Api Ngamuk di Talang Akar, Rumah Ramlan Hangus


PALI. SININEWS.COM -- Tenangnya suasana Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terusik dan banyak warga berhamburan keluar rumah lantaran rumah Ramlan salah satu warga setempat terbakar pada Kamis (30/9/21).


Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, api diketahui sekitar pukul 06.00 WIB saat pemilik rumah tengah melakukan aktivitasnya diluar rumah. 

"Api langsung membesar dan menghanguskan hampir seluruh rumah dan isinya. Pada saat kejadian hanya ada anaknya yang menunggu, tetapi alhamdulillah kejadian itu tidak menelan korban jiwa," ungkap Sunarto, kepala desa Talang Akar. 

Untuk penyebab kebakaran menurut Kades belum diketahui karena saat kejadian rumah hanya ditunggu anak pemilik rumah dan lingkungan kejadian sudah banyak warga beraktivitas di kebunnya. 

"Rumah itu semi permanen dan lokasinya dekat dengan gedung SMP. Beruntung meski kondisi rumah hangus tapi api tidak sempat menjalar ke bangunan sekitar," terangnya. 

Sementara itu, Ibrahim Cik Ading kepala Dinas Damkar menyebut bahwa pihaknya setelah menerima laporan langsung menerjunkan mobil Damkar dan mobil tangki air. 

"Petugas kita datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun saat sampai di lokasi api sudah padam karena api cepat melahap rumah yang bangunannya semi permanen dan sebagian besar terbuat dari kayu," kata Ibrahim. (sn/perry)
Share:

Sah!! Ketua KT Wedi Saputra Terpilih Secara Aklamasi



PRABUMULIH, SININEWS.COM - Wedi Saputra terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Karang Taruna Prabumulih periode 2021-2026.

Terpilihnya Wedi Saputra berdasarkan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kota Prabumulih tahun 2021 di aula Rumah Makan Lombok Ijo, Kota Prabumulih, Rabu (29/9).

Kegiatan TKD ini dihadiri Ketua Harian Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan Devi Herianto serta pengurus Karang Taruna Provinsi Sumsel Dede Umar dan Fuad Marco. Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Prabumulih masa jabatan 2021-2026.

Ketua Karang Taruna terpilih, Wedi Saputra mengucapkan syukur telah dipercaya memimpin Karang Taruna kedepan.

“Mudah-mudahan amanah ini dapat saya jalankan dengan baik,” ujarnya.

Bahkan, dikatakan dia, dirinya siap bersinergi dengan pemerintah sesuai dengan cita-cita mulia Karang Taruna.

“Kami akan jalin lagi silaturahmi dengan Pemerintah Kota Prabumulih supaya terjalin dan bekerjasama dalam memajukan Kota Prabumulih,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Harian KT Provinsi Sumsel, Devi Harianto mengucapkan, selamat kepada Wedi Saputra SE sebagai Ketua terpilih KT Prabumulih. “Semoga kedepannya, Karang Taruna Prabumulih bisa lebih maju dan berkembang lagi,” pintanya (sn/ms)

Share:

PT Servo Didemo, Begini Tuntutan Massa dan Jawaban Perusahaan


PALI. SININEWS.COM -- Belum kunjung dibangunnya flyover atau underpass di persimpangan jalan raya Tanah Abang yang merupakan titik pertemuan lalulintas antara masyarakat pengguna jalan dengan angkutan batubara milik PT Titan atau PT Servo Lintas Raya (SLR), tepatnya di KM 48 membuat puluhan massa bersama DPD Lembaga Investigasi Negara melalukan unjuk rasa di lokasi itu, Rabu (29/9/21).


Pasalnya menurut Junizar, perwakilan massa bahwa pihak perusahaan pada tahun 2019 telah berjanji akan membangun flyover pada titik tersebut supaya tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada tahun 2020 lalu. 


Namun nyatanya hingga memasuki akhir tahun 2021, perusahaan itu belum ada tanda-tanda akan membayar janjinya itu padahal akses itu merupakan jalan poros antar kecamatan bahkan akses alternatif warga menuju kota Prabumulih dan Palembang. 


"Kami meminta PT SLR memenuhi janjinya sesuai analisis dampak lingkungan (AMDAL) tahun 2010 yang akan membangun underpass di setiap perlintasan jalan umum, dan yang belum saat ini adalah di KM 48 PT SLR," ucap Junizar saat berorasi. 


Adapun tuntutan massa dibacakan Junizar ada tiga poin penting, yaitu menuntut PT Servo Lintas Raya membangun underpass di Km 48 jalan Servo.


"Kemudian menuntut PT Servo Lintas Raya membangun Jalan ekonomi rakyat sepanjang jalan servo serta menuntut PT Servo Lintas Raya melakukan  penanaman pohon sebagai filter poluton, karena banyak warga mengeluhkan polusi debu yang timbul akibat tingginya aktivitas mobilisasi angkutan batubara," terangnya.


Junizar juga menegaskan apabila tuntutan itu tidak diindahkan, maka dirinya bersama masyarakat akan turun kembali berunjuk rasa dengan mengerahkan masa lebih besar lagi. 


"Tidak adanya underpass pada titik itu tentu membuat aktivitas warga terganggu. Untuk itu kami mendesak PT Servo realisasikan janjinya karena itu sudah menjadi kewajiban perusahaan," tegasnya. 


Sementara itu, Yayan Humas PT SLR menyebut bahwa dalam kajian sebelumnya tidak diharuskan untuk membangun flyover, dan juga perlu kajian lingkungan soal bangunan perizinan dan lainnya. Karena disebutkan Yayan jangan sampai membangun sesuatu menjadi masalah baru yang berdampak kepada masyarakat dan perusahaan.


"Tuntutan yang lain, dalam hal penanaman pohon, telah dilakukan oleh perusahaan dan akan secara continue  dilakukan. Serta tuntutan jalan ekonomi selama ini masyarakat telah melakukan kegiatan melalui jalan servo untuk menunjang perekonomian," terangnya. 


Pada aksi demo itu, massa diajak melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan di kantor Camat Tanah Abang yang difasilitasi Camat Tanah Abang. (sn/perry)

Share:

KPK Diminta Bantu Penyerahan Aset di PALI yang Masih Dikuasai Muara Enim, Yogi: Kami Siap Kawal

PALI. SININEWS.COM -- Belum seluruhnya aset yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diserahkan oleh kabupaten Muara Enim meskipun PALI telah mekar sudah 8 tahun silam membuat Pemerintah Kabupaten PALI meminta bantuan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menengahi masalah tersebut. 

Adapun aset yang belum diserahkan oleh Pemkab Muara Enim, yakni lahan sawit di Simpang Raja, Kecamatan Talang Ubi yang dikelola oleh  PT Pemdas Agro Citra Buana.

Hal ini terungkap dalam pidato jawaban Bupati PALI yang disampaikan Wabup PALI, Drs H Soemarjono dalam menjawab pandangan Fraksi PDIP atas RAPBD-P tahun anggaran 2021, Rabu (29/9/21).

"Pemerintah PALI telah beberapa kali bersurat ke Pemkab Muara Enim, namun belum juga ditanggapi. Terakhir pada Agustus 2021 yang lalu," ujar Wabup PALI. 

Dalam hal itu diterangkan Wabup Pemkab melalui Inspektorat Kabupaten PALI telah meminta KPK untuk menjadi mediator terhadap permasalahan ini.

"Hal ini selain ingin masalah tersebut segera tuntas juga kita ingin mengetahui kendala apa membuat PT Pemdas tidak kunjung diserahkan ke Pali," tukasnya.

Untuk diketahui, terkait peralihan aset lahan sawit dari Kabupaten Muara Enim ke Pemkab PALI tersebut sempat bergejolak beberapa waktu yang lalu. Dimana sejumlah mahasiswa PALI menggelar demo di halaman Pemkab PALI guna meminta Pemkab Muara Enim menyerahkan aset yang telah menjadi hak Kabupaten PALI tersebut.

"Kami sangat mendukung langkah pemerintah dalam meminta bantuan KPK agar masalah itu jelas dan Pemkab Muara Enim harus legowo menyerahkan aset lahan perkebunan kelapa sawit karena lokasi itu tidak jauh dari pusat pemerintahan PALI. Kami juga siap mengawal permasalahan ini hingga tuntas," tandas Yogi S Memet, koordinator aliansi mahasiswa dan masyarakat yang lakukan aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. 

Yogi juga menyatakan bahwa aliansi mahasiswa dan masyarakat siap mendukung setiap kebijakan eksekutif dan legislatif terhadap penyerahan aset.

"Sekali lagi pasti kita akan kawal terus sampai di serahkan ke Pemda PALI.

Kita juga akan melakukan demo ke gubernur dan DPRD pronvisi, minta supaya masalah ini cepat di serahkan, terus kita pentanyakan masalah ada beberapa izin PT Pemdas Agro Citra buana, yang belum di perpanjang dari 2019," tekadnya  (sn/perry)

Share:

Wako Prabumulih, Ridho Yahya Serahkan Langsung CSR Bedah Rumah Dari Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Walikota (Wako) Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM serahkan langsung Corporate Social Responsibility (CSR) bedah rumah oleh Bank Sumsel Babel Cabang Kota Prabumulih untuk Warga Kelurahan Muara  Dua Kecamatan Prabumulih Timur, Ibu Yulinar, Selasa (27/09).

Wako Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM juga di dampingi  Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, SH SlK MH serta Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih Tian Kediampu Yamin menyerahkan langsung bantuan sembako dan 43 kunci Rumah dari BAZNAS Kota Prabumulih.

Dalam kesempatan itu Wako Prabumulih Ridho Yahya menyampaikan kepada masyarakat yang dan tamu undangan bahwa pengumpulan infaq dari pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mampu mendirikan 10 unit rumah perbulan.

"Infaq pegawai perbulan bisa terkumpul lebih kurang 300 Jutaan dan mampu membangun 10 unit rumah, dan saat ini sudah berjalan empat bulan, dan saat ini ad 42 rumah sederhana dan dari polres 2 jadi 44 di tambah dengan satu ini jadi 45," jelas Ridho pada sambutannya.

Di tambahnya, pada masa akhir jabatannya ridho juga mengatakan untuk rumah yang tak layak huni akan di tuntaskan.

"Jabatab saya tinggal dua tahun lagi, jadi in shaa Allah rumah yang tak layak huni di kota Prabumulih akan kita salesaikan dan kita tuntaskan," ucap orang nomor satu di Kota Prabumulih itu.

Di lain sisi Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih Tian Kediampu Yamin mengharapakan agar bedah rumah tersebut bukan hanya tempat tinggal namun juga merupakan tempat ibadah

"Kami mengharap kepada bapak ibu, ini dapat di manfaatkan sebaik-baiknya, bukan hanya tempat tinggal namun juga merupakan tempat unt ibadah, in shaa Allah dengan ibadah keberkahan senantiasa turun kepada kita," pungkasnya (Ari/SN)

Share:

Rutan Prabumulih Gelar Vaksin Untuk Warga Binaan

Foto : Taufik / Karutan Prabumulih David Rosehan saat cek pelaksanaan vaksin di Rutan Prabumulih, Senin (27/9/21) sininews.com.

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Vaksinasi dosis pertama itu dilakukan kepada 150 orang Warga binaan Pemasyarakatan dari 453 orang Warga Binaan Pemasyarakatan yang ada di Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (DINKES) Kota Prabumulih yang dilaksanakan oleh Puskesmas Sukajadi di Aula Rutan Kelas IIB Kota Prabumih. Senin (27/9/2021).

Kepala  Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih David Rosehan Amd IP SH, menjelaskan pelaksanaan vaksinasi  untuk warga binaan merupakan salah satu langkah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 serta instruksi pemerintah untuk seluruh masyarakat wajib di vaksin tidak terkecuali seluruh warga binaan pemasyarakatan.

Dijelaskan juga pada kesempatan kali ini baru 150 orang WBP yang mendapatkan vaksinasi pertama, untuk yang belum mendapatkan, akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan (DINKES).

"Kegiatan ini dilaksanakan  secara bertahap selama 4 hari terdiri dari hari ini sebanyak 150 orang, besok dan seterusnya akan kita tunggu hasil dari data NIK yang belum lengkap karena NIK tersebut masih ada yang belum lengkap dan akan kita kumpulkan sampai hari akhir divaksin yaitu hari kamis ” kata Karutan.

Saat ditanya apakah akan dilanjutkan dengan vaksin kedua, menurut Yusika Eka Priantini Am kep setelah vaksin pertama ini selesai maka akan kita laksanakan vaksin kedua selama 28 hari serta berkoordinasi dengan pihak Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih.

Dikatakan, para warga binaan pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih  yang divaksinasi ini, dihimbau agar tetap melaksanakan protokol kesehatan meski sudah disuntik vaksin.

"Walaupun sudah divaksinasi,  terus konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta harapannya seluruh warga binaan harus di vaksin dan mereka sehat semua" pungkasnya. (tau/sn)
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA


Share:

Tuntaskan Banjir di Wilayahnya, Pemdes Gunung Menang Bangun Drainase cukup Lebar


PALI. SININEWS.COM -- Menjadi langganan banjir saat musim penghujan di wilayah Dusun I, II dan III karena aliran air tidak lancar, Pemerintah Desa Gunung Menang kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membangun drainase sepanjang 141 meter dengan lebar 80 centimeter melalui Dana Desa tahun anggaran 2021.


Proses pembangunan drainase saat ini masih dalam pengerjaan dan ditargetkan pada pertengahan bulan Oktober 2021 rampung dikerjakan.

"Jadi ketika datang penghujan aliran air lancar dan banjir bisa dihindari. Pembangunan drainase ini sesuai permintaan warga melalui musyawarah desa menggunakan dana desa tahun ini," ujar Kades Gunung Menang Sayadi, Senin (27/9/21).

Disamping membangun drainase, Dana Desa tahun 2021 ini juga dikemukakan Kades dipergunakan membangun jalan titian sepanjang 62 meter sebagai akses masyarakat dalam memperlancar akses menuju kebunnya. Juga segera dibangun jalan titian sepanjang 33 meter menggunakan anggaran dana desa tahun 2021.

"Jalan titian itu akses vital masyarakat. Dimana lebih dari 100 KK melintasi akses itu setiap harinya dalam menyambung hidupnya menuju kebun untuk menyadap karet. Dimana sebelumnya, akses itu sulit ditempuh karena lokasi tersebut merupakan sungai atau paye yang setiap tahun warga harus bersusah payah membuat titian dari kayu yang tentunya harus setiap tahun diperbaiki. Tapi dengan dibangunnya jalan titian itu, bisa menggeliatkan ekonomi warga desa kami," harapnya. 

Kades juga mengajak masyarakat agar merawat aset yang telah dibangun agar kualitas bisa bertahan lama. 

"Drainase sudah dibangun jalan titian juga sudah bisa dipergunakan. Untuk itu rawat dan agar banjir tidak terjadi lagi, maka kami mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya serta jangan membuang sampah pada saluran air," ajaknya. 

Sementara itu, Lupis salah satu warga setempat berharap Pemdes Gunung Menang agar meneruskan pembangunan drainase hingga di hilir menuju sungai besar. 

"Kalau musim hujan tiba, daerah ini jadi langganan banjir, dan saat ini Pemdes membangun drainase cukup lebar sehingga kami yakin kedepan musibah banjir tidak lagi terjadi. Juga jalan titian yang telah dibangun sangat membantu masyarakat yang sebelumnya harus bersusah payah mengeluarkan hasil sadapannya. Kami sarankan kepada pemdes Gunung Menang agar terus melakukan pembangunan yang sifatnya untuk kepentingan bersama supaya masyarakat bisa sejahtera," harapnya. (sn/perry)
Share:

Tanding Marga Siap jadikan Desanya Pilot Projek Budidaya Tanaman Anggur


PALI. SININEWS.COM -- Masa pandemi yang belum kunjung berakhir membuat masyarakat harus membatasi aktivitasnya dengan banyak berdiam diri di rumah untuk mencegah penyebaran covid-19. Dalam mengurangi kejenuhannya selama masa pandemi, banyak diantara masyarakat melakukan bercocok tanam memanfaatkan lahan sekitar termasuk lahan pekarangan. 


Salah satu yang saat ini tengah menjamur di wilayah Bumi Serepat adalah budi daya tanaman anggur. Telah banyak warga PALI mengembangkan tanaman perdu yang sebelumnya dinilai susah untuk dibudidayakan di tanah PALI. 

Semangat membudidayakan tanaman anggur ditunjukkan Kepala Desa Tanding Marga kecamatan Penukal Utara  A Rivai. Terlihat disekeliling halaman rumahnya saat ini telah banyak tanaman anggur impor berbagai varian dan sebagian sudah mulai berbuah. 

Atas pertumbuhan tanaman anggur du desanya Kades Tanding Marga bertekad menjadikan desanya percontohan di Bumi Serepat Serasan, dalam pengelolaan budidaya tanaman anggur. 

Dikatakan Kades bahwa berawal dari ketertarikan dirinya, terhadap mengelola budidaya anggur yang diakuinya sebagai salahsatu buah yang banyak diminati masyarakat. 

"Kata siapa buah anggur tidak bisa tumbuh dan berkembang di kabupaten PALI. Saya buktikan di desa Tanding Marga, anggur sudah tumbuh bahkan kini, di lahan milik saya, sudah berbuah," kata kades, Senin (27/9/21).

Dijelaskan Kades, dirinya siap menjadi pilot project dalam menjadikan desa Tanding Marga, sebagai desa percontohan budidaya anggur. Apalagi sambung Kades, buah anggur memiliki banyak potensi, selain menghasilkan buah, daun anggur juga bisa diolah menjadi bahan makanan, teh, dan lain sebagainya. 

"Serta bisa menjadi agrowisata di Desa Tanding Marga. Kita akan optimalkan pengembangan desa Tanding Marga, menjadi desa percontohan dalam pengembangan budidaya anggur. Serta harapan kami, kabupaten PALI, bisa menjadi sentral pengembangan budidaya anggur di Provinsi Sumatera Selatan," tekadnya. (sn/perry)
Share:

HUT Karang Taruna ke 61, Wedi Saputra : Komitmen Pemuda Untuk Bangsa

 


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Karang Taruna “Aditya  Karya Mahatva Yodha” yang artinya Pejuang Yang Berkepribadian, Berpengetahuan dan Terampil merupakan simbol pemuda yang tegar seperti halnya karang diterjang ombak. Lahir pada 26 September 1960 dikampung melayu Jakarta kini kepribadian itu melekat pada pemuda Indonesia.
 
Telah berdiri selama 61 tahun, organisasi yang kini dalam naungan Pemerintah itu Karang Taruna dituntut untuk lebih agresif dalam bersosial untuk bisa turut serta membantu kesenjangan dimasyarakat yang sesuai dengan kepribadian dan pengetahuan pemuda karang taruna.
 
Organisasi massa yang bertumpu pada basis kemasyarakatan yang mempunyai basis masa dari tingkat nasional, hingga mencangkup basis sampai tingkat rukun warga. karang taruna sendiri didirikan atas dasar jiwa sosial kepemudaan yang bertumpu pada lingkungan sekitar yang peduli dengan kemajuan lingkungan.
 
Semangat juang itulah yang mendasari Wedi Saputra selaku Ketua Bintang Muda Indonesia (BMI) Kota Prabumulih untuk tetap konsisten dalam mewujudkan semangat kepedulian generasi muda untuk mencegah dan menanggulangi masalah kesejahteraan sosial terutama pada anak dan remaja saat ini.
 
Dengan merangkul anak dan remaja (pemuda) untuk berkegiatan sosial menjadi hal yang rutin bagi  Wedi untuk memperjuangkan nasib mereka dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif ditengah gencaran zaman serba modern yang membuat pemuda abai akan kepedulian.
 
Pria yang juga merupakan kader Karang Taruna di Kelurahan Gunung Ibul Barat itu berharap di hari jadi yang ke 61 tahun ini pemuda bangsa Indonesia bisa bersama-sama mempertahankan loyalitas pemuda yang berkepribadian untuk masyarakat.
 
 
 
 
 
Share:

Video : Pelaku Curnamor Keok Ditangkap, Kaki Kanan di Tembak


Foto :  Dok/ Pelaku Nopriadi (30) saat diamankan tim buser Singo Selow Bae' Polsek Prabumulih Timur.

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Nopriadi (30) warga asal Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim tak berkutik saat dirinya diringkus anggota Satreskrim Tim Singo Selow Bae Polsek Prabumulih Timur. 

Pria pengangguran ini ditangkap pada Sabtu (25/9/2021), sekira pukul 18.30 WIB lantaran nekad melakukan aksi pencurian sepeda motor (curanmor).

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian yang dilakukannya terjadi pada Sabtu siang sekira pukul 14.30 WIB. Saat itu pelaku membawa sepeda motor jenis Honda Beat Warna Hitam yang terparkir di depan warung model Mang Anang, Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Saat itu korban yang bernama Doni Irawan, warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur lupa mencabut kunci kontak sepeda motornya. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan oleh pelaku yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Dengan berpura-pura membawa jerigen berisi minyak, pelaku kemudian menghampiri sepeda motor korban dan membawa kabur. Atas kejadian itu korban pun langsung melapor ke Mapolsek Prabumulih Timur.

Beruntung aksi pelaku berhasil terekam kamera cctv sehingga memudahkan petugas untuk melacak identitas pelaku. Sehingga petugas dengan mudah berhasil meringkus pelaku.

AKBP Siswandi S.,H SI,k M.,H Kapolres Prabumulih melalui Kapolsek Timur AKP Herman Rozi SH MSi didampingi Kanit Reskrim IPDA Haryoni Amin SH menyampaikan, pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dan dilumpuhkan lantaran berusaha kabur dengan melakukan perlawanan kepada petugas

"Tindakan tegas dilakukan lantaran tersangka berusaha melakukan perlawanan terhadap anggota kita saat melakukan pengembangan. Pelaku merupakan specialis curanmor yang telah dia kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Prabumulih," ujar Haryoni.

Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. (sn/ical)
Simak video lengkapnya


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts