Tahun Ini, PALI Kembali Buka Seleksi CPNS

"Foto : Ilustrasi / internet"

PALI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memastikan bakal membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 ini.

Hal itu diungkapkan Kepala BKPSDM PALI, Desi Rosalia belum lama ini. Diakunya bahwa saat ini persiapan untuk itu tengah disusun termasuk menghitung jumlah formasi yang dibutuhkan.

"Memang benar kita akan membuka perekrutan CPNS dan PPPK tahun 2019 secara nasional dan formasi yang dibutuhkan itu lagi disusun," ungkapnya.

Dijelaskan, untuk menentukan jumlah formasi pada CPNS tahun 2019 ini, semua OPD dan instansi lainnya diminta untuk menyusun kebutuhan pegawainya. Hingga saat ini, ada beberapa dinas dan instansi yang sudah menyerahkan usulan formasi kebutuhan pegawai.

"Untuk kabupaten PALI sendiri alokasi formasinya 30% CPNS  dan 70% PPPK dan kita masih menunggu rekap dari dinas dan instansi," terangnya.

Setelah rekap terkumpul, ditambahkan Rosalia kemudian BKPSDM menghimpun setiap rekapan penyusunan formasi berdasarkan dari kebutuhan yang diajukan dinas dan instansi.

"Kita akan ajukan rekapan kebutuhan formasi di PALI, karena secara nasional dibutuhkan 100 ribu CPNS. Apakah nanti dikabulkan berapa jumlah kuota untuk di PALI, kita akan umumkan kembali," tukasnya.

Diterangkan Rosalia, PALI saat ini masih banyak membutuhkan tenaga PNS.

"Sementara jika melihat dari kebutuhan PNS PALI saat ini, masih kurang sekitar  3 ribu ASN," tutupnya. (sn)
Share:

Gegara Warga Serbu Pasar, Jalan Lintas PALI-Sekayu Macet

PALI - Meski lebaran masih sepekan lebih lagi, tetapi sejumlah pasar kalangan diserbu pengunjung yang hendak membeli kebutuhannya saat berpuasa maupun mempersiapkan untuk hari raya nanti. Seperti terlihat di pasar kalangan Babat kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Minggu (26/5).

Penuh sesak pengunjung memenuhi pasar yang dibuka setiap hari minggu tersebut. Tetapi dibalik hiruk pikuk transaksi yang cukup ramai, ada keluhan yang dirasakan pengguna jalan saat melintas di sekitar pasar kalangan tersebut.

Pasalnya, jalan lintas PALI - Sekayu Muba yang seharusnya bebas hambatan tersebut terkena macet saat pasar kalangan Babat digelar serta akibat parkir kendaraan yang terkesan semrawut.

"Seharusnya pengelola pasar menata parkir kendaraan, jangan asal menempatkan kendaraan dipinggir jalan. Terkadang ada warga yang hendak membawa keluarganya sakit, terhambat akibat kemacetan ini," ungkap Jen, pengguna jalan asal Abab yang hendak menuju Kota Pendopo.

Sama halnya diutarakan Bambang, warga Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal yang mandi keringat saat sepeda motornya terjebak macet di depan pasar kalangan, karena saat itu, cuaca cukup terik.

"Jalan jadi sempit akibat parkir kendaraan semrawut. Belum lagi pedagang yang menggelar lapaknya dipinggir jalan membuat macet tidak bisa dihindarkan. Kami berharap ada pihak terkait, seperti Dishub untuk membantu mengatur lalulintas agar semua aktivitas warga tidak terganggu," harapnya.

Terpisah, Slamet Suhartopo, Plt Kepala Dishub PALI berjanji bakal menempatkan anggotanya disetiap pasar kalangan yang lokasinya dipinggir jalan lintas.

"Guna mengatasi kemacetan akibat pengunjung pasar memblukdak saat lebaran, anggota kami akan disiapsiagakan di lokasi pasar Inpres atau pasar kalangan," ujar Slamet. (sn)
Share:

Kegiatan Sosial, Komunitas WHE Prabumulih Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna jalan

"Ketua WHE Prabumulih Wensi Puspita saat membagikan Takjil kepada petugas keamanan di didepan kantor Pertamina"

PRABUMULIH – Komunitas Pencinta Alam Wahana Hijau Explorer Kota Prabumulih kembali membagikan ratusan takjil untuk berbuka puasa kepada pengguna jalan, sabtu (25/5/19), kegiatan yang rutin digelar setiap tahun dibulan Ramadhan itu diawali dengan membagikan sekitar 200 kotak takjil kepada masyarakat yang kurang mampu 

Dalam kegiatan sosial itu Ketua Wanaha Hijau Explorer (WHE) Kota Prabumulih Wensi Puspita saat dibincangi disela kegiatan mengatakan telah menyiapkan ratusan bungkus takjil untuk berbuka puasa 

“setiap tahun kita melakukan kegiatan sosial dengan cara berbagi, untuk Ramdhan tahun ini kita menargetkan masyarakat yang kurang mampu untuk membeli kebutuhan berbuka dan para petugas kebersihan dan lainnya yang kita anggap layak untuk dibantu” ucapnya

Dirinya menambahkan jika dirinya bersama puluhan anggotanya itu berkumpul disimpang empat lampu merah atau sering dikenal simpang Bawah Kemang
“titik kumpul kita disini pak, karena jalannya rame dan lebih mudah mencari target untuk diberikan takjil” lanjutnya

Diketahui, dana untuk membagikan takjil tersebut berasal dari sumbangan sukarela para anggota yang menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk kegiatan sosial 

Komunitas WHE yang basicnya merupakan mencinta alam yang kesehariannya bergelut didunia alam bebas itu juga melakukan kegiatan positif lainnya

“kita biasa melakukan kegiatan bersih-bersih tempat ibadah dan tempat umum lainnya juga pak, tergantung program dan waktu giatan kita” tutup wensi (sn)
Share:

Menjelang Lebaran, Tantura Polres Prabumulih Amankan Pria membawa Sajam

"Tantura Polres Prabumulih saat mengamankan preman membawa Sajam"
PRABUMULIH – Tim Khusus (Timsus) Tantura Polres Prabumulih yang dibentuk guna menciptakan keamanan dan ketertiban yang ada di Kota Prabumulih kembali menunjukan eksistensinya.

Kali ini Timsus Tantura kembali berhasil mengamankan seorang pemuda karena tertangkap tangan membawa satu bilah senjata tajam jenis pisau.

Pelaku inisial AP (34 tahun ), warga Kel. Pasar 1 Kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih diamankan oleh Timsus Tantura yang sedang melakukan patroli antisipasi gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan di beberapa titik rawan yang ada di Kota Prabumulih.

Penangkapan pelaku berawal pada saat Timsus Tantura melaksanakan patroli rutin sekira pukul 23.30 WIB tepatnya di gang apotik Aldo anggota tantura melihat seorang laki-laki yang mencurigakan kemudian saat akan dilakukan penggeledahan pelaku melarikan diri.

Kemudian dilakukan pengejaran dan didapatin satu buah pisau cap garpu yg diletakan di dasbor sebelah kiri sepeda motor yamaha mio sporty warna kuning Nopol BG 2307 OI yang dikendarainya.

Selanjutnta pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Prabumulih guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut .

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kasat Sabhara AKP Ahmad Jauhari didampingi Kanit Turjawali Ipda Rikiyanto Atmaja S.H saat dikonfirmasi mengatakan Polres Prabumulih akan terus melaksanakan kegiatan patroli guna memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Prabumulih , sedangkan untuk pelaku AP (34 tahun ) dan barang bukti sajam jenis pisau diserahkan ke Sat Reskrim Polres Prabumulih guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. (sn/bio)
Share:

Bakal Bangunkan Rumah, Tim Ini Sapu Bersih Puing-puing Kebakaran di Talang Jawa

"Tampak petugas kebersihan bersama Tim dari TNI membersihkan puing bekas kebakaran"

PALI--Bantu korban kebakaran, tim dari TNI, Kepolisian, Dinsos, Damkar, Pertamina dan elemen lainnya bahu membahu lalukan pembersihan lokasi bekas kebakaran, yang menimpa tiga rumah di Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terjadi pada Minggu (15/5) lalu, dimana juga menimbulkan satu korban jiwa. 

"Rencana kami bakal bangun tiga unit rumah untuk korban kebakaran. Dananya dari swadaya yang akan kita kumpulkan. Untuk pelaksanaannya, insyaallah kami berencana pada Senin ini akan dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati PALI," ungkap Kompol Okto Iwan, Kapolsek Talang Ubi didampingi Kapten Mulyadi, Danramil Pendopo, Jum'at (24/5).

Untuk kepemilikan lahan, diakui Okto bahwa rumah milik Gusti merupakan milik kerabatnya, tetapi sudah ada kesepakatan antara pemilik lahan dengan korban bahwa pembangunan rumah boleh dilakukan, dan korban Gusti serta keluarga boleh menempatinya selama keluarga Gusti belum mampu membangun rumah sendiri. 

"Untuk kepemilikan lahan korban kebakaran lainnya, tidak ada kendala, sebab milik sendiri. Nanti kita akan buatkan surat pernyataan untuk pembangunan rumah bagi Gusti dan tuan lahan agar kedepan tidak ada permasalahan," tukasnya. 

Ditempat sama, Gusti salahsatu korban kebakaran yang juga kehilangan salahsatu anggota keluarganya mengaku bahwa sejak kejadian dirinya tinggal di rumah tetangganya. 

"Rumah dan isinya semuanya hangus, tidak ada sisa. Dengan adanya rencana dari tim tersebut, kami sangat berterimakasih, karena kalau kami pribadi, tidak mungkin membangun kembali rumah itu," tuturnya. 

Diketahui sebelumnya, bahwa tiga rumah milik Gusti, Nuriah dan milik Herman hangus terbakar, dan satu korban meninggal diduga akibat tidak sempat menyelamatkan diri. (sn)
Share:

Menjelang Lebaran kantor Pos Pendopo mengelami penurunan pengiriman paket Parcel Lebaran


PALI - Seiring kemajuan zaman, tradisi mengirim paket parcel dan kartu lebaran kepada relasi dan keluarga terdekat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, sepertinya setiap tahun terus mengalami penurunan dan tersisih. 


Seperti halnya yang terjadi di Kantor Pos Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dimana aktivitas disana masih terbilang sepi untuk menerima pengirim kartu lebaran dan paket parcel ataupun makanan lainya.


Menurut Rizki Novriandi, salah satu petugas loket Kantor Pos Pendopo mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya sama sekali belum menerima masyarakat yang ingin mengirim kartu lebaran, meskipun hari raya Idul Fitri tinggal dua pekan lagi.


"Kalau kartu lebaran kita hingga sekarang belum ada yang mengirim. Tapi kemungkinan ada ketika mendekati hari lebaran. Sedangkan, untuk paket makanan dan pakaian sudah mulai ada, dan itupun hanya tiga atau empat pengirim saja perhari," ujarnya.


Ditambahkan Rika Febrianti, petugas loket lainya, bahwa pihaknya akan tetap menerima para pengirim di Kantor Pos hingga H-1 hari raya Idul Fitri mendatang. Namun, untuk pengirimanya sendiri tetap akan dilakukan setelah lebaran.


"Jadi kita tetap menerima masyarakat yang ingin melakukan pengiriman hingga H-1. Hanya saya kalau untuk proses pengirimanya dan diterima oleh penerima pasti setelah lebaran, sebab kita akan libur selama tiga hari saat itu," tambahnya. (sn)
Share:

Baznas Salurkan Rp1,5 Miliar Zakat Untuk Fakir Miskin


MUARA ENIM -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muara Enim menyalurkan zakat mal  berupa sebanyak 800 paket sembako kepada fakir miskin. 

Penyaluran zakat tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah yang berlangsung di Masjid Islamic Center, kota Muara Enim, Kamis (23/5). 

"Penyaluran zakat berupa paket sembako guna meringankan beban masyrakat dibulan ramadhan hingga menjelang lebaran,"kata Kepala Baznas Muara Enim, Syachril disela kegiatan penyaluran zakat. 

Syachril mengatakan, selain itu pihak Baznas juga telah menyebar 1000 paket sembako yang disalurkan di seluruh Kecamatan bersamaan program safari ramadhan Pemkab Muara Enim

Dia menjelaskan sepanjang tahun ini Baznas Kabupaten Muara Enim telah menyalurkan zakat kepada fakir miskin senilai Rp1,5 miliar. 

"Mayoritas zakat tersebut dihimpun dari infaq dan sodaqoh para ASN, TNI dan Polri lingkup Kabupaten Muara Enim,"ungkapnya

Menurutnya penyaluran zakat dilembaganya cenderung meningkat setiap tahun seiring meningkatnya grafik penerimaan infaq dan disadaqoh di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) milik Baznas Kabupaten Muara Enim. 

"Tahun ini sudah sebesar Rp1,5 miliar zakat yang kita salurkan dari target Rp2 miliar, dengan penghimpunan tersebut Baznas telah salurkan zakat  diberbagai program sosial seperti bedah rumah, sanitasi, beasiswa, santunan anak yatim serta 1000 paket sembako ke fakir miskin di Muara Enim,"papar Syachril.

Sementara Wakil Bupat Muara Enim H Juarsah menyatakan Baznas sebagai salah satu lembaga sah dan resmi penyaluran zakat di Kabupaten Muara Enim telah membantu meringankan beban masyarakat miskin melalui program sosialnya. Menurut Wabup, Baznas juga sangat mendukung pemerintah dalam upaya menurunkan angka kemiskinan .

"Saat ini Pemkab Muara Enim bekerja keras menurunkan angka kemiskinan dari 2 digit jadi 1 digit atau dibawah 10 persen, mudah-mudahan dengan semakin banyaknya penghimpunan dan penyaluran zakat, bisa meningkatkan kesejahteraan serta mengurangi beban masyarakat miskin,"pungkas Wabup.
Share:

Ratusan Kilogram Daging Ludes di Serbu Warga

MUARA ENIM--Operasi pasar yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muara Enim bekerjasama dengan Bulog Lahat benar benar membawa berkah bagi masyarakat. Terbukti hanya dalam waktu sebentar sebanyak 500 kg daging sapi impor dari India yang dijual di Operasi Pasar tersebut ludes terjual tak bersisa. 
               
Operasi pasar itu berlangsung di pasar mambo depan hotel Mitra Kota Muara Enim, Kamis (24/5). Pada operasi pasar itu, tidak hanya daging yang dijual dengan murah dipatok seharga Rp 80 ribu/kg. Tetapi dijual juga minyak goreng merek fortune Rp 10.500/kg, gula pasir Rp 11.500/kg, beras kemasan 5 kg dijual Rp 45 ribu/kampil.
                  
Sedangkan daging sapi beku impor dari India seharga Rp 80 ribu/kg. Pada operasi pasar tersebut, terlihat para ibu rumah tangga ramai ramai membeli daging sapi yang harganya jauh lebih murah ketimbang daging sapi segar yang mencapai Rp 130 ribu/kg di pasar.
                 
Sangkingkan banyaknya masyarakat yang berminat membeli daging tersebut, sampai sampai ada warga yang membeli sampai 4 kg. Namun rata rata ada yang membeli 1-2 kg.
                
Kabid Tata Kelola Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muara Enim, Wartini, menegaskan, operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Bulog bertujuan untuk menyetabilkan harga kebutuhan pokok di pasar menjelan Idul Fitri.
                 
“Operasi pasar ini kita lakukan supaya harga kebutuhan pokok menjelang lebaran bisa stabil. Karena saat ini harga sembako sudah mulai naik,” jelasnya.
                
Dia mengaku, bahwa pada operasi pasar tersebut, masyarakat cukup antusian untuk membeli daging sapi beku impor dari India. Karena harga daging segar di pasar cukup mahal mencapai Rp 130 ribu/kg.
                  
“Daging sapi beku yang dijual memang impor dari India, tetapi telah memiliki sertifikat halan dan sertifikat dari karantina,” jelasnya.
                      
Menurutnya,  jika kondisi harga belum juga stabil, maka pihak Bulog bersedia untuk melakukan operasi pasar kembali mendekati lebaran Idul Fitri. 
Share:

Belum Lapor Kekayaan, Gaji Enam Pejabat Pemkot Prabumulih Terancam Ditunda

PRABUMULIH--Sebanyak enam orang pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Prabumulih masih belum melakukan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). 

Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri mengatakan enam pegawai yang belum melaporkan LHKPN tersebut satu orang menjabat sebagai sekretaris camat (sekcam), satu orang menjabat Kepala Bagian (Kabag( dan lainnya menjabat Kepala Bidang (Kabid).

"Kemarin sudah kita panggil, indikasinya mereka tidak paham cara pengisiannya," Ujar Orang nomor dua di Kota Prabumulih tersebut, Rabu (22/5).

Menindaklanjuti hal itu, kata Wawako, pihaknya sudah menyampaikan kepada Dadan Kepegawaian oengembangan sumber daya manusia (BKPSDM). 

"Agar yang paham tolong diajari karena ada password perorangan dan pengirimannya juga tidak manual," ungkapnya.

Diterangkan Fikri, pelaporan LHKPN wajib dilakukan oleh pejabat, mengingat ada konsekuensinya apabila hal tersebut tidak diindahkan. 

"Kalau tidak melaporkan sanksinya penundaan gaji dan tunjangan. Tapi kasus yang ini sudah kami panggil ternyata berkas mereka sudah ada hanya saja pengisiannya yang tidak tahu," terangnya. 
Share:

THR Bagi Pegawai Pemkab PALI Pasti Dibayarkan, Ini Waktunya

PALI--Kabar baik untuk pegawai pemerintahan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pasalnya, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi TKS maupun PNS serta gaji 13 untuk ASN bakal disalurkan paling lambat satu minggu sebelum lebaran. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) PALI, Syahron Nazil.

"Menteri Dalam Negeri menyurati Kementerian Keuangan dan Menteri Aparatur Negara, supaya PP no 36 itu di revisi agar pelaksanaan pemberian THR itu tidak perlu menggunakan (Perda) Peraturan Kepala Daerah supaya cukup dengan (Perbup), karena kalau harus berdasarkan Perbup bisa cepat. Untuk pembayaran THR di PALI, baik untuk ASN atau TKS mudah-mudahan satu minggu sebelum lebaran," ungkap Sekda, Kamis (23/5).

Dengan adanya kabar tersebut, wajah wajah sumringah terlihat dari pegawai pemerintahan yang sebelumnya ada isu tak sedap kalau gaji 13 ASN serta THR di PALI terancam tidak terbayarkan sebelum lebaran ini. 

"Rupanya isu itu tidak benar, karena dari awal kami tidak percaya bahwa pemerintah tidak memikirkan nasib kami. Terlebih kami ini cuma tenaga honorer," ungkap Ety, salahsatu guru honorer asal Talang Ubi, Kamis (23/5).

Diutarakan juga Desi, pegawai TKS disalahsatu OPD bahwa gaji dan THR merupakan harapan satu-satunya untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. 

"Sempat cemas dengan adanya isu THR dan gaji bakal ditunda, tetapi saat ini lega dengan kabar THR bakal dibayar seminggu sebelum lebaran. Dari situlah kami bisa cukup kebutuhan hidup jelang lebaran," ujarnya
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts