PALI. SININEWS.COM -- Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs H Soemarjono melantik Ir Endang Silparensi sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selesa (5/4/22) di aula kantor bupati PALI.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Ir Endang Silparensi Jabat Sekretaris Disnakertrans PALI
PALI. SININEWS.COM -- Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs H Soemarjono melantik Ir Endang Silparensi sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selesa (5/4/22) di aula kantor bupati PALI.
Prabumulih Ekspor Serat Daun Nanas Hingga Keluar Negri
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya menjelaskan, serat daun nanas tersebut dikirim ke salah satu perusahaan yang ada di negeri Singa. produk akhir dari serat nanas tersebut akan diolah menjadi pewarna pakaian maupun olahan makanan.
"Prabumulih ini terkenal akan nanasnya. Kita olah mulai dari daging buahnya menjadi produk kalengan, selai dan kulitnya untuk pewarna pakaian," kata Ridho didampingi Ketua PKK Prabumulih Ir Suryanti Ngesti Rahayu Ridho.
Menurutnya, ekspor perdana kali ini berasal dari kelompok tani di Kelurahan Patih galung Kecamatan Prabumulih Barat. Sebanyak 600 kilogram serat nanas diproduksi oleh petani. "Kita akan dorong terus ini. Bila perlu nanti kita bantu peralatan, mesin dan lainnya," bebernya.
Ridho mengatakan dengan luasan lahan kebun nanas sekitar 700 hektar, pihaknya yakin mampu memenuhi kebutuhan Sumsel maupun ekspor ke luar negeri. "Apalagi banyak daeragh tetangga ang juga produksi nanas. Kita yakin bisa memenuhi permintaan," tandasnya.
Tembus Tiga Besar di Sumsel, Wabup PALI : Capaian Pemberian Vaksinasi covid-19 Berkat Kerja Keras Satgas dan Masyarakat
PALI. SININEWS.COM -- Kerja keras Satgas Percepatan penanganan covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendapatkan peringkat ke tiga di provinsi Sumatera Selatan dalam capaiannya melakukan pemberian vaksinasi terhadap masyarakat yang hingga Senin (4/4/22) ini secara umum mencapai 96 persen.
Tentu saja, capaian itu menurut Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono merupakan berkat dukungan seluruh elemen masyarakat selain dari kerja keras Satgas yang terdiri dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol-PP, Dinas Pendidikan, TNI, Polri dan OPD terkait lainnya.
"Posisi kita masih dibawah kota Prabumulih dan Palembang namun ini sudah menunjukan keseriusan kita dalam melindungi masyarakat PALI terhindar dari penyebaran covid-19. Dan prestasi ini perlu kita tingkatkan lagi mengingat capaian vaksinasi belum sepenuhnya warga di PALI mendapatkan vaksin," ujar Wabup belum lama ini.
Dalam menggenjot capaian vaksinasi, Wabup PALI menerangkan pihaknya bersinergi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat.
"Yang telah menunjukkan kesediaannya membantu program vaksinasi adalah PT Servo Lintas Raya (SLR) dan PT Pertamina Adera, dimana sudah kita laksanakan vaksinasi massal disejumlah desa dengan cara jemput bola. Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup tinggi dibantu perusahaan yang menyiapkan paket sembako," terangnya.
Terpisah, dr Zamir Alvi Plt Kepala Dinas kesehatan kabupaten PALI menyebutkan bahwa memang capaian vaksinasi secara umum telah mencapai 96 persen, hanya saja untuk vaksin booster masih rendah, yakni baru mencapai 6 persen.
"Capaian vaksinasi untuk anak sekolah sudah mencapai 95 persen, Lansia baru 64 persen dan yang masih sangat rendah adalah vaksin booster. Untuk kejar pemberian vaksin, kita lakukan jemput bola meski pada bulan puasa ini selain kita optimalkan pelayanan di fasilitas kesehatan yang ada," kata dr Zamir. (sn/perry)
Akses Sukadamai-Kota Baru Tahun ini Dibangun
PALI. SININEWS.COM -- Jalur lumpur kala hujan dan berdebu ketika kemarau akan segera jadi cerita bagi anak cucu bagi warga di dua kecamatan di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tepatnya akses penghubung kecamatan Talang Ubi melalui Desa Sukadamai menuju Desa Kota Baru kecamatan Penukal Utara.
Awal Puasa Kemarau Harga Getah Turun, Petani di PALI 'Nyerenging
PALI. SININEWS.COM -- Petani karet yang ada di Bumi Serepat Serasan kembali harus menelan pil pahit saat memasuki bulan suci Ramadhan ini. Pasalnya harga hasil sadapannya alami penurunan meski angkanya tidak terlalu jauh, namun sangat berpengaruh pada penghasilan petani.
Amrin, salah satu petani karet asal Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengaku bahwa harga getah mingguan pada Senin (4/4/22) di desanya hanya Rp 10.300 per kilogram, turun dari minggu lalu yang dihargai Rp 10.500 per kilogram.
"Ditengah melonjaknya harga bahan pangan, justru harga getah karet menurun. Ini sangat menyulitkan kami terlebih saat bulan puasa ini yang mana kebutuhan hidup bertambah," ujarnya.
Juga diutarakan Andi, petani lainnya yang menyatakan bahwa turunnya harga getah diperparah dengan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau.
"Saat memasuki musim kemarau, duan karet mulai gugur. Tentu saja hal ini menurunkan produktivitas tanaman karet. Kami berharap pemerintah membantu kami mencari solusi ditengah himpitan ekonomi saat ini," pintanya.
Sementara itu, Ahmad Jhoni Plt Kepala Dinas Pertanian menyarankan agar petani karet jangan hanya bergantung pada satu komoditi saja. Banyak cara dilakukan dalam menambah pendapatan keluarga melalui Sumber daya alam sekitar.
"Saat waktu senggang, coba bercocok tanam sayuran atau yang lainnya di kebun atau di lahan pekarangan. Bahkan ada komoditas tanaman lain yang mudah ditanam diantara tanaman karet atau ditumpang sari, salah satunya dengan tanaman talas beneng. Jenis tanaman itu sangat bernilai dan perawatan sangat mudah. Sehingga apabila itu dilakukan selain menghasilkan pendapatan, kebun karet bersih dan tidak mengganggu pencaharian pokok petani," sarannya. (sn/perry)
Jalan Amblas di Tempirai, BNPB Siap Bantu
foto. doc
PALI. SININEWS.COM -- Rencana perbaikan jalan yang amblas di jalan penghubung dua kecamatan di Desa Tempirai kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuju Desa Air Itam kecamatan Penukal mendapat titik terang. Pasalnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siap membantu perbaikan jalan tersebut melalui dana hibah.
*PT RMK Akan Segera Beroperasi Kembali,Berikut Keterangannya*
Dalam Konferensi Pers sebelumnya Bupati Kabupaten Muara Enim H Nasrun Umar yang diwakili oleh Shofyan Aripanca Skom.Msi selaku Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Muara Enim, menerangkan bahwa pihak pemerintah telah mengeluarkan izin melintas kepada pihak perusahaan RMK,yang selanjutnya pihak perusahaan suda bisa melintasi jalan umum tersebut yang berada di Desa Gunung Megang Dalam.
Terkait dengan hal itu,Camat Gunung Megang menjelaskan bahwasanya pertemuan antara pihak perusahaan dan masyarakat kali ini membahas terkait penyelesaian empat tuntutan yang masyarakat Gunung Megang pinta ke pihak perusahaan.
"Pihak perusahaan telah berkomitmen dan sepakat akan segera memenuhi semua tuntutan tersebut dan pihak perusahaan akan siap bersinergi dan berkerjasama dengan masyarakat,pemerintah serta unsur lainnya."ucap Camat Gunung Megang Ardiansyah.
Dalam pertemuan tersebut yang di hadiri langsung oleh GM PT RMK Riki juga menerangkan bahwa pihaknya akan segera merealisasikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat kepada pihak peeusahan,dan selanjutnya pihak perusahaan akan siap untuk selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan masyarakat serta unsur-unsur lainnya.
"Ayo kita bersama sama menjaga dan membangun Kabupaten Muara Enim agar terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera,dan tentunya dengan cara mengontrol dan mengawasi serta selalu berkoordinasi satu sama lainnya untuk supaya terciptanya tujuan dan cita cita kita bersama."ujar Riki.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Camat Gunung Megang Ardiansyah S.Sos selaku pemerintah setempat,Riki selaku GM Perusahaan RMK,serta Perwakilan dari Masyarakat Gunung Megang yang tergabung dalam Komite Masyarakat Gunung Megang Bersatu (KMGMB).
Dari pertemuan yang difasilitasi Camat Gunung Megang tersebut,Taufiq yang mewakili KMGMB menjelaskan bahwasanya antara pihak perusahaan dan masyarakat setempat saat ini suda sepakat untuk bersama sama menjaga dan membangun Kabupaten Muara Enim agar terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera.
"Semoga apa yang telah disepakati antar pihak perusahaan dan masyarakat yang mana disaksikan oleh pihak pemerintah dan unsur Tripika dapat berjalan sebagaimana mestinya."pungkas Taufiq.
Pertamax Naik, Pertralite Hilang
PALI. SININEWS.COM -- Masyarakat kabupaten PALI, dibuat terkejut oleh pemerintah. Pasalnya, saat hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM), pada kendaraannya, didapati harga BBM jenis pertamax yang berubah harga, dari awalnya Rp 9.250 menjadi Rp 12.750.
Tidak hanya itu, masyarakat pun dibuat tidak punya pilihan pengisian BBM, lantaran BBM jenis Pertalite yang harganya jauh lebih murah dari Pertamax kosong.
Hal itu terjadi di SPBU 24312173, yang terletak di Jalan Merdeka, Beracung, kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Minggu (3/4/2022).
Adalah Rian, warga kelurahan Talang Ubi Timur, kecamatan Talang Ubi. Saat dirinya hendak mengisi BBM pada kendaraan roda 4, Ia terkejut ketika pegawai pom bensin menyebut harga Pertamax Rp 12.750.
Pada awalnya, Ia berniat untuk mengisi kendaraannya dengan BBM jenis Pertalite, tapi karena Pertalite kosong, Ia terpaksa mengisinya dengan Pertamax.
"Terpaksa saya isi, meski hanya Rp 50 ribu dengan Pertamax. Minimal untuk hari ini saja. Semoga besok bisa menemukan Pertalite," ungkapnya.
Ia sangat terkejut, melihat harga Pertamax yang naik. Ia menilai pemerintah sedang tidak baik-baik saja. "Naiknya Pertamax memang kebijakan penuh dari Pertamina dan Pemerintah. Namun, tolong pikirkan nasib rakyat yang saat ini masih berjuang untuk pemulihan ekonomi pasca wabah pandemi. Jangan langsung dibuat susah dengan menaikkan harga Pertamax dan membuat langka BBM bersubsidi dan Pertalite," pintanya.
Sementara itu, salahsatu petugas SPBU menerangkan bahwa pengiriman Pertalite sudah seperti biasa, yakni bekisar antara 8 ribu liter sampai 16 ribu liter.
"Namun, karena harga Pertamax yang naik, masyarakat langsung menyerbu Pertalite, akibatnya sejak siang Pertalite menjadi kosong. Alhasil sore ini hanya menyisakan Pertamax saja," katanya.
Untuk kuota Pertalite dan Pertamax, ditambahkannya memang berdasarkan permintaan mereka. "Sementara untuk Premiun, sudah beberapa bulan terakhir tidak dikirim lagi," pungkasnya. (sn/perry)
Pasar Beduk PALI Dipusatkan di Terminal Pendopo
PALI. SININEWS.COM -- Dihari pertama bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, ternyata memberi berkah tersendiri bagi para pedagang takjil dan makanan di wilayah Ibukota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Sama halnya seperti tahun sebelumnya, Terminal Pendopo, yang berada di tengah pusat kota di ketika mulai sore hari disulap menjadi puluhan stan jualan dengan menyuguhkan bermacam makanan.
Hari pertama puasa ini, pasar beduk cukup ramai tetapi sejumlah pedagang mengaku tahun 2022 ini pasar beduk tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Ayu, salah satu pedagang di pasar bedug tersebut mengatakan, bahwa biasanya pengunjung padat dan arus lalulintas pun macet.
"Tapi tahun ini sedikit sepi, namun alhamdulillah meski tidak seramai tahun-tahun sebelumnya tetap saja rezeki tahunan tetap kami dapat," ujarnya, Minggu (3/4/22).
Untuk berdagang di pasar beduk, Ayu akui hanya ada pungutan biaya kebersihan yang dilakukan petugas terminal agar kondisi sekitar bisa terjaga kebersihannya.
"Sebenarnya tidak ada biaya kami jualan disini. Hanya saja ada biaya kebersihan. Untuk sampah berat Rp10 ribu dan untuk sampah ringan Rp5 ribu," ujarnya,
Terpisah dikatakan, Dwi salha satu pembeli mengatakan, jika penjualan pasar bedug tidak hanya ada di Terminal Pendopo, melainkan pinggiran trotoar jalan utama dalam Ibukota Pendopo.
"Jadi yang jualan ada yang di trotoar pak. Harapan kami semua pedagang bisa tertib dan tidak menganggu penguna jalan. Kalau sudah ada tempatnya, biaknya dimanfaatkan," katanya. (sn/perry)
Sekda Prabumulih Buka Sosialisasi Perwako Nomor 71 Tahun 2020, ASN Wajib Baca
Acara yang dilaksanakan di Ballroom Gedung Rapat Hotel Grand Nikita Prabumulih, di Jalan Jenderal Sudirman No.56 Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Selasa 29 Maret 2022 ini juga dihadiri Kepala BKPSDM, Beni Rizal SH MH dan Kepala Inspektur Kota Prabumulih, Toni Syalfriansyah SH dan OPD lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Elman ST MM berharap, agar kegiatan sosialiasi ini dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga membentuk sosok ASN profesional.
“Dengan perwako ini wajib bagi ASN membaca, mengetahui dan mempelajari isi dari perwako tersebut,Jadi seluruh ASN wajib mematuhi peraturan ini, ini tentang sikap dari SDM masing-masing ASN,” ujar Elman, yang sebelumnya melakukan penyematan tanda peserta terlebih dahulu.
Selain itu, Elman juga menegaskan kepada ASN agar meningkatkan profesionalisme kerjanya.
“Harus sesuai dengan aturan dan tupoksi. Melayani masyarakat dan bekerja secara profesional. Karena sanksi terberat dari pelanggaran peraturan ini bisa sampai dipecat,” tambahnya lagi.
Terakhir, Sekda meminta kepada masyarakat agar dapat berperan serta memberikan laporan jika menemukan pelayanan terhadap masyarakat yang tidak maksimal apalagi sampai meminta uang.
“Saya berharap sosialisasi ini bukan hanya di atas kertas, Pemerintah harus ada di tengah-tengah masyarakat untuk mendalami tiap keluh dan keinginan. ASN nya harus peka dalam setiap permasalahan sesuai tugas pokok dan fungsi kita masing- masing,” lanjut Elman.
“Kita butuh peran serta masyarakat untuk dapat memberikan informasi kepada kami. Silahkan laporkan ke kami jika ada pelanggaran seperti itu,” tandas Elman menutup sambutannya.
Kepala Dinas BKPSDM, Benny Rizal SH MH melalui Kepala Bidang Pengamanan Kompetensi/Diklat, Adriansyah menjelaskan isi perwako No 71 tersebut.
“Sebelumnya kita pernah sosialisasikan Perwako nomor 71 ini kepada sekitar 70 OPD. Perwako ini membahas tentang benturan kepentingan antar sesama SKPD, benturan dalam OPD. Benturan perihal kinerja ASN. Jadi dengan perwako ini mengatur tupoksi OPD jangan sampai berbenturan,” ungkapnya.

.jpeg)







