Pemkot Gelar Syukuran Atas Pembangunan Jembatan Flyover Patih Galung

 

FOTO : TAUFIK / sininews.com : Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM didampingi Balai Besar Pelaksaan Jalan Nasional Sumsel Ir.Kgs Saiful Anwar (putih) dalam proses penyembelihan sapi, selasa (13/7/21)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pemerintah Kota Prabumulih gelar Syukuran dan Do'a bersama dalam rangka pelaksanaan pembangunan Flyover di Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat oleh Kementerian PUPR RI dengan APBN tahun 2020 di Jalan Jenderal Sudirman (Jensu) Depan SMP Negeri 4 Prabumulih, selasa (13/7/21).

 

Pembangunan Flyover pertama di Kota Prabumulih dengan anggaran sebesar Rp.80.696.388 Miliar itu ditargetkan selesai pengerjaannya pada November 2022 mendatang dengan panjang bangunan berkisar 350 meter.

 

Dalam kegiatan tersebut Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM dalam sambutannya mengatakan proses perjuangan pembangunan Flyover sangatlah panjang butuh waktu 8 tahun untuk bisa meminta bangunan tersebut hingga saat pembebasan lahan warga yang menjadi titik pembangunan jembatan layang pertama di Kota Prabumulih.

 

“ini perjuangan kita lebih kurang 8 tahunan, menjawab tantangan warga yang meminta keseimbangan pembangunan didaerah Prabumulih” jelas Ridho sapaan akrabnya seraya mengatakan kebutuhan akan Flyover di Rel Patih Galung sangat mendesak karena Doble Trek kereta api sehingga membuat jalanan macet.

Lebih jauh Ridho memaparkan jika Pemerintah Kota Prabumulih telah lebih dulu membuat Rancangan Anggaran Pembangunan (RAP) jembatan Flyover dengan lahan yang sudah siap bangun sehingga pengajuan ke Pemerintah Pusat mudah direalisasikan.

 

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumaters Selatan (sumsel) Ir.Kgs Saiful Anwar MT mengatakan pembangunan Flyover Patih Galung merupakan pembangunan yang pertama diantara 12 Flyover Perlintasan Kereta Api yang diperlukan di Sumsel.

 

“Flyover ini pertama dibangun diantara 12 tempat lainnya di sumsel, dan Prabumulih berhasil dibangun lebih dulu” tutur Saiful

 

Di Sumatera Selatan ada sebanyak 12 lokasi perencanaan pembangunan Flyover perlintasan kereta api dan Kota Prabumulih berhasil mendapatkan kesempatan pertama dalam pembangunan.

 

Pembangunan Flyover yang telah dikebut sebulan lalu itu sudah selesai tahan Pembersihan lahan yang nantinya akan dikerjakan oleh PT. Ricky Kencana Sukses Mandiri (RKSM) yang ditargetkan selesai pada November 2022 mendatang.

 

Dalam acara tersebut Walikota Prabumulih gelar potong seekor sapi besar dan bacakan yasin bersama di lokasi Pembangunan Flyover sebagai bentuk syukur atas kelancaran dalam proses pembanganan jemabatan flyover pertama di Prabumulih. (tau/sn)

Share:

Sekwan PALI tahun 2017 Divonis 15 Tahun Penjara


Foto. Kajari PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyebut bahwa kasus dugaan penyalahgunaan anggaran pada Sekretariat Dewan kabupaten PALI tahun 2017 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 7 milyar lebih telah diputus vonisnya pada sidang putusan yang digelar di pengadilan Tipikor Palembang Senin (12/7/21) kemarin.

Dimana pada kasus tersebut, Kejari PALI menetapkan dua orang tersangka, yakni mantan Sekwan PALI Arif Firdaus dan mantan bendahara Mujarab. 

Hasil sidang putusan itu dikemukakan Agung Arifianto, kepala Kejari PALI bahwa terdakwa Arif Firdaus, mantan Sekwan PALI divonis 15 tahun penjara denda Rp 500 juta subsider 10 bulan serta uang yang harus dikembalikan Rp 6,1 milyar.

"Putusan itu sudah inkrah, namun memang terpidana Arif Firdaus masih DPO, tapi akan kita kejar terus berikut asset yang masih dimiliki. Sementara untuk terdakwa Mujarab, divonis 7 tahun 6 bulan penjara," tandas Kajari, Selasa (13/7/21).

Sedangkan kasus yang masih dalam penyelidikan khusus disebutkan Agung Arifianto adalah kasus dugaan penyalahgunaan anggaran pada Sekwan tahun 2020.

"Tunggu saja waktunya, kasus itu masuk dalam penyelidikan khusus," tukasnya. 

Dijelaskan Agung Arifianto, untuk kasus normalisasi sungai Abab, pihaknya belum menahan tiga tersangka yang telah ditetapkan. 

"Para tersangka belum dilakukan penahanan, dan selama ini masih kooperatif. Saat ini berkas sudah dijilid tinggal lagi expose dengan inspektorat untuk menentukan jumlah kerugian negara," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Makanan Khas Kota Prabumulih Hadir Di Indomaret, Pemerintah Kota Prabumulih Kerjasama Dengan PT Indomarco Prismatama Dalam Memasarkan Produk Hasil UMKM Kota Prabumulih


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Untuk memperkenalkan makanan khas kota Nanas Wali Kota Prabumulih Ir H.Ridho Yahya optimis makanan khas Kota Prabumulih yang dipasarkan di Indomaret mampu bersaing dengan makanan lainnya.

Tak hanya hanya itu, dengan memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indomaret merupakan langkah awal untuk masyarakat Kota Prabumulih dapat mengetahui produk hasil UMKM Kota Prabumulih serta menghidupkan UMKM yang di fasilitasi Pemerintah 

"Untuk menghidupkan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang difasilitasi pemerintah. Ini merupakan awal mula supaya masyarakat luar Prabumulih bisa mengetahui makanan khas kota Prabumulih," ucap  Wali Kota Prabumulih Ir H. Ridho Yahya, usai launching makanan khas di Indomaret, Selasa (13/7/2021).

Dengan kerja sama tersebut, lanjut Ridho, diharapkan bisa menumbuhkan nilai ekonomi masyarakat. "Kedepannya makanan khas Prabumulih dapat di jumpai di Idomaret yang ada di Indonesia," harapnya.

Sementara, Deputi Manager Indomarco Sumsel Firman Maulana menyebutkan, ada beberapa makanan khas yang kita pasarkan melalui indomaret yang ada di kota Prabumulih. "Untuk sekarang baru enam produk yakni ubi unggu, wajik nanas, pangsit nanas, kue selai nanas, krepek wartel, pangsit wortel," ucap dia.

Dikatakan Firman, produk yang ada di Indomaret bukan hanya sekedar dipasarkan atau dijual. Namun harus memenuhi berbagai ketentuan atau syarat yang telah ditetapkan.

"Ada syarat dan ketentuan yang harus di penuhi terlebih dahulu supaya bisa kerja sama. Seperti, lebel kadarluarsa, lebel halal, dan izin dari IRP dinas perdagangan," ucapnya.

"Jika bagus tidak menutup peluang kita untuk menambah produk memasarkan di luar Kota Prabumulih dan ini bisa disebutkan sebagai langkah awal. Terpenting kerjasama baik, tidak ada masalah dengan pihak UMKM, dan tentunya penjualan  lancar," pungkasnya. (AA/SN)

Share:

Pasal Kembali Pelaksanaan Belajar Online, Ini Penjelasan Kadisdik Kota Prabumulih


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pelaksanaan belajar dari rumah atau Daring (Online), hari ini mulai diberlakukan Pemerintah Kota Prabumulih. 

Hal itu menyusul setelah dikeluarkannya Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 420/038/Disdik SS/2021 Tentang Penyelenggaraan pembelajaran Tatap Muka Terbatas, dan arahan Wali Kota Prabumulih terkait penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Ya kita kembali Daring lagi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Kusron S.Pd M.Si, saat dihubungi media ini, Selasa (13/07) pagi, terkait beredarnya selebaran surat pemberitahuan penyelenggaraan pembelajaran daring yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Prabumulih.

Kusron juga membantah, jika pemberlakuan kembali pembelajaran daring untuk seluruh sekolah dilakukan karena adanya pemberlakuan PPKM Mikro dan status zona merah.

“Yang jelas kita itu menghormati dan memerhatikan surat edaran gubernur, baru menerima surat edaran dari Gubernur, bahwa kita untuk sementara Sumatera Selatan ini, apa belajar dari rumah gitu,” ucap Kusron, lewat via ponsel.

Lebih lanjut, dia juga menyebutkan, bahwa diberlakukannya kebijakan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan rapat bersama Wali Kota Prabumulih, usai menerima surat edaran gubernur tersebut, pada Senin (12/07) kemarin.

Disinggung soal sampai kapan kebijakan itu diterapkan di Prabumulih, dijelaskan Kusron, pihaknya belum mengetahui pasti karena menunggu surat edaran Gubernur Sumsel itu kembali dicabut.

“Kita menunggu surat anu lagi, kalu sudah ada pencabutan dari Gubernur, ya baru kita itu (pembelajaran tatap muka) lagi,” tandasnya, mengakhiri wawancara dengan media ini.

Sebelumnya, pasca penyampaian Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya soal akan kembali memberlakukan Pembelajaran lewat daring, setelah sempat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pada Senin (12/07) sorenya beredar Surat Pemberitahuan tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Daring dari Dinas Pendidikan Kota Prabumulih di sejumlah media sosial.

Dalam surat dengan Nomor : 420/ 1147/Disdikbud PBM/2021, yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah PAUD, TK dan SMP baik swasta dan Negeri dan ditandatangani langsung Kepala Dinas Pendidikan Prabumulih disebutkan, bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di kota Prabumulih, yang baru dilaksanakan 12 Juli 2021 untuk selanjutnya ditunda sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

Kemudian disebutkan juga bahwa pembelajaran dilanjutkan dengan pembelajaran jarak jauh (Daring/Online).

Share:

Rumah Pintar Desa Talang Bulang Solusi Anak Untuk Belajar Bersama dengan Prokes Ketat


PALI. SININEWS.COM -- Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting yang menjadi tolak ukur dan juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, untuk meningkatkan SDM yang mumpuni dan mandiri ditengah pandemi covid-19 yang saat ini masih merajalela, Desa Talang Bulang kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI mendirikan rumah pintar.


Dimana rumah pintar ini difungsikan sebagai sarana anak-anak untuk belajar tetapi tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan dan membatasi jumlah anak yang belajar atau les di rumah pintar itu. 

Dikatakan Menriadi, kepala desa Talang Bulang bahwa keberadaan rumah pintar itu berdiri atas inisiasi Ketua TP.PKK kabupaten PALI Ir Hj Sri Kustina yang kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah desa tersebut. 

"Sekolah tatap muka saat ini masih dibahas pemerintah kabupaten PALI, apakah akan diberlakukan atau ditunda karena pandemi covid-19 masih terjadi. Namun untuk menambah pengetahuan anak-anak usia pelajar dari PAUD sampai SMA, rumah pintar menjadi solusi untuk menjadi tempat belajar bersama namun dengan prokes ketat," ujar Kades, Senin (12/7/21).

Ditambahkan Kades bahwa hadirnya rumah pintar sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat di sektor pendidikan ditengah pandemi karena saat ini anak-anak belajar secara online yang tentunya daya tangkap anak terhadap pelajaran kurang maksimal.

"Nah dengan adanya rumah pintar ini anak-anak bisa les bersama yang kebetulan saat ini ada beberapa mahasiswa dari Unsri yang tengah melakukan KKN, tentunya, anak-anak tidak belajar sendiri tapi dipandu oleh mahasiswa tersebut. Dengan adanya mahasiswa yang membimbing anak-anak les bisa menambah pengalaman dan keterampilan yang diajarkan mahasiswa," tukasnya. 

Untuk mendukung proses les di rumah pintar  Kades berencana memasang jaringan internet atau Wi-Fi secara gratis.

"Rumah pintar ini terbuka untuk umum, jadi bukan hanya anak usia sekolah saja, tapi lebih dari itu, masyarakat bisa belajar di rumah pintar. Hanya saja tetap patuhi protokol kesehatan. Dan Insyaallah apabila dana desa tahap berikutnya sudah disalurkan, kami akan pasang jaringan internet secara gratis agar proses belajar di rumah pintar semakin maksimal," tuturnya. (sn/perry)
Share:

Tatap Muka Terbatas. Di Setop, Ridho :Kita Harus Patuh Dengan Surat Gubernur.


PRABUMULIH, SININEW.COM -- Pemerintah Kota Prabumulih resmi langsungkan metode belajar tatap muka terbatas di Sekolah, dan selalu mengutamakan disiplin Protokol Kesehatan serta mengatur jadwal jam belajar para siswa lebih dipersingkat.

Namun,walaupun telah berjalan metode tatap muka ini nampaknya akan dikaji ulang dan dievaluasi kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Hari ini sekolah di Prabumulih mulai melaksanakan belajar tatap muka,namun sepertinya metode ini akan kita tunda kembali,” sebut Wali Kota (Wako) Ir. H Ridho Yahya MM usai melangsung rapat di Lantai 1 Gedung Pemkot, Senin (12/07).

Lanjut Wako Ridho Yahya akunya telah ada Surat Edaran dari Gubernur Sumsel terkait metode belajar dan mengajar, akhirnya beliau menegaskan mulai besok sekolah tatap muka distop dan akan mulai belajar Dalam Jaringan (Daring).

“Walau surat dari Menteri Pendidikan belum dicabut,tapi kita harus patuh dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh bapak gubernur. Mulai besok anak belajar dirumah atau dalam jaringan,” tungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Kusron mengatakan secepatnya akan mengambil tindakkan.

“Secepatnya akan kita informasikan ke pihak pihak sekolah, lebih lanjut sesuai arahan bapak Walikota bahwasanya metode tatap muka distop dan kembali Daring dirumah akan diberlakukan besok,” pungkasnya.

Share:

Meminjam Tanpa Mengembalikan, Heri Berhasil Di Amankan


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Unit Reskrin Polsek Prabumulih Barat berhasil mengamankan Heriansyah (24) warga Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan pelaku penggelapan sepeda motor, Senin (12/07).

Heri yang meminjam Sepeda motor jenis Vixion warna Hitam dengan Nomor Polisi BG 2524 CS dengan alasan membeli minum namun tak kunjung kembali.

Atas kejadian tersebut Riyon yang rugi Rp 16.000.000 (enam belas juta rupiah) berinisiatif untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Prabumulih Barat.

Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat yang di pimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Darmawan, SH yang mendapatkan informasi Heri yang sedang berada di kawasan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih langsung menuju ke tempat Heri.

Sekira Pukul 14.30 WIB pada Sabtu (10/07) Heri berhasil di amankan oleh tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat, selanjutnya Heri Di bawa ke Polsek Prabumulih Barat guna di lakukan penyelidikan. (Ari/SN)

Share:

Ridho Yahya Geram Perihal Sengketa Pagar Beton Satu Meter


PRABUMULIH, Sininews.com – Perihal Sengketa Pagar beton yang menghalangi Rumah warga di Jl Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur membuat Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM menjadi geram.

“Kalau mereka tidak memiliki izin berarti mereka tidak berhak mendirikan bangunan di situ (perumahan, red),” tegas Ridho kepada wartawan, Senin (12/7).

Pagar beton yang didirikan setinggi satu meter itu nampaknya berbuntut panjang, bagaimana tidak?, Deplover perumahan yang membangun pagar itu terancam kasus baru. Oknum Deplover tersebut tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Prabumulih

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu mengungkapkan akan menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil Dinas PMPTSP, Lurah dan camat. “Kita akan tanyakan kenapa kok membangun tanpa izin, apakah ada permainan dan sebagainya. Ini akan kita pelajari dulu,” tegasnya.

Ridho mengatakan developer baru boleh membangun setelah ada izin. “Ini bukan menghambat, silahkan tapi harus ada izin. Mereka harus memenuhi syarat, fasilitas, berapa jarak harus dipenuhi dan bahkan ditandatangani di depan saya karena kita ingin yang diberi izin itu benar-benar tidak merugikan dan berdampak negatif bagi lingkungan sekitar perumahan,” tukasnya.(Aa/sn)



Share:

Rapat Paripurna Digelar, Fraksi DPRD PALI Sampaikan Pandangannya


PALI. SININEWS.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menggelar rapat paripurna membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI tahun anggaran 2020 Senin (12/7/21) dengan agenda menyampaikan pemandangan umum fraksi DPRD PALI.


Pada paripurna itu, Fraksi partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten PALI yang disampaikan Suarno SE, meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mengalihkan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PALI, dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


"Tentu, akibat wabah pandemi covid-19 banyak anggaran dari pemerintah pusat yang dipangkas. Untuk itu, kami dari fraksi partai Golkar menyarankan agar mengalihkan sumber pendapatan daerah ke PAD, seperti pajak dan retribusi lainnya," ujar ketua DPD Partai Golkar kabupaten PALI, itu. 


Selain itu, Suarno juga meminta kepada jajaran eksekutif Pemkab PALI, untuk benar-benar memperhatikan skala prioritas dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas dalam merencanakan anggaran. 


"Dalam merencanakan kemudian melaksanakan, tentu harus diperhatikan skala prioritas dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas. Agar proses pelaksanaan dari apa yang sudah direncanakan bisa terlaksana dengan baik," pungkasnya. 


Sementara itu, fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti tentang buruknya jaringan internet di wilayah Buki Serepat Serasan. Hal itu disampaikan Apias, anggota fraksi PKS meminta agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten PALI, untuk melakukan inventaris kendala jaringan internet yang buruk. 


"Sinyal masih lelet dan lambat, bahkan ada beberapa wilayah yang belum tersentuh jaringan internet. Untuk itu, kami sarankan untuk mendata kendala sinyal yang terjadi di kabupaten PALI, kemudian disampaikan kepada pihak provider, agar segera dibenahi. Sehingga kabupaten PALI bisa terwujud kabupaten digital," ungkapnya. 


Rapat paripurna VII DPRD PALI, dalam rangka Penyampaian Pemandangan Umum anggota Dewan atas nama fraksi-fraksi, terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kabupaten PALI, tahun anggaran 2020, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD PALI, Irwan, ST.


Selain itu, hadir Wakil Bupati PALI, Drs. H. Soemarjono, 13 anggota DPRD PALI, Sekda PALI, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI. Rapat paripurna juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19.


Penyampaian pemandangan fraksi, dimulai dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang disampaikan oleh H. Kristian. Kemudian pemandangan fraksi partai Golkar, yang disampaikan oleh Suarno, pemandangan fraksi partai Demokrat disampaikan oleh M. Budi Hoiru, pemandangan fraksi partai Keadilan Sejahtera (PKS) disampaikan oleh Afias, serta pemandangan umum fraksi gabungan Gerakan Nasional Pembangunan Indonesia Bintang Kerakyatan (Ganas Bersaudara) yang disampaikan Aswawi Mansyur. (sn/perry)

Share:

Percepat Kuasai Bahasa Inggri, Pemkot Jalin Kejasama Dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih akan menjalin kerjasama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang dalam rangka mempercepat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru lingkungan Pemkot untuk menguasai Bahasa Inggris. Hal itu diungkapkan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM usai mendengarkan paparan Danlanal Palembang, Kolonel Laut Filda Malari, tentang Indonesia Brain Camp, di ruang rapat pemkot prabumulih, Senin (12/07).

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan,  menyambut baik kerjasama tersebut bahkan pihaknya segera menyiapkan MoU. Bahkan orang nomor satu di Kota Prabumulih itu mengatakan, akan menyiapkan anggaran melalui APBD jika hal itu dibutuhkan.

“Hari ini kita didatangi Danlanal Palembang kolonel Filda, beliau ini berbagi itukan penting. Beliau pronya berbagai keahlian salah satunya mengajari kita mempercepat menguasai bahasa, kebetulan saat ini bahasa inggris, makanya kita sepakat dan merespon positif, insya Allah ini akan mendatangkan sesuatu hal yang baik,” ujar Ridho sembari mengaku salut dengan danlanal yang jauh-jauh datang ke Prabumulih untuk berbagi ilmu.

Dikatakannya, kerjasama tersebut dalam rangka untuk mempercepat pekerja di lingkungan Pemkot Prabumulih dalam hal menguasai sesuatu, dalam hal ini akan difokuskan terlebih dahulu untuk penguasaan Bahasa Inggris.

Sementara, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP mengatakan, bentuk kerjasama akan dibicarakan lebih lanjut dengan Pemkot Prabumulih. “Yang jelas kami IBC siap membantu,” ucapnya.

Dijelaskannya,  Indonesia Brain Camp tidak hanya mengajar Bahasa Inggris tapi mengajar bagaimana menguasai sesuatu. “Kita pun harus fokus, karena fokus nya pertama mungkin kita fokuskan ke Bahasa Inggris. Insyaallah tidak hanya dari ASN, wartawan, guru dan kepsek bisa ikut ambil bagian,” tuturnya.

Dikatakannya, metode Indonesia Brain Camp  merupakan penemuan dirinya sendiri dimana pada tahun 2002 dia belajar tentang neurosains bagaimana orang itu bisa mempertahankan memori dalam ingatannya.  “Jadi informasi itu bisa dipertahankan sehingga tidak mudah lupa,” ungkapnya.

Ditanya apa tujuan dari pembelajaran itu, Filda menutirkan, pihaknya mempunyai cita-cita bagaimana supaya guru tidak dari luar lagi tapi dari Prabumulih sendiri.


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts