Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Asik Mojok, 9 Pelajar Digiring Satpol.PP PALI

PALI--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggiring 9 pelajar tingkat SMA lantaran kedapatan berada diluar sekolah saat jam pelajaran berlangsung dalam patroli rutin yang digelar Selasa (14/5).

Pelajar yang terjaring kemudian dibawa ke Markas Satpol.PP untuk didata kemudian diberikan pembinaan dan memanggil pihak sekolah bersangkutan. 

"Meski bulan puasa, kita tetap rutin lakukan patroli, guna meningkatkan kesidisiplinan pelajar dan pegawai di pemerintahan PALI," ungkap Zulkopli SH Plt Kepala Satpol.PP PALI melalui Subiono, Kepala Provos Pol.PP, Rabu (15/5).

Untuk 9 pelajar yang terjaring, selanjutnya diserahkan ke orang tua masing-masing dan pihak sekolah setelah didata dan menandatangani surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi lagi keluar sekolah saat jam pelajaran. 

"Kita bina dan kita beri arahan bahwa pentingnya mencari ilmu dengan tekun,  serta harus ingat orang tua mereka yang telah susah payah mencari biaya sekolah, serta menegaskan bahwa Satpol.PP PALI akan terus patroli dan menjaring pelajar yang keluyuran saat jam sekolah," tukas Subiono. 

Diakui Subiono, ada beberapa titik yang menduai tempat favorit pelajar untuk bolos sekolah. "Seperti di lapangan  Gelora, disana, sering kita jaring pelajar. Dan kemarin itu,9 pelajar kita amankan di sekitar gelora, diantaranya ada yang kedapatan asik mojok, serta sebagian lagi ada yang merokok disebuah warung," terangnya. 

Patroli rutin juga bukan hanya menyasar pelajar, tetapi dikatakan Subiono, apabila ada pegawai Pemkab keluyuran pada jam kerja, maka pihaknya tidak akan segan menjaring oknum pegawai tersebut. 

"Kegiatan ini kita rutin lakukan agar seluruh pelajar dan pegawai disiplin. Kedepan, kita akan jadwalkan untuk patroli ke pasar-pasar untuk menjaring pegawai yang biasa bolos kerja untuk berbelanja," pungkasnya.
Share:

Akhirnya! Rara Lida Lulus Ujian Nasional Sekolah

PRABUMULIH--Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun di SMA Negeri 1 Kota Prabumulih, Tiyara Ramadhani atau Rara Lida akhirnya dapat menyelesaikan pendidikannya. 

Rara dinyatakan Lulus Ujian Nasional sebagaimana disampaikan oleh kerabat Rara, Dini Yuharlen yang diberi mandat oleh orang tua Rara untuk mengurus proses kelulusan Rara disekolahnya. 

"Alhamdulillah Rara lulus. Tadi sempat tegang juga karena tidak bisa akses pengumuman online di internet," Ujar Dini, Jumat (10/5). 

Dini menjelaskan seharusnya surat kelulusan tersebut harus diambil Rara disekolah. Berhubung jadwal syuting yang cukup padat mengakibatkan harus diwakilkan. 

"Ibu Rara juga masih di Jakarta jadi saya yang dimandatkan untuk ambil surat ini kesekolah," ungkapnya sembari menunjukkan surat kelulusan milik Rara. 

Dini menerangkan saat ini Rara tengah mengisi sejumlah acara distasiun televisi yang telah mengontraknya empat tahun kedepan. 

"Ada mengisi Live, mengisi kegiatan Ramadhan. Jadwal penuh sampai H-7 Lebaran," terangnya.

Namun demikian, kata Dini, lebaran hari raya Idul Fitri Rara dipastikan pulang ke Kota Prabumulih untuk berkumpul dengan keluarganya.

"Insya Allah seminggu sebelum lebaran Rara pulang kerumah. Dua hari setelah lebaran kemudian langsung berangkat lagi mengisi jadwal offair diluar Kota," tuturnya.
Share:

Masih Bandel, Puluhan Pelajar di PALI Kucing-kucingan Corat coret Baju Seragam

PALI--Seolah tidak mengindahkan himbauan kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Zainul yang melarang siswa melakukan aksi corat coret baju seragam serta lalukan konvoi kendaraan bermotor usai pengumuman kelulusan, puluhan siswa terlihat berkumpul di lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo dengan asiknya saling menyemprotkan cat ke baju seragam dan rambut mereka.

Bukan hanya di lapangan Gelora Kecamatan Talang Ubi saja, dari informasi media ini, di Kecamatan Tanah Abang, Abab dan Penukal juga terjadi hal sama, tetapi jumlahnya tidak seramai Tahun-tahun sebelumnya.

Padahal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten PALI terus lakukan patroli di seluruh kecamatan untuk menghalau siswa yang lakukan aksi corat coret tersebut. Namun, ketika pasukan Satpol.PP PALI datang mereka (siswa) kocar kacir menghindari patroli Satpol.PP.

Tetapi saat Satpol.PP tidak tampak lagi, siswa kembali berkumpul melanjutkan aksi yang dinilai kurang terpuji itu.

"Susah juga untuk menghapus kebiasaan itu, tetapi dibanding tahun sebelumnya, aksi corat coret sudah semakin berkurang, hanya ada puluhan siswa yang masih membandel," ungkap Firdaus, salahsatu warga Talang Ubi, Rabu (8/5).

Dikatakan juga Jefri, pedagang disekitar lapangan Gelora bahwa aksi tersebut memang tidak mengganggu ketertiban umum, hanya saja tidak pantas dilakukan seorang pelajar yang telah didik tatakrama serta budi pekerti.

"Memang seharusnya merayakan kelulusan dengan cara yang sopan atau yang bermanfaat bagi orang lain. Dari pada di corat coret lebih baik disumbangkan seperti arahan kepala MKKS," katanya.

Terpisah, Plt Kepala Satpol.PP PALI, Zulkopli SH bahwa pihaknya sejak pagi berkeliling lakukan patroli meminimalisir aksi corat coret serta aksi vandalisme.

"Anggota kita dibagi beberapa tim untuk patroli disetiap kecamatan. Kalau pun masih ada aksi itu, pelajar yang membandel tersebut melakukannya kucing-kucingan dengan anggota kita," terangnya.
Share:

Siswa Dilarang Konvoi dan Corat-coret Seragam

MUARA ENIM -- Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Muara Enim, H Darmadi Spd Msi menyebut, pihaknya telah mengeluarkan peringatan tegas kepada para pelajar. Siswa di daerah ini dilarang menggelar aksi konvoi dan corat-coret seragam saat merayakan kelulusan.

Rencananya pengumuman kelulusan bagi pelajar jenjang SMA/SMK sederajat digelar Rabu 8 Mei 2019 (hari ini, red).Siswa yang kedapatan tetap nekat menggelar aksi tersebut, akan dikenakan sanksi tegas, yakni ijazah yang bersangkutan akan ditahan sekolah sementara waktu.

“Aksi seperti ini tidak perlu dilakukan, dan tidak memiliki manfaat. MKKS SMA telah mengeluarkan peringatan disampaikan ke sekolah masing-masing. Bagi siswa yang ketahuan tetap menggelar kegiatan ini ijazahnya akan ditahan sekolah, dan yang mengambil harus orang tuanya,” tegas Darmadi, Selasa (7/5).

Menurut dia, sebaiknya siswa mensyukuri kelulusan dengan cara bijaksana sehingga meninggalkan kenangan yang baik. “Lebih bagus seragam sekolahnya dikumpulkan lalu disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan atau sumbangkan kepada adik-adik kelasnya,” pesannya.

Darmadi menuturkan, sejumlah sekolah khususnya yang berada di kota memanfaatkan website sekolah untuk mengumumkan kelulusan. “Rata-rata sekolah menyampaikan pengumuman secara online melalui website sekolah. Hal ini juga bentuk mencegah terjadinya konvoi, dan corat-coret,” tuturnya.

Terpisah, Kepala SMA Negeri 1 Ujan Mas, Penderizal Spd MM mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya aksi konvoi kendaraan dan corat-coret dilakukan anak didiknya, sekolah ini menyiapkan kain putih yang bisa digunakan siswa untuk membubuhkan tanda tangan mereka.
“Sedangkan pengumuman kelulusannya, kita libatkan sejumlah guru. Mereka kita tugaskan untuk mengantar surat kelulusan ke rumah masing-masing siswa supaya tidak ada aksi corat-coret dan konvoi yang dilakukan siswa SMA Negeri 1 Ujan Mas,” jelasnya.

Jika masih dilanggar, sesuai kesepakatan yang telah disampaikan semua siswa kelas XII yang akan lulus pada saat pernyataan sikap dalam acara pelepasan beberapa waktu lalu, maka ijazah mereka akan ditahan sebagai bentuk konsekuensi atas apa yang sudah mereka langgar.

“Untuk itu, saya mengimbau khususnya untuk anak-anak SMA Negeri 1 Ujan Mas, jangan sampai menggelar konvoi kendaraan dan mencoret-coret seragam sekolah. Kalau masih bagus, lebih baik seragamnya disumbangkan saja,” tukasnya.(SN)
Share:

Menguatkan Pendidikan , Memajukan Kebudayaan


JAKARTA--Tema yang diangkat dalam peringatah hari pendidikan Nasional tahun 2019, adalah Menguatkan Pendidikan, memajukan kebudayaan. Pendidikan dan kebudayaan sangat erat kaitannya, dua hal ini seakan tidak bisa dipisahkan, karena  yang satu menyangkut prosesnya yang satunya lagi menyangkut produknya.

Pendidikan merupakan sesuatu yang dipelajari dalam waktu tertentu dengan metode tertentu sehinggi menjadi produk dari buah pendidikan yang dipelajari. Bila seseorang mengenyam pendidikan dengan bagus, maka akan membuat produk tindakan yang bagus pula. Tindakan ini yang bisa mengartikan perilaku kebudayaan, maka arti kebudayaan bisa berkembang  dan membuat budaya itu lentur dan dinamis.

Pendidikan merupakan pondasi kemajuan sebuah bangsa. Hasil dari pendidikan itu sendiri secara holistik akan berpengaruh ke sektor-sektor lainnya di dalam perkembangan sebuah Negara.

Pendidikan juga diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah sosial, budaya dan persamaan hak dan gender. Masalah budaya contohnya, di Indonesia masalah ini begitu popular dimana Indonesia memiliki keberagaman yang begitu kompleks dibanding negara lainnya dari adat istiadat, bahasa, agama dan wilayah.

Masalah pendidikan di Indonesia bukan sesuatu yang baru dan bukan pula sesuatu yang tidak dapat diselesaikan. Dari banyak penelitian sebelum-sebelumnya, ada beberapa masalah dalam pendidikan di Indonesia seperti masalah infrastruktur, sumber belajar, tenaga pendidik dan peran orangtua.

Penguatan Pendidikan Karakter

Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter adalah fondasi dan ruh utama pendidikan,” pesan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tak hanya olah pikir (literasi), Penguatan Pendidikan Karakter mendorong agar pendidikan nasional kembali memperhatikan olah hati (etik dan spiritual) olah rasa (estetik), dan juga olah raga (kinestetik).

Keempat dimensi pendidikan ini hendaknya dapat dilakukan secara utuh-menyeluruh dan serentak. Integrasi proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler di sekolah dapat dilaksanakan dengan berbasis pada pengembangan budaya sekolah maupun melalui kolaborasi dengan komunitas-komunitas di luar lingkungan pendidikan.

Terdapat lima nilai karakter utama yang bersumber dari Pancasila, yang menjadi prioritas pengembangan gerakan Penguatan Pendidikan Karakter; yaitu religius, nasionalisme, integritas, kemandirian dan kegotongroyongan. Masing-masing nilai tidak berdiri dan berkembang sendiri-sendiri, melainkan saling berinteraksi satu sama lain, berkembang secara dinamis dan membentuk keutuhan pribadi.

Nilai karakter religius mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan yang Maha Esa yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama dan kepercayaan lain, hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain. Implementasi nilai karakter religius ini ditunjukkan dalam sikap cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan, teguh pendirian, percaya diri, kerja sama antar pemeluk agama dan kepercayaan, anti perundungan dan kekerasan, persahabatan, ketulusan, tidak memaksakan kehendak, mencintai lingkungan, melindungi yang kecil dan tersisih.
Nilai karakter nasionalis merupakan cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

Sikap nasionalis ditunjukkan melalui sikap apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, unggul, dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama.

Adapun nilai karakter integritas merupakan nilai yang mendasari perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, memiliki komitmen dan kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan dan moral. Karakter integritas meliputi sikap tanggung jawab sebagai warga negara, aktif terlibat dalam kehidupan sosial, melalui konsistensi tindakan dan perkataan yang berdasarkan kebenaran. Seseorang yang berintegritas juga menghargai martabat individu (terutama penyandang disabilitas), serta mampu menunjukkan keteladanan.

Nilai karakter mandiri merupakan sikap dan perilaku tidak bergantung pada orang lain dan mempergunakan segala tenaga, pikiran, waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi dan cita-cita. Siswa yang mandiri memiliki etos kerja yang baik, tangguh, berdaya juang, profesional, kreatif, keberanian, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Nilai karakter gotong royong mencerminkan tindakan menghargai semangat kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama, menjalin komunikasi dan persahabatan, memberi bantuan/pertolongan pada orang-orang yang membutuhkan. Diharapkan siswa dapat menunjukkan sikap menghargai sesama, dapat bekerja sama, inklusif, mampu berkomitmen atas keputusan bersama, musyawarah mufakat, tolong menolong, memiliki empati dan rasa solidaritas, anti diskriminasi, anti kekerasan, dan sikap kerelawanan.

Memajukan Kebudayaan

Di zaman yang modern ini perkembangan ilmu pengetahuan sudah semakin maju. Perlu untuk disadari bahwa dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju juga perlu mempertimbangkan aspek budaya yang ada. Terutama dalam hal nilai-nilai positif yang ada dalam budaya masyarakat. Jangan sampai perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju malah menenggelamkan aspek nilai-nilai postif kebudayaan yang ada di dalam masyarakat.
Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah yang luas.

Sehingga tidak heran bila wilayah Indonesia yang tercakup mulai dari Sabang sampai Merauke menyimpan banyak kebudayaan yang multikultural. Aspek kebudayaan yang multikultural di Indonesia harus berada dalam satu nilai positif yang dapat dijalankan bersama. Hal tersebut perlu dilakukan agar persatuan dan kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat tetap terjaga.

Pancasila merupakan ideologi yang menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. Nilai-nilai luhur positif yang ada di dalam Pancasila perlu terus ditransformasikan kepada generasi muda bangsa Indonesia agar persatuan dan kesatuan di dalam corak masyarakat Indonesia yang multikultural dapat terus terjaga. Oleh karena itu, mengembangkan nilai-nilai positif bagi generasi muda sangatlah perlu untuk dilakukan mengingat di masa sekarang ini ideologi bangsa barat telah banyak merasuki generasi muda bangsa Indonesia.
Kebudayaan sebagai hasil budi manusia, dalam hal berbagai bentuk dan menifestasinya, dikenal sepanjang sejarah sebagai milik manusia yang tidak kaku, melainkan selalu berkembang dan berubah dan membina manusia untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan kultural dan tantangan zaman tradisional untuk memasuki zaman modern.

Manusia sebagai mahluk berakal dan berbudaya selalu berupaya untuk mengadakan perubahan-perubahan. Dengan sifatnya yang kreatif dan dinamis manusia terus berevolusi meningkatkan kualitas hidup yang semakin terus maju, ketika alamlah yang mengendalikan manusia dengan sifatnya yang tidak iddle curiousity (rasa keinginantahuan yang terus berkembang) makin lama daya rasa, cipta dan karsanya telah dadpat mengubah alam menjadi sesuatu yang berguna, maka alamlah yang dikendalikan oleh manusia.
Budaya diartikan sebagai keseluruhan sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat. Sistem berpikir, nilai, moral,norma, dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya. Sistem berpikir, nilai, moral, norma dan keyakinan itu digunakan dalam kehidupan manusia dan menghasilkan sistem sosial, sistem ekonomi, sistem kepercayaan, sistem pengetahuan, teknologi, seni, dan sebagainya. Manusia sebagai makhluk sosial menjadi penghasil sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan; akan tetapi juga dalam interaksi dengan sesama manusia dan alam kehidupan, manusia diatur oleh sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan yang telah dihasilkannya.

Ketika kehidupan manusia terus berkembang, maka yang berkembang sesungguhnya adalah sistem sosial, sistem ekonomi, sistem kepercayaan, ilmu, teknologi, serta seni. Pendidikan merupakan upaya terencana dalam mengembangkan potensi peserta didik, sehingga mereka memiliki sistem berpikir, nilai, moral, dan keyakinan yang diwariskan masyarakatnya dan mengembangkan warisan tersebut ke arah yang sesuai untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memajukan, memelihara dan melestarikan nilai-nilai dari budaya bangsa.

Hal yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah  generasi muda bangsa. Karena generasi muda masih sangat labil dan mudah terkonstruk oleh nilai-nilai budaya yang bukan merupakan budaya bangsa Indonesia. Maraknya penggunaan internet oleh kalangan muda perlu mendapatkan perhatian yang serius bagi seluruh elemen bangsa ini. Pengawasan orang tua didik sangatlah berperan penting dalam menghadapi hal ini. Pembimbingan sejak dini bagi generasi muda juga sangatlah penting demi terciptanya bangsa yang besar yang mau menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsanya.

Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk memajukan dan mengembangkan nilai-nilai luhur bangsa bagi generasi muda antara lain:

(1) Mengembangkan nilai-nilai moral yang dilandasi nilai-nilai dalam agama. Hal ini perlu dilakukan agar  generasi muda dapat hidup berdasarkan nilai-nilai yang diajarkan di dalam agama.

(2) Mengembangkan sikap saling menghargai dan mnghormati antar sesama. Generasi perlu diajarkan untuk hidup saling menghormati dan menghargai antar sesama agar kerukunan hidup antar sesama dapat terwujud.

(3) Mengembangkan cara hidup tolong-menolong dalam kebersamaan. Hal ini perlu dilakukan karena bangsa Indonesia pada dasarnya bukanlah bangsa yang individualis. Jadi pola hidup tolong menolong itu sangatlah perlu dilakukan.

(4) Mengembangkan sikap peduli antar sesama masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

(5) Menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam ikatan bangsa Indonesia. hal ini sangat perlu dilakukan agar integrasi bangsa dapat terjaga dengan baik.

Mengembangkan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi muda masa depan merupakan hal yang perlu dilakukan demi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam suatu negara. Perlu diketahui bahwa banyak dari generasi muda saat ini telah terasuki pemikiran barat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indoensia yang terkandung di dalam Pancasila.

Untuk itu, kebersamaan dalam membangun bangsa yang berdasarkan atas nilai-nilai luhur bangsa sangatlah perlu dilakukan. Agar impian untuk mewujudkan negara yang sejahtera dapat tercapai.


Oleh: BAYUMIE SYUKRI, AP., SE., M. Si
(Praktisi dan Pemerhati Pendidikan)
Share:

Hebat! SMK Negeri 1 PALI Terapkan USBN Berbasis Android

PALI -- Untuk pertama kalinya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanah Abang lalukan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) menggunakan android yang bakal dilaksanakan pada 11 sampai dengan 19 Maret 2019 mendatang.

Yulisa Mandasari, kepala SMKN 1 Tanah Abang mengatakan bahwa sekolahnya telah siap lakukan USBN menggunakan android.

"Mekanismenya telah kita atur dengan memakai aplikasi tersendiri, setiap peserta ujian nanti mengunduh aplikasi tersebut kemudian soal dan jawaban melalui aplikasi yang telah disiapkan," ungkap Yulisa, Senin (11/3).

Untuk jaringan, diakui Yulisa bahwa pihak sekolah telah menyiapkan Wi-Fi sendiri. "Insyaallah untuk jaringan internet kita punya tower sendiri. Untuk peserta ujian ada 36 pelajar," tukasnya.

Aplikasi untuk USBN dijelaskan Yulisa sudah disiapkan untuk meminimalisir kecurangan, yakni saat ujian dan peserta sudah masuk diaplikasi tersebut tidak bisa lagi keluar sebelum jawaban semuanya selesai.

"Banyak yang mengkhawatirkan adanya kecurangan saat ujian, karena alat yang digunakan dengan handphone android. Karena sewaktu-waktu peserta bisa saja mencari jawaban melalui google. Namun, aplikasi yang disiapkan secara otomatis akan menyatakan peserta menyelesaikan jawaban apabila keluar dari aplikasi. Jadi kami rasa, USBN akan berjalan transparan," jelasnya.

Ujian sendiri ditambahkan Yulisa berdurasi 160 menit, dalam satu hari ada dua pelajaran yang diujikan.

"Jawaban peserta akan direkap ke Provinsi, standar kompetensi kelulusan minimal 70, dan yang tidak lulus ada kesempatan untuk mengulannya," tutupnya. (SN)
Share:

Banjir Meluas di Tanah Abang, Sekolah Pun Ikut Terendam

PALI--Intensitas hujan di wilayah Bumi Serepat Serasan masih tinggi, imbasnya banjir yang melanda wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluas terutama daerah yang berada di pinggir sungai Lematang.

Dari pantauan media ini dilapangan, bukan hanya rumah penduduk yang terendam, tetapi sejumlah sekolah pun ikut kena dampaknya.

"Sudah lima hari pak SDN 13 Tanah Abang terendam. Anak-anak tetap sekolah, namun kami tetap khawatir karena ditakutkan saat jam istirahat, anak-anak bermain air," ujar Rustam, warga Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang, Selasa (5/3).

Sama halnya diutarakan Yensi, warga Desa Sukaraja Kecamatan Tanah Abang, bahwa sekolah dasar yang ada didesanya juga terendam. Meski banjir tidak mengganggu aktivitas belajar karena posisi bangunan sekolah ditinggikan, tetapi tetap saja para orang tua meminta pihak sekolah harus ekstra dalam mengawasi seluruh pelajar.

"Terutama pada saat jam istirahat, para guru harus tetap awasi siswanya jangan sampai lepas pengawasan. Karena ketinggian air cukup dalam," pintanya.

Terpisah, Kamriadi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, membenarkan ada sejumlah sekolah terkena imbas luapan sungai Lematang. Dirinya juga telah memerintahkan kepada seluruh kepala UPTD untuk melalukan piket memantau dan mengawasi pelajar saat banjir.

"Kalau proses belajar mengajar tetap berjalan lancar, hanya saja untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami telah menyarankan UPTD untuk lalukan piket. Kondisi banjir belum sampai merendam ruang belajar, baru halamannya saja, dan kondisi itu memang sudah biasa dialamai setiap tahun terutama daerah dipinggiran sungai Lematang," tandasnya.

Sementara itu, Junaidi Anuar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menyebutkan bahwa saat ini ada 10 desa yang ada di Kecamatan Tanah Abang teredam banjir.

"Banjir tersebut merupakan banjir tahunan, karena luapan air dari Sungai Lematang akibat tidak dapat menampung air hujan. Kami tetap himbau warga agar waspada antisispasi kemungkinan buruk saat banjir maupun pasca banjir," terangnya.(SN) 
Share:

12 Siswa SMA Unggulan Rebut Juara OSK

MUARA ENIM - Prestasi akademik berhasil disabet 12 anak didik SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim dalam ajang Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) SMA Tingkat Kabupaten Muara Enim yang berlangsung di SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim, pada 27 Februari 2019 pekan lalu.
Adapun juara yang diperoleh, di bidang lomba Matematika, Muhammad Hisyam berhasil raih juara pertama, kemudian Azwir Al Kapi Dheazki P peroleh juara kedua. Di bidang lomba Fisika, Muhammad Fadiel sabet juara I.

Selanjutnya di bidang lomba Kimia, dua siswa yakni Rizqiani Astrid Nasution dan Yusrina Hasya Fadillah masing-masing meraih juara I dan II. Sedangkan bidang lomba Biologi, Dendi Yudha Jaya peroleh juara kedua.

Bukan itu saja, juara satu kembali didapat pada bidang lomba Ekonomi, atas nama Nati’i Ilmi. Bidang Komputer, mendapat juara dua oleh Abdul Hadi Adriansyah. Bidang Geografi, Fahmi Ilham rebut juara I, dan Innaka Putricia rebut juara III.

Kemudia di bidang lomba Astronomi siswa SMA Negeri 1 Unggulan atas nama Sari Rahma Dani mendapatkan juara ketiga. Terakhir di bidang lomba Kebumian, Zalfa Emri Nabila mendapat juara pertama.

Kepala SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim, H Darmadi Spd Msi mengaku bangga atas raihan prestasi oleh anak didiknya itu. Kata Darmadi, dari 9 bidang lomba, semuanya mendapatkan juara. “Saya ucapkan selamat kepada anak-anak yang berhasil membawa pulang juara dalam OSK SMA tingkat Kabupaten Muara Enim ini,” ucapnya, Minggu (3/3).

Darmadi berpesan, ke-12 peserta didiknya tersebut agar kembali belajar dan berlatih. Mengingat, mereka akan maju ke tingkat Provinsi Sumsel mewakili Kabupaten Muara Enim.

“Tiga besar peraih juara di 9 bidang lomba ini akan mewakili kabupaten. Rencananya Olimpiade Sains tingkat Provinsi Sumsel akan digelar pada April nanti,” sebut Darmadi yang juga Ketua MKKS SMA Muara Enim ini.

Dirinya berharap, dengan giat belajar dibina langsung oleh guru bidang studi masing-masing. Mereka akan kembali meraih juara di tingkat provinsi sehingga bakal melaju lagi ke nasional. “Harapan kita anak-anak maju sampai tingkat nasional,” tukasnya.

Muhammad Hisyam, salah satu peraih juara, bersyukur dirinya berhasil meraih juara pertama di bidang lomba Matematika. “Rasanya pasti senang bisa mengalahkan puluhan peserta. Semoga di provinsi kembali mendapat juara supaya dapat maju ke level nasional,” harap Hisyam.

Diketahui, OSK SMA diikuti sebanyak 304 peserta terdiri dari pelajar SMA negeri maupun swasta di Kabupaten Muara Enim. Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh pada Sabtu, 27 Februari lalu.(SN)
Share:

Rapat Paripurna, Prabumulih Segera bangun Sekolah Akamigas

PRABUMULIH – Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM bersama DPRD Kota Prabumulih gelar rapat Paripurna tentang Penyampaian Laporan Hasil Kerja Pansus terhadap pembahasan Raperda tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2018 – 2023 dilantai tiga ruang rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih, senin (11/2/19)

Dalam rapat tersebut sejumlah rencana pembangunan jangka menengah daerah Kota Prabumulih Tahun 2018 – 2023 telah disusun diantaranya rencana pembangunan Sekolah Akamigas di Kota Prabumulih

Dalam ruang rapat Paripurna Ridho Yahya mengatakan mengajak DPRD Kota Prabumulih untuk mengkaji beberapa rencana Pembangunan di Kota Prabumulih yang berpotensi dan tidak merugikan anggaran yang ada

“ ya kita kaji dulu beberapa usulan yang sudah masuk, kalau tidak menguntung bagi Prabumulih kita tahan dulu” ucap Walikota menanggapi Rencana Pembangunan di Kota Prabumulih

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, SE saat diwawancarai awak media mengatakan sangat setuju dengan rencanan pembangunan sekolah Akamigas hal tersebut dikatakannya, Kota Prabumulih sangat berpotensi untuk membangun sekolah Akamigas di Prabumulih

“saat ini kita sudah siapkan anggaran ditahun 2019 untuk pembebasan lahan pembangunan Sekolah Akamigas” ucap ketua DPRD Kota Prabumulih

Diketahui lahan untuk pembangunan sekolah Akamigas seluas 15 hektar sudah disiapkan dan direncanakan akan dibangun di Daerah Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih

“waktu lalu kan sudah ada statmen dari pak Gubernur jika Prabumulih menjadi salah satu tempat yang berpotensi untuk dibangun Akamigas, namun lanjut Palo, masih menunggu beberapa bulan untuk memenuhi syarat sekaligus akan dirapatkan dengan Kementerian terkait (sn)
Share:

Bupati PALI Tantang Siswa, Anak Kelas 5 SD Ini Yang Berani Ladeni

PALI--Pada kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) yang diselenggarakan TP.PKK Kabupaten PALI, Sabtu (9/2) di SDN 39 Talang Ubi yang letaknya di Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM menantang siswa dari Lima sekolah dalam kecamatan Talang Ubi yang hadir di acara tersebut untuk naik ke atas panggung.


Tantangan yang dilontarkan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan itu membuat suasana hening sejenak, pasalnya Bupati melontarkan tantangan berupa pertanyaan untuk membacakan do'a sebelum belajar diatas panggung bagi pelajar SD.

Keheningan pun pecah, saat Listiani, salahsatu siswi kelas 5 SD asal Desa Beruge Darat yang berani meladeni tantangan Bupati dengan naik keatas panggung.

Dengan lantangnya, siswi tersebut membacakan do'a yang diminta Bupati. Tentu saja, keberanian siswi tersebut membuat Bupati bangga. Sebab, anak berani dan cerdas seperti itulah yang akan menjadi harapan bangsa. Tetapi kecerdasan tidak akan didapat apabila badan tidak sehat.

Maka dengan program PMT-AS dari TP.PKK PALI membantu pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat dengan meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak agar anak jadi sehat dan cerdas.

Keberanian siswi asal SD Desa Beruge Darat langsung diganjar hadiah oleh Bupati, dan Bupati pun berpesan agar seluruh anak di PALI agar rajin belajar serta para orang tua untuk memperhatikan kebutuhan gizi bagi anak-anaknya.

Pemenuhan gizi kata Bupati tidak mahal, sebab masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai macam sayuran atau tanaman obat, serta memelihara ayam.

"Cara mudah dan murah dalam memenuhi gizi adalah memanfaatkan pekarangan rumah serta memelihara ayam. Telur yang dihasilkan bisa diberikan kepada anak-anak kita, karena telur kaya protein. Serta apabila lebaran, tidak ada lagi keluhan harga ayam mahal atau cabe mahal, karena dihalaman rumah sudah kita tanam," kata Bupati.

Sementara pada kegiatan program PMT-AS TP.PKK Pokja 3, yang dibagikan berupa Roti, susu dan telur. Pembagian makanan tambahan tersebut Bupati didampingi langsung sang Istri, Ir Hj Sri Kustina dan dihadiri Plt ketua TP.PKK PALI, Rusmalina serta tokoh masyarakat lima desa dan ratusan siswa dari lima SD dalam kecamatan Talang Ubi. (SN)
Share:

FGD Guru Sekota Prabumulih, Deru : Walikotanya tiap hari merayu terus!

PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih Gelar Focus Grup Discussion (FGD) Pendidikan Vokasi Sektor ESDM bersama puluhan Guru dan kepala sekolah se Kota Prabumulih di Gedung Patra Ria PT.Pertamina EP Asset 2 Prabumulih,kamis (7/2/19)

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru, SH.MM didampingi Duta Literasi Percha Leanpuri, Kepala BPSDM ESDM RI Prof.Dr.ir.IGN Wiratmaja Puja, M.Sc, Direktur PEM Akamiga Cepu Prof.Dr.R.Y Perci Burhan, M.Sc dan tampak hadir juga Waka Polres Prabumulih, GM PT.Pertamina beserta unsur muspida lainnya

Dalam sambutanya Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM yang didampingi Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri, SH beserta istri mengatakan jika Prabumulih saat ini telah melakukan perubahan besar dalam Pemerintahannya dengan beberapa program unggulan yang memihak kepada masyarakat kecil

Hal tersebut diungkapkannya melalui acara Focus Grup Discussion bersama ratusan Guru dan Kepala Sekolah Sekota Prabumulih, Ridho mengungkapkan didepan Gubernur dan para tamu undangan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih Menolak keras Eksplorasi Tambang Batubara dan telah mengambil kebijakan untuk melarang Truk Batubara melintasi dijalan Kota yang saat ini sudah hancur

Tak hanya itu orang nomor satu di Prabumulih itu juga memaparkan capaian 5 Tahun setelah kepemimpinannya hingga kini telah berhasil membangun ratusan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu dan puluhan rumah ibadah berhasil dibangun dan direnovasi melalui APBD Kota Prabumulih

“kita merangkul instansi pemerintahan dan swasta untuk bersama-sama membantu masyarakat miskin, seperti saat ini DPRD, Perusahaan perusahaan ternama di Prabumulih bahkan Bank Swasta dan Nasional juga kita bekerjasama untuk membangun rumah layak huni"

Dalam tayangan yang dipaparkan Walikota Prabumulih terlihat beberapa perusahaan telah bersama sama Pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dengan cara melakukan bedah rumah yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Prabumulih

Diketahui Walikota Prabumulih melalui kepemimpinan Ridho Yahya Pemerintah menyisihkan sebagian dari gajih para Pegawai (PNS) untuk program gotong royong yang terlihat nyata telah bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat

Dari beberapa program itu keberhasilan Pemkot Prabumulih dalam penyambungan Gas Alam gratis terdapat ratusan ribu lebih sambungan gas (Jargas) di Prabumulih telah berhasil disambung

Sementara itu, Gubernur Sumatera selatan H.Herman Deru, SH,MM menanggapi beberapa program yang dipaparkan Walikota Prabumulih, dirinya mengatakan jika setiap ada acara Ridho sering merayu jika ada maunya

 

"Walikota Prabumulih selalu merayu saya pak, setiap ada kegiatan dia selalu minta tolong disetop truk batubara itu pak, warga kami sudah resah" ucap Deru menirukan pembicaraan sambil tertawa lepas

Deru menambahkan jika saat ini Prabumulih di pimpin oleh orang yang amanah, dan dirinya akan selalu mendengarkan pendapat dan keluhan dari bawahan demi kepentingan bersama

"Yaa kita pasti selalu mendengarkan keluhan dan masukan pemimpin didaerah sebelum mengambil keputusan" ucapnya
Share:

Seragam Gratis Diberikan Seluruh Siswa

MUARA ENIM--Fasilitas penunjang belajar seperti seragam gratis diberikan kepada seluruh peserta didik Sekolah Dasar (SD) tanpa ada pengecualian strata sosial.

Itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan pendidikan murah bagi semua kalangan  dan berupaya untuk menghilangkan perbedaan tingkat ekonomi, strata social antara peserta didik, baik berasal dari keluarga mampu ataupun dari keluarga kurang mampu, Hal itu diungkap Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM.

Dijelaskan bupati, terhadap penyaluran dana bantuan operasional sekolah  daerah, bagi sekolah swasta dilakukan melalui mekanisme hibah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, terhadap kesejahteraan para tenaga honorer/kontrak yang berada dibidang pendidikan, telah menjadi perhatian Pemkab Muara Enim.

Berkat dorongan positif dari anggota dewan, lanjutnya, besaran honororarium tenaga harian lepas naik dari Rp 700 ribu menjadi Rp 900 ribu/bulan untuk pendidikan S1. Sedangkan besaran honorarium  tenaga harian lepas non S1, naik dari Rp 500 ribu menjadi Rp 700 ribu/bulan.(SN)
Share:

Kasus Fatmi, Membuat Pelajar Masih Trauma

MUARA ENIM--Kasus perampokan disertai dengan pemerkosaan dan pembunuhan dialami Fatmi Rohanayanti (20), mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah Palembang, yang mayatnya ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan dan tragis di kebun karet di kawasan Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar Muara Enim, Kamis (31/1) lalu membuat para siswa SMA Negeri 1 Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar masih trauma.

Soalnya, para siswa ini menuju ke sekolah tersebut banyak yang mengendarai sepeda motor. Untuk mengantisifasi rata trauma para pelajar ini, Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono, bersama anggota Bhabinkamtibmasnya, melakukan penyuluhan ke sekolah tersebut, Senin (4/2)

Penyuluhan yang disampaikan Kapolsek tidak saja masalah keamanan dalam mengendarai lalu lintas. Tetapi antisifasi masalah bahaya narkoba dan tertib berlalu lintas. Serta bahaya penyalahgunaan media sosial.

Kapolsek mengatakan, kegiatan penyuluhan yang dilakukan, untuk menjaga ketertiban dan keamanan bagi warga di Desa Menanti dan Desa Suban Baru Kecamatan Kelekar. Karena saat ini mulai muncul isu lewat media sosial bentrok antara warga Desa Menanti dengan Desa Suban Baru yang tidak ada kebenarannya.(SN)
Share:

Deklarasi Anti Narkoba, Ratusan siswa penuhi Taman Kota Prabumulih

PRABUMULIH – Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Kota Prabumulih meriahkan Festifal Anti Narkoba dan Deklarasi Aktivis Milenial Anti Narkoba dengan tema Peran Generasi Milenial Memberantas dan Mencegah Narkoba di Taman Kota Prabujaya, selasa (29/1/19)

Acara yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (GMAN) Kota Prabumulih itu ditujukan untuk generasi muda yang saat ini menjadi mayoritas pengguna narkoba akibat pergaulan bebas

Ketua Gerakan Anti Narkoba Kota Prabumulih Dodi Hari Utama dalam pidatonya mengatakan jika saat ini indonesia telah darurat narkoba khususnya Kota Prabumulih melalui Badan Narkotika Nasional terus memerangi Pengedar, Pemakai dan Pengguna narkoba yang masih gentayangan di Kota Nanas ini

“ayo bersama sama kita lawan Narkoba, jangan biarkan merusak masa depan anak bangsa” ucapnya memberikan semangat kepada ratusan siswa sekolah yang diutus langsung dalam pagelaran festival anti narkoba

Senada disampaikan, Fitriani Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Sumatera Selatan (Kesbangpol) yang turut hadir dan memeriahkan Festifal anti narkoba

“inilah contoh kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat ditengah hiruk pikuknya dunia bebas yang merusak generasi muda, pemerintah wajib mendukung dan mendeklarasikan perlawanan narkoba bagi kaum mileneal saat ini” tegasnya

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih Ibnu Munzakir yang hadir dalam deklarsi itu mengajak semua pelajar dan mahasiswa untuk menjauhi segala bentuk penyalagunaan narkoba

“apa pun bentuk narkoba tidak boleh ada di Prabumulih, siapa pun yang tenggelam dalam gelapnya narkoba pasti kami ringkus” tegasnya

Rian salah satu peserta Festival dan deklarasi anti narkoba dari SMA Negeri 5 Prabumulih mengaku sangat terbantu dengan informasi yang diberikan mengenai bahayanya penggunaan narkoba, siswa kelas XII IPA belum tau persis bahaya dari narkoba itu sendiri

“sangat bermanfaat nian kak acara ini, ini hal pertama aku mengetahui bahaya narkoba untuk kedepan kito sudah bisa antisipasi narkoba” tandasnya
Share:

Jalan Menuju SDN 27 Putus

MUARA ENIM,---Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Muara Enim sejak beberapa hari belakangan, membuat Jalan menuju SD Negeri 27 Kampung Transad, Desa Karang Raja, Kecamatan Kota Muara Enim, Muara Enim mengalami putus total. Pasalnya boxculpert alias gorong gorong yang berada di bawah jalan itu ambruk akibat diterjang air.

Beruntung badan jalan itu tembus sampai ke kampung Trans Sosial yang berada di hilir  kampung Transad. Sehingga para guru maupun para siswa yang menuju sekolah tersebut terpaksa memutar arah dari kampong Sosial.

Boxculpert yang berada di bawah badan jalan itu mengalami putus totalm sekitar 3 hari yang lalu. Sekitar beberapa bulan lalu boxculpert tersebut hanya sebagian yang mengalami longsor. Sehingga masih bisa dilalui masyarakat yang mengendarai kendaraan roda dua maupun penjalan kaki.

Namun akibat hujan deras yang mengguyur Muara Enim sejak beberapa hari belakangan, membuat boxculpert tersebut mengalami putus total. Saat ini di bagian pinggir boxculpert yang putus telah dibuat masyarakat jembatan darurat terbuat dari kayu bulat, supaya bisa dilalui masyarakat yang berjalan kaki.

PLT Kepala Dinas PUPR Muara Enim, H Ramlan Suryadi, ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa badan jalan yang putus tersebut secepatnya dilakukan perbaikan. “Perbaikan jalan itu kita lakukan juga awal tahun ini karena sudah dianggarkan melalui dana APBD tahun 2019. Kemarin petugas kita sudah melakukan pengukuran pada badan jalan yang putus tersebut,” jelas Ramlan, Selasa (22/1).

Dijelaskannya, pada awal tahun ini, selain melakukan perbaikan pada badan jalan yang putus tersebut, juga akan dilakukan lanjutan pengaspalan badan jalan menuju kampong Transad dan Tran Sosial sepanjang 1,5 km menyambung dari aspal yang telah ada saat ini.
Share:

Persiapan UNBK, Gelar Ujian CBT

MUARA ENIM -- SMA Negeri 1 Ujan Mas terus lakukan berbagai persiapan jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tidak lama lagi akan diikuti pelajar kelas XII. Salah satu persiapannya yakni dengan menggelar ujian Computer Based Test (CBT) bekerjasama dengan Bimbingan Belajar (Bimbel) Nurul Fikri (NF) Palembang.

Pada ujian tersebut, bukan saja soal yang disiapkan oleh Bimbel Nurul Fikri, akan tetapi termasuk pengawas juga dilakukan langsung oleh lembaga pendidikan non formal itu. Harapannya, hasil dari ujian CBT ini benar-benar riil apa adanya. Dengan begitu, sekolah dapat mengetahui sejauh mana kesiapan anak didiknya menghadapi UNBK mendatang.

Kepala SMA Negeri 1 Ujan Mas, Penderizal Spd MM mengatakan, ujian CBT kerja sama dengan Bimbel Nurul Fikri direncanakan berlangsung sebanyak tiga tahap. Dua tahap lagi, diadakan pada Februari dan Maret nanti. “Dalam ujian ini, siswa mengikutinya sama persis seperti UNBK sungguhan dengan pengawas berasal dari Bimbel Nurul Fikri,” jelas Penderizal, kemarin (22/1).

Penderizal berharap, ujian CBT tersebut menjadi modal bagi anak didiknya. Sehingga saat mengikuti UNBK nanti tak lagi menemui kendala, baik secara teknis maupun yang lainnya. “Semoga anak-anak lancar saat UNBK nanti. Mendapatkan nilai bagus, dan lulus dengan nilai memuaskan,” harap dia.

Diketahui, dalam ujian CBT tahap pertama ini, diikuti sebanyak 221 siswa kelas XII selama empat hari, 22-25 Januari 2019 dengan menggunakan dua ruang komputer. Di mana setiap ruang terdapat 37 peserta ujian. Setiap harinya siswa dibagi menjadi tiga sesi.

Regita Mersis, salah satu siswa kelas XII IPA 4, mengaku sangat mendukung sekolahnya mengadakan ujian CBT. Disamping untuk membiasakan diri mereka mengikuti ujian berbasis komputer. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya memperdalam materi pembelajaran.

“Kami jadi lebih tahu bagaimana mengoperasikan komputer ujian. Mulai dari login sampai cara menjawab soal. Apalagi ujian CBT ini sama persis seperti UNBK. Semoga pada hari H pelaksanaan UNBK nanti kami tidak lagi kesulitan,” ungkap Regita.
Share:

Jelang UNBK sejumlah sekolah gelar try out

PALI - Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK Negri 1 Talang Ubi, Kecamatam Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir( PALI) mempersiapkan Try out dan simulasi bagi murid-muridnya.

Alamsari S pd.i, Kepala Sekolah SMK Negri 1 Talang Ubi Mengatakan "Program penerintah dalam percepatan UNBK nanti kita sudah beritahukan kepada siswa/siwsi di sekolah agar para siswa siap melaksanakanya.
katanya

Ada 166 siswa/siswi di SMK N 1 Talang Ubi ini yang akan melaksankan UNBK, dan kita juga telah menambah jam Pelajaran bagi siswa/siswi yang akan melaksanakan UNBK nanti Ada empat mata pelajaran yang akan diujikan, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan satu mata pelajaran pilihan siswa masing-masing".

SMK N 1 Talang Ubi juga telah mempersiapkan ruangan dan juga menjelaskan, sekolah telah siap dengan menyediakan empat ruangan dengan fasilitas komputernya.

“Semoga tidak terjadi kesalahan pada jaringan internet dan tidak terjadi padamnya listrik saat pelaksaanan UNBK,” tutupnya.
Share:

Pembinaan Kamtibmas Naik TSM

MUARA ENIM,----Pembinaan Kamtibmas yang dilakukan Kapolsek Gunung Megang, AKP Feriyanto SH, patut dicontah. Soalnya dalam melakukan pembinaan Kamtibmas ke sekolah sekolah dia bersama anggotanya tidak menggunakan kendaraan mobil maupun sepeda motor tetapi mengendarai sepeda yang diberi nama Transportasi Sehat Merakyat (TSM).

Pembinaan kamtibmas tersebut dilakukannya kepada siswa SMAN 1 Gunung Megang, Kamis (10/1). Kedatangan sang Kapolsek dengan mengendarai sepeda dayung itu mendapatkan sambutan simpatik dari para pelajar maupun dewan guru yang mengajar di sekolah tersebut.

Pembinaan kamtimbas dengan mengendarai sepeda dayung tersebut dilakukan Kapolsek bersama anggota sebagai tindak lanjut dari apa yang telah dirintis oleh Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono yang menganjurkan anggotanya untuk senantiasa menggunakan sepeda dalam melakukan berbagai kegiatan.

Apa yang dilakukan Kapolsek, untuk memberikan pelajaran bagi para siswa agar berangkat ke sekolah menggunakan sepeda dayung tidak menggunakan sepeda motor seperti yang terjadi sekarang ini.

“Apa yang kami lakukan, melakukan penyuluhan ke sekolah dengan mengendarai sepeda dayung agar para anak didik maupun guru bisa mengikutinya. Karena saat kecelakaan lalu lintas dodiminasi oleh para pelajar yang mengendarai sepeda motor,” jelasnya. (SN)
Share:

Heboh! Oknum Guru SDN 37 Prabumulih Diduga Sunat Dana PIP Siswa Sebesar 30 Persen

PRABUMULIH – Sekola Dasar Negeri 37 Kota Prabumulih mengadakan rapat mendadak guna memberi klarifikasi terkait adanya dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) para siswa sebesar 30 persen.

Terkuaknya dugaan pemotongan anggaran ini setelah ramai menjadi perbincangan hangat disosial media facebook yang diposting oleh akun Fitri Agustin Rabu malam (9/1).

Dalam sebuah postingan yang dikirim ke grup Berita Prabumulih, akun ini meminta agar Dinas Pendidikan Kota Prabumulih melakukan penyelidikan terkait pemotongan dana PIP tersebut.

Menurut akun ini pula, pemotongan dana yang dilakukan oleh salah satu oknum guru ini sudah sangat meresahkan bahkan merugikan siswa yang mendapat bantuan.

"Maaf Bukan Hoax Mohon sekira nya pihak diknas di kota prabumulih bisa menyelidiki terlebih dahulu andai tak percaya, karna kami para orang tua murid SDN 37 Yg terletak di Kelurahan. Sukaraja kota prabumulih Resah karna ada oknum guru yg memotong Meminta dana bantuan tabungan murid yg di berikan oleh program pemerintahan sebesar 30% oleh Guru yang bernama Beti, Karna apakah ini pemotongan sengaja dari program pemerintahan atau inikah yg di sebut Pungli di sekolah”

Rapat mendadak yang dihadiri walimurid, Lurah Sukaraja, Sukarno. Bahkan Kapolres Prabumulih yang mengetahui adanya kabar kurang sedap tersebut menerjunkan Bhabinkamtibmas Sukaraja Bripka Saidin.

Dalam rapat itu, Kepala SD Negeri 37, Tutik Stamina membantah adanya potongan dana PIP siswa tersebut.

"Kami tidak pernah memotong ataupun meminta persenan dari murid dana  PIP begitupun guru  yang mengurus dana tersebut karena yang mengambil uang tersebut ke bank adalah wali murid dan murid yang bersangkutan. Sekolah hanya meminta foto copy buku tabungan sebagai tanda bukti untuk laporan ke Diknas," tegasnya, Kamis (10/1).

Sementara, Sukarno menjelaskan dana PIP diberikan untuk warga yang kurang mampu. Data tersebut merupakan pengajuan RT RW yang disampaikan ke Kelurahan, kemudian diteruskan ke Dinas sosial untuk ditindaklanjuti.

"Persaratan untuk mendapatkan dana PIP yaitu siswa harus mempunyai kartu Indonesia Pintar atau kalau belum mendapatkan kartu harus dapat surat keterangan dari RT RW atau lurah bahwa memang warga tersebut kurang mampu," terangnya.

Dari pantauan, saat menyampaikan klarifikasi Tutik Stamina tak dapat membendung air matanya lantaran menyebarnya isu dugaan pemotongan dana PIP sebesar 30 persen tersebut. (SN)

 

SIMAK VIDEO KLARIFIKASI PIHAK SEKOLAH :

 

https://m.youtube.com/watch?v=0J_Xba2GHrc
Share:

Prihatin, PT Pertamina Asset 2 Adera Field Prabumulih Bangun 6 Unit Toilet di 2 SD

PRABUMULIH – Dua sekolah dasar yang berada di Talang Borvit dan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih kembali mendapatkan bantuan berupa 6 unit bangunan Toilet yakni SD Negeri 55 dan SD Negeri 84 Talang Borvit Kelurahan Gunung Kemala, kemarin kamis (10/1/19)

Bantuan Pembangunan toilet untuk sekolah dasar itu diberikan oleh PT.Pertamina EP asset 2 Adera Filed karena sebelumnya keadaan bangunan toilet kedua sekolah tersebut sangat memprihatinkan

Kabar gembira itu disampaikan langsung oleh utusan pihak PT.Pertamina EP asset 2 Adera Filed dalam pertemuannya di Aula Kantor Lurah Gunung Kemala Kota Prabumulih

Wawan Gunawan selaku Hubungan Masyarakat (Humas) Pertamina Field Adera menyampaikan hal tersebut karena sebelumnya warga setempat meminta kepada perusahaan untuk segera diberikan bantuan berupa 6 unit bangunan toilet di sekolah tersebut

“Bantuan itu kita berikan untuk SDN 55 sebanyak 3 Unit, dan SDN 84 sebanyak 3 unit juga, pihak perusahaan sudah berkewajiban untuk merealisasikan bantuan bagi masyarakat di wilayah kerja kami” ucapnya saat memberikan sambutan

Bantuan yang diberikan pihak perusahaan itu sekarang mendapat apresisasi dari berbagai pihak diantaranya kedua sekolah dasar tersebut dan pihak Pemerintah setempat

Sumadi, salah satu warga Desa Talang Borvit mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah mambantu sekolah tempat anaknya belajar

“kami sangat berterima kasih karena untuk kebaikan anak kami juga yang sekolah disana” ucapnya

Hal senada juga disampaikan Sumarden, SKM selaku Lurah Gunung Kemala dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan pihak perusahaan yang telah merealisasikan bantuan 6 unit bangunan Water toilet itu untuk kedua sekolah yang ada di Gunung Kemala Kecamtan Prabumulih Barat.
Share:


Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers


Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts