Kebut Progres Jembatan Besi Desa Baru Rambang, Inspektorat Muara Enim Tinjau Lokasi

 

Foto : H.Amir kontraktor pembangunan jembatan Desa Baru Rambang bersama Kades Fadilah cek lokasi, Senin (20/12/21).

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Pembangunan jembatan pipa sungai Rambang di Desa Baru Rambang Kabupaten Muara Enim sudah memasukai tahap penyelesaian, sejumlah pengawas Inspektorat dan PPTK PUPR Kabupaten Muara Enim cek lokasi pembangunan, Senin (20/12/21).

 

Suhermansyah, Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Kabupaten Muara Enim beserta jajaran dan Fery PPTK PUPR meninjau langsung progres pembangunan jembatan pipa sungai rambang didampingi kontraktor CV. Alfa Jaya Perkasa (AJP) H.Amir.

 

Melalui Fery Inspektorat akan terus memonitor progres capaian pekerjaan jembatan besi penghubung desa Baru Rambang dengan Sinar Rambang.

 

“kalo kami lebih ke monitoring progres pekerjaan (visual) dilapangan, dan mengevaluasi setiap pekerjaan apalagi ini penghujung tahun, Namun untuk keputusannya BPK yang bertanggungjawab” jelasnya.

  

Ditempat yang sama Peranan dan tugas Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kabupaten Muara Enim Erwin Elizar mengaku estimasi pekerjaan yang dilakukan CV.AJP sudah memasuki 80% dan tahap penyelesaian diharapkan bisa dikebut dalam 4 hari kedepan.

 

“tadi info dari kepala tukangnya mesin akan ditambah lagi dan material besok mulai masuk lagi, saya optimis insyallah selesai” harapnya.

 

Ditempat terpisah H.Amir selaku kontraktor yang diakui dan berpengalaman dibidang kontruksi jembatan pipa diwilayah tersebut mengaku akan segera mengebut pekerjaan selama seminggu kedepan dan membenarkan isu yang beredar jika pihaknya memakai besi bekas yang layak pakai dan memiliki kualitas lebih dari yang baru.

 

“benar ini besi bekas PT.Pertamina, sekitar 11 lebih jembatan pipa besi eks Pertamina di Muara Enim saya yang bangun, bahkan hampir 10 tahun semua menggunakan pipa eks pertamina” papar H.Amir kepada awak media.

 

Dirinya juga menjelaskan jika diwilayah muara enim dirinya lebih dari 11 pembangunan jembatan besi yang dibangunnya selalu menggunakan besi bekas PT Pertamina yang kualitasnya bagus mengalahkan besi baru yang dijual saat ini.

 

“Sekarang pipa bekas pertamina itu susah didapat dan harganya lebih mahal dari besi pipa yang baru,” lanjutnya.

 

Untuk informasi pembangunan jembatan pipa besi Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim tersebut menggunakan dana APBD Tahun 2021 dengan nilai Rp.1.099.789.000 yang dikerjakan langsung oleh CV.Alfa Jaya Perkasa dengan panjang membentang 55 meter dengan lebar 4 meter.

 

Tak hanya itu kontraktor yang dijuluki H.Amir secara Cuma-Cuma memberikan bantuan pembangunan jembatan tambahan sepanjang 10 meter dengan menggunakan besi yang tak dipakai (tak lulus uji standar).

 

“Untuk pak kades saya tambah lagi bangun 10 meter gratis, ini diluar kontrak ya pak” ucapnya seraya mengatakan akan dikerjakan seusai kontrak selesai.(sn/tau)

 


 

Share:

Pelantikan Cakades Terpilih Desa Raja dan Benakat Minyak Ditunda?


PALI. SININEWS.COM -- Adanya permasalahan terkait keberatan pada jalannya tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diikuti 12 desa dan telah berlangsung beberapa waktu lalu membuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten PALI memutuskan untuk menunda pelantikan calon kepala desa terpilih pada dua desa yang bermasalah. 


Dua desa itu yakni desa Raja kecamatan Tanah Abang dan Desa Benakat Minyak kecamatan Talang Ubi, dimana rencana pelantikan digelar serentak yang waktunya masih menunggu arahan Bupati PALI, tetapi akibat ada permasalahan, prosesi pelantikan Cakades terpilih pada dua desa itu tidak bisa bersamaan dengan 10 desa lainnya. 

Dimana permasalahan di Desa Raja adalah adanya keberatan hasil psikotes yang dilayangkan dua bakal calon kades yang tidak lolos hasil psikotes dan saat ini proses hukumnya sudah masuk persidangan di PTUN dan Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim. 

Sementara permasalahan di Desa Benakat Minyak adalah dugaan adanya pelanggaran Pilkades berbuntut puluhan warga setempat melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (20/12/21) di kantor DPMD PALI. 

A.Gani Akhmad Kadin PMD melalui Rizal Fahlevi Kabid Pemerintah Desa, setelah lakukan mediasi dengan kuasa hukum dari calon Kades di Desa Benakat Minyak menyatakan bahwa adanya dugaan pelanggaran di Pilkades desa tersebut yang dipertanyakan warga baik perkara pidana maupun administrasi sudah ditindak lanjuti. 

"Secara Pidana ditanggani oleh Polres PALI dan sudah masuk tahap penyelidikkan, dan masalah administrasi sudah masuk di Inspektorat untuk dilakukan penyelidikan juga. Disini kami berharap masyarakat di desa Benakat Minyak untuk bersabar, menunggu hasil pemeriksaan," ujar Rizal Pahlevi. 

Untuk permasalahan jadwal pelantikkan Kades terpilih, diakui Rizal Pahlevi bahwa masih menunggu Instruksi Bupati Penukal Abab Lematang Ilir, disini PMD mengajukan jadwal pelantikan Cakades terpilih tanggal 22 Desember 2021.

"Akan tetapi ada dua desa tertunda dilantik serentak, dan tidak akan dilantik calon kepala desa terpilihnya sebelum permasalahan selesai, diantaranya Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi, dan Desa Raja Kecamatan Tanah Abang. Permasalahan Pilkades Raja masih di tangani oleh PTUN," tandasnya. (sn/perry)
Share:

Polres PALI Gelar Press Release, Salah satu Tersangka Diamankan Residivis Curanmor


PALI. SININEWS.COM -- Meski pernah merasakan dinginnya sel tahanan lebih kurang dua tahun, atas kasus curanmor,  namun Beta, warga Desa Karang Agung, kecamatan Abab, kabupaten PALI tetap berulah dan ditangkap polisi kembali atas kasus yang sama yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 


Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat korban atas nama Rendi bersama sang istri Ranti tengah berada di kebun milik Riko untuk menyadap karet, 24 November 2021 lalu. Kebun tersebut terletak di dekat stasiun PT PHE Raja Tempirai, yang berada di desa Karang Agung. 


Saat sedang menyadap karet, kendaraan pelapor dengan nomor polisi BG 3774 AL sedang didorong oleh pelaku Beta. Mengetahui hal itu, korban berusaha mengejar, meski tidak ada hasilnya. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Penukal Abab. 


Mendapat informasi itu, Tim Srigala Unit Reskrim Penukal Abab, langsung melakukan penyelidikan ke TKP. Dan benar saja, saat penyelidikan diketahui pelaku bernama Beta. Kemudian tim Srigala langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan satu unit sepeda motor milik korban. 


Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, SIk didampingi Kasat Reskrim Iptu Marwan, SH dan Kapolsek Penukal Abab, AKP Alpian, SH membenarkan penangkapan tersangka Beta yang juga seorang residivis atas kasus yang sama. 


"Atas dasar LP/B/93/XI/SPKT/Polsek Penukal Abab/Polres PALI/Polda Sumsel tanggal 24 November 2021 atas laporan dari Rendi warga Dusun III Desa Air Itam, kecamatan Penukal," ucap Kapolres. 


Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun penjara. 


Selain berhasil mengamankan tersangka Beta, Polsek Penukal Abab, dalam kurun waktu tiga bulan juga berhasil mengungkap empat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) lainnya. Seperti dua kasus pencurian sawit dan dua kasus curanmor. 


Untuk dua kasus pencurian sawit diamankan tersangka atas nama Efrendi warga Desa Sungai Langan, dan Adi Candra, warga Desa Air Itam, kecamatan Penukal. Keduanya diamankan atas pencurian sawit di perusahaan PT Pusaka Sina Dian Abadi di Desa Babat. Sementara Adi Candra mencuri di PT Aburahmi. 


Untuk kasus curanmor, diamankan Medi Anugerah dan Dapit, keduanya warga Desa Purun, kecamatan Penukal, serta Buyung warga Desa Tempirai Selatan, kecamatan Penukal Utara. 


Selain mengamankan para tersangka, pihak kepolisian juga turut mengamankan barang bukti seperti kendaraan roda dua berjumlah lima unit. Kemudian ponsel satu unit, lima buah gear excavator, satu buah besi siku, satu buah gerobak dorong, satu buah jaket hitam, 15 janjang sawit dengan berat 1,3 ton. 


Kapolres berharap kabupaten PALI, tetap aman dan kondusif dari aksi curat, curas serta curanmor. "Untuk residivis yang kembali ditangkap, kami tadi sudah menyadarkan pelaku untuk jangan sampai melakukan tindak kriminal untuk ketiga kalinya. Karena, kalau sampai yang ketiga kali melakukan bisa menghadap Yang Maha Kuasa," pungkasnya. 


Sementara itu, Beta mengaku bahwa dirinya melakukan curanmor karena melihat kondisi motor yang sedang terparkir. "Saya menyesal pak. Saya melakukan itu atas dasar kebutuhan ekonomi," tuturnya. (sn) 

Share:

Sengketa Pilkades Raja Tahap saksi dan Bukti di PTUN Palembang


PALI. SININEWS.COM -- Pilkades Raja kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini masih dalam proses panjang di PTUN dan PN dan masih tahap sidang lanjutan dengan agenda bukti juga saksi dimana sidang lanjutan ini digelar pada Senin (20/12 2021) dengan penggugat bakal calon Kades Salpa Rabi dan Nurdin diwakili penasehat hukum Fahmi Nugroho SH MH.


Kuasa hukum penggugat Fahmi Nugroho mengatakan bahwa tahapan psikotes Bakal Calon Kades Raja tidak prosedural dikarenakan tidak melibatkan bakal calon saat menentukan Psikotes atau katagori skor diambil putusan sepihak oleh DPMD kabupaten PALI. 


"Hal ini bisa menjadi pertimbangan hakim dalam putusan perkara ini , dan kami akan mendatangkan saksi ahli dari universitas Sriwijaya administrasi Tata Negara," ujar Fahmi didampingi rekan advokat lainya.


Terpisah Aka Cholik Darlin SPdI SH MM sebagai tokoh masyarakat yang diminta saksi oleh penggugat menyatakan didepan hakim bahwa panitia Pilkades Desa Raja dinilai diintervensi pihak DMPD sehingga mereka tidak menjalankan tugas sesuai UU No 6 tentang Desa.


"Ini ada dugaan intervensi dari pihak DPMD terhadap hasil psikotes," ujar tokoh muda Lematang itu. 


Sementara saksi lainya Yoka Akbar SH menyatakan hal yang sama bahwa sepengetahuan dirinya psikotes itu di koordinir oleh DMPD bukan panitia Pilkades karena mengetahui hal tersebut melalui surat DPMD.


"Dikarenakan saya juga Kasi Pemerintah Desa Raja, saya mengetahui peraturan," ujarnya di depan para hakim. (sn)

Share:

Gegara Normalisasi Sungai Jembatan Desa Tempirai Induk Ambrol, Begini Jelasnya

PALI. SININEWS.COM -- Pekerjaan normalisasi sungai Semabu yang terletak di Desa Tempirai Utara dan Tempirai Timur kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai protes warga setempat, lantaran diduga gara-gara alat berat yang keluar dari lokasi proyek karena tidak lagi digunakan, jembatan desa yang ada di Desa Tempirai Induk ambrol mengakibatkan aktivitas warga terhambat, bahkan kendaraan roda empat terpaksa tidak bisa melintas. 

Tentu saja, Ahmad Jonot kepala desa Tempirai Induk geram dan meminta pihak pelaksana untuk memperbaiki secapatnya karena akses itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. 

"Jembatan ambrol cukup dalam sekitar dua meter, akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Pihak pelaksana harus segera mengambil upaya perbaikan sebelum warga marah karena jembatan itu ambrol diduga mobilisasi angkutan alat berat yang keluar dari lokasi pekerjaan normalisasi sesaat setelah turun hujan," ungkap Kades, Senin (20/12/21).

Ditambahkan Kades bahwa apabila pihak pelaksana lambat memperbaiki, maka Pemdes akan menahan alat berat yang masih tersisa di lokasi proyek. 

"Proyek normalisasi memang bagus karena itu ada permintaan warga tapi perhatikan juga kondisi jalan yang dilalui alat berat, kalau memang kondisi jalan tidak memungkinkan karena habis diguyur hujan tunggu dulu hingga kondisi jalan kering. Kalau belum diperbaiki, kami tidak mengizinkan alat berat yang tersisa keluar dari lokasi pekerjaan normalisasi sungai," tandasnya. 

Sementara itu, Suharto salah satu warga setempat membenarkan apabila ambrolnya jembatan yang terbuat dari besi itu diduga akibat pihak pelaksana mengeluarkan alat berat pada malam hari sesaat setelah turun hujan. 

"Proyek itu dikerjakan oleh CV Rom Persada, berasal dari APBD provinsi Sumatera Selatan menghabiskan anggaran Rp 4,6 M lebih. Untuk permasalahan jembatan amblas  kami harapkan pihak pelaksana segera melakukan perbaikan. Sementara waktu, warga telah memberi tanda dengan melintangkan kayu diatas jembatan yang ambrol agar tidak ada terjadi kecelakaan," katanya. (sn/bung Harto)

Share:

PBB Ogan Ilir Targetkan Lima Kursi Per-Dapil, Dukung Program Pemerintah Menuju Ogan Ilir "Bangkit"


INDRALAYA--Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar rapat kerja cabang (Rakercab), Sabtu (18/12) bertempat di Indralaya. Dalam Rakercab yang juga turut dihadiri Bupati OI Panca Wijaya Akbar beserta seluruh jajaran pengurus DPC PBB mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Desa, Ketua DPC PBB Kabupaten OI Rahmadi Djakfar mengatakan, dibawah kepemimpinannnya, Pemilu Legislatif 2024 mendatang, ia menargetkan lima kursi per daerah pemilihan (Dapil). Selain itu, DPC PBB Kabupaten OI juga mendukung program pemerintah menuju Ogan Ilir "Bangkit" dibawah kepemimpinan Bupati Panca Wijaya Akbar dan Ardhani.

Diakui anggota DPRD Kabupaten OI ini, pada pelaksanaan Pemilu tahun 2019 lalu, DPC PBB memiliki satu kursi. Namun, kita tetap optimis pada Pemilu yang akan datang menargetkan lima kursi. "Inilah awal yang baik, Rakerda yang diselenggarakan ini selain bersilaturahmi, PBB juga menyiapkan langkah dan strategi kedepan. Tentunya, perlu dilakukan rekrutmen pengurus yang potensial dan mau mengembangkan Partai agar di Pemilu 2024 mendatang PBB siap bersaing," kata politisi senior ini. 

Rahmadi Djakfar menambahkan, diucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar SH yang sudah menghadiri langsung Kegiatan Rakerda 2 DPC PBB ogan ilir ini, terimaksih juga kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini dan tak lupa seluruh anggota dan pengurus PBB Kabupaten se-Ogan Ilir yang telah mendampingi hingga saat ini, mari kedepan kita bergandengan tangan bekerja untuk rakyat serta mendukung program pemerintah untuk Ogan Ilir “Bangkit”.(Ber)

Share:

KECAMATAN PENUKAL UTARA TETAPKAN PEMUKTAHIRAN REKAPUTULASI DATA SDGs TAHUN 2021


PALI. SININEWS.COM -- Berdasarkan surat Edaran Kemendes PDTT Dirjend Pembangunan Desa kepada 

Kepala Daerah Gubernur/Bupati/Walikota dan Kepala Desa seluruh Indonesia, nomor 5/PR/03.01/III/2021 perihal Pemuktahiran Data IDM berbasis SDGs.


SDGs (Sustainable Developmen Goals) merupakan role pembangunan berkelanjutan yang masuk program perioritas penggunaan Dana Desa tahun 2021, sebagaimana turunan dari Peraturan Presiden No. 59 tahun 2017 tentang tujuan Pencapaian Pembangunan Nasional berkelanjutan. 


SDGs Desa ini merupakan Program pembangunan bekelanjutan dan upaya Pemerintah mewujudkan Desa tanpa kemiskinan, Desa tanpa kelaparan,  Pertumbuhan ekonomi yang merata,  Desa peduli Kesehatan, Desa Peduli Pendidikan,  Desa berjajaring, Desa Ramah Perempuan dan Desa tanggap budaya.


Kamis 15/12/2021. Kecamatan Penukal utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Musyawarah mufakat hasil Rekaputulasi   Pendataan SDGs berbasis Mikro selama satu tahun berjalan (2021)

oleh tim relawan/Pokja Pendataan di 13 Desa se Kecamatan Penukal utara, 


Musyawarah yang dipusatkan di aula Kantor Camat Penukal utara ini, dihadiri Kepala Desa, Tim pokja Desa, TP3MD Kabupaten PALI ini, 

Maka dapat disimpulkan bahwa pendataan ini berjalan lancar dan baik serta terlapor secara online melalui Aplikasi SDGs.


dengan pola pendataan by name by addrees untuk mengisi kuesioner dengan komponen sasaran,


Survey Desa,  Survey Rumah tangga,  survey Keluarga,  dan survey individu lainnya.    Maka jumlah survey dalam wilayah Kecamatan Penukal Utara terdata sebagai berikut :


Jumlah Kuesioner Desa. : 13 Desa

Jumlah Kuesioner Rt/Dusun : 60 Dusun

Jumlah kuesioner Keluarga : 6.089 KK

Jumlah kuesioner indivindu : 22.756 jiwa.



Dalam sambutan Camat Penukal utara  Maka Giansar,  SH, diwakili Kasie Pemerintahan Suparmin Jaoni setelah mengumumkan hasil Penetapan Data SDGs 2021, 


Mengapresiasi atas kinerja Tim Pokja Pendataan setiap Desa, Para TP3MD dan pihak yang terkait dengan bekerja secara proporsional dan tepat waktu sehingga dapat disimpulkan  Penetapan data SDGs tahun 2021, berjalan baik dan 100% selesai. 



Disamping itu Pendamping Desa (PD) wilayah Penukal utara Dedy Chandra dan Iwan setiawan dengan materi yang sama,  Menjelaskan dengan bangga atas dukungan Pemerintahan Desa dan BPD se penukal utara  sehingga  Tim Pokja Desa Pendataan dapat menyelesaikan Data SDGs 2021 ini secara akurat dan Akuntabel, Ujar Dedy


(Bungharto/SN)


Share:

TUTUP AKHIR TAHUN 2021 WARGA PENUKAL UTARA TERIMA SEMBAKO PPKM COVID 19


PALI. SININEWS.COM -- Bentuk kepedulian Pemerintah Indonesia pada Masyarakat kurang mampu, melalui Kementerian Sosial luncurkan bantuan sosial (Bansos) Sembako PPKM ( Penyekatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Covid 19.


Pada Tutup  akhir Tahun 2021  Warga Kecamatan Penukal Utara ( 13 Desa ) dalam wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) Provinsi Sumatera selatan, mendapat penyegaran ekonomi Keluarga secara stimulan ( Pancingan).


Kamis, 15/12/2021, sekitar 400 Kepala Keluarga ( KK) menerima buku Rekening BRI untuk penyaluran  bansos PPKM Covid 19, yang mana  kegiatan ini  dipusatkan di Balai Serbaguna Kecamatan Penukal utara disambut antusias Masyarakat.


Menurut  Kadinsos  Mety Atika,SE,Msi Kabupaten PALI melalui M.Rizal,Spd TKSK Kecamatan Penukal Utara,  bahwa bansos PPKM ini merupakan bantuan stimulan  pada Masyarakat yang terdampak Penyekatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Covid 19, diluar bansos seperti BST, BPNT, PKH dan lainnya.


Yang mana pada PPKM Covid 19 yang lalu, sebagian Masyarakat tidak bisa beraktivitas dengan baik sehingga Kementerian Sosial memberikan bantuan untuk mendukung pemulihan ekonomi Masyarakat, Ungkap Petugas Sosial ini.


Diwaktu yang sama, Camat Penukal Utara Maka giansar SH diwakili Kasie Sosial Kosasi Kamsir yang ikut mendampingi kegiatan ini, 


Mengapresiasi atas Kepedulian Pemerintahan Presiden Jokowi melalui Kementerian Sosial, yang telah berupaya mendukung pemulihan Ekonomi Rakyat dari berbagai Bansos hingga sampai pelosok Pedesaan.


Serta berterima kasih pada Pemda PALI yang turut berperan aktif menginisiasi segala bantuan sosial yang dapat menyentuh lapisan Masyarakat dibumi Serepat Serasan.


Dan Kepada Keluarga Penerima Menfaat (KPM) Bansos PPKM dihimbau agar bantuan stimulan ini dapat dimenfaatkan sebaik mungkin sehingga dapat menopang sementara untuk laju perekonomian ditengah Masyarakat, Harap Kesos Penukal utara ini.


(Bungharto/SN)

Share:

Tiga Hari Tak Nampak, Risa Ditemukan Tewas Membusuk


MUARA ENIM
- Warga sekitar Jalan Ampera Gang Apel, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim mendadak heboh, Rabu (15/12/2021). Pasalnya, seorang pria kelahiran Palembang yang bekerja di perusahaan tambang ditemukan tewas dengan kondisi sudah membusuk di dalam kontrakan. 

Korban bernama Risa Apriatna (35), pria Kelahiran Palembang namun telah menjadi warga Kabupaten Lahat. Korban baru tiga pekan menempati kontrakan tersebut untuk bekerja di salah satu perusahaan tambang di Muara Enim. 

Warga kaget karena setelah tiga hari tidak terlihat, bau menyengat keluar dari sekitar kotrakan korban. Setelah dicek melalui ventilasi, ternyata korban terkapar di ruang tamu dengan kondisi sudah mulai menghitam. 

"Sudah tiga hari tidak terlihat, dan ada bau tidak sedap. Setelah dicek sudah seperti ini," ujar Baron, tetangga dan juga rekan kerja korban. 

Menurut Baron, setelah dirinya melihat dari ventilasi, untuk memastikan langsung dilaporkan kepada ketua RT dan tetangga lainnya. Kemudian informasi itu diteruskan ke polisi dan pintu kontrakan korban didobrak. 

"Korban diperkirakan sudah tiga hari meninggal, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Rabain Muara Enim utnuk autopsi lebih lanjut," kata Brigpol Suharianto, petugas Inafis Polres Muara Enim.(win)

Share:

Galang Donasi Korban Erupsi Semeru, Karyawan RS.Bunda Prabumulih Gandeng ACT

 

Foto : Donasi karyawan dan staff Rs.Bunda Prabumulih diserahkan ke ACT Prabumulih.

PRABUMULIH, SININEWS.COM -Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih mengajak semua karyawan melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk korban erupsi gunung Semeru yang disalurkan melalui organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT), Selasa (10/12/2021).

 

Penyerahan bantuan dilaksanakan lobby RS AR Bunda dengan donasi yang ditujukan untuk membantu kepenting urgency yang dibutuhkan untuk semua masyarakat Lumajang yang menjadi Korban Erupsi Semeru

 

Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Cabang ACT Prabumulih Dian Yudhistira bersama kepala Humas RS AR Bunda ibu Martini dan bersama para staff masing-masing              

 

Dian mewakili Aksi Cepat Tanggap (ACT) Prabumulih menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan rasa Humanis yang memang terjalin begitu tinggi baik dalam general Rumah sakit sendiri bahkan semua karyawannya

 

"Harapannya bantuan yang ada dapat membantu korban bencana dan kedepannya kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut", ucapnya.

 

Perlu diketahui Bantuan dari RS AR Bunda juga sudah disampaikan kepada para Pengungsi melalui kehadiran Food truck pada tanggal 15 Desember 2021 dengan menyiapkan 2000 porsi makanan untuk para pengungsi korban gempa gunung semeru. (sn/tau)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts