Warga Mendapat Penghasilan Tambahan

MUARA ENIM - SININEWS.COM - Lebih dari dua ribu tenaga kerja terlibat dalam aktivitas pemeliharaan mesin tahunan (Annual Shutdown) yang dilakukan PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL). Pemeliharaan mesin ini, telah dilaksanakan sejak 4 November lalu dan akan berakhir hingga 14 November nanti. Selama 10 hari pemeliharaan mesin ini, perusahaan menyetop proses produksinya.

President Direktur PT TeL PP, Koji Yamanaka melalui HR GA CSR Div Head, Mochammad Ambrodji mengatakan, aktivitas pemeliharaan diadakan untuk menjaga kondisi mesin dan peralatan pendukung supaya proses kerja mesin tetap berjalan lancar, sehingga produksi tidak akan terhambat dan pencapaian target produksi dapat terpenuhi.

“Melihat luasnya area kerja dan cakupan kerja, maka agar pekerjaan dapat selesai pada waktunya, PT TeL mengerahkan sejumlah rekanan tetap perusahaan untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan keahlian di bidangnya masing-masing. Para rekanan ini kemudian menarik tenaga kerja, baik tenaga terampil maupun  tenaga kerja supporting sebagai pekerja tambahan yang diperkerjakan untuk berbagai macam mulai dari pengecatan, perbaikan, pengelasan dan lain-lain,” ungkap Amrodji,  Jumat (15/11).

Lanjut Amrodji, tenaga kerja tambahan ini sebagian besar berasal dari desa-desa di sekitar perusahaan. Bahkan, ia menyebut, shutdown yang merupakan pekerjaan musiman ini juga menjadi peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar, seperti rumah-rumah penduduk yang dikontrak untuk tempat tinggal sementara para pekerja, juga kebutuhan makan pekerja didapat dengan memesan dari penduduk sekitar.

“Semoga dengan adanya annual shutdown ini akan dapat membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.(SN)
Share:

350 Anak Ikut Lomba Mewarnai Hari Pahlawan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebanyak 350 anak terdiri dari Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Belajar (KB), dan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) di Kecamatan Belimbing, Muara Enim, mengikuti lomba mewarnai dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.

Lomba yang berlangsung di Balai Serbaguna Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing ini, digelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) bekerjasama dengan Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Belimbing.

Ketua IGTK Belimbing Mat Ibroni, S.Pd didampingi Ketua Himpaudi Belimbing, Murlena, S.Pd mengatakan, lomba mewarnai ini mengambil tema nasional, yakni ‘Aku Pahlawan Masa Kini’ serta bertujuan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme, sekaligus mengasah kreatifitas anak-anak.

“Pada usia dini, anak-anak dapat mengingat dan memahami dengan cepat arti perjuangan para pahlawan. Maka lewat kegiatan kita ini, diharapkan rasa cinta Tanah Air akan selalu melekat pada mereka,” ungkap Mat Ibroni.

Lebih lanjut, Hari Pahlawan kali ini, diharapkan juga dapat membentengi pengaruh budaya luar yang masuk dan menumbuhkan kembali semangat generasi muda sejak dini tentang pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan. “Semoga melalui momen ini, anak-anak nantinya bisa mengisi dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan negara yang tercinta ini,” harap dia.

Di sisi lain, atas sambutan masyarakat yang antusias sehingga pelaksanaan lomba mewarnai berjalan lancar dan sukses, Mat Ibroni mengucapkan terima kasih. “Ke depan, mudah-mudahan acara serupa bisa kita laksanakan kembali, lebih baik dan lebih meriah lagi, sehingga kreatifitas anak-anak dapat tersalurkan,” ucapnya.

                Pada lomba mewarnai tersebut, Mat Ibroni menambahkan, panitia turut pula menyiapkan hadiah bagi peserta yang berhasil meraih juara I sampai III. “Kita siapkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp750 ribu untuk juara I, Rp600 ribu untuk juara II, dan Rp450 ribu untuk peserta peraih juara III,” tukasnya.(SN)
Share:

Diduga Tidak Transparan, Pengolahan Dana Bantuan Kelurahan Anak Petai di Pertanyakan


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Pengelolaan Dana bantuan kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih Tahap 1 dan 2 tahun 2019 yang sedang berjalan sekarang ini sebesar Rp. 175.000.000.di duga tidak di laksanakan secara transparan dan prosedur, yakni tidak melibatkan warga, RT, RW LPMK, Tokoh Masyarakat setempat, Bahkan mereka tersebut tidak pernah di libatkan dalam pembahasan dan pengelolaan  penggunaan Dana Kelurahan tersebut.

Dana tersebut cair langsung dipindahkan ke rekening pribadi Lurah Anak Petai an. FM Sedangkan Bendahara dan PPTK itu atas nama saja yang mengelola sepenuhnya adalah Lurah itu sendiri secara tidak transparan. 

Di duga kuat dana yang ada di Kelurahan Anak Petai pun juga dilaksanakan semua oleh lurah sendiri dan Bendaharanya hanya ditugaskan hanya menandatangani semua surat menyuratnya saja. 

Kami sebagai warga berperan serta untuk mencegah korupsi dan penyelenggaraan dana di kelurahan Anak Petai, kami tidak mau dipimpin oleh lurah yang serakah atau rakus serta korupsi dan juga tidak bermasyarakat."Sumber yang tak ingin disebutkan namanya 

Banyak lagi keluhan dari warga yang mau berurusan ke kelurahan Anak Petai  mengeluh selama di pimpin  Lurah Anak Petai FM.

Pegawai Negri Sipilnya (PNS) nya juga jarang Ngantor alias tidak masuk, hanya ada pegawai honor nya saja. Honor tidak bisa menandatangani berkas, kami warga disuruh menunggu PNS nya datang setelah di teleponkan pegawai honor. 

Dan setiap warga yang akan berurusan khususnya Surat tanah di kenakan biaya pungli dan biaya ini dan itu Kami khawatir kalau tidak di ganti nanti akan bermasalah dengan warga kelurahan Anak Petai. 

Setelah dikonfirmasi  di ruang kerjanya, Kamis (14/11) FM  Lurah Anak Petai  ,Mengatakan pengelolaan dana kelurahan  tahap 1 dan 2 tahun 2019 sebesar Rp 176 .Juta
Sudah sesuai prosedur dan transparan , saya sudah melibatkan langsung RT,RW,LPMK,dan Masyarakat sekitar, tapi Untuk terlalu terbuka kepada pegawai dan masyarakat yang ada di kelurahan anak Petai tidak mungkin karna ini merupakan Privasi saya" sambil dengan nada mengusir cepatlah kak saya ada undangan Dari BKDSDM di Pondok Cemara "Ungkapnya.(ril/sn1)
Share:

Sayembara Cipta Maskot dan Jingle Pilkada PALI Diperpanjang

PALI -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan bahwa lomba cipta maskot dan jingle tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PALI 2020 diperpanjang.

Dimana sebelumnya, KPUD mengumumkan pembukaan pendaftaran sayembara cipta maskot dan jingle mulai tanggal 1 November sampai 14 November 2019. Namun karena banyaknya permintaan untuk diperpanjang, KPUD putuskan batas akhir pendaftaran sampai tanggal 20 november 2019.

"Kita perpanjang, banyak peserta belum mendaftar karena belum selesai mendesain maskot atau menyusun naskah untuk jingle," ujar Sunario, Kepala KPUD PALI, Kamis (14/11).

Sejak dibuka pendaftaran, diakui Sunario antusias masyarakat cukup tinggi. Tercatat ada 25 peserta cipta maskot dan untuk cipta jingle ada 13 peserta.

"Untuk peserta cukup banyak, namun tetap masih kita tunggu. Tim penilai dipastikan independen, sebab kami rangkul seniman dari PALI dan luar PALI," tukasnya.

Pemenang bakal menerima hadiah uang pembinaan selain mendapat piagam dan trophy. "Kami siapkan hadiah Rp 36 juta. Pemenang di masing-masing lomba bakal diambil tiga peserta. Juara 1 mendapat hadiah Rp 10 juta, juara 2 Rp 5 juta dan juara 3 Rp 3 juta," tutupnya. (sn)
Share:

Tim Surveyor Kemenkes RI Sambangi Puskesmas Abab, Begini Maksudnya

PALI -- Puskesmas Abab Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikunjungi tim surveyor dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Rabu (13/11). Pada kunjungan kali ini, Kemenkes menugaskan tiga orang surveyor, yakni dr Sudirman Ansyar SKM M Kes, dr. H Zuhri Karim MT&H cht dan dr Ann Nurhasanah SKM MM.

Kedatangan tim surveyor disambut Asisten II Pemkab PALI  Ruswani bersama dengan Plt Kepala Dinas kesehatan PALI dr Mudakir SKM M KES serta Kepala Puskesmas Abab dr Kateddy.

Plt Kepala Dinas Kesehatan PALI dr Mudakir dalam hal ini di wakili Amiruddin SKM mengatakan tujuan kedatangan tim surveyor dalam rangka akreditasi Puskesmas untuk meningkatkan mutu layanan Puskesmas, memacu Puskesmas untuk memenuhi standar yang ditetapkan.

"Pemberian pelayanan publik oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat merupakan implikasi dari fungsi sebagai pelayan masyarakat sehingga kedudukan aparatur pemerintah dalam pelayanan umum (public services) sangat strategis karena akan menentukan sejauh mana pemerintah mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi masyarakat," kata Amiruddin.

Sehubungan dengan hal tersebut, Amiruddin berharap penilaian akreditasi Puskesmas Abab ini bisa lebih memotivasi semua yang terkait dengan pelayanan kesehatan agar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat.

"Kepada tim penilai dari Komisi ekreditasi Kementerian Kesehatan RI, saya menyampaikan terima kasih atas dukungannya dalam mendorong peningkatan mutu dan kinerja pelayanan di Puskesmas kami melalui kegiatan penilaian akreditasi ini. semoga proses penilaian dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Akreditasi dr Sudirman Ansyar memaparkan tugas tim untuk melihat langsung keadaan Puskesmas secara nyata. "Ada tiga hal yang akan kita survei. Pertama, administrasi dan manajemen puskesmas. Kedua, upaya kesehatan masyarakat perorangan dan lintas-sektoral dalam upaya peningkatan mutu kesehatan dan Ketiga, pelayanan," ungkapnya.

Dijelaskannya, akreditasi ini merupakan upaya menuju pelayanan berkualitas, perlindungan kepada pasien, payung hukum kepada petugas yang memberikan pelayanan, karena telah bekerja sesuai standar operasional.

"Dengan demikian, diharapkan tidak akan terjadi mallpraktik. Jadi, tujuan utama akreditasi puskesmas adalah agar masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan dengan prima. Begitu pula petugas kesehatan bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan payung hukum sesuai SOP," katanya.

Ketua tim surveyor juga mengharapkan  semua Puskesmas di Kabupaten PALI nantinya bisa terakreditasi. Dengan terakreditasinya Puskesmas di PALI maka pelayanan kesehatan semakin meningkat.

"Harapan kami bisa memberikan penialian yang terbaik kepada Puskesmas Abab ini. Namun jika puskesmas yang dikunjungi masih ada kekurangan sebaiknya diutarakan agar pemerintah Kabupaten PALI bisa berbenah untuk melakukan perbaikan," tukasnya.

Lanjut dr Sudirman Ansyar SKM M Kes pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama (FKTP) khususnya Puskesmas Abab perlu dilakukan upaya peningkatan mutu dan kinerja dengan pembakuan dan pengembangan sistem manajemen dan mutu perbaikan kinerja secara komprehensif dan berkesinambungan.

"Untuk melihat sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di PALI, maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar baku yang telah ditetapkan melalui mekanisme akreditasi. Untuk tahun ini Puskesmas Abab yang akan di survei oleh tim akreditasi," tutupnya. (sn)
Share:

Ancam Keselamatan Pengendara, Jembatan Sementara Talang Bulang Kembali Disoal

PALI --  Pembangunan Jembatan penghubung PALI-Simpang Belimbing Muara Enim yang letaknya di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI kembali dikeluhkan warga lantaran kondisinya mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dimana papan yang menjadi lantai jembatan sementara sudah lapuk dan besi penjepit papan tersebut juga banyak yang patah.

Dari pengakuan Perry, salah satu pengguna jalam bahwa sejak dua hari belakangan ini, jembatan sementara semakin parah, terlebih saat diguyur hujan.

"Terkadang kalau hujan, aktivitas lalulintas macet, lantaran jembatan licin. Banyak pengendara sepeda motor yang harus ektra hati-hati, bahkan penumpangnya terpaksa turun dan berjalan kaki menyeberang jembatan sementara itu," ungkap Perry, Kamis (14/11).

Ditambahkan Perry bahwa pihak pelaksana memang langsung lakukan perbaikan, tapi hanya sebatas memberikan paku pada papan yang lepas.

"Jembatan itu akses antar kabupaten, jadi pelaksana harus memperhitungkan bobot kendaraan yang sering melintas. Kalau saat ini, jembatan sementara itu kurang layak dibuat di jalan lintas meskipun sifatnya sementara. Mengingat pelaksanaan pembangunan jembatan memakan waktu cukup lama," tambahnya.

Terpisah, Menriadi, Kepala Desa Talang Bulang akui pihak Pemerintah desa kerap menegur pihak pelaksana untuk membuat lantai jembatan dari plat besi.

"Kami dari pemerintah desa sudah sering menegur, tapi tidak pernah digubris. Padahal, pembangunan dari APBD provinsi Sumsel itu tidak sedikit anggarannya," kata Kades.

Sementara itu, pihak pelaksana sampai saat ini belum bisa dihubungi. (sn)
Share:

Pembangunan Salah Satu Boster PDAMTirta PALI di Stop, Ini Penyebabnya


PALI, SININEWS.COM -- Pembangunan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta PALI Anugerah yang dikerjakan Dinas Perkim Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sepertinya menemui kendala. Pasalnya, pembangunan salah satu boster yang ada di wilayah Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi distop warga yang mengklaim lahan tersebut miliknya. 

Dari pantauan media ini di lokasi pembangunan, tampak jalan menuju lokasi dipagar papan yang bertuliskan 'Stop Tanah Brahim' dan tidak tampak aktivitas pekerja.

Dari keterangan Rusdi, Kabag pemerintaham umum Pemkab PALI bahwa untuk permasalahan lahan adalah tanggung jawab pihak yang telah menerima pembayaran. Apakah kedua belah pihak itu akan saling gugat atau tidak itu diluar wewenang pemerintah, karena pada saat sebelum pembayaran, ada surat pernyataan yang isinya apabila dikemudian hari terjadi masalah, maka warga bersangkutan yang menyelesaikan. 

"Sebab Pemkab PALI sudah benar melakukan pembelian lahan tersebut kepada warga pemilik lahan sesuai prosedur dan tahapan. Namun yang disayangkan, kenapa pekerjaan dihalangi," ungkap Rusdi, Kamis (14/11).

Dijelaskan Rusdi bahwa pemerintah hanya melakukan pembayaran. Untuk lokasi dan lahan yang mengusulkan pihak PDAM dan yang mengerjakan Dinas Perkim. Sementara yang memastikan siapa pemilik lahan adalah pihak kecamatan, karena yang mengeluarkan surat tanah adalah Camat.

"Masalah ini akan kita serahkan ke Kejari, karena Kepala Kejari adalah pengacara negara. Tetapi siapa pun yang menghalangi pembangunan, maka aparat penegak hukum yang menindaknya," tandas Rusdi. 

Terpisah, Puryadi Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah melalui Kabag Umum Idris SE membeberkan latar belakang pembelian lahan tersebut. 

"Pada saat itu saya sudah sarankan ke Direktur agar pembelian lahan tersebut dibatalkan, karena saya dapat informasi bahwa pemilik lahan itu tumpang tindih. Tetapi tanpa sepengetahuan saya, Direktur yang saat itu masih dijabat pak Sigit menyetujui dan langsung mengusulkan ke Pemkab untuk kemudian dilakukan pembayaran," ungkap Idris. 

Sementara itu, Camat Talang Ubi Hardin melalui stafnya, Tris Masnandi menyebut bahwa SPPHAT lahan yang sekarang tengah dibangun boster PDAM Tirta PALI Anugerah atas nama Heriyanto. 

"Namun ada yang mengklaim lahan itu milik Brahim. Kemarin pernah dimediasi, namun keputusannya hari ini (Kamis). Semua pihak bakal dipanggil ke Kejari, karena kedua belah pihak memiliki dasar kepemilikan atas lahan tersebut," terang Tris. (sn)
Share:

Tim Pengabdian Masyarakat Unsri, Dampingi Kelompok Peternak SPR

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Tim pengabdian masyarakat Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diketuai oleh Dr. Ir. Armina Fariani, M.Sc, terjun mendampingi kelompok peternak SPR Muara Tigo Manunggal, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim, belum lama ini.

                Dalam kegiatan itu, tim pengabdian masyarakat melakukan pendampingan secara berkala. Disamping juga, berbagi teknik budidaya penggemukan sapi potong dengan memanfaatkan hasil ikutan pertanian dan perkebunan, utamanya kelapa sawit.

                Kegiatan ini merupakan bentuk dari pengabdian Unsri kepada masyarakat desa yang bertujuan untuk membantu perkembangan dan kemajuan Sumber Daya Manusia, yang lebih baik serta diharapkan mampu memajukan perekonomian desa melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan.

                “Melalui pengabdian dan pelatihan yang diberikan ini, diharap bermanfaat besar bagi kemajuan kelompok peternak SPR Muara Tigo Manunggal serta Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim,” ungkap Armina Fariani

                Dalam kesempatan yang sama, juga diberikan bantuan mesin pencacah rumput, yang di desain khusus sesuai kebutuhan peternak sapi potong. “Tujuannya agar performa produksi sapi potongnya meningkat,” tukasnya.(SN)
Share:

Gelar Bakti Sosial, Personil Polres Prabumulih Bersihkan Puluhan Tempat Ibadah


PRABUMULIH, SININEWS.COM - - Polres Prabumulih dibawah pimpinan Kapolres AKBP I Wayan Sudarmaya, S.I.K.,M.H menempatkan personel untuk melaksanakan bersih - bersih (kurve) masjid baik di lingkungan Polres, Polsek maupun di lingkungan Masyarakat. (13/11/2019)

Sebanyak 10 masjid, setidaknya dibersihkan personel Polres Prabumulih dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019, tidak hanya personel Polres Prabumulih saja diterjunkan membersihkan masjid. Tetapi juga, personel polsek di wilayah hukum (Wilkum) juga terjun membersihkan masjid di wilayahnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya, S.I.K.,M.H saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa “selain dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Tetapi juga, memberikan rasa nyaman dan aman masyarakat beribadah.”

“Kita terjunkan personel, sekitar 20 orang untuk membersihkan masjid telah ditentukan. Semua personel, baik Polres dan Polsek dilibatkan dalam bakti sosial (Baksos) tersebut. Kecuali, personel pengamanan pekan olahraga provinsi (Porprov).”

Dalam membersihkan masjid ini,personel bekerja sama dengan pengurus masjid, kita bahu membahu bersama pengurus masjid, membersihkan masjid. Agar terlihat bersih dan rapi, sehingga masyarakat nyaman menjalankan ibadah. Guna mewujudkan polri yang promoter, berprestasi, dan  inovatif.”

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengabdian polisi kepada masyarakat. Karena, sejatinya tugas polri senantiasa melayani dan mengayomi masyarakat.”

“Kita selalu berupaya dekat dengan masyarakat, berupaya melayani masyarakat dengan baik.” Kata Kapolres

Giat kurve masjid yang dilaksanakan personel Polres Prabumulih berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. (hmsrespbm)
Share:

Bawaslu PALI Buka Lowongan Panwascam, Catat Tahapannya



PALI, SININEWS.COM -- Mulai hari ini, Rabu (13/11) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  resmi melakukan penjaringan calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). 

Dalam hal ini, Bawaslu menerima 15 orang Panwascam yang bakal tersebar di lima (5) kecamatan di Kabupaten PALI. 

Ketua Bawaslu PALI, H Heru Muharam mengatakan, pendaftaran Pamwascam sesuai dengan tahapan yang telah di buat Bawaslu pusat untuk pilkada serentak tahun 2020.

Pendaftarannya, selain bisa menyerahkan berkas langsung, juga bisa dilakukan via online melalui situs resmi Bawaslu di facebook Bawaslu PALI atau twitter @Bawaslu Pali dan juga bisa melalui IG @BawasluPali. 

"Pendaftaran di mulai hari ini tinggal 13 November sampai 26 september ini," ungkap H Heru Muharam didampingi komisioner bidang SDM serta bidang humas dan hubdal, Basrul dan Iwan, Rabu (13/11)

Ditambahkan Basrul komisioner Bawaslu PALI bidang SDM, adapun persyaratan untuk menjadi Panwascam adalah usia paling rendah 25 tahun berdomisili di wilayah PALI. 

"Pendidikan terendah SMA sederajat dan tidak terlibat di kepengurusan parpol," ujarnya. 

Untuk lebih rinciannya silakan buka situs resmi Bawaslu dan nanti para pendaftar akan melewati berbagai tahapan.  

Selain itu, pesertanya harus bisa mengoperasikan komputer karena tesnya nanti juga menggunakan perangkat komputer dan selanjutnya ada tes wawancara. 

"Sebelum pengumuman hasil tes wawancara pada 18 Desember 2019. Tes tertulis akan dilakukan tanggal 13-17 Desember," jelasnya.(sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts