Korban Penyerobotan Tanah di PALI Desak APH Usut Tuntas


PALI. SININEWS.COM - Herianto Dahlan, warga Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, mengaku telah menjadi korban penyerobotan oleh oknum salah satu warga yang mengklaim lahan seluas lebih kurang 5 hektar milik Herianto dengan dasar surat atau dokumen kepemilikan yang diduga surat itu palsu.  

Ia menerangkan bahwa ada sekitar lima hektar lahannya diakui oleh terlapor yang saat ini dikabarkan terlapor itu telah diamankan pihak Polres PALI pada Rabu (21/4/22). Terlapor menyerobot lahan milik Herianto dengan dalil dokumen lama yang dicurigai palsu.

Dokumen yang dicurigai palsu karena menurutnya terdapat kejanggalan-kejanggalan, diantarannya tanda tangan camat yang diduga dipalsukan. Sebab nama camat dalam surat itu orangnya masih hidup dan pernah ditanyainya serta mengaku bahwa tanda tangan itu bukan goresan tangannya.  

"Jadi permasalahan itu bermula sejak 2019 lalu, dimana pelapor ini mengaku-ngaku lahan yang saya miliki adalah warisan dari orang tuanya. Padahal surat yang ditunjukkannya belum tentu keabsahannya. Serta diatas lahan itu telah berdiri bangunan booster PDAM yang dibangun Pemkab PALI, semestinya kalau mau mengklaim lahan itu, dari saat proses pembangunan bukan sudah selesai, padahal terlapor berdomisili di wilayah Simpang Raja yang tak jauh dari lokasi booster PDAM," jelas Heri dengan menunjukkan barang bukti yang dipegangnya.


Lebih lanjut, dirinya juga telah melakukan mediasi secara kekeluargaan untuk meluruskan persoalan tersebut, namum terlapor selalu saja menghindar ketika ditemui, hingga dirinya melaporkan perkara tersebut ke Mapolres PALI dengan nomor: STTP/01/II/2021/PolresPALI/Satreskrim. Serta telah melaporkan pemalsuan dokumen ke Polsek Talang Ubi. 


"Korban lainnya banyak, dan saya juga pernah untuk mediasi namun dia selalu menghindar. Jadi lahan itu diakuinya milik dia, dengan mengandalkan dokumen yang diduga palsu dan menanaminya, sebagai bukti itu tanah dia," ungkapnya


Dirinya juga berharap agar proses hukum ditegakkan seadil-adilnya. 

"Tegakkan keadilan dan hukum yang benar, sebelum ada permasalahan ini jelas jangan sampai pelaku ini berkeliaran," harapnya.


Sementara, dari pantauan sejumlah awak media di Mapolres PALI, dan informasi yang diperoleh terduga pelaku pelaku penyerobotan tanah memang telah diamankan. Namun, belum ada statemant resmi dari pihak kepolisian terkait permasalahan penyerobotan lahan itu.


Dengan diamankannya diduga pelaku penyerobotan tanah tersebut, permasalahan mangkraknya booster PDAM mulai menemukan titik terang, karena akibat belum dioperasikannya booster PDAM akibat masalah itu, air bersih dari intake Tanah Abang menuju ke rumah-rumah pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah tersendat. (sn/perry)

Share:

PHR Zona 4 Gelar Bukber Dengan Rekan Media Kota Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Zona 4 gelar Buka Bersama (Bukber) dengan rombongan wartawan yang ada di Kota Prabumulih, Rabu (20/04).

Tak lain, guna meningkatkan keakraban serta pererat silaturahmi acara gathering buka puasa bersama itu di adakan di gedung Patra Ria Komplek Pertamina (Komperta) Prabumulih.

Agus Aprianto, General Manager(GM) PHR Zona 4 ini menuturkan bahwa penugasan dirinya di Kota Nanas ini sangat di dukung oleh rekan media.
“Saya juga merasa dalam penugasan disini sekarang maupun sebelumnya, itu mendapat dukungan yang sangat baik dari teman-teman media massa dari pers yang ada di Prabumulih maupun Sumatera Selatan,” Jelas Agus saat di bincangi.
Dengan tema "Energi Untuk Istiqomah" Agus berharap agar rekan media terus menjadi sendi dari Tiga Pilar serta mengedukasi terkait pemberitaan lainya.

“Maksud kita menjalani kegiatan ini supaya kita semua, teman-teman media tetap menegakkan 3 pilar utama yaitu sendi kerjasama antara pemerintah daerah, antar perusahaan dan antar masyarakat. Ini yang saya harapkan bisa terjalin dengan baik supaya edukasi pemberitaan yang terkait dengan kegiatan pertamina, kalau pun kemudian harus dikoreksi atau ditingkatkan itu diterima masyarakat sebagai hal yang positif,”tambahnya

Lebih lanjut Agus Amperianto berharap, agar media massa dapat membantu pihaknya untuk dapat terus membina kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat termasuk media massa. 

Tak hanya, adapun jumlah bantuan Pemboran dari 6 (enam) Field yakni Pendopo 810, Prabumulih 300, Limau 100, Ramba -, Adera 300, OKRT 200 dan dengan jumlah keseluruhan yaitu 1760 Paket.

Di tambah total bantuan Sembako, Amplop dan santunan yakni jumlah keseluruhan 2537 Paket dimana Pendopo 100, Prabumulih 1302, Limau 20, Ramba 790, Adera 80, OKRT 5, serta Bazma 210.
Share:

Peringati Malam Nuzulul Qur'an, Pemkot Hadir Di Masjid Al-Ikhwan

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Masjid Al-Ikhwan Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara gelar acara memperingati malam Nuzulul Qur'an, Rabu (20/04).

Acara tersebut di hadir langsung oleh Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yakni Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM., Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri, SH., Sekda Kota Prabumulih Elman ST., MM.

Dengan tema "Al-Qur'an Sebagai Pedoman Dan Kesuksesan Dan Sumber Inspirasi Sukses Dalam Kehidupan," itu di hadiri oleh Kepala Opd dan Unsur Pemerintah Kota (Pemkot), Forkopimnda Kota Prabumulih, Perwakilan DPRD Kota Prabumulih, Kepala BSB Prabumulih dan lainya.

Kegiatan Islami ini di selenggarakan Usai menunaikan Ibadah Shakat Isya Dan Tarawih Berjamaah Di Masjid Al-Ikhwan Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara. 

Acara bersama penceramah ustadz Harun Rosyid M, Pd. I itu juga sekaligus membagikan Paket sembako dari Kepala Cabang Bank Sumsel Babel (BSB) Kota Prabumulih.

Dengan hal itu Wako Prabumulih Ridho Yahya mengatakan bahwa kagiatan tersebut selaras dengan program Pemkot Prabumulih.

"sejalan dengan program pemerintah Kito bahwa selama kita memimpin banyak program-program Islam nyo allahamdullilah semuanya terbukti kalo program banyak Islamnyo in shaa Allah pembanguan di kota Prabumulih juga begitu banya karna dalam Al-qur'an mengatakan dengan demikian," jelasnya usai hadiri acara memperingati Malam Nuzulul Qur'an Di Masjid Al-Ikhwan.
  
Selain itu, Ridho Juga mendesak agar para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) guna para pelajar di Kota Prabumulih 100% (Seratus Persen) dapat melaksanakan Baca Tulis Al-Qur'an.

"yang pokok masalah Kito inikan banya sekolah umum nah anak SD itu yang di desak lagi, kalo dio santri bearti sudah niat Dio Kito ni memikirkan yang sudah di suruh tapi masih dak mau, nah mau dak mau itu Kito hadang Dio di sekolah kalo Dio santri bearti sudah sadar Dio ni nah yang di suruh tapi dak mau ini," tegasnya (Ari/SN)

Share:

HNU Minta Jurnalis Sajikan Informasi Berimbang

MUARA ENIM, SININEWS -- Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU), meminta para jurnalis yang bertugas di Kabupaten Muara Enim bekerja profesional dengan menyajikan informasi secara berimbang. 

Hal ini disampaikan HNU saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim yang digelar di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Rabu (24/4). 

Dalam pertemuan tersebut dihadiri langsung jajaran pengurus dan Ketua PWI Kabupaten Muara Enim baru terpilih periode 2022-2025, Al-Azhar yang merupakan pemimpin redaksi Harian Umum Enim Ekspres.

Selain itu juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Muara Enim, Ardian Arifanardi dan Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Hendy Pebriansyah S.STP.

Dihadapan para pengurus PWI Kabupaten Muara Enim, HNU mengakui keberadaan fungsi dan tugas wartawan yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Terutama dalam peranannya sebagai penyampai informasi kepada khalayak masyarakat.

"Untuk itu saya mengharapkan agar wartawan di Kabupaten Muara Enim bekerja sebaik mungkin, sajikanlah informasi kepada masyarakat dengan berimbang dan sesuai kode etik jurnalistik,"ujar HNU

HNU juga sangat menerima apapun mengenai pemberitaan yang menyangkut Kabupaten Muara Enim sebagai fungsi kontrol sosial. Oleh karenanya orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang menginginkan hubungan antara Pemkab Muara Enim dengan jurnalis ditingkatkan kembali.

Lebih lanjut, HNU juga meminta dukungan dari para jurnalis agar dapat melaksanakan pembangunan di Kabupaten Muara Enim secara maksimal. 

Sejauh ini, sejumlah keberhasilan serta penghargaan telah diraih Kabupaten Muara Enim dibawah kepemimpinan Pj Bupati HNU. 

"Tercatat ada total 48 penghargaan ditahun 2021, dari semua itu yang paling fenomenal adalah keberhasilan Kabupaten Muara Enim menembus 4 besar Kabupaten terinovatif nasional atau nomor 1 diluar pulau jawa dari 514 Kabupaten/kota se-Indonesia,"ungkapnya.

Share:

Distan PALI Semai Ribuan Benih Cabai dan Sayuran, Antisipasi Lonjakan Harga


PALI. SININEWS.COM -- Melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok termasuk cabai dan sayuran yang lumrah terjadi saat jelang puasa, jelang lebaran dan hari-hari besar lainnya mampu ditekan apabila masyarakat mau memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami jenis sayuran dan cabai serta tanaman bumbu lainnya. 


Untuk menggugah keinginan masyarakat, Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini tengah berupaya memberi contoh masyarakat agar tertarik memanfaatkan lahannya untuk ditanami sayuran dan cabai. 


Upaya yang saat ini dilakukan adalah dengan membangun beberapa titik pusat pembibitan, salah satunya dibelakang kantor Lurah Handayani. 


Pada lahan yang dijadikan pusat pembibitan itu, terlihat ribuan kantong plastik hitam (polybag) tersusun dan telah diisi media tanam, sementara tempat penyemaian terpisah.


"Bibit-bibit ini nantinya untuk masyarakat yang mau mengelola lahannya untuk ditanami sayuran, cabai dan jenis tanaman bumbu dapur lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk merubah kebiasaan konsumtif masyarakat agar bisa memproduksi sendiri kebutuhan sayur mayur, minimal untuk konsumsi sendiri," kata Ahmad Jhoni, Plt Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI, Rabu (20/4/22).



Serta dijelaskan Ahmad Jhoni bahwa saat kenaikan harga sayuran, masyarakat tidak terbebani dan tidak mengeluh serta menyalahkan pemerintah. 


"Kalau ada tanamannya sendiri dan telah menghasilkan, maka semahal apapun harga sayuran, masyarakat tidak terpengaruh. Bahkan apabila hasil tanaman sayuran melimpah dan tidak habis dikonsumsi sendiri, maka masyarakat bisa menjualnya yang tentunya akan menambah penghasilan bagi keluarganya," ungkapnya. 


Diharapkannya, dengan adanya contoh pembibitan, masyarakat juga tidak terpaku dengan hanya menunggu bantuan, tetapi mampu mandiri membuat benih sendiri di rumahnya masing-masing. 


"Kalau kita mau, tidak perlu menunggu bantuan. Sebab, untuk membuat benih cukup mudah tidak harus membeli. Cabai yang sudah membusuk bisa disemai, begitu juga jenis sayuran lainnya seperti bawang, daun bawang serta tanaman sayuran lainnya. Harapan kami, masyarakat terpacu keinginannya menanam jenis tanaman yang bisa dikonsumsi sehari-hari dilahan yang ada, dan tidak hanya mengandalkan satu komoditi saja, seperti hanya bergantung pada karet saja tetapi bisa ditopang dengan tanaman lainnya," harapnya. (sn/perry)

Share:

Sampaikan Duka Cita, Pj. Bupati Melayat ke Rumah Warga Desa Gunung Megang Luar

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Pj. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar, S.H., M.M., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Renny Devi Nasrun Umar, Selasa kemarin (19/04) sampaikan rasa duka citanya yang mendalam atas kepergian almarhuma Nadia Agusti Pratiwi Binti Wanzir, warga Dusun III, Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, akibat menderita sakit hidropalus atau kondisi dimana terjadi penumpukan cairan berlebihan di dalam otak. Selain memberikan dukungan moril serta semangat kepada keluarga yang ditinggalkan, Pj. Bupati didampingi Camat Gunung Megang, Drs. Ardiansyah, S.Sos., memberikan bantuan sembako dan juga uang tunai kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati sampaikan atas nama pemerintah dan juga pribadi turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian ananda Nadia Agusti Pratiwi untuk selamanya, semoga amal ibadah semasa hidup diterima oleh Allah SWT, dan mendapatkan tempat yang indah disisi-Nya. Menurutnya kepergian ananda Nadia Agusti Pratiwi, tentu membawa duka yang mendalam hususnya bagi keluarga yang ditinggalkan, namun dirinya yakin dan percaya bahwa sebuah peristiwa yang terjadi terhadap diri kita telah diatur oleh sang pencipta. 

Dirinya juga mendoakan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahandan keikhlasan dalam menghadapi cobaan. Lebih lanjut, Pj. Bupati tekankan bahwa pemerintah akan selalu memberikan perhatian kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Muara Enim, dalam rangka bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat untuk merasakan serta mendengarkan masukan serta saran pendapat langsung dari masyarakat.

Share:

Pemkab Bersama Polres Muara Enim Luncurkan Program Tanam Jagung

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Dukung program Ketahanan Pangan Nasional dan Food Estate Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendukung ketahanan pangan nasional dan pengembangan komoditas jagung di Provinsi Sumatera Selatan. 

Hal ini dibuktikan dengan peluncuran program tanam jagung yang digagas bersama Kepolsian Resort (Polres) Muara Enim. 

Penanaman jagung perdana dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) di Lahan Polres Muara Enim, Jalan Transad, Tebing Taik Sapi, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Rabu (20/4/2022). 

Pada kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatangan nota kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Muara Enim dengan Polres Muara Enim terkait program ketahanan pangan nasional di wilayah Kabupaten Muara Enim oleh Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) dan Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto S.I.K, M.Si.

Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Ir Ulil Amri serta sejumlah perwakilan pejabat dari Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Muara Enim.

Adapun penandatanganan ini sebagai bentuk dukungan Pemkab. Muara Enim dalam menindaklanjuti nota kesepakatan antara Kementerian Pertanian RI dengan Kapolri.

Tentang Pendampingan dalam Pemeliharaan Keamanan pada Pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Nasional pada tanggal 16 November Tahun 2021 lalu, yang kemudian diteruskan dalam nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Sumatera Selatan dengan Polda Sumatera Selatan tanggal 16 Maret 2022 lalu di SPN Betung Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Pj Bupati HNU menerangkan melalui penandatanganan ini, maka selanjutnya Pemkab Muara Enim akan melakukan pendampingan, pemeliharaan dan pengembangan tanaman jagung di lahan milik Polres Muara Enim.


"Hal ini guna mendukung terwujudnya ‘Pengembangan Komoditas Jagung seluas 200.000 hektar di Provinsi Sumatera Selatan dan Muara Enim sebagai Kawasan Food Estate Lumbung Pangan Provinsi Sumatera Selatan,"tegas HNU.

Adapun ruang lingkup kesepakatan MOU ini diantaranya pendampingan dan pengamanan, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan SDM, termasuk kelompok tani, Pemanfaatan sarana dan prasarana,Pengelolaan dan pengembangan lahan,Pengembangan mekanisme distribusi dan tata niaga kelompok jagung, serta terakhir Pelaksanaan kegiatan lainnya yang disepakati kedua belah pihak.

HNU mengungkapkan tahap awal ini dilakukan penanaman pada lahan seluas 1 hektar milik Polres Muara Enim yang rencananya nanti akan digunakan sebagai lokasi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. 

Untuk itu, dirinya berharap kedepan kegiatan ini akan menginisiasi semakin banyak pengembangan dan penumbuhan luas tanam jagung melalui pola serupa di lahanlahan milik Polres lainnya.

Seperti di setiap Polsek maupun di lahan milik Pemkab Muara Enim di kecamatan maupun lahan milik BUMN/BUMS/BUMD, khususnya di lahan-lahan tidur yang belum produktif.

Lebih lanjut, HNU menyampaikan target produksi jagung di Kabupaten Muara Enim tahun 2022 ini. Yaitu sebesar 6.223 ton pilpilan kering, dengan sasaran luas panen 1.440 hektar dan produksi rata-rata 43,2 kwintal perhektar.

Luas panen padi di Kabupaten Muara Enim sampai denganbulan Maret 2022 tercatat sekitar 315 hektar dengan produksi 1.360 ton.

HNU memastikan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani sehingga bermuara pada terwujud ketahanan pangan di Kabupaten Muara Enim yang selaras dengan cita-cita Gubernur untuk mewujudkan ‘Sumsel Mandiri Pangan.

Share:

HNU Support Penuh Kegiatan Yang Berbau Positif

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Dalam memperingati Nuzulul Qur'an Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) kabupaten Muara Enim menggelar pengajian dan berbagi Sembako terhadap tukang becak dan dhuafa serta memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu, dan jama'ah daro, Selasa (19/04/2022) di Gedung Serbaguna Graha PDKT Muara Enim.

Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati Muara Enim H Nasrun Umar, Ketua TP PKK Hj Renny Devi Nasrun Umar, Pembina Forsap Serasan Sekundang Hj Sinta Paramitha Sari, Ketua Forsap Misliyani, unsur Forkompimda, dan OPD di lingkup Pemkab Muara Enim.

Pj Bupati Muara Enim H Nasrun Umar menyampaikan Pemerintah Kabupaten Muara Enim tentunya mendukung penuh segala bentuk kegiatan positif, termasuk Kegiatan yang dilakukan oleh IPEMI. 

"IPEMI Kabupaten Muara Enim diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan organisasi sekaligus mendukung suksesnya program pembangunan daerah melalui pendampingan dan pemberdayaan masayarakat berbasis ekonomi kerakyatan. Oleh sebab itu dalam kesempatan ini saya mengajak Ipemi Kabupaten Muara Enim untuk turut serta bersama Pemkab Muara Enim menyukseskan program pembangunan di Bumi Serasan Sekundang, melalui langkah strategis pada program kerjanya untuk memberikan peran dalam mendorong dan menginspirasi masyarakat, khususnya kaum perempuan lainnya agar mampu berwirausaha menciptakan lapangan pekerjaan maupun menumbuhkan ekonomi kreatif yang unggul, tangguh dan berdaya saing,"ungkapnya.

Kemudian,  HNU menambahkan salah satunya yang dapat dilakukan IPEMI yaitu dengan melakukan edukasi dan pelatihan, serta pemanfaatan teknologi informasi maupun manajemen usaha modern kepada masyarakat, terutama kaum perempuan dalam membuka dan mengelola usaha. 

"Untuk itu, kami sebagai pemerintah daerah melalui dinas/instansi terkait siap bekerja sama dengan Ipemi dan tentunya pula dapat kita gandeng berbagai BUMD/BUMN yang ada di Kabupaten Muara Enim sehingga sama-sama kita dorong industri kreatif keluarga dan masyarakat dalam menumbuhkan usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Muara Enim,"ujarnya. 

Sementara, Ketua IPEMI Muara Enim Hj Lina Candra menyampaikan kegiatan berbagi sembako dan bingkisan terhadap tukang becak, kaum dhuafa, dan anak yatim piatu ini merupakan Program rutin yang di gelar oleh IPEMI Muara Enim.

"Alhamdulillah di tahun ini setelah beberapa tahun terakhir sempat vakum lantaran Pandemi Covid 19, akhirnya kita kembali dapat menghelat kegiatan seperti ini dengan bekerjasama dengan sejumlah organisasi wanita dan Forsap SS,"terangnya.

Kemudian, dikatakan Lina di tahun 2022 ini mereka merasa bersyukur dapat berbagi ratusan paket sembako dan bingkisan ke tukang ojek, kaum dhuafa, dan anak Yatim.

"Kita juga bersyukur di tahun ini kita bisa berbagi 100 paket sembako ke tukang becak, dan kaim dhuafa serta bingkisan ke anak yatim piatu sebanyak 150 paket dan juga 632 palet ke jama'ah daro dan Forsap SS,"terangnya.

Terakhir, Lina menyampaikan paket sembako dan bingkisan serta sejumlah uang tunai yang diberikan ke tukang ojek, khaum dhuafa dan anak yatim piatu tersebut bersumber dari dana yang dikumpulkan oleh seluruh anggota IPEMI Muara Enim.

"Dananya berasal dari dana patungan yang kita kumpulkan dari seluruh anggota IPEMI di kabupaten Muara Enim,"pungkasnya.(Asep)

Share:

Tanggapi Keluhan Warga, Ridho Tinjau Langsung Siring Roboh Yang Kerap Banir


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Tanggapi keluhan masyarakat, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM tinjau langsung kondisi siring di Prumahan Vina Sejahtera II Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, (19/04/2022).

Terlihat Kondisi siring yang memang sudah semakin parah, namun saat di telusuri sampai ke hilir nampak jelas bahwa salah satu penyebab banjir di daerah itu adalah tersumbatnya air akibat tingginya rumput yang ada di dalam Siring.

Dalam hal itu Wako Prabumulih mengambil keputusan tegas dimana untuk mengatasi keluhan warga Perum Vina Sejahtera II tepatnya di wilayah RT.02 hingga RT.06 RW.09 itu akan di anggarkan dalam APBD.

"Setelah aku perhatikan disini ternyata disamping siring yang rubuh ini tersumbat, makanya allahamdullilah Kito masoke anggaran yang secara resmi, artinya ini tidak dapat di tanggulangi oleh duit 20, 30 juta ataupun bencana alam, ini harus di anggarkan melalui APBD,"jelasnya saat di bincangi.

Di tambah juga, Politis Partai Golkar ini mengharapkan agar perhatian masyarakat terhadap lingkungan sekitar haruslah tinggi guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.

"Nanti kita mohon juga kepada warga setelah dua bulan, tiga bulan ini kita kerjakan Yo kalo sudah bersih ini tolong gotong royong warganyo untuk bersihkan kalo ado sampah-sampah di paritnyo, Karena kenapa kalo banjirkan akibatnya warga sini bukan kito, artinyo kalo ini bersih banyu lancar allhamdullilah warga terhindar juga dari banjir,"tuturnya.

Selain itu, guna memperlancar debit air sementara,  Ridho berikan langsung bantuan berupa uang tunai 10jt untuk gotong royong membersihkan Siring dari pangkal hingga akhir.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kadinsos, Kadis Kominfo,Kabag Protokol, Lurah Gunung Ibul ,Camat Prabumulih Timur, Babinsa, Bhabinkamtibnas, RT/RW setempat dan masyarakat sekitar. (ARI/SN)

Share:

PDAM oh PDAM, Air Bersih di Tempirai Diputus?


foto. documentasi sininews.com


PALI. SININEWS.COM -- Warga yang ada di Tempirai Raya Kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini resah lantaran aliran air bersih yang mengalir ke rumahnya akan diputus sementara akibat banyak tunggakan dari pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah. 


Rencana pemutusan aliran air bersih itu diketahui warga setelah adanya surat pemberitahuan beredar ditengah-tengah masyarakat yang dikeluarkan tanggal 19 April 2022 dan hari itu juga aliran air bersih dari PDAM unit IKK Tempirai distop sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. 

Tentu saja, keputusan PDAM unit IKK Tempirai mengundang reaksi dari sejumlah tokoh di desa tersebut karena pihak PDAM terkesan tidak profesional, dimana terdapat kejanggalan pada surat pemberitahuan itu yang hanya ditandatangani karyawan. 

"Pertama sangat di sayangkan surat itu menunjukkan PDAM tidak profesional, karna tidak di TTD direktur atau kepala unit. Kedua PDAM seharusnya Carikan solusi lain, jangan akibat ada pelanggan yang belum bayar, pelanggan yang sudah bayar di rugikan. Tolong buat kebijakan yang bijak, bukan kebijakan yang membuat kisruh di masyarakat," tandas Yogi S Memet S.IP tokoh muda Tempirai, Selasa (19/4/22).

Terpisah, Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah membenarkan banyaknya tunggakan pelanggan di wilayah desa Tempirai. 

"Sehingga kami saat ini tidak bisa memberi upah pekerja. Jangankan untuk memberi upah, bayar tagihan listrik saja menunggak akibat banyaknya pelanggan yang belum membayar tagihan.Tetapi kalau untuk wilayah Pendopo alhamdulillah lancar dan aliran air bersih juga lancar," jelasnya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts