PALI. SININEWS.COM -- Aksi bejat terjadi di wilayah Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tidak tanggung-tanggung korbannya berjumlah tiga orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar serta pelakunya pun bukan dari kalangan muda tapi sudah bau tanah, yakni kakek sudah uzur berinisial R berusia 76 tahun asal desa tersebut.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Tiga Bocah Diduga Dicabuli Lansia, Tersangka Diancam 15 Tahun Penjara
PALI. SININEWS.COM -- Aksi bejat terjadi di wilayah Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tidak tanggung-tanggung korbannya berjumlah tiga orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar serta pelakunya pun bukan dari kalangan muda tapi sudah bau tanah, yakni kakek sudah uzur berinisial R berusia 76 tahun asal desa tersebut.
Kundapil ke Kabupaten OKU, Ir Hj Sri Kustina Serap Aspirasi Warga Desa Merbau
Bahkan bukan hanya menyerap aspirasi dari masyarakat, anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan II yang terdiri dari 11 kabupaten/kota itu juga memberikan saran juga masukan serta tak pernah absen memberikan bantuan pada setiap kunjungannya kerjanya ke Dapil dirinya terpilih, berupa beras dan dana pembinaan kepada kelompok usaha.
Salah satu contoh saran yang disampaikan istri Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu yang cukup menginspirasi masyarakat adalah saat anggota Dewan Pusat itu menyambangi Desa Merbau kecamatan Lubuk Batang kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Sabtu (18/9/21) lalu.
Yakni saat mendengarkan keluhan masyarakat Desa Merbau terkait harga getah karet yang anjlok, Ir Hj Sri Kustina menyarankan agar masyarakat aktif mencari solusi agar ekonomi masyarakat yang sebagian besar berkebun karet tidak hanya bergantung pada satu komoditi saja, seperti memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami sayur atau buah-buahan.
"Dari data yang kami terima, Desa Merbau terdiri dari 542 KK dan 1.915 jiwa dengan mata pencaharian
penduduk yang utama adalah petani karet. Masyarakat mengeluhkan anjloknya harga karet sehingga mempengaruhi semua sektor kehidupan
masyarakat. Tentu saja, banyak cara untuk meningkatkan perekonomian
masyarakat. Contohnya bercocok tanam dipekarangan rumah dengan berbagai jenis sayuran atau beternak ayam maupun kambing atau sapi. Dalam meningkatkan harga getah, masyarakat harus lebih produktif dalam memasarkan hasil pertanian mereka. Dengan itu akan mempengaruhi penambahan demand karet," paparnya.
Disamping adanya keluhan anjloknya harga karet, Ir Hj Sri Kustina juga menemukan masalah pengurusan administrasi kependudukan, seperti KTP elektronik dan administrasi kependudukan lainnya yang pelayanannya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dalam mengurus Administrasi kependudukan, masyarakat biasanya masih dibantu RT atau kepala dusun dalam proses pengurusan ke kabupaten karena belum ada sistem online serta jarak menuju kabupaten cukup jauh. Meskipun ada sistem online, akses internet di desa Merbau belum lancar.
"Menyikapi masalah itu, kami meneruskan keluhan masyarakat ke Badan Aksesabilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di bawah naungan KEMKOMINFO. Dimana pada kementerian ini telah menyediakan infrastruktur pengadaan akses internet dan penyediaan Base Tranceiver station (BTS). Pemda juga dalam hal ini dapat membuka laman pasti.baktikominfo.id untuk pengajuan akses internet di daerah," urainya.
Pada pertemuan dengan masyarakat Desa Merbau, Ir Hj Sri Kustina juga menemukan adanya permasalahan surat sertifikat kepemilikan tanah. Ada beberapa warga desa Merbau
menemui kendala dengan status tanah yang berdekatan dengan hutan kawasan yang dikelola oleh PT MHP sehingga saat pengurusan surat diklaim termasuk hutan kawasan. Tetapi untuk atasi masalah itu, sudah diurus dari kementrian tinggal menunggu SK Tora/pelepasan tanah turun.
Dalam kepengerusan sertifikat kepemilikan tanah, Hj Sri Kustina
mengharuskan warga untuk intens dalam memfollow up SK pelepasan tanah di pemerintah daerah. Juga pemerintah daerah sebagai pelayan masyarakat harus sering memfollow up SK TORA/ Pelepasan tanah tersebut di pemerintah pusat. Hal ini untuk menghindari mengambangnya status kepemilikan tanah warga di kemudian hari Wakil rakyat yang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat itu juga mendengar penyampaian kendala untuk proses IB (Inseminasi Buatan) pada sapi. Mengingat masa IB sapi yang singkat (12jam), sering terkendala lamanya petugas inseminator yang datang, karena petugas datang dari kabupaten yang jaraknya cukup jauh, sekitar 1 jam perjalanan. Sehingga masa IB/birahi sapi sudah terlewatkan yang menyebabkan proses IB sering tidak berhasil.
Untuk mengakali kendala tersebut Hj. Sri Kustina menyarankan untuk memanfaatkan masa birahi sapi tersebut. Karena pada masa birahi, liang leher rahim sapi (SERVIX) terbuka. Apabila metode masa inseminasi buatan dalam jangka waktu 12 jam tidak berhasil, maka bisa menggunakan metode IB di jangka waktu 18 atau 24 jam sesudah birahi.
Yang terakhir pada pertemuan itu, Hj Sri Kustina menanggapi kebutuhan kelompok tani yang membutuhkan bantuan alat mesin pertanian. Karena kelompok sudah mengajukan proposal ke dinas terkait tetapi belum ada tindak lanjut.
"Dalam hal ini, kami akan berkoordinasi langsung dengan dinas terkait, dalam hal ini adalah Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu. Hal ini untuk
memastikan apakah proposal yang diajukan tersebut diproses atau belum," ujarnya. (sn/perry)
Nyanyian Pelaku Jambret HP Seret Teman Kepolsek Timur Prabumulih
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Berdasarkan hasil pengembangan terhadap tersangka pencurian Handphone (HP) Vivo V7 milik EF (58) seorang guru (PNS) di lingkungan Pemkot Prabumulih. Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur dipimpin Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin,SH kembali berhasil amankan tersangka, Senin (20/9/21).
PELAKU PENCURIAN PADA GURU SAAT DI TAMAN MURNI BERHASIL DI AMANKAN
PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Ardi (22) warga Desa Petar Dalam Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim berhasil di amankan Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur yang di back up Tim Opsnal Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, Senin (20/09).
Balap Liar di Eks Lapter Stanvack Telan Korban, Dua Remaja Tewas
PALI. SININEWS.COM -- Aksi Balap liar kendaraan bermotor yang dilakukan kalangan remaja di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berujung maut.
Pasalnya, balap liar yang dilakukan kalangan remaja di eks bandara Stanvac kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI ini menelan korban jiwa, dan lima lainnya mengalami luka dan patah tulang.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, ada dua orang remaja usia belasan tahun asal kecamatan Penukal yang tewas dan lima dilarikan kerumah sakit.
Kejadian pada Minggu sore (19/9/2021) sekitar pukul 16.30 WIB, saat sekumpulan remaja adu nyali dengan kuda besinya di lapangan eks bandara stanvac, yang kerap dijadikan sirkuit balapan liar itu.
"Mereka startnya berlawanan, jadi beradu kambing, yang dua ninggal itu yang adu kambing. Saat itu kami akan memutar motor, tetapi terkena lemparan sepeda motor yang adu kambing," jelas salahsatu korban yang terkena lemparan motor, FR (15) saat menjalani perawatan di RSUD Talang Ubi.
Sementara, petugas RS menyebutkan bahwa dua korban balap liar yang dibawa ke RS sudah tidak bernyawa.
"Sampai disini sudah tidak ada (meninggal, red), kita tidak tahu korban meninggal ditempat atau dijalan. Keduanya langsung dibawa pihak keluarga kerumah duka," jelas dr Puri
Hingga saat ini, kelima korban masih menjalani perawatan di RSUD PALI, sedangkan dua korban meninggal dunia telah dibawa pulang oleh pihak keluarga.
Adapun korban yang masuk di RSUD Talng Ubi adalah.
SN (15) asal Mangku Negara
DD (15) asal Mangku Negara (patah kaki)
DK (15) asal Mangku Negara (Meninggal)
MR (15) asal Tambak (Meninggal)
AD (15) asal Suka maju
Bt (17) asal Handayani. (sn/perry)
Bersama Pertamina Adera, Dinas PU PALI Garap Jalan Masuk SMKN Tanah Abang
PALI. SININEWS.COM -- Jalan masuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanah Abang yang terletak di wilayah Desa Raja kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini kondisinya sudah mulus dan rapi, hanya saja jalan itu belum dilakukan pengecoran.
Sekda Kota Prabumulih Serahkan Langsung Bantuan Kepada Korban Yang Terdampak Banjir Di Kelurahan Majasari Dan Karang Raja
JALAN TEMPIRAI - AIR ITAM AMBLAS, KAUM MILINEAL PRIHATIN DAN CARI SOLUSI
PALI. SININEWS.COM -- Jalan poros Desa Tempirai menuju Desa Air Itam amblas dan dinding penahan (Turap) Jalan mengalami Longsor sehingga mengakibatkan keretakan Badan Jalan sepanjng 150 meter,
Dimana Keretakan Badan Jalan ini berdampak pada 10 rumah warga Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI yang bersentuhan langsung ( Seputaran) lokasi kejadian.
sejak kejadian kerusakan jalan ini (15/9/2021) hingga berita ini diturunkan belum ada solusi penyelesaiannya.
Melihat keadaan demikian, Para Kaum Melenial asal Tempirai dari berbagai Profesi tergugah hatinya untuk menginisiasi persoalan ini dengan solusi secara bergotong royong.
Menurut Amrullah Masrsup, saat berkunjung ke lokasi kejadian pada awak Media ini (18/9/2021) menjelaskan,
Laporan Masyarakat atas kejadian ini pada Pemda PALI melalui berbagai Instansi terkait sudah diterima dan dipahami, bahkan BPBD Kabupaten PALI sudah turun kelapangan bersama tim tehnisnya untuk mendata dan menginventarisasi kerusakan Jalan berikut dampaknya,
serta sudah dikoordinasikan ke Dinas PU. Bina Marga, Namun Masyarakat perlu memahami bahwa kondisi keuangan Pemda PALI saat ini mengalami Defisit sejak diterpa badai Covid 19 yang berkepanjangan.
Kepala BAPPENDA Kabupaten PALI ini, sebagai Wang Tempirai mengajak Kaum Milineal dan Masyarakat untuk bergotong royong sedikit peduli pada kampung Halaman, tentunya untuk kebutuhan Masyarakat Se Tempirai Raya.
Lanjut, Amrullah Marsup, didampingi Suharto Ketua LPMD Tempirai Timur, ajakan ini secara Pribadi sebagai wang Tempirai, yaitu Peduli Tempirai dan sedikit membantu meringankan beban Pemda PALI ditengah Pandemi Covid 19.
Untuk Masyarakat Tempirai Raya, Amrullah Marsup mengundang para Kaum Milineal asal Tempirai dimanapun berada.
Untuk di Kabupaten PALI ini saja, banyak para Kader Kader terbaik asal Tempirai, antara lain Haji Amran, Alpian Herdy, Agen Aledy, Usman Dani, Patisman Semait, Hamdani Seta, dan simpatisan warga Tempirai di Palembang dan Jakarta.
Adapun tehnis gotong royong ini yaitu membuat rajakan/cerucup kayu gelam dan timbunan tanah dalam karung/goni, untuk membantu penahan dinding jalan (Turap) sementara,
Sehingga keretakan jalan dan longsor ini tidak melebar, dan memberikan rasa nyaman bagi warga bermumkim disekitar lokasi kejadian.
Ajak... Amrullah Masrsup
senada disampaikan Mulyadi Zainuri dan Martosa keduanya sebagai Babinsa se Tempirai Raya, siap mendukung gerakan gotong royong ini, sebagai prajurit yang sudah ditempa dengan semangat Korsanya, tetap siap siaga untuk kepentingan Rakyat,
Ujar Mulyadi dengan Semangat.
Begitu juga PDAM Unit IKK Tempirai, bersama jajaran tim tehnis perpipaan instalasi air bersih, siap mendukung kegiatan gotong royong ini.
Ungkap Andri Leviansya Kepala IKK Tempirai.
( Bungharto/SN)
Pelaku Dugaan Pencabulan Diamankan Polisi, LBH Sampaikan Ini
PALI. SININEWS.COM - Gerak cepat anggota Polres PALI dalam mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur diapresiasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PALI.
Penangkapan terhadap pelaku dilakukan Kamis malam (16/9/2021), saat bersembunyi di kediaman keluarhanya, di Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel.
Disampaikan Kuasa Hukum korban, J. Sadewo,S.H.,M.H. dan rekan-rekan dari LBH PALI, penangkapan pelaku membuat lega keluarga korban. Sebab, mereka hidup satu desa dan bertetangga. Sehingga, selalu was-was saat akan meninggalkan anaknya untuk bekerja ke kebun karet.
"Bukan hanya keluarga korban, namun warga yang lain juga jadi khawatir terhadap anak mereka. Dengan pelaku sudah ditangkap, maka keresahan mereka jadi sirna," ujar J. Sadewo, di dampingi rekannya Ira Handayani Harahap,S.H.,M.H., Dedi Triwijayanto,S.H., Aminudin dan Ryan Tanuwijaya, Jumat siang (17/9/2021).
Ditambahkan Josa, demikian ia kerap disapa, meski pelaku sudah berusia tua, yakni sekira 70 tahun, namun tidak dapat menghapus sanksi hukumnya. Apalagi tindak pidana yang dituduhkan bukan delik aduan.
"Terhadap pelaku berlaku lex spesialist UU Perlindungan Anak. Ini termasuk extra ordinary crime. Kejahatan terhadap anak dapat merusak masa depan mereka," cetusnya.
Oleh karenanya, keseriusan Polres PALI dalam menangani perkara ini, sangat diapresiasi oleh mereka. Mewakili keluarga korban, LBH PALI mengucapkan terima kasih pada Polres PALI.
"Kami ucapkan terima kasih atas respon cepat Polres PALI. Ini juga sekaligus jadi bukti bahwa Polres PALI tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. Asas hukum equality before the law memang dijunjung tinggi," pujinya.
Selanjutnya, tambah J. Sadewo, LBH PALI selaku Kuasa Hukum korban, berharap kasus ini dapat segera P21, dan pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.
"Banyak pihak turut memberi perhatian terhadap kasus ini. Kami ucapkan terima kasih. Anak-anak adalah aset bangsa. Merekalah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di masa akan datang," tutupnya. (sn/perry)
Jalan Poros Tempirai-Air Itam Longsor, Warga Resah Aliran Air Bersih Tidak Mengalir.
PALI. SININEWS.COM -- Dampak keretakan dan Lonsor pondasi Jalan poros Tempirai - Air Itam, yang merupakan jalan Penghubungan Kecamatan Penukal dan Penukal Utara mengakibatkan Pipa aliran air bersih PDAM IKK Tempirai terputus.
Sejak Tanggal 15 September 2021, aliran air bersih untuk Masyarakat se Tempirai Raya ( 4 Desa Defenitif dan 1 Desa Persiapan) mengalami ganguan pendistribusian ( terhenti) ke rumah warga sebanyak 1.400 pelanggan PDAM Tirta Anugrah unit IKK Tempirai mengalami keresahan.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Safikal Usman, bahwa Kerusakan Jalan dan Aliran air bersih tidak mengalir,
Setelah Kepala Desa bersama perangkatnya meninjau langsung ke lokasi kerusakan Jalan poros Tempirai - Air Itam yang terletak didusun 1 Tempirai selatan, kejadian ini sangat memperhatinkan.
"Masyarakat se Tempirai Raya, berharap pada Pemda PALI, Khususnya Dinas PU Bina Marga, Dinas Perkim, BPBD dan PDAM Tirta Anugerah, dapat merespon cepat dan mengakomudir keluhan Masyarakat ini," Harap Kepala Desa.
Ditempat terpisah Kepala Unit IKK Tempirai Andri Leviansyah, ST Menjelaskan pada awak Media ini (17/9/2021), pihaknya telah melakukan upaya perbaikan pipa PDAM tersebut namun oleh karena keterbatasan peralatan hingga kini belum terselesaikan.
"Dan persoalan ini sudah dilaporkan ke pimpinan Perusahaan PD. Tirta Anugerah di Pendopo Talang Ubi, akan tetapi sembari menunggu bantuan dari pihak terkait. Tim Tehnis Lapangan Unit IKK Tempirai, terus berupaya untuk mengatasi ini dengan peralatan seadanya, dan berharap pada Masyarakat Se Tempirai Raya untuk sedikit bersabar," ujar kepala Unit IKK Tempirai ini.
Pada waktu bersamaan setelah mendapat laporan Masyarakat, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana yang dipimpin langsung Kepala BPBD PALI Junaidi Anwar, SE. Msi didampingi Sandy, ST Kabid. Rekonstruksi dan Logistik turun ke Desa Tempirai,
Penjelasan Junaidi Anwar, bahwa benar kejadian Tanah Lonsor ini, setelah diukur dan dianalisa Tim Tehnis BPBD disimpulkan Kerusakan Jalan sepanjang 150 meter dengan lebar 6 meter pada badan Jalan dan Dinding penahan Jalan.
Lanjutnya, atas dampak keretakan badan jalan dan lonsor dinding penahan jalan ini, mengakibat Pipa PDAM Unit IKK Tempirai tidak dapat difungsikan,
Disamping mengganggu akses Lalu lintas Pengguna jalan, 10 rumah di dua sisi jalan di khawatirkan akan mengalami Diskestabilan posisi letak rumah atau roboh.
Terakait masalah ini dan termasuk salah satu rumah warga yang terdampak longsor alias nyaris roboh milik atas Ujang ini, pihak BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas PU.Bina Marga, PDAM Tirta Anugerah dan instansi lainya, akan mencarikan solusi yang terbaik.
"Mudahan dalam waktu singkat ini, pihak Pemda PALI dapat mengatasi masalah ini, dan kepada Masyarakat dihimbau untuk bersabar dan berhati hati saat melintasi Jalan tersebut," Pinta Kepala BPBD PALI.
( Bungharto/SN)














