Di Hadiri Wawako Prabumulih, Sebanyak 197 Mahasiswa Di Wisuda


 PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer (STMIK) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tehnik (STIT) Yayasan Pendidikan Prabumulih (YPP) menggelar agenda Wisuda Sarjana dan Ahli Madya tahun akademik 2021/2022.


Dalan Wisuda Angkatan Ke 17 STIT dan STIE serta Wisuda Angkatan Ke 18 STIMIK yang berjumlah Keseluruhan 197 berhasil di wisuda, Mahasiswa itu terdiri dari 67 STIE, 82 STIMIK dan 47 STIT.

Dalam Acara yang resmi di gelar pada Hall 1 Siang Malam itu, di hadiri langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih (Wawako) H. Andriansyah Fikri, SH., Perwakilan dari Polres Prabumulih, Pengadilan Agama, Bank Sumsel Babel dan Kejaksaan, Kamis (21/10).

Dalam sambutannya, Wawako Prabumulih Andriansyah Fikri mengucapkan kepada seluruh Wisudawan dan Wisudawati.

"Pertama-tama Kami ucapkan selamat kepada adik-adik yang pada hari ini telah lulus sarjana,"ucapnya kepada seluruh Wisudawan dan Wisudawati.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa ini merupakan kebahagiaan untuk 197 Mahasiswa yang berhasil di wisuda tersebut.

"Hari ini merupakan hari kebahagiaan adik-adik dan para orang tua, karna dalam melanjutkan kuliah bukan sebentar, bahkan ada yang Stop Out di Do dan Wo," jelas Mantan Ketua DPRD Kota Prabumulih Itu.

Dari data yang di himpun pantia, ada empat wisudawan dan wisudawati terbaik pada angkatan 17 itu, yakni Rizki Valin Violita S.Kom dari Sistim Informasi (S1), Resna Agustin A.Md dari Komputer Akuntasi (D3), Tio Mardiansyah A. MD dari tehnik Pertambangan (D3), Engga Syahputra S.E dari Ekonomi Akuntasi (S1) dan Deli Supriyati S.E dari Ekonomi Manajemen (S1). (Ari/SN)


Share:

37 Cakades di PALI Deklarasi Damai


PALI. SININEWS.COM -- Jelang gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2021 mendatang yang diikuti 12 desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten PALI mengajak seluruh Calon Kades yang berjumlah 37 orang dari 12 desa untuk deklarasi damai, Kamis (21/10/21) di halaman kantor Camat Talang Ubi. 

Deklarasi damai itu dihadiri Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono, Kajari PALI, Polres, ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2DP) Abul Rustoni serta sejumlah kepala desa yang ada di Bumi Serepat Serasan. 

A Gani Akmad kepala DPMD PALI bahwa tujuan deklarasi damai bagi calon kandidat dalam rangka menciptakan suasana kondusif saat pelaksanaan proses Pilkades, dari tahapan hingga saat pelantikan calon kepala desa terpilih.

"Hasil yang diharapkan pada kegiatan ini adalah mewujudkan Pilkades yang aman, tertib dan damai. Cakades harus menyatakan siap menang dan siap kalah," ujar A Gani. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Wakapolres berpesan kepada seluruh Cakades agar bersaing secara sehat. 

"Yang perlu diingat adalah jaga suasana kondusif. Silahkan bersaing tetapi secara sehat. Saat ini masih pandemi corona, jadi tetap terapkan protokol kesehatan jauhi kerumunan. Apabila telah terpilih, jaga amanah," pesan Wakapolres PALI. 

Ditempat sama, Wabup PALI menghimbau seluruh Cakades agar meluruskan niat terlebih dahulu untuk membangun desa sehingga saat terpilih nanti mampu memajukan desanya dan dicintai masyarakatnya. 


"Diketahui bahwa setiap desa mengelola anggaran hampir Rp 2 milyar. Pergunakan anggaran yang besar itu untuk memajukan desa. Maka dari itu niatkan dari sekarang tujuan kita maju sebagai calon Kades. Silahkan berkampanye, jangan banyak janji dan cari cara yang bijak tanpa menjatuhkan lawan. Kepada penegak hukum, tolong dikawal agar berjalan aman dan tanpa gesekan. Sebab pada setiap ajang Pilkades pasti ada yang tidak jadi," himbau Wabup. 

Dalam pelaksanaan Pilkades nanti, Wabup menekankan panitia Pilkades untuk memperketat penerapan protokol kesehatan, supaya jangan sampai pesta demokrasi pada 12 desa yang Ikuti Pilkades serentak tidak menjadi cluster baru penyebaran covid-19. 

"Bagaimana caranya saat pelaksanaan Pilkades hindari kerumunan agar tidak menimbulkan cluster baru, karena saat ini pandemi corona masih terjadi agar jalannya Pilkades serentak di PALI berjalan aman dan sehat," harap Wabup. 

Pada kegiatan deklarasi damai bagi Cakades, DPMD PALI  juga melakukan kegiatan secara simbolis penyerahan sepeda motor yang bersumber dari Bantuan Gubernur tahun 2021 untuk 26 desa persiapan yang ada di kabupaten PALI. (sn/perry)
Share:

Tiga Wartawan Sempat Jadi Tersangka Gegara Angkat Berita, Ketua IWO PALI Kasusnya Sudah SP3


PALI. SININEWS.COM -- Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) telah dikeluarkan pihak APH atas kasus tiga wartawan di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) atas pemberitaan yang memuat dugaan pencatutan nama  institusi dan nama pejabat oleh oknum kepala DPMD terkait dugaan pemotongan dana desa di Kabupaten PALI yang kemudian dilaporkan FK2DP atau forum komunikasi kepala desa PALI. 


Informasi itu disampaikan Efran, ketua IWO PALI yang juga sempat menjadi salah satu tersangka, saat jumpa pers dihadapan sejumlah awak media, Kamis (21/10/21).

"Alhamdulillah SP3 sudah keluar, dan kami dinyatakan tidak bersalah. Artinya, berita yang kami buat bukan berita bohong. Tetapi meski kami dinyatakan tidak bersalah, kami tidak ada niat untuk melapor balik," ujar Efran. 

Diketahui bahwa tiga wartawan online di PALI yakni Efran, Edy dan Enggi sempat ditetapkan sebagai tersangka. Namun sejak bulan Februari 2021 SP3 dikeluarkan Aparat Penegak Hukum (APH).  (sn/perry)
Share:

MPPDT Meminta Bupati PALI, Memberikan Perlindungan Hukum Atas Tanah Hak Milik Adat Warga Tempirai Di Lokasi Transmigrasi


MPPDT Meminta Bupati PALI, Memberikan Perlindungan Hukum Atas Tanah Hak Milik Adat Warga Tempirai Di Lokasi Transmigrasi

Oleh Tim Media MPPDT 


Sebagaimana kita pahami bahwa Transmigrasi adalah perpindahan penduduk secara sukarela untuk meningkatkan kesejahteraan dan menetap dikawasan Transmigrasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, hal ini sesuai UU  No. 29 Th 2009 tentang Perubahan Atas UU No.15 Th 1997 tentang Ketransmigrasian. 


Program Transmigrasi yang dilaksanakan di Desa Tempirai dengan lokasi lahan tanah persawahan dan tanah renah (daerah yang terkena air pasang surut) ditataran Sungai Jelike dan sekitarnya mulai dari Sepentil sampai dengan Sungai Mengkuang dengan taksiran luasnya sekitar 900 Ha, yang masuk wilayah hukum Desa Tempirai Selatan dan sebagian Desa Persiapan Tempirai Barat, Tanah tersebut merupakan Tanah Hak Milik Adat warga Desa Tempirai yang telah dikuasai secara turun temurun dari leluhurnya. Karena permasalahan hama seperti hama : tikus, pipit, wereng,binatang liar seperti babi hutan, berang-berang, beruang termasuk harimau dan lain-lain sebagainya, maka tanah sawah dan hutan renah yang ada kesannya tidak terurus hal ini karena minimnya sumber daya warga Desa Tempirai untuk pengelolaan lahan. 


Seiring waktu pada tahun 2016 ada ide lahan tersebut dijadikan lokasi Transmigrasi Regional kerja sama PemKab PALI dengan PemProv Jateng. 

Secara umum program Transmigrasi memberikan kontribusi positif untuk merangsang pertumbuhan dan pembangunan daerah Tempirai dan PALI yaitu sekurang-kurangnya ada 3 (tiga) manfaat besar yang didapat antara lain : 

1).Optimalisasi lahan pertanian yang kurang Produktif agar menjadi basis produksi hasil Pertanian untuk kebutuhan masyarakat sekitar, sehingga lahan pertanian lebih produktif, yang menjadi daya ungkit perekonomian Desa Tempirai  dan PALI. 

2).Terjadi transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman cara pengelolaan lahan pertanian dari petani Transmigran asal Jateng yang sudah biasa pola lahan tetap, dengan petani Desa Tempirai yang memiliki tradisi ladang berpindah-pindah. 

3).Memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI dengan proses pembauran warga transmigran dengan warga Tempirai. 


Tujuan transmigrasi dengan nilai-nilai filosofi yang baik tersebut diatas bisa tercapai dengan efektif jika program Transmigrasi di Desa Tempirai mulai dari proses perencanaan sampai pelaksanaannya dilaksanakan secara terbuka dengan warga Tempirai sebagai pemilik lahan pertanian Hak Milik Adat, hal ini guna menghindari kesalahan pahaman yang dapat menimbulkan konflik agraria yang berkepanjangan antara warga Desa Tempirai dengan warga Transmigran yang merugikan semua pihak, seperti terjadi  didaerah Mesuji, Ogan dan lain-lain sebagainya. 


Sehubungan dengan hal-hal tersebut diatas kami pengurus MPPDT mewakili masyarakat Desa Tempirai meminta kepada Bupati PALI sebagai pihak yang berkewajiban melindungi kepentingan warga Desa Tempirai sebagai pemilik lahan pertanian Hak Milik Adat, agar Warga Desa Tempirai yang sejak awal mempunyai tanah diatas lahan yang akan digunakan sebagai kawasan Transmigrasi tetap diberikan hak-hak nya, hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku bahwa Tanah Hak Milik Adat wajib diberikan perlindungan oleh Pemerintah.


Dalam rangka membantu Bupati PALI dalam pelaksanaan program Transmigrasi di Desa Tempirai, sebagaimana peran dan fungsi MPPDT memberikan edukasi publik dan advokasi kebijakan publik, maka MPPDT bisa menjadi mitra untuk menyalurkan aspirasi warga Tempirai pemilik anah Hak Adat diatas lahan via Pengurus BP MPPDT, demikian yang disampaikan oleh Subiyanto Pudin, S.Sos., SH., MKn-Ketua Umum MPPDT. 


Kita sama-sama berharap agar program pembangunan Transmigrasi di Desa Tempirai ini bisa segera terealisasi dengan baik dan tepat waktu.

Share:

Mulai Dibuka, Wabup PALI Harapkan Seluruh Elemen Dukung Program Transmigrasi di Tempirai


PALI. SININEWS.COM -- Pembangunan pada lokasi bakal lahan transmigrasi di Desa Tempirai kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah dimulai namun secara bertahap. Untuk tahun ini, tahap awal pembukaan jalan dan jembatan.


Memantau pelaksanaan pembangunan infrastruktur lahan transmigrasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  melalui Wakil Bupati H. Drs. Sumarjono melakukan kunjungan kerja pada lokasi transmigrasi tersebut pada Selasa (19/10/21).

Dalam kujungan itu, wakil Bupati didampingi Kapolres PALI diwakili Kasat Intel AKP. Andi Syapril, SH. MH dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diantaranya Disnakertrans PALI diwakili sekretaris Dinas Muslim, 


Dalam arahan wakil Bupati mendorong Pemerintahan Desa dan masyarakat se Tempirai Raya untuk dapat mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan pemukiman Tranmigrasi Ragional itu yang saat ini sedang pembuatan jalan pemukiman sepanjang 1.400 meter pada tahap awal,  sehingga akan berkelanjutan berbagai pembangunan di tahun mendatang. 


Terkait adanya keluhan warga pengemin sungai atas dampak limbah pengerukan tanah oleh alat berat sehingga menimbulkan air keruh dan sampah potongan kayu pada 4 objek lelang lebak lebung ( sungai Jelike, sungai baung, sungai Mangkuang dan sungai terusan rangge) yang berbatasan langsung dengan lahan Transmigrasi Ragional, Wakil Bupati yang pernah menjabat Ketua DPRD PALI ini, memberikan arahan dan bimbingan pada Pemerintahan Desa, pihak pengemin Sungai, dan pihak Perusahaan (Vendor) CV. Bumi Kita sebagai Pelaksana kegiatan agar duduk bersama bermusyawarah secara arif dan bijaksana sehingga, berbagai kendala dalam menyukseskan pembangunan Tranmigrasi ini dapat berjalan lancar dan baik. 


"Terlaksananya pembukaan lahan transmigrasi ini tentu saja melalui banyak proses dan memakan waktu lama dan tentunya ada dukungan penuh dari bupati yaitu H Heri Amalindo. Untuk itu mari dukung bersama. Apabila ada permasalahan kecil di lapangan, silahkan selesaikan dengan duduk bersama. Dengan adanya lokasi transmigrasi ini patut disyukuri kita semua karena  Pemerintah pusat telah mempercayakan meletakan lokasi Tranmigrasi Ragional ini berada di Desa Tempirai Selatan juga Tempirai barat, sebagai Tranmigrasi percontohan di Kabupaten PALI bahkan di provinsi Sumatera Selatan," jabar Wabup. 


Sementara itu, Dedy Handayani didampingi Kades Tempirai Barat persiapan Uzen H. Ujang,  salah satu pengemin sungai,  mengucapkan terima kasih pada wakil Bupati atas respon cepat kepedulian Pemda PALI membantu dan menfasilitasi Masyarakat menyelesaikan masalah itu. (an/suharto)

Share:

Wabup dan Dinas PU PALI Tinjau Jalan Amblas Desa Tempirai



PALI. SININEWS.COM -- Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs H Soemarjono didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten PALI Sephy Hendika juga sekretaris Dinas PU Hilmansyah tinjau jalan yang amblas di Desa Tempirai kecamatan Penukal Utara, Selasa (19/10/21).

Diketahui bahwa jalan yang amblas itu merupakan jalan penghubung dua kecamatan yakni Penukal Utara dan Penukal, dan sudah dua pekan ini kondisinya nyaris putus tetapi beberapa hari lalu untuk bisa dilalui warga beraktivitas, masyarakat setempat melakukan gotong royong membuat jembatan sementara dari kayu. 

Saat meninjau lokasi amblasnya jalan Tempirai menuju Desa Air Itam kecamatan Penukal, Wabup menginstruksikan kepada Dinas PU supaya akses jalan itu dapat berfungsi untuk segera dibuatkan jembatan darurat berbahan plat besi dengan tonase beban kendaraan roda 4 dibatasi sesuai kapasitas kekuatan jembatan darurat.

"Terkait adanya jalan amblas ini, sudah dibahas pada rapat Paripurna DPRD bulan Oktober tahun 2021 ini. Meskipun kondisi anggaran Kabupaten PALI mengalami defisit atas dampak covid-19, namun demi kepentingan masyarakat pembangunan jalan ini tetap diprioritaskan. Tetapi sementara menunggu anggaran, saya minta kepada dinas PU agar membangun jembatan darurat supaya akses masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Wabup. 

Senada dikatakan Plt Kadin PU Sephy Hendika bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan Wabup. "Plat besi yang dititahkan pak Wabup akan meminta bantuan dari perusahaaan. Instruksinya kami segera untuk merumuskan apa yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Tim sudah turun dan hasilnya akan kami evaluasi dan koordinasikan kembali dengan pak Bupati dan Wabup," kata Kadin PU. 


Untuk penanganan bersifat darurat, Sephy Hendika meminta masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat bermuatan berat atau kendaraan dengan beban berat untuk sementara waktu tidak boleh melintas diatas lokasi jalan yang longsor sampai jalan itu benar-benar diperbaiki permanen, kalau hal itu tidak diindahkan maka kerusakan bisa semakin parah.


"Namun kami mengharapkan kepada masyarakat agar bersabar,  pada waktunya nanti akan diselesaikan dengan baik, demi kepentingan masyarakat PALI. Yang pastinya kami akan bekerja semaksimal mungkin," tandas Kadin PU. (sn/suharto)
Share:

Pipa Minyak Milik Adera Pecah di Purun


PALI. SININEWS.COM -- Pipa minyak mentah milik Pertamina Adera Field yang ada di desa Persiapan Purun Selatan kecamatan Penukal kabupaten PALI pecah diduga korosi. Titik pipa pecah tersebut berada di bawah jalan beton desa tersebut dan minyak mentah mengalir ke parit dan mengarah ke Sungai Sebagut yang merupakan sungai ikon desa Purun Penukal. 


Dari pantauan media ini dilapangan bahwa kejadian bocornya pipa itu diketahui Selasa (19/10/21) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Awalmya ada bau minyak menyengat dan setelah ditelusuri, keluar minyak dari bawah gorong-gorong dan mengalir ke parit. Lokasi persis depan rumah kami yang berada di tengah permukiman padat penduduk," ujar Jamiri, warga setempat. 

Jamiri meninta pihak Adera secepatnya menangani permasalahan itu sebab kalau lambat ditangani, limbah minyak dikhawatirkan mengalir ke sungai.

Sama halnya dikatakan Kades Persiapan Purun Selatan Reza Pahlevi bahwa hingga berita ini diturunkan  pihak adera belum menemukan titik pipa yang bocor.

"Diduga korosi karena titiknya dibawah jalan beton dan dibawah tanah. Adera sudah ada di lokasi namun belum bisa menemukan titik yang bocor meski telah menurunkan alat berat dan mobil vakum. Tentu saja dengan adanya kejadian ini, warga merasa resah dan aktivitas warga terganggu karena takut menghidupkan api. Harapan kami, segera lakukan perbaikan, untuk kompensasi kita akan rembukan lagi dengan masyarakat langkah apa yang akan dilakukan warga yang terdampak," tandas kades. 


Ditempat sama, Tuti Ilsan, anggota DPRD PALI yang meninjau lokasi kejadian menegaskan dewan akan memanggil pihak adera untuk meminta penjelasan terkait penyebab kejadian itu. 


"Lokasi berada di tengah pemukiman padat penduduk, dan ini harus cepat ditangani. hari Senin ini akan kita panggil pihak Adera," tegas anggota dewan kelahiran Purun itu. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak adera masih berjibaku mencari titik pipa bocor. "Pipa berada dibawah tanah, dan kami belum menemukan titik yang bocor. Untuk penyebab bocor, kami juga belum mengetahuinya," ujar salah satu petugas dari Adera. (sn/perry)
Share:

Jembatan Babat dan Dua Jembatan lainnya Rampung Tahun ini


PALI. SININEWS.COM --  Pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) di tahun 2021 ini merampingkan tiga jembatan dalam memperlancar akses masyarakat dalam beraktivitas. Tiga jembatan dimaksud adalah jembatan desa Babat kecamatan Penukal, jembatan Sumberejo kecamatan Talang Ubi dan jembatan Pandan kecamatan Tanah Abang. 


Informasi itu disampaikan Plt kepala Dinas PU PALI, Sephy Hendika Senin (18/10/21) di ruang kerjanya. 


Menurut Hendi, sapaan kepala PU PALI bahwa dari tiga Jembatan itu, dua diantaranya bersumber dari bantuan gubernur Sumatera Selatan, yaitu pembangunan jembatan Sumberejo dan Babat. 


"Total keseluruhan anggaran yang dipergunakan untuk membangun tiga jembatan itu lebih kurang sebesar Rp 20 miliar," ujar Handi. 


Ditambahkannya bahwa yang bersumber dari APBD PALI hanya penyelesaian jembatan Pandan yang tahun ini tahap finishing.


"Jembatan Pandan yang menghubungkan kabupaten PALI dan Muara Enim tahun ini sudah bisa dilalui masyarakat. Dan kami berharap dengan dibangunnya tiga  jembatan itu bisa lebih menghidupkan perekonomian masyarakat," harapnya. 


Sementara untuk jembatan lainnya yang ada di kabupaten PALI yang alami kerusakan atau butuh perbaikan, Hendi menyebut pihaknya akan semaksimal mungkin mengupayakan perbaikan di tahun depan. Seperti pada jembatan Desa Sukadamai kecamatan Talang Ubi menuju Desa Kota Baru kecamatan Penukal Utara. 


"Kita upayakan penganggarannya di tahun depan bagi jembatan lain yang saat ini kondisinya rusak atau butuh perbaikan," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Dewan PALI Dapil II Reses di Babat dan Penukal Utara


PALI. SININEWS.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi dua kecamatan yakni Penukal dan Penukal Utara lakukan reses di Kecamatan Penukal Utara dan kecamatan Penukal, Selasa (19/10/21). Reses sendiri dipimpin langsung H Asri AG, ketua DPRD PALI diikuti anggota dewan lainnnya dari Dapil tersebut, yaitu Edi Eka Puryadi, Tuti Ilsan, Suarno, H Amran, Basuki Rahmat juga Jodika.

Ari Mediansyah, kepala desa Babat menyampaikan keinginan kepala desa ketika digelar reses di kantor Camat Penukal agar dewan mendukung adanya pelatihan kepemimpinan untuk kepala desa. Karena menurut Kades Babat bahwa kepala desa saat ini belajar memimpin secara otodidak.

"Sejak kami dilantik tahun 2019 lalu belum pernah ada kegiatan pelatihan kepemimpinan yang bisa diterapkan atau diaplikasikan di desanya masing-masing. Karena latar belakang pendidikan Kades tidak sama, mulai dari SMP sampai sarjana, Diklat perlu dilakukan dalam menambah pengetahuan kepala desa untuk memajukan desanya. Untuk itu kami minta dewan mendukung kegiatan pelatihan bagi kepala desa," ujar Ari. 

Kades Babat juga menyampaikan permintaan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) skala kecamatan dalam menanggulangi sampah yang ada di kecamatan Penukal. 

"TPA ini perlu dibangun karena selama ini belum ada tempat pembuangan sampah akhir menyebabkan warga banyak membuang sampah dipinggir jalan," tukasnya. 

Kades juga meminta agar dibangun jalan penghubung antar desa untuk memperlancar akses ekonomi masyarakat. 

Menanggapi keinginan masyarakat, H Asri mengatakan bahwa terkait permintaan pelatihan kepala desa, dewan sudah beberapa kali mengusulkan digelarnya Diklat, namun hingga saat ini belum direalisasikan Pemkab PALI. 

"Tujuan turunnya anggota dewan ketengah-tengah masyarakat dalam rangka menyerap aspirasi sebagai kewajiban dewan dalam menjalankan fungsinya. Tugas anggota dewan salah satunya adalah melakukan pengawasan. Dalam melakukan pengawasan, dewan hanya mengawasi anggaran yang sudah disetujui direalisasikan atau tidak. Kemudian dalam menyerap aspirasi, kami harus turun ke masyarakat mendengarkan juga menyampaikan keinginan serta kebutuhan masyarakat kepada pemerintah. Terkait keinginan Diklat, sudah kami sampaikan beberapa kali," ujar H Asri. (sn/perry)


Share:

DINAS PMD PALI DORONG PEMDES AKTIFKAN PAMSIMAS UNTUK CIPTAKAN PENDAPATAN DESA



PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka meningkatkan daya guna sarana air minum (Pamsimas)  di Desa dan menciptakan Pendapatan asli Desa (PAD). 


Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  Provinsi sumatera selatan Senin (18/10/2021), menggelar Rapat Koordinasi Pemerintah Desa dan Koordinator pengurus Pamsimas 11 Desa se Kecamatan Penukal Utara, 


Acara yang dipusatkan aula Kantor Camat Penukal utara ini dihadiri para Kepala Desa, Pendamping Desa, Konsultan Pamsimas dan jajaran Pengurus/Pengelola Pamsimas berjalan tertib dengan standar protokol kesehatan. 


Dalam arahannya Kadin PMD PALI A Gani Akhmad diwakili Kasie Pemberdayaan Alfidldlotama, SIP menjelaskan Bahwa untuk mendayagunakan Pasimas di Desa perlu adanya skema baru yaitu aset Pasimas akan dilimpahkan ke Pemerintahan Desa sehingga kedepan untuk peningkatan operasional Pamsimas akan dapat didorong melalui APBDes setiap tahun anggaran. 


Sehingga bila pengelolaannya tertata dengan baik tentunya  akan melahirkan Pendapatan Asli Desa ( PAD). Disamping bagian prasana dasar Pembangunan Desa, 


Pamsimas juga dapat menyerap tenaga kerja di Desa, dan pelayanan air bersih untuk Masyarakat secara optimal. 


Dilanjutkan Suloyono Koordinator Pamsimas Kabupaten PALI didampingi Dedy Chandra sebagai Pendamping Desa (PD)  Kecamatan Penukal Utara, 


Memaparkan secara rinci tentang juknis pengelolaan Pamsimas berkelanjutan sehingga Pamsimas di Desa akan menjadi sarana air bersih yang dibutuhkan Masyarakat. 


Dalam kesempatan ini Mas Suloyono panggilan akrabnya,  memberikan sinyal bahwa dari 60 Pasimas sekabupaten PALI akan mendapat bantuan filter (saringan)  pembersih air dan lainya, yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat. 


Camat Penukal Utara Maka giansar, SH melalui Kasie Pemerintahan Suparmin jaoni,  menyambut baik atas pelimpahan aset Pamsimas ke Pemerintahan Desa,  dan pihak Kecamatan secara kelembagaan akan siap membina dan mendampingi untuk kemajuan Pasimas. 


Senada Arisman Plt. Kades Karang Tanding, bila Pamsimas sudah dijadikan aset Desa,  tentunya Pemerintahan Desa berkewajiban merawat dan mengelola Pamsimas secara bekelanjutan dan berdayaguna di Desa. ungkap Arisman usai Rakor pada awak Media ini. 


(Bungharto/SN)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts