Pemdes Sukamaju Dukung Penuh Upaya Pemkab PALI Ambil Alih Lahan Tidur milik PTPN



foto. net


PALI. SININEWS.COM -- Adanya rencana pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan mengambil alih lahan eks pembibitan karet dan kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang terletak di Stuntung Desa Sukamaju Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI disambut positif pemerintah desa setempat. 


Dukungan upaya Pemkab PALI disampaikan Kepala Desa Sukamaju, Rudini, Rabu (26/1/22).

Menurut Rudini bahwa dirinya bersama masyarakat desa Sukamaju mendukung penuh program Pemkab PALI, salah satunya pengambil alihan lahan tidur yang terletak di desanya. 

"Lahan seluas lebih kurang 75 hektar itu sudah lama tidak dikelola dan hanya jadi semak belukar. Memang tadinya bekas pembibitan kelapa sawit dan karet namun sudah beberapa tahun, lahan itu dibiarkan hanya dijaga saja," ungkap Rudini. 

Diakuinya bahwa letak lahan itu tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk, hanya berjarak sekitar 3 kilometer. 

"Tentu saja kalau dikelola akan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Terlebih rencananya akan digunakan sebagai pusat pendidikan ketahanan keamanan atau Institut Seni Indonesia (ISI) yang tentunya lokasi itu akan hidup. Dan apabila dikelola sebagai lahan penunjang program ketahanan pangan, itu jauh lebih bagus," tukasnya. 

Diketahui sebelumnya bahwa Pemkab PALI telah melakukan penjajakan dengan pihak PTPN agar lahan itu diserahkan ke Pemkab PALI. Hanya saja aturan yang mengharuskan adalah melalui ganti rugi. 

Meski ganti rugi, Pemkab PALI tidak keberatan mengingat manfaat yang didapat kedepan jauh lebih baik daripada lahan itu hanya ditumbuhi semak belukar. (sn/perry)
Share:

Pemkab PALI Ambil Alih Lahan Tidur Milik PTPN


PALI. SININEWS.COM -- Adanya lahan eks Pembibitan karet dan kelapa sawit yang berada di Desa Sukamaju kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang statusnya milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dengan luasan 75 hektar segera dikuasai pemerintah kabupaten PALI. 


Hal itu diketahui dari keterangan Plt Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI Ahmad Jhoni disela kesibukannya Rabu (26/1/22).


Menurut Ahmad Jhoni yang juga kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten PALI bahwa proses pengambil alihan lahan tersebut segera dilakukan mengingat lahan itu saat ini menjadi lahan tidur. 


"Belum lama ini kita bersama pak Wabup berkunjung ke kantor pusat PTPN di provinsi Lampung untuk membahas proses peralihan lahan itu. Hanya saja memang, proses peralihan tidak bisa dilakukan secara hibah melainkan secara ganti rugi. Namun itu tidak jadi masalah karena aturannya seperti itu," ungkap Ahmad Jhoni. 


Saat pertemuan dengan petinggi PTPN, diakui Ahmad Jhoni bahwa pihak PTPN setuju lahan itu diambil alih Pemkab bahkan pihak PTPN menawarkan kerjasama pengelolaan lahan itu dengan ditanami tanaman berumur pendek. 


"Lahan itu saat ini vakum, sebelumnya memang menjadi pusat pembibitan karet dan kelapa sawit, namun sudah lama tidak dikelola dan saat ini hanya ditumbuhi semak belukar. Proses pengambil alihan segera dilakukan agar lahan itu bisa dimanfaatkan," terangnya. 


Setelah diambil alih, dikatakan Ahmad Jhoni perencanaan kedepan dalam mengelola lahan itu ada tiga opsi peruntukkannya. 


"Ada tiga opsi perencanaan pemanfaatan lahan itu, yakni menjadi pusat pendidikan Katahanan Keamanan, atau dijadikan ISI (Institut Seni Indonesia) dan opsi ketiga adalah dijadikan lahan menunjang program ketahanan pangan, misalkan penanaman jagung, ubi,  atau peternakan untuk peningkatan produksi pangan," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Toko Emas 24 Ratu Jaya Hadir di Betung Selatan, Emas Bermutu dan Berkualitas Ada Disini


PALI. SININEWS.COM -- Emas merupakan sebuah benda bernilai tinggi yang harganya cenderung naik seiring waktu. Untuk itu, memulai usaha emas tentu dapat menjamin keuntungan yang berlimpah.


Bukan hal yang tak mungkin anda menjadikan emas 24 karat sebagai produk bisnis Anda, misalnya usaha toko emas 24 karat. 


Bisnis itu dapat anda jalani dengan mudah selama Anda memiliki tekad dan pengaturan bisnis yang baik.


Seperti yang dilakukan seorang pemudi  yang masih sangat belia, Namanya Ulan Anggraini seorang wanita muda sudah menggeluti bisnis emas yang beralamat Desa Betung Selatan Kecamatan Abab Kabupaten PALI Sumatera Selatan Indonesia.


Dikatakan Ulan Anggraini, "saya berbinis Emas 24 Ratu Jaya Cabang Prabimulih Toko Emas 24 Anda,saya hanya bermodal sedikit dan kepercayaan dari bos Prabumulih Toko Emas 24 Anda Junsiang, Alhamdulillah seiring waktu berjalan sedikit demi sedikit toko Emas 24 Ratu Jaya Desa Betung Selatan Kecamatan Abab makin maju dan banyak pelanggan mempercayai toko kami," ungkapnya Selasa (25/1/22).


Sebenarnya diakui Ulan bahwa toko Emas 24 Ratu Jaya  dan  toko Emas 24 Anda Prabumulih Emasnya bermutu berkualitas, toko Emas 24 yang dimilikinya sama dengan toko Emas lainnya, sanggup juga bersaing dengan produk toko Emas 24 lainnya,


"Kami sadar, setiap kita ingin maju banyak ocehan di tengah masyarakat, bahwa Emas 24 Ratu Jaya jahat alias tidak bagus, bahkan orang tidak percaya bahwa saya yang masih muda ini sudah buka toko Emas yang bermodal ratusan juta rupiah, tapi berkat usaha yang dengan penuh keyakinan dan bermodal kepercayaan orang lain,usaha kita mulai maju," tukasnya. 


Lanjut Ulan Anggraini kepada pelanggan Emas 24 Ratu Jaya Desa Betung jangan takut Emas kita bermutu dan berkualitas sama dengan toko Emas 24 lainnya, bahkan dirinya juga siap menerima Emas 24 karat dari mana saja.

"Setiap orang yang memulai usaha pasti mendambakan usaha yang menghasilkan keuntungan besar. Namun, usaha jenis apa yang dapat dengan cepat mengembalikan modal Anda? Salah satunya adalah usaha emas 24 karat," tutupnya.  (sn) 

Share:

Muara Enim Surga Batubara, 2 Kampung di Desa Aur Duri Terisolir Puluhan Tahun Tak Teraliri Listrik

 

Foto : warga kampung IV desa aur duri hendak menyalakan lampu dengan mesin diesel, senin (24/1/22)

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Dua kampung di Desa Aur Duri Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim, Sumsel terisolir. 200 Kepala Keluarga (KK) dengan 500 jiwa penduduk yang berada di dusun III dan IV hingga kini tak bisa menikmati terangnya lampu dari PLN, Senin (24/1/22).

 

Sejak pemekeran desa pada tahun 1999 silam hanya kampung satu dan dua saja yang bisa menikmati aliran listrik dari PLN, dan tak hanya itu jalan terjal hingga berlumpur untuk menuju kedua kampung menjadi tantangan yang harus dilewati.

 

Asron, salah satu warga dusun IV desa Aur Duri yang sejak lahir pada tahun 1972 dirinya hingha kini belum merasakan aliran listrik dikampunhnya.

“saya lahir tahun 1972, sejak laahir disini saya belum pernah merasakan terangnya listrik dari PLN” ucapnya kepada media ini saat dibincangi.

 

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, warga setempat menggunakan mesin Genset atau Diesel untuk menerangi rumah mereka selama beberapa jam saja.

“Kalau kami pakai mesin Diesel, setiap malam dinyalakan mulai jam 6 sampai jam 12 malam itu sudah paling lama” lanjut Asron seraya mengatakan setiap minggu menghabiskan bahan bakar solar 12 liter setiap minggunya jika diirit.

 

Beberapa rumah warga yang mampu bisa membeli mesin Genset dengan bahan bakar Pertalite atau pun Bensin, namun demikian jika tak mampu warga kampung III dan IV meminta sambungan listrik kepada tetangga.

 

Lain lagi dengan keluarga Jemeldo Verli siswa sekolah dasar kelas enam ini merupakan keluarga tak mampu yang hanya bisa memanfaatkan kaleng bekas minuman untuk dijadikan lampu teplok dengan bahan bakar minyak tanah.

“Kadang susah belajar malam, kadang habis minyak” ucap bocah 13 tahun ini kepada wartawan sambil berharap didesanya ada lampu dan jalan menuju sekolah bisa diperbaiki.

 

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Aur Duri Muslim Jusroni ditemui dikantornya mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang ada didesanya saat ini, wilayah penghasil minyak dan gas bumi itu masih ada yang tertinggal.

“Miris saya melihat warga saya, jika cukup dengan uang sekitar 20 juta mungkin saya bisa menyambung listrik kesana, tapi tidak semurah itu” tutur Kades yang belum lama ini dilantik.

 

Pria yang dikenal pemberani itu tak segan melakukan aksi kepada pihak perusahan yang beroperasi diwilayahnya untuk membantu perbaikan jalan menuju kempung yang terisolir.

“Saya sering marah dengan perusahaan yang ada disini numpang lewat tapi tak mau perbaiki jalan” lanjut Muslim.

 

Untuk menuju kampung yang terisolir tim media ini harus menempuh perjalanan sepanjang 6 kilo meter dengan kondisi medan jalan yang terjal dan berlumpur.

 

Warga disana mengaku sejak dirinya lahir sekitar 50 tahun lebih tak bisa menikmati listrik dan berharap banyak kepada pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumsel untuk segera memberikan akses PLN dikampungnya (tau/sn)



 

 

 

 

 

 

Share:

ACT Prabumulih bagikan puluhan Al-Quran Wakaf untuk Ibu dan Santri Penghafal Qur'an



PRABUMULIH - Berjalan 8 bulan dari sejak keberadaan ACT di Kota Prabumulih, sudah sekitar 15.000 Jiwa yang telah mendapatkan kebermanfaatan. Pada Akhir tahun kemarin ada program ACT yang alhamdulillah mendapatkan amanah dari beberapa donatur dermawan Prabumulih berupa Al-Qur'an Wakaf. Alhamdulillah puluhan Al-Qur'an sudah disalurkan kepada ibu-ibu yang masih bersemangat belajar dan membaca Al-Qur'an, serta kepada santri-santri penghafal Al-Qur'an di Prabumulih. 


Di Awal Tahun 2022 ini, ACT berfokus pada program-program pemberdayaan. Tak lepas dari itu, kebermanfaatan dalam segi apa pun akan terus diperjuangan. 


satu bulan terkahir ACT Prabumulih juga sibuk mendistribusikan Al-Qur'an Wakaf sebanyak 84 kepada ibu-ibu yang masih giat belajar dan membaca Al-Quran serta kepada Santri Tahfiz yang sedang berjuang menyelesaikan Tahfiznya. 


Daerah-daerah penerima manfaat nya tersebar di daerah Payu Putat, Taman Baka, Prumnas Belitung dan Pali. Insya Allah akan terus membagikan kebermanfaatan Al-Quran kepada lebih banyak Pembaca dan pembelajar Al-Quran

Share:

Perkuat Imunitas, Orang Nomor Satu Di Kota Prabumulih Suntik Vaksin Ke Tiga Jenis Booster

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, vaksin covid-19 ketiga jenis Booster. Di ruang kesehatan Pemkot Prabumulih, Senin (24/1).

Vaksinasi itu Juga diikuti Wawako dan Sekda, H Andriansyah Fikri SH dan Elman ST. Serta sejumlah pejabat esselon 2 dilingkungan pemkot prabumulih, usai upacara bendera

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan. Sengaja menjalani vaksinasi Booster tersebut. Untuk memberikan contoh. Dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Bahwa vaksin Booster untuk memperkuat imun tubuh.

“Ini Booster, untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Bahwa Booster ini adalah vaksin dalam arti kata untuk memperkuat imunitas kita,” ungkap Ridho ketika diwawancarai usai menjalani vaksin Booster, Senin (24/1).

Agar masyarakat lebih percaya sambung Ridho, dirinya menjalani vaksin Booster tersebut. “Agar masyarakat percaya, ya kita duluan pak wali sendiri vaksin. Apabila vaksin ini ada resiko, berarti yang beresiko pak wali dulu (terkena dampak). Bayangkan seorang walikota pun siap di vaksin,” tuturnya.

Ridho mengajak seluruh warga Kota Prabumulih untuk menjalani vaksin Booster. “Ayo kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih, tidak perlu takut dengan vaksin. Vaksin itu adalah untuk memperkuat imunitas kita,” ucapnya.

Masih kata Ridho, bagi masyarakat yang hendak menjalani vaksinasi booster. Dapat mendatangi tempat-tempat yang telah disediakan. “Silakan siapa yang mau boleh, makanya kita buka layanan mulai hari ini. Untuk selurun pegawai dan masyarakat sekitar,” katanya seraya mengatakan wartawan juga harus menjalani vaksin Booster. 

Share:

Serap Aspirasi di Awal Tahun 2022, Hj Sri Kustina Sambangi Masyarakat di Tiga Kabupaten


PALI. SININEWS.COM -- Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Ir Hj Sri Kustina kembali melanjutkan tugasnya pada awal tahun 2022 ini untuk terus menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) dimana istri Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpilih, yakni Dapil Sumsel 2 yang meliputi 11 kabupaten/kota.


Pada kunjungannya kali ini, Hj Sri Kustina menyambangi tujuh tempat berbeda di tiga kabupaten sejak tanggal 22 dan tanggal 23 Januari 2022, yakni Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Ayuga farm Desa Pagar agung Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.


Selanjutnya mengunjungi kelompok ternak sapi Sido Muncul, Desa Sari Bunga Mas Kabupaten Lahat. Lalu Kelompok Ternak Mufakat III Kambing, Desa Nantal kecamatan Lahat selatan kabupaten Lahat.



Kemudian ke Pesantren La Roiba desa Kepur Kecamatan Muara Enim, kabupaten Muara Enim. Setelah itu ke Kelompok budidaya perikanan darat dusun kelurahan Muara Enim, kecamatan Muara Enim kabupaten Muara Enim.


Dilanjutkan ke Kelompok peduli gambut Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir dan terakhir anggota DPR-RI dari fraksi Nasdem ini mengunjungi Kelompok Tani Mekar Jaya Desa Payakabung Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.


Seperti biasa, Hj Sri Kustina dalam kunjungannya itu langsung berinteraksi dengan masyarakat juga kelompok usaha dalam menyerap keinginan dan juga mencari solusinya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sangat ketat.



Pada setiap kegiatan kunjungan kerjanya ke daerah pemilihannya, Hj Sri Kustina selalu mengenalkan diri kepada masyarakat juga menyampaikan fungsi yang dimiliki oleh anggota DPR-RI, yaitu fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran. 


"Atas dasar itu, maka perlu kiranya saya selaku anggota DPR-RI untuk dapat melihat kondisi langsung di lapangan dalam menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di Dapil saya sembari juga saya bisa melakukan kegiatan silaturrahmi yang saya sempatkan pada kunjungan kerja kali ini," ujar Hj Sri Kustina usai laksanakan kundapil ke tiga kabupaten. 



Disamping itu, Hj Sri Kustina juga berharap mendapatkan masukan secara langsung tentang berjalannya program-program pemerintah, baik masukan dari pemerintah daerah maupun masyarakat secara umum. 


"Sebagai anggota DPR-RI yang bermitra langsung dengan pemerintah, saya juga akan tetap memperjuangkan program-program pemerintah yang menyentuh langsung ke masyarakat agar dapat berkelanjutan. Apalagi pada masa pandemi yang dialami kita saat ini. Dimana banyak masyarakat yang terdampak negatif terhadap berbagai sektor ekonominya. Namun saya berharap masyarakat yang ada di desa atau tempat yang saya kunjungi tidak terpengaruh adanya pandemi global ini," harapnya. 


Dengan adanya kegiatan itu juga, Hj Sri Kustina berharap bisa menemukan masalah dan solusi untuk masyarakat yang dikunjungi terutama yang terdampak ekonominya dimasa pandemi. 


"Mari kita bersatu padu membangun desa dan mengoptimalkan potensi yang ada di sekitar kita kemudian mengembangkannya secara bersama-sama agar desa kita menjadi desa yang lebih makmur, maju dan sejahtera," ajaknya. 


Hj Sri Kustina juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk ikut program vaksinasi dalam menangkal penyebaran covid-19.



"Kita telah menyaksikan program vaksinasi oleh pemerintah yang telah berjalan. Dengan berjalannya program vaksinasi itu bukan berarti protokol kesehatan dalam pencegahan covid sudah bisa dilonggarkan. Namun selama program belum mencapai target, saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, dengan tetap memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak dari kerumunan orang dan mencuci tangan ketika telah berinteraksi dengan orang lain serta menjaga selalu pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi dan rajin berolahraga.


Dijelaskan Hj Sri Kustina bahwa kesadaran dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat harus sudah tertanam dalam diri masing-masing. 


"Hal ini secara langsung akan membantu pemerintah untuk menangani pandemi covid-19 yang saat ini masih mewabah," tutupnya. (sn/ril)

Share:

Andina Miss Grand Indonesia 2022 Di Dampingi Ivan Gunawan Pulang Kampung Halaman

 MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Andina Yulianti yang kini memiliki nama panggung Andina Julie, Purna Paskibra asal Sumatera Selatan yang akan di nobatkan sebagai  Miss Grand Indonesia  2022 pada Februari mendatang, kembali ke kampung halaman yakni di Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Minggu (23/01).

Kembalinya Andina ke kampung halaman itu di dampingi oleh Desainer terkenal tanah air Ivan Gunawan serta tim Yayasan Dunia Mega Bintang.

Melalui Akun Media Sosial (Medsos) Instagram Miliknya @andina_julie, Andina mengunggah beberapa foto tengah bersama keluarga, warga serta Pemerintah dan aparat keamanan setempat.

"My heart is Full, hari ini kembali lagi ke rumah bersama kak @ivan_gunawan untuk bertemu dengan keluarga saya. Selain itu bersmaa tim @yayasanduniamegabintang kami melakukan pembagian sembako kepada warga suka menang, desa dimana saya tinggal dari kecil," ketiknya pada paragraf pertama di Postingan Instagram.

Di tambahnya juga, ia sangat berterimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa serta Support dan dukungan dari yang lainya.

"Di atas podium tadi, dalam hati saya cuma bisa berkata, Terima Kasih Ya Allah untuk semuanya. Tanpa dukungan dari warga dan seluruh team yang sudah bekerja sama selama ini, Andina bukanlah siapa-siapa. Terimakasih. Curahnya kepada semua followers.

Dalam postingan yang hingga berita ini di terbitkan mendapat 8.880 Like serta 286 Coment, Ivan Gunawan juga melalui Akun Instagramnya ikut berkomentar.

"Desa suka menang .... tanda tanda kamu menang," coment @ivan_gunawan yang mendapat 431 Like serta 77 Coment lainya. (Ari/SN)

Share:

Masih Zero Kasus, Prabumulih Belum Terapkan WFH


 PRABUMULIH, SININEWS.COM – Perhatian serius dari pemerintah pusat terkait penyebaran virus Covid-19 varian baru yakni Omnicron yang semakin meningkat, bahkan Presiden RI Joko Widodo menghimbau para pekerja yang dapat mengerjakan pekerjaan di rumah untuk kembali melakukan Work From Home (WFH).

Dalam hal itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, pihaknya belum memberlakukan WFH di lingkungan Pemkot Prabumulih. Seluruh ASN yang tersebar di sejumlah OPD, masih akan tetap kerja kantor seperti biasa.

“Kita belumlah (WFH) saat ini, memang pak presiden mengarahkan (WFH) akan tetapu dengan situasi kita lagi nyusun ini kita tatap muka,” ungkap Ridho Yahya ketika diwawancarai wartawan, Sabtu (22/01).

Dia mengaku khawatir, jika kembali diberlakukan WFH banyak pekerjaan pegawai yang akan terbengkalai. “Kita tatap muka lagi dak beres, pekerjaan mereka, apalagi kalau bekerja dari rumah,” ujarnya.

Ridho Yahya mengatakan pihaknya dan pegawai senang dengan diberlakukannya WFH, akan tetapi pekerjaan menjadi terbengkalai.

Masih kata Ridho, dengan kondisi zero kasus covid-19 saat ini pihaknya menilai WFH belum terlalu mendesak alias belum dinilai perlu. “Kita vaksin sudah mencapai 99 persen lebih, vaksin anak sekolah juga terus dilakukan,” bebernya.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Prabumulih, Ahmad Palo SE membenarkan saat ini Kota Prabumulih belum memberlakukan WFH bagi ASN. “Saya hanya mengingatkan, bahwa warning pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI Februari merupakan puncak pandemi 2022. Ya tentu ini perlu kita waspadai dengan memperketat protokol kesehatan,” pungkasnya. 

Share:

Hujan Deras Semalaman, Hampir Seluruh Wilayah di PALI Banjir



foto. kepala BPBD PALI saat meninjau lokasi banjir, Sabtu (22/1/22)


PALI. SININEWS.COM -- Wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diguyur hujan sejak Jum'at pagi (21/1/22) hingga Sabtu pagi (22/1/22) mengakibatkan hampir seluruh desa yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan alami banjir. 


Dikatakan Junaidi Anuar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PALI bahwa dari pantauannya bahwa ada puluhan desa yang alami banjir. 

"Dari pantauan kami, desa Benuang, Kertadewa, Jeramba Besi, Sungai Ibul, Sepantan Jaya, Sebane, Prabumenang, Tanding Marga, Karang Tanding, Tanah Abang Utara dan Curup alami banjir. Namun masih banyak lagi yang belum terpantau karena hujan deras turun hampir dua hari dua malam. Akibat hujan deras juga, gorong-gorong di desa Betung kecamatan Abab jebol," ujar Junaidi Anuar. 

Juniadi menghimbau warga agar waspada dan jangan membiarkan anak-anak bermain diarea banjir. 

"Biasanya ketika banjir tiba menjadi arena bermain anak-anak, nah yang seperti ini perlu diwaspadai dan orang tua harus mengawasi anak-anaknya ketika bermain diarea banjir untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Juga saat banjir rawan binatang buas keluar karena sarangnya terendam. Juga kepada pengendara harus hati-hati saat hujan turun, lebih baik menghindari bepergian saat hujan dan kalaupun sudah ditengah jalan, pilih berteduh untuk menghindari pohon tumbang," pesan Junaidi. 

Dari pantauan media ini memang ketika banjir, warga berhamburan menuju titik lokasi. Sebagian besar warga membawa kendaraannya untuk dicuci serta anak-anak riang bermain disekitar lokasi banjir. 

"Sudah lima tahun desa kami tidak banjir, dan akibat hujan dari kemarin jalan kami dan puluhan rumah disekitar sungai terendam. Tentu saja kami manfaatkan banjir ini untuk mencuci kendaraan," ujar salah satu warga Jerambah Besi. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts