Puluhan Narapidana Rutan Kelas IIB Prabumulih dibuatkan E-KTP

Foto : Dok / sininews.com : Puluhan warga binaan Rutan Kelas IIB Prabumulih melakukan rekam data untuk pembuatan Eletronik KTP, Rabu (22/9/21).

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Melalui Dinas Pendudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Prabumulih, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih melaksanakan rekam E KTP pada beberapa Warga Binaanya, yang dipusatkan di Rutan Prabumulih tersebut.
Untuk pelayanan dokumen kependudukan atau rekam E KTP ini karena akan disegerakannya program Vaksinasi Covid -19 oleh Rutan Prabumulih di akhir September ini.

Kepala Rutan Prabumulih David Rosehan, Amd,. IP ,.SH melaui Kasubsi Pelayanan Tahanan Efan Armen SH yang didampingi  Humas Asnawi saat diwawancari awak media menjelaskan kegiatan rekam E. KTP hanya berlangsung 1 hari, Rabu (22/9/2021).

"Untuk warga binaan kita yang belum rekam e.Ktp sebanyak 8 orang," jelasnya.
"Namun 98 orang yang sudah terdaftar Nik nya tapi hilang atau rusak KTP nya akan segera dicetak ulang oleh Disdukcapil, tapi terlebih dahulu pihak kami harus membuat surat dinas resmi pengajuan dari Rutan," terang Efan Armen.

Terpisah dari Disdukcapil, PPTK Tati Asmawati SE,. M.Si menegaskan pihaknya akan segera mencetak ulang pengajuan KTP hilang atau rusak.

"Setelah di cek server kita, akan cetak 98 pengajuan  berdasarkan surat dinas dari Rutan, kecuali untuk 8 orang yang kita rekam tadi langsung kita bikinkan e Ktp nya," pungkas Tati. 
VIDEO LENGKAPNYA


(tau/sn/rel)
Share:

BSB Cabang Pendopo PALI Salurkan Bantuan Perlengkapan Penanganan covid-19 ke RSUD PALI


PALI. SININEWS.COM -- Sebanyak 33 peti jenazah sekaligus perlengkapananya juga 39 pakaian Alat Pelindung Diri (APD) diberikan Bank SumselBabel cabang Pendopo PALI ke Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diterima Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi, Rabu (22/9/21).


Penyerahan bantuan dari program CSR BSB cabang Pendopo PALI ini langsung dilakukan kepala cabang BSB Pendopo, Darmiansyah SH diterima Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono didampingi Pj Sekda Kartika Yanti, ketua harian Satgas covid-19 PALI Junaidi Anuar dan kepala Bappeda PALI, Ahmad Jhoni juga Direktur RSUD Talang Ubi dr Tri Fitrianty. 

Darmiansyah SH, kepala cabang BSB Pendopo menyatakan bahwa penyerahan bantuan CSR itu merupakan bentuk kepedulian BSB terhadap kabupaten PALI dengan memberikan perlengkapan penanganan covid-19. 

"Bantuan ini senilai Rp 40 juga. Bantuan CSR ini tiap tahun diberikan dan tahun ini sudah ada beberapa bantuan, pertama di masjid Al-Hidayah Pasar Bhayangkara,  Masjid Desa Semangus, dan ketiga ini di RSUD, kemudian akan disalurkan ke masjid Desa Tempirai," ungkap Kacab BSB Pendopo PALI. 


Pemberian bantuan CSR BSB cabang Pendopo PALI sengaja diberikan ke RSUD dijelaskan Darmiansyah bahwa rumah sakit merupakan tempat pelayanan masyarakat bidang kesehatan dan menyangkut nyawa manusia. 

"Tahun depan Insyaallah akan kembali disalurkan bantuan CSR ini terutama untuk kepentingan masyarakat banyak," tukasnya. 


Disamping menjelaskan tujuan bantuan, Darmiansyah juga menerangkan pelayanan pada BSB cabang Pendopo PALI, salah satunya program Kredit Usaha Rakyat.

"Saat ini sudah ada beberapa desa yang seluruh perangkatnya membuka tabungan di bank kami. Juga ada program KUR dalam membantu peningkatan ekonomi masyarakat dalam mengembangkan usahanya. Harapan kami dengan berdirinya BSB di PALI  sesuai visi misi bank kami yakni membangun daerah," imbuhnya.  

Sementara itu, Wabup PALI memberikan apresiasi kepada BSB cabang Pendopo PALI yang telah peduli dalam penanganan covid-19 di kabupaten PALI. (sn/perry)
Share:

Motivasi Anak Muda di Desanya, Kades Tanding Jaya Undang KIT-PALI


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan anak didik Kampung Inggris Tempirai-PALI diundang untuk datang ke Desa Tanjung Jaya atau biasa disebut Trans pada Selasa (21/9/21).


Disampaikan Kepala Desa Tanding Jaya, Suparmin Jaoini bahwa ada 5 suku yang ada di desa ini. 


Sehari-hari sebagian penduduk sudah biasa menggunakan bahasa persatuan, yaitu bahasa  Indonesia. Setiap 2 minggu sekali ibu PKK memilki program hadro, marawis dan pengajian bersama di sanggar/kantor kepala desa.


Pada minggu ini Tanding Jaya kedatangan tamu istimewa yaitu anak anak yang menyulap desa ini dengan seketika menggunakan bahasa internasional, bahasa Inggris. 


Disampaikan oleh Kepala Desa Persiapan Tanding Jaya bahwa tujuan diundangnya Mister Abri dan anak anak dari Kampung Inggris Tempirai-Pali adalah untuk memberikan motivasi dan semangat belajar terhadap para pemuda dan pemudi serta penduduk setempat. 


Tak terlupakan selain anak anak yang telah fasih menggunakan bahasa Inggris Mister Abri juga membawa teamnya untuk ikut ke sana yaitu Mahasiswa Al Azhar Kairo Mesir dan juga alumni dari Kampung Inggris Pare Kediri Jawa Timur serta Direktur LKP EDC yang ada di Oku Selatan.


Seperti yang biasa dilakukan anak anak ini tidak canggung dan malu lagi untuk mengajak ibu ibu pengajian berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.


Ada banyak hal positif yang didapat dengan kehadiran anak anak Kampung Inggris Tempirai-Pali ini, yaitu timbulnya semangat belajar dan rasa ingin tahu setelah mendapatkan ilmu dari team AEC. 

"Diharapkan akan adanya kerjasama antara Kampung Inggris Tempirai-Pali dan Desa Tanding Jaya kedepannya agar semakin banyak generasi Pali yang menguasai bahasa asing ini," harap Kades. (sn/perry)

Share:

MAHASISWA AL AZHAR KAIRO MESIR DAN FOUNDER EDC OKU SELATAN DATANG KE KAMPUNG INGGRIS TEMPIRAI-PALI


PALI. SININEWS.COM -- Kampung Inggris Tempirai-PALI kedatangan _visitor_ yang luar biasa menginspirasi banyak siswa dan penduduk di Desa Tempirai khususnya, pada Selasa (21/9/21).


Bagaimana tidak, disampaikan oleh pimpinan LKP Abri English Course, yang biasa disapa Mister Abri bahwa 3 kunjungan sekaligus yaitu Wiran Sadewo ( alumni pondok pesantren Al-Rozi Sedupi yang sekarang sudah menjadi Mahasiswa di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir), Renol Mardiansyah (alumni pondok pesantren Al-Rozi Sedupi, yang akan melanjutkan studi di IIUM Malaysia serta Danang Wahyu Agung Pratomo Founder English Education Center_ di Kabupaten OKU SELATAN. 


Adapun tujuan kedatangan mereka ialah ingin mengetahui konsep belajar sekaligus belajar bersama dengan para murid di Kampung Inggris Tempirai-Pali. 


Disampaikan oleh Mister Danang bahwa Kabupaten PALI memilki asset Sumber Daya Manusia (SDM) yang wajib dijunjung dan disupport oleh setiap lapisan masyarakat ataupun elemen kepemerintahan.


Pada desa yang masih banyak tertinggal namun memiliki para generasi yang tidak canggung dan malu-malu lagi dalam mengaplikasikan bahasa Inggris di dalam kehidupan sehari-hari mereka. 


"Saya merasa kagum sebab di desa saya nama Kampung Inggris Tempirai-PALI ini sering sekali dibahas sehingga membuat saya penasaran apakah iya ada banyak anak kecil sudah biasa menggunakan bahasa Inggris ini, dan ternyata apa yang saya lihat Kampung Inggris Tempirai-Pali ini bukan hanya luar biasa tapi bagi saya ajaib", ujar Reno . 


Para _visitor_ yang datang ke Desa Tempirai ini juga diundang oleh Mister Abri untuk berekreasi melihat pemandangan yang ada di Tempirai Raya, seperti Danau Burung, Pasir Putih, Colourful Bridge dan juga ke Desa Persiapan Tanding Jaya untuk memenuhi undangan dari Kepala Desa, yaitu Bapak Suparmin Jaoini. 

"Semoga dengan kehadiran mereka dapat memberikan banyak hal positif khususnya dalam bidang bahasa Inggris. Serta bisa memberikan banyak motivasi kepada anak anak akan pentingnya menguasai bahasa internasional ini", kata Mister Abri. 


Pada bulan Desember 2021 para murid Abri English Course diundang langsung ke Oku Selatan untuk stadi banding dan belajar bersama. (sn/perry)

Share:

Tabrak Bocah di Air Itam, Supir Mobil Diantar Kades Pengabuan Serahkan Diri ke Polisi


gambar ilustrasi 

PALI. SININEWS.COM -- Sempat menghebohkan warga Desa Air Itam kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) karena adanya mobil misterius yang menabrak seorang bocah yang tengah berjalan hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (19/9/21) lalu akhirnya terkuak. 

Pasalnya, pada Selasa (21/9/21), supir mobil yang dianggap misterius karena melarikan diri sudah menyerahkan diri ke polisi dengan diantar kepala Desa Pengabuan kecamatan Abab. 

"Supir sudah menyerahkan diri yang memang salah satu warga kami inisial FT usia 23 tahun. Pemilik mobil Is yang merupakan paman supir tersebut," kata Kades Pengabuan, Supriyanto.  

Ditambahkan Kades bahwa dari keterangan supir bersangkutan dirinya panik dan takut di massa warga hingga akhirnya dirinya meminta perlindungan ke Kades Pengabuan. 

"Saat kejadian, awalnya supir mau berhenti dan bertanggung jawab, tapi karna takut di amuk massa, supir langsung melaju mobil yang di kendarainya hingga ke rumah kita meminta perlindungan," tukas Kades Pengabuan. 

Setelah mendengar keterangan supir, Kades Pengabuan langsung menghubungi kepala desa air Itam, memberi informasi kalau sopir tersebut adalah warga desa Pengabuan dan saat ini supir sudah diamankan serta apapun yang terjadi yang bersangkutan siap bertanggungjawab.

"Kemudian pagi tadi saya mendapat kabar kalau korban yang tertabrak kemaren sudah meninggal dunia, demi taat hukum supir kami serahkan ke Polsek Penukal, setelah melalui musyawarah dan pertimbangan antara pihak keluarga dan pihak kepolisian sektor Penukal Abab sehingga kami antarkan langsung supir tersebut ke pihah Polres PALI," terangnya. 

Sebelumnya diketahui bahwa Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di Desa Air Itam sekitar pukul 15.00 WIB menelan korban seorang bocah usia 8 tahun.

Dari kronologi kejadian bermula pada saat bocah yang berjalan kaki di tepi jalan dan tiba-tiba datang mobil warna hitam yang berkecepatan tinggi dari arah Air Hitam menuju desa Babat yang menabrak anak dari belakang sehingga anak terlempar sejauh 13 meter.

"Menurut saksi mata, korban seorang bocah itu ditabrak dari belakang dan terpental sejauh 13 meter, akibat kejadian tersebut korban tidak sadarkan diri dan di larikan ke rumah sakit bunda Prabumulih," jelas Kapolres PALI AKBP Rixal AT SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Hikmat Solihin SH, yang disampaikan melalui Kanit Laka Ipda Topan. (sn/perry)

Share:

Senang tidak Senang, Tersangka Senang Ditembak Tim Elang Karena Rampok Rumah Korbannya di Karta Dewa


PALI. SININEWS.COM -- Simansang alias Senang pria kelahiran tahun 1990 tercatat warga Dusun III Desa Gunung Menang kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak sesenang namanya lantaran saat ini dia harus mendekam di sel tahanan Polsek Talang Ubi juga harus menahan sakit lantaran kaki kirinya mendapat bonus timah pasan dari Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi lantaran ketika hendak ditangkap, tersangka Senang berusaha melawan petugas. 


Tersangka Senang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya akibat diduga menjadi salah satu komplotan perampokan rumah saudara Cata warga Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi yang kejadiannya pada Minggu tanggal 12 Mei 2019 silam sekira pukul 23.00 WIB. 

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution disampaikan Kanit Reskrim Ipda Arzuan penangkapan tersangka berdasarkan LP / B  / 100 / V / 2019 / Sumsel / Res Muara Enim / Sek Tl Ubi, tanggal 13 Mei 2019.

"Awalnya tersangka Senang bersama dg teman-temannya S, G, J mendapatkan informasi bahwa korban baru saja mendapatkan uang arisan, sehingga tersangka bersama ketiga temannya merencanakan untuk merampok korban," ungkap Arzuan, Selasa  (21/9/21).

Diterangkan Arzuan setelah merencanakan aksi itu, lalu tersangka menyusun rencana dirumah G yang  tidak jauh dari rumah korban, kemudian Senang bersama tiga temannya berangkat kerumah korban dengan berjalan kaki sambil membawa alat masing-masing.

"Tersangka Senang membawa alat sebilah parang, G membawa alat sebilah parang, S sebilah parang dan J membawa alat satu pucuk senjata api pistol rakitan isi satu. Sesampainya dirumah korban, maka S mengedor pintu korban dan korban pun membuka pintu, lalu tersangka Senang bersama kawan-kawannya langsung mendobrak pintu dan mendorong korban," terangnya. 

Selanjutnya dikatakan Arzuan, tersangka Senang bersama tiga temannya masuk kedalam rumah korban sambil mengacungkan alat masing-masing  supaya korban tidak melawan.

"Tapi tiba-tiba korban melakukan perlawanan dengan merampas parang S sambil berteriak minta tolong, sehingga tersangka J membacok punggung korban, lalu tersangka bersama kawanannya kabur meninggalkan rumah korban," tukasnya. 

Namun setelah buron selama dua tahun lebih, Arzuan menyatakan tim Elang mengendus keberadaan tersangka Senang yang tengah berada di tempat persembunyiannya di sebuah pondok hutan di wilayah Desa Babat kecamatan Penukal. 

"Senang ini merupakan TO operasi sikat Musi 2021, sehingga saat tim Elang mendapatkan informasi tersangka Senang berada di tempat persembunyiannya kemudian tim melakukan penangkapan terhadap tersangka dan akhirnya pelarian Senang berakhir. Tapi saat hendak ditangkap, dirinya berupaya melawan yang akhirnya kita lakukan tindakan tegas terukur. Atas perbuatan tersangka, dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas 7 tahun penjara," tandasnya. (sn/perry)
Share:

Tiga Bocah Korban Dugaan Pencabulan Dapat Perhatian Khusus Tim P2TP2A


PALI. SININEWS.COM -- Tindak lanjut dugaan kasus pelecehan sexual yang terjadi pada tiga orang anak murid Sekokah Dasar yabg terjadi di kabupaten PALI dimana pelakunya adalah kakek yang berusia hampir 80 tahun mendapat pengawalan dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) kabupaten PALI. 


Bahkan bukan dari DPPKBPPPA PALI, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial juga Tim P2TP2A kabupaten PALI juga turun tangan dalam melakukan peninjauan kasus dan melakukan pendampingan terhadap korban kasus pencabulan itu. 

"Tim P2TP2A melakukan pendampingan dengan menghadirkan petugas psikolog. Setelah di amati dan di lakukan pendekatan kepada masing-masing korban, dengan hasil tidak terlihat kecemasan dan trauma pada ke 3 korban. Akan tetapi tim P2TP2A akan selalu memantau korban dengan kerjasama orang tua korban dan pihak sekolah, jika ada kejanggalan atau hal-hal yang berubah pada keadaan spikologis korban untuk segera menghubungi tim P2TP2A," jelas Dra Yenni Nopriani kepala DPPKBPPPA PALI melalui Kabid PPPA, Kasmiyati, Senin (20/9/21).

(sn/perry)
Share:

Gas Melon di Kota Pendopo 'Langka


PALI. SININEWS.COM -- Masyarakat sekitar kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merasa resah, lantaran gas melon atau ukuran 3 kilogran sudah beberapa hari ini susah didapat alias langka dipasaran. 


Dikatakan Dela, salah satu warga Talang Nanas, yang mengaku bukan hanya langka, harga gas melon harganya juga naik dan mencapai  Rp 25 hingga Rp 26 ribu per tabungnya. 

"Biasanya saya membeli gas tersebut Rp 22 ribu saja, akan tetapi sulitnya memperoleh gas tersebut, sehingga pedagang eceran, menaikkan harga tersebut," ucapnya, Senin (20/9/21)

Atas kondisi itu, dia berharap pemerintah kabupaten PALI, bisa mengawasi pangkalan gas maupun agen hingga tingkat pengecer, terkait kesediaan stok gas yang ada, jangan sampai warga menjerit.

"Kalau bisa pantau pasokan gas melon di pasaran, agar pasokan selalu ada dan harga bisa stabil," harapnya.

Hal senanda dikatakan Puput warga Talang Subur, bahwa harga gas yang cukup mahal, membuat warga harus merogoh kocek dalam serta mengurangi pembelian kebutuhan pokok lainnya.

"Apabila harganya standar di jual, dan pedagang eceran tidak sulit memperoleh gas tersebut, kemungkinan harga jual gas tidak akan naik," ujarnya.

Sementara dari pengakuan salah satu pedagang eceran yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya kenaikkan harga jual gas elpiji ukuran 3 kg, dikarenakan pemasokan gas agak sulit dan susah.

"Terkadang pedagang eceran baru memperoleh gas dari pangkalan maupun agen, setiap 2 minggu atau 3 minggunya," ujarnya. (sn/perry)
Share:

Pencalonan Karang Taruna Berakhir Hari Ini, Wedy Saputra Kembalikan Berkas

 

Foto : Dok/ Wedy Saputra bakal calon KT Kota Prabumulih menyerahkan berkas pencalonan, Senin (20/9/21).

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Bakal Calon (Balon) Ketua Karang Taruna Kota Prabumulih periode 2021-2026 mulai ramai, pasalnya sejumlah berkas penjaringan akhir sudah mulai masuk, Senin (20/9/2021).
 
Salah satunya Wedy Saputra pemuda asli Kota Prabumulih itu telah mengembalikan berkas penjaringan calon Karang Taruna ke Sekretariat di Jalan Alihasan No.1 Rt.01 Rw.01 Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara.
 
Diketahui berkas pencalonan berakhir hari ini Senin, 20 September 2021 pukul 16.00 Wib, bagi para calon yang belum mengembalikan berkas dianggap gugur atau mengundurkan diri dari keikutsertaan pencalonan Karang Taruna.
 
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kota Prabumulih, Sumatra Selatan (Sumsel) Mardianto dikonfirmasi mengatakan saat ini sudah ada satu berkas yang dikembalikan ke panitia.

"Ya pak sudah ada satu berkas yang sudah dikembalikan atas nama Wedy Saputra” jelasnya seraya mengatakan berkas pengembalian bakal calon Karang Taruna tetakhir pukul 16.00 Wib. (tau/sn)
Video Lengkapnya.


 
Share:

Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga Digelar DPPPA Sumsel


PALI. SININEWS.COM -- Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan menggelar sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga Tahun 2021 yang dilaksanakan baru-baru ini di kantor Camat Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihadiri oleh Organisasi Wanita, Kader-kader PKK Kecamatan dan Kelurahan se-kabupaten PALI. 


Dijelaskan Dra Yenni Nopriani kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) kabupaten PALI bahwa keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional. 

"Ini tertuang dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 1992 tentang perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera menyebutkan bahwa ketahanan keluarga berfungsi sebagai alat untuk mengukur seberapa jauh keluarga telah melaksanakan peranan, fungsi, tugas-tugas dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan kesejahteraan anggotanya," ungkpa Yenni.  

Ditambahkan Yenni bahwa pembangunan keluarga diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tentram dan harapan masa depan yang lebih kuat, baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

"Dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat di Kabupaten PALI, Pemerintah Kabupaten PALI telah membuat kebijakan berupa PERDA Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan di Kabupaten PALI. Diharapkan dengan adanya kebijakan tersebut, program-program terkait pengarusutamaan gender salah satunya seperti peningkatan kualitas keluarga ini dapat menjadi prioritas kegiatan di Kabupaten PALI," terangnya. 

Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelaskan di atas, dijelaskan Yenni  Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga untuk Organisasi Wanita, Kader-kader PKK Kecamatan dan Kelurahan, yang bertujuan untuk mewujudkan peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga, terciptanya masyarakat PALI yang memiliki ketahanan keluarga yang baik. 

"Adapun Narasumber Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga ini berasal dari Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan melalui Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) Bapak Samsah, S.Sos. selaku Kasi Pembinaan Kualitas Keluarga Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan pesertanya berasal dari organisasi wanita dan kader-kader PKK Kabupaten, PKK Kecamatan dan PKK Kelurahan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir." tambahnya. 

Diharapkannya dengan diadakannya Sosialisasi ini dapat menguatkan jejaring organisasi wanita serta kader-kader PKK dalam program ketahanan keluarga. "Selain itu dapat terjalinnya kerjasama dengan Pemerintah dalam pembangunan ketahanan keluarga yang lebih berkualitas," harapnya. (
(sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts