dikantornya,   Menjelaskan bahwa pemberian bantuan Sepeda motor Matic berwarna merah ini dikarena kebutuhan Pengurus dikecamatan sebagai sarana transportasi melaksanakan tugas tugas partai dilapangan. 

Disampingi itu, Komandan Administrator DPC PDIP PALI ini,  mengingatkan pada Pengurus Anak Cabang,  pergunakan sepeda motor tersebut untuk kepentingan partai bukan untuk kepentingan Pribadi. 

Perlu diketahui, bahwa berbagai fasilitas partai didapat merupakan bentuk kesungguhan dan kepedulian Ketua DPC Ferdian Andreas Lakoni berjuang bersama sama rekan lainya baik ke tingkat Provinsi maupun ke tingkat Pusat Jakarta

Sebagai Administrator Ardani.. Mengajak para Kader partai PDIP sekabupaten PALI, agar menjadi militan partai yang loyal dan setia,  serta dimanapun bisa menjaga nama baik partai, sehingga dengan demikian Partai PDIP akan menjadi partai besar dan dicintai rakyat Indonesia, Pinta .....Ardany..!

Ditempat yang sama,  Khairul saleh Ketua PAC Kecamatan Penukal,  mengapresiasi yang setingginya pada Pimpinan Partai termasuk para Anggota Dewan fraksi PDIP PALI yang telah banyak peduli dan mendukung berbagai kekurangan prasarana di tingkat PAC,  semoga dengan bantuan Motor ini dapat memicu semangat kerja para Kader Partai dilapangan....! Imbuhnya. ..  ..

(Bungharto/SN).

#Umum

Share:

Pj Bupati PALI Ajak Peternak Itik Belajar di Kabupaten Brebes


Brebes. SININEWS.COM -- Melihat banyaknya kesamaan iklim antara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah membuat ketertarikan pemerintah kabupaten PALI untuk mengadopsi beberapa potensi yang telah berhasil dikembangkan di kabupaten Brebes dan menjadi ikon kabupaten tersebut bahkan telah berhasil mengangkat perekonomian masyarakatnya. Seperti contoh peternakan itik dan pengolahan telurnya menjadi telur asin. 


Keseriusan untuk mengembangkan sejumlah potensi di kabupaten Brebes, Penjabat PALI DR H Rosidin Hasan didampingi ketua TP.PKK PALI Hj Elly Ismiani  mengajak Dinas Peternakan serta beberapa peternak itik dan pelaku usaha telor asin juga Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), staff ahli bidang ekonomi pembangunan dan keuangan, Humas juga bagian Umum mendatangi langsung peternakan itik di kabupaten Brebes pada Jumat (28/5/21).


Kedatangan rombongan dari kabupaten PALI disambut langsung Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Sekda Brebes Ir Joko Gunawan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes dr hewan Ismu Subroto juga staff ahli kabupaten Brebes. 

Wabup Brebes dalam sebutannya ketika menyambut rombongan dari PALI di Aula kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Brebes menjelaskan bahwa Brebes merupakan kabupaten paling ujung barat di provinsi Jawa Tengah dengan jumlah penduduk 2 juta jiwa lebih. 

"Komoditas yang dimiliki kabupaten Brebes merupakan pertanian bawang merah, dan mampu memasok 70 persen kebutuhan bawang merah di Indonesia. Hasil panen bawang merah per tahun mencapai 250 ribu ton. Selain bawang merah ada padi juga telur asin yang mana kabupaten brebes setiap tahunnya bisa menjual 10 juta butir telur asin," terang Wabup Brebes. 


Ditambahkan Wabup Brebes disamping dari sektor pertanian, dari sektor perikanan juga perikanan menghasilkan udang panama, bandeng, rumput laut dan sapi serta kerbau. 

"Dari sektor pariwisata, Brebes memiliki beberapa tempat objek wisata antara lain wisata mangrove dan objek wisata lainnya," imbuhnya. 

Sementara itu, Pj bupati PALI DR H Rosidin Hasan menerangkan tujuan kedatangan rombongan dari PALI tidak lain untuk menggali ilmu di kabupaten Brebes dan membawa pulang ke PALI serta mengembangkannya.

"Daerah maju adalah daerah yang mampu berbagi ilmu dengan daerah lain. Contohnya daerah yang kita kunjungi kali ini. Kami datang kesini karena PALI dan brebes mempunyai kesamaan iklimnya bahkan lebih mendukung di PALI apabila ingin mengembangkan peternakan itik karena di PALI banyak rawa-rawa yang menyimpan banyak sumber makanan untuk itik," ujar Bupati. 

Kepada staff ahli dan Balitbangda, Pj Bupati PALI berpesan agar betul betul menyerap potensi yang bisa dikembangkan di PALI. 

"Potret sedemikian rupa, tawarkan kepada masyarakat PALI untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di brebes yang cocok dengan iklim di PALI.  Kepada kepala dinas peternakan, pastikan peserta agar bisa meyerap sebanyak-banyaknya ilmu yang nantinya bisa ditularkan ke masyarakat PALI. Kepada peternak dan pelaku usaha telor asin, galilah ilmu disini, manfaatkan waktu singkat ini dan sepulangnya dari brebes bukan hanya membawa ilmu tapi juga bisa mengembangkan usahannya serta bisa mengajarkan kepada masyarakat lain di PALI," pesannya. (sn/perry)

Share:

TARGET SUKSES 1 SE SUMSEL KADER PENDATAAN K21 PALI SAMBUT GEMBIRA.

PALI,  Sininews.com -- Sejak dicanangkannya Pendataan Keluarga 2021 atau yang disebut K21 oleh Kepala BKKBN Hasto Wardoyo DiJakarta, sejak tanggal 1 April 2021 hingga 31 mei 2021 yang lalu, dengan sasaran sekitar 77,9 juta Kepala Keluarga se Indonesia. 

Sementara  untuk sumatera selatan sebanyak  2.318.057 KK dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI)  sebanyak 51.122 KK

Sebagai mana diketahui bahwa BKKBN melakukan Pendataan Keluarga merupakan amanat UU. Nomor 52Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. 

Dan adapun tujuan pendataan Keluarga 2021 ini, merupakan  basis data sebagai dasar bagi Pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan serta Kesejahteraan Keluarga. 

Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  Provinsi sumatera selatan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan  Keluarga Berencana Daerah ( DPPKBD), bergegas mobilisasi Kader Pendataan dari tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai ke pelosok Desa.

Adapun Target yang dibebankan ke DPPKBD PALI ini untuk di data " by name by Addrees " Sebanyak. 51.122 KK ( Kepala Keluarga)  dengan batas waktu sampai dengan  tanggal 31 mei 2021.

Terungkap dari salah satu Kader Pendataan non PNS Sub.PPKBD Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal utara, Haninawati Lubis dihadapan awak media ini, 

Menjelaskan bahwa sejak dikeluarkan surat Penugasan sebagai Kader Pendataan K21. Kami bekerja full time secara door to door, sehingga sampai hari ini ( 26/5/2021) Pendataan K21 rampung semua dan telah dilaporkan rekapitulasi melalui Operator Pendataan dengan sistem Aplikasi online. 

Setelah melihat output rekapitulasi pendataan K21 yang dilaporkan dari target 51.122 KK sekabupaten PALI maka yang diterima secara valid sebanyak  49.894 KK  ( 83,91 prozen). 

Kami sangat gembira dan Bangga bahwa dengan jerih payah Kami sebagai Kader dilapangan dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten PALI yang kita cintai ini sehingga mendapat target pendataan keluarga peringkat nomor satu dari 24  Kabupaten /kota se sumatera selatan. Ujar... Haninawati lubis sambil tersenyum.

Hal senada diperkuat Ketua TP. PKK DESA sekaligus Koordinator Kampung KB.  Desa Tempirai selatan Kecamatan Penukal Utara Susi Susanti Safikal,  membenarkan bahwa Kader di Desa ini patut di apresiasi  meskipun Mareka sibuk sebagai ibu rumah tangga, ternyata ibu ibu kader ini pun bekerja secara proporsional dan tanggung jawab sebagai pengabdian pada Bangsa dan Negara.  ...ungkapnya

( Bungharto/SN).

#Umum

Share:

Bersama Beberapa OPD, Camat dan Lurah, Diskominfo Kota Prabumulih Laksanakan Calling


 PRABUMULIH, Sininews.Com -- Berdasarkan surat edaran walikota Prabumulih dalam penangan penyebaran  Covid-19 di kota Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih menghimbau masyarakat dan pelaku usaha serta pemilik fasilitas umum untuk membatasi jam operasional hingga pukul 21.00 WIB.

Dalam hal tersebut Dinas Komunikasi Infomatika (Diskominfo) Kota Prabumulih Bersama beberapa OPD Lainya serta camat dan para lurah di Kota Prabumulih melaksanakan kegiatan Calling Kepada Masyarakat Kota Prabumulih.

"Jadi Kito dengan beberapa OPD Lainya dan beberapa camat, lurah dan kepala desa melaksanakan Calling kepada masyarakat untuk menindak lanjuti surat edaran bapak Walikota Prabumulih, hal ini sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran covid-19 di Kota Prabumulih" ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika Kota Prabumulih Drs. Mulyadi Musa M.Si Saat di bincangi, Kamis (27/05).

Selain itu, Mulyadi juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat penting guna memberikan pengertian kepada masyarakat dan harus ada kerja sama antar pemerintah dan pelaku usaha serta masyarakat.

"Yo ini memang penting, artinyokan memberikan pengertian kepada masyarakat seperti sosialisasi, Calling dan ini harus ada kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat, bahwa covid-19 ini tanggung jawab kita bersama" ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih ini mengharapkan agar masyarakat Kota Prabumulih tetap mematuhi Protkes dan mengurangi Mobilisasi.

"Masyarakat harus tetap mematuhi Protokol kesehatan, selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari krumunan dan mengurangi mobilisasi yang tidak perlu" pungkasnya (AA/SN)

Share:

Walikota Prabumulih Ridho Yahya : Pembangunan Rumah Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dapat Terwujud Ditahun 2021.


Jakarta, Sininews.com -- Setelah sebelumnya mendapatkan bantuan pembangunan rumah komunitas penyapu jalan berjumlah 223 dari Kementerian PUPR  Tahun 2020, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM, kembali mengajukan usulan pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu serta Komunitas Pemulung, Tukang Becak, Disabilitas dan Kuli Panggul ke Kementerian PUPR RI.Bertempat di Ruang Kerja Dirjend Perumahan Kementerian PUPR RI.Kamis (27/5/2021)

Walikota Prabumulih berharap pembangunan rumah untuk masyarakat kurang mampu serta komunitas Pemulung, Tukang Becak, Disabilitas dan Kuli Panggul dapat segera terwujud ditahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Ridho Yahya disaat melakukan audensi dengan Dirjend Perumahan Kementerian PUPR Republik Indonesia Dr. Khalawi AH didampingi Direktur Sistem Dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan  Dwityo Akoro susanto 

Menanggapi Hal tersebut Dr. Khalawi AH.Menyambut baik program-program Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya khususnya dalam mendukung kementerian PUPR melalui program pembangunan 1 Juta rumah.

Adapun usulan Walikota Prabumulih untuk pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu ini berjumlah 150 rumah yang rencananya akan dibangun diwilayah kelurahan Anak Petai dan jalan lingkar kelurahan Sukaraja di lahan 4 hektar.

Jumlah usulan ini adalah data valid yang telah disinkronkan melalui Dinas Sosial dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Prabumulih.

Turut hadir mendampingi Walikota Prabumulih yakni Kadin Perkim, Kepala BAPPEDA dan Kabag Protokol (tau/SN)

Share:

Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi Pantau Posko PPKM Mikro di 6 Desa


PALI. SININEWS.COM Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah Bumi Serepat Serasan telah berjalan dan posko PPKM telah didirikan di masing-masing desa agar pencegahan covid-19 bisa terpantau. 


Agar pelaksanaan PPKM skala mikro berjalan sesuai harapan, Unit Binmas dan  Bhabinkamtibmas dari Polsek Talang Ubi melalui beberapa personilnya terdiri dari Iptu Rusdan, Aipda M joko, Bripka Leo Pelani SH Bhabinkamtibmas  Polsek Talang Ubi pada Kamis (27/5/21) sejak pukul 09.00 WIB memantau posko yang telah didirikan di enam desa dalam wilayah kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 

Dijelaskan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution bahwa personilnya datangi posko PPKM skala mikro dalam rangka melaksanakan pengecekan kesiapan posko PPKM di desa-desa kecamatan Talang Ubi dan memberikan himbuaan tentang prokes dan panel data posko PPKM.

"Kami juga memasang spanduk areal wajib masker. Kemudian untuk
 didatakan warga luar yang masuk ke desa agar wajib melapor kepada RT dan RW atau kepala dusun," terang Kapolsek Talang Ubi. 

Adapun posko PPKM skala mikro yang didatangi hari ini adalah 
1.Desa Talang Bulang
2.Desa Burge Darat 
3.Desa Benuang 
4.Desa Karta Dewa 
5.Desa Sinar Dewa 
6.Desa Panta Dewa  

"Situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri, SH Berikan Langsung Bantuan Langsung Tunai Di Desa tanjung Telang


 PRABUMULIH, Sininews.com -- Wakil Walikota Prabumulih, H. Andriansyah Fikri, SH bersama OPD terkait hadiri dan berikan langsung Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat, Kamis (27/05)

Penyerahan dana desa BLT tersebut merupakan penyaluran tahap Pertama zdesa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Sebanyak 228 KPM dari jumlah warga yang terdata dengan total pengeluaran dana sebanyak Rp 68.400.000 (enam puluh juta empat ratus ribu rupiah).

“Hari ini yang kita distribusikan kepada masyarakat sebanyak 68 juta 400 ribu rupiah, dengan jumlah KPM sebanyak 228 sesuai dengan data yang didapat dari hasil musyawarah desa dengan BPD, dan tiap keluarga mendapatkan BLT sebesar 300 ribu rupiah”, ujar kepala Desa Tanjung Telang Rudiyanto Saat di bincang.

Lanjutnya, Rudiyanto juga menjelaskan untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai pada sebelumnya biasanya tiga bulan sekali namun beda untuk tahun 2021.

“Kalau sebelumnya penyaluran BLT per tiga bulan sekali, tapi untuk tahun 2021 ini akan didistribusikan setiap bulannya. Nanti dari desa membuat pengajuan lalu di proses dan begitu turun akan didistribusikan kepada warga yang berhak menerimanya,” jelasnya.

Ditambahkannya lagi bahwa masyarakat yang menerima ini memang sudah di survey sebelumnya oleh pemerintah desa, BPD dan Relawan yang membantu dalam pengecekan ke rumah-rumah warga.

Sementara itu Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri dalam kesempatannya hadir di balai desa, beliau juga mengunjungi posko Covid-19 memberikan pengarahan kepada masyarakat desa agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan menerapkan 5M.

“Tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, membiasakan diri mencuci tangan dan memakai masker serta mencuci tangan dengan disinfektan. Namun jika ada yang terkena Covid jangan pula dikucilkan, karena akan menimbulkan dampak sosial bagi yang mengalaminya,” ungkap Fikri seraya ngobrol santai dengan segenap masyarakat yang berkumpul. (AA/SN)


Share:

Samsat Corner diresmikan, Bayar Pajak Biso di Pasar PTM

 

FOTO : TAUFIK JAYA / Wawako Prabumulih H.Andriansyah Fikri,SH didamping Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, Ka.UPTB Samsat Prabumulih Ariswan memotong pita peresmian samsat corner, kamis (27/5)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Wakil Walikota (Wawako) Kota Prabumulih H.Andriansyah Fikri, SH resmikan Samsat Corner di Pasar Modern Prabumulih (PTM) yang merupakan Inovasi dari UPTB Samsat Prabumulih, kamis (27/5/21).

 

Samsat Corner yang juga bekerjasama dengan Bank Sumsel Babel untuk pembayarannya itu membuka cabangnya di pasar PTM itu diharapkan dapat membantu masyarakat Prabumulih dalam melakukan pembayaran seperti pajak mobil motor dan lainnya.

 

Dalam acara tersebut turut hadir Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, Sik,SH, Pimpinan Cabang Bank Sumsel Prabumulih Tian Kadaumpu Yamin, Kejari Prabumulih dan tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya Wawako Andriansyah Fikri menjelaskan Samsat Corner bertujuan memudahkan masyarakat dalam membayar kendaraan bermotor ,disisi lain juga di harapkan dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Masih kata Fikri, dana bagi hasil minyak dan gas sudah tidak lagi menjadi primadona sebagai sumber pendapatan hasil daerah mengingat ditengah harga minyak yang rendah seperti ini karenanya pemerintah mengenjot dari berbagai sektor pemasukan lain seperti pajak retribusi parkir dan lain sebagainya.

 

Sementara itu, Kepala UPTB Samsat Kota Prabumulih, H Ariswan Naronim menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas diresmikan nya program inovasi samsat corner di pasar PTM Prabumulih. Keberadaan kantor samsat corner di Pasar Tradisional Modern 1 ( PTM) ini diharapkan dapat membantu mempermudah masyarakat Prabumulih dalam membayar kendaraan bermotor.

 

“Kita berharap dengan adanya Samsat Corner yang didirikan di pasar PTM 1 Prabumulih bisa memperlancar masyarakat untuk membayar pajak motor dan lainnya” paparnya.

 

Lebih lanjut, Ariswan menerangkan bahwa kantor samsat corner membuka pelayanan dari Senin hingga jumat mulai pukul 8.00 Wib-14.00 Wib, Sementara untuk pelayanan lainnya masih di kantor  pusar pelayanan samsat di Pangkul Kecamatan Cambai. (tau/sn)

Share:

Atasi Sampah, DLH PALI Segera Dirikan UPTD


PALI. SININEWS.COM --  Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan dalam mengatasi permasalahan sampah hingga pelosok di Bumi Serepat Serasan untuk jangka panjang pihaknya bakal membangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengelolaan sampah di tiga kecamatan.


Dimana, rencana tiga UPT tersebut akan didirikan di Kecamatan Tanah Abang, Abab dan Penukal. Sehingga, nantinya warga tidak membuang sampah sembarangan, yang mampu merusak lingkungan disekitar.


Sunardin mengatakan wacana tersebut akan di buatkan payung hukumnya berupa peraturan daerah (Perda) sehingga sampah yang menumpuk sembarangan bisa teratasi.


"UPT ini program jangka panjang kita, karena memang pengelolaan sampah ini memang harus ada di setiap kecamatan. Sehingga, sampah warga bisa terkelola dengan baik," ujarnya.


Diakuinya, bahwa pihaknya saat ini memang mengalami kekurangan petugas dalam mengelola sampah ini, dan juga kekurangan jumlah armada angkut untuk mencover seluruh wilayah Kabupaten PALI.


"Petugas dan armada kita memang terbatas. Karena, untuk mencari petugas yang bisa disiplin butuh waktu. Karena, apabila tidak disiplin, maka pengelolaan sampah tidak akan baik," pungkasnya. 


Atas wacana itu, Sahari, warga kecamatan Penukal menyambut baik rencana Pemkab PALI melalui Dinas LH PALI. Sebab menurut Sahari bahwa saat ini di sejumlah desa, sampah menumpuk di pinggir jalan. 


"Tentu saja, dengan adanya UPT, sampah ada yang mengelola dan mengangkut ke tempat pembuangan sampah. Sehingga akan mengurangi tumpukan sampah," katanya. (sn/perry)

Share:

Ir Hj Sri Kustina Sosialisasikan 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Bangun sumber daya daerah agar seluruh penyelenggara pemerintahan dalam proses membangun daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa, Anggota DPR/MPR-RI Ir Hj Sri Kustina menggelar sosialisasi 4 Pilar Kehidupan berbangsa dan bernegara di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selasa (25/5/21) di kebun Buah Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya. 


Kegiatan tersebut dihadiri kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kabupaten PALI, Camat Talang Ubi serta sejumlah OPD dan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Dimana  seluruh yang hadir wajib menggunakan masker, tempat duduk diberi jarak serta wajib mencuci tangan sebelum masuk ke lokasi dan di cek suhu tubuhnya. 



Dikatakan Ir Hj Sri Kustina bahwa kegiatan itu dilaksanakan selain membangun sumber daya daerah juga sebagai upaya untuk menangkal budaya negatif dari era globalisasi, yaitu era dimana semua informasi terhubung dengan mudah dan cepat yang masuk hampir ke semua generasi bangsa. 


"Terutama pada kalangan anak muda yang merupakan generasi penerus harapan bangsa dan negara," ujar anggota DPR/MPR-RI periode 2019-2024 dari partai Nasdem Dapil Sumsel 2 yang meliputi 11 kabupaten/kota di provinsi Sumatera Selatan salah satunya adalah kabupaten PALI. 


Dijelaskan Istri Bupati PALI terpilih H Heri Amalindo bahwa pelaksanaan sosialisasi 4 pilar MPR-RI yang dilaksanakan di kabupaten PALI itu berdasarkan undang-undang no 17 tahun 2014 tentang MD3 (MPR, DPR, DPRD PROVINSI, DPRD KABUPATEN/KOTA).



"Pada pasal 2 menyatakan bahwa anggota MPR-RI terdiri dari anggota DPR-RI dan anggota DPD-RI yang dipilih melalui Pemilihan umum. Pada pasal 5 UU no 17 tahun 2014 tentang MD3 ini juga menyatakan anggota MPR-RI mempunyai tiga tugas utama, yaitu memasyarakatkan ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila UUD negara RI 1945 ,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika serta menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan UUD negara RI tahun 1945," jelasnya. 


Oleh karena itu, ditambahkan Ir Hj Sri Kustina bahwa pelaksanaan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilaksanakan dirinya juga seluruh anggota MPR-RI menunjukkan tanggung jawab bersama dalam memberikan pemahaman tentang nilai-nilai luhur bangsa. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts