Bejat! Pura-Pura Minta Kerok, Irsan Malah Garap Menantunya Sendiri

PALI -- Entah apa yang ada dibenak Irsan (43) warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sehingga tega melakukan percobaan  pemerkosaan terhadap anak menantunya sendiri, IM (23).

Beruntung aksi pemerkosaan yang hendak dilakukan oleh mertua bejat tersebut dapat dihindari setelah korban teriak dan berlari keluar rumah.

Irsan pun akhirnya berhasil diringkus oleh petugas kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi usai melarikan diri ke Desa Babat.

Percobaan pemerkosaan tersebut terjadi pada Rabu (17/10), sekira pukul 12.30 WIB. Bermula saat pelaku datang ke rumah korban meminta dikeroki lantaran menderita sakit gigi.

"Karena tak curiga dengan niatnya, saya pun mengerok mertua saya itu," tutur korban di hadapan petugas.

IM tak menyangka permintaan minta dikerok tersebut merupakan modus tersangka untuk memperkosa korban, terlebih saat kejadian suaminya sedang tidak ada dirumah.

"Tiba-tiba dia balik badan dan memeluk dan menggerayangi tubuh saya. Saya berontak, tetapi pelaku mengancam akan membunuh saya," ungkapnya.

Dalam situasi tersebut, kata IM, ia mulai panik. Melihat pelaku sedang lengah ia pun langsung berteriak sembari kabur dari rumah. "Ketika pelaku sedang melepas celananya, saya kemudian teriak dan berlari," terangnya.

Setelah kejadian itu, lantaran merasa terancam dan ketakutan, dengan ditemani saksi dan membawa barang bukti berupa satu lembar pakaian baju tidur model daster warna biru putih, ia pun lalu melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Talang Ubi.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalu Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST mengatakan setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi.

"Setelah diketahui keberadaan pelaku sedang berada di salah satu rumah di Desa Babat, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi IPDA Muh Arafah SH, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," ujar Kapolsek, Jumat (30/11)

Dalam penggerebekkan tersebut, kata Kapolsek, petugas mendapati barang bukti berupa alat isap sabu-sabu (bong) dan korek api di TKP. Saat diinterogasi, pelaku mengakui baru saja menggunakan narkotika jenis sabu-sabu dan mengakui barang bukti tersebut miliknya.

"Pelaku kita kenakan pasal Pasal 285 KUHP jo 53 ayat (1) KUHP tentang Percobaan Pemerkosaan ," bebernya.
Share:

Keluarga Korban Pesawat Jatuh Asal Pali Gugat Boeing Company di AS

JAKARTA - Perusahaan pembuat pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing Company, kembali digugat keluarga korban pesawat Lion Air nomor penerbangan JT610 yang jatuh 13 menit setelah lepas landas, akhir Oktober lalu.
Gugatan terbaru ini telah diajukan ke Pengadilan Distrik AS oleh Floyd Wisner, pengacara yang khusus menangani kasus-kasus penerbangan dari kantor Wisner Law Firm, Chicago, AS.
Ada tiga keluarga korban yang mengajukan gugatan, yakni keluarga Cica Ariska, Chandra Kirana, dan Asep Sarifudin. Ketiga keluarga sepakat menuntut Boeing memberikan ganti rugi sebesar $800.000 AS (sekitar Rp11,62 miliar) per orang.

“Sebetulnya kami tidak memastikan berapa nilai tuntutannya, tapi minimal $800 ribu. Tergantung ‘value’ korbannya, seperti berapa jumlah penghasilan mereka semasa hidup dan sebagainya,” sebut pengacara yang mewakili Wisner Law Firm di Indonesia, Siti Mylanie Lubis, dikutip dari CNN Indonesia.

Gugatan merujuk pada tudingan pesawat Boeing 737 Max 8 “tidak layak dan berbahaya”. Ketaklayakan pesawat menyasar pada fitur kontrol penerbangan yang tidak akurat ketika mendeteksi adanya “high angle of attack”. Alhasil, terjadi perintah gerakan menukik tanpa adanya otorisasi dari kru ataupun memberi pemberitahuan sebelumnya.

Sistem kontrol penerbangan juga gagal menyaring informasi yang tidak akurat tersebut. Kondisi ini juga ditambah dengan manual penerbangan yang tidak bisa mengirimkan tanda bahaya akibat kerusakan-kerusakan sensor ini.
“Sensor tersebut mengalami kegagalan, terblokir atau terhalang, sehingga memberikan informasi yang tidak akurat kepada sistem kontrol penerbangan tentang adanya “angle of attack” dalam pesawat,” tulis keterangan firma dalam rilis yang redaksi terima, Jumat (23/11/2018).

Atas kondisi ini, Wisner mengatakan keluarga korban berhak mendapat kompensasi yang layak. “Kesalahan ini sepertinya ada pada pesawat Boeing. Kejadian ini telah mengakibatkan penderitaan yang tak terkira bagi keluarga korban,” sambung Wisner dalam rilis yang sama.
Tidak dijelaskan berapa dan/atau bentuk kompensasi yang dimaksud. Beritagar.idtelah mengirimkan daftar pertanyaan terkait hal ini namun belum mendapatkan respons dari firma yang bersangkutan.

Selain dari Wisner, Boeing juga menerima dua gugatan serupa dari keluarga korban lainnya. Pertama dari Rio Nanda Pratama yang diwakili oleh kantor hukum Colson Hiks Eidson dan BartlettChen LLC pada 15 November 2018 waktu AS.

Gugatan yang diajukan menyoroti kegagalan Boeing dalam menyampaikan informasi secara akurat mengenai fitur baru pada pesawat Boeing 737 Max 8 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Isi gugatan mencakup semua jenis kerugian di bawah undang-undang di AS, dalam hal ini termasuk kerugian dan kematian akibat kelalaian.

Gugatan lainnya diajukan keluarga korban melalui firma hukum internasional, Ribbeck Law Chartered, tertanggal 16 November 2018.
Keluarga korban yang diwakili Ribbeck menuding pesawat Boeing 737 Max 8 yang digunakan Lion Air PK-LQP dalam kondisi rusak dan berbahaya. Padahal, pesawat yang digunakan relatif baru.
“Tidak ada alasan untuk menunggu laporan akhir dari investigasi karena bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Laporan akhir tidak akan menetapkan kewajiban, sebab keputusan siapa yang bersalah dalam kecelakaan ini akan ditentukan oleh hakim dan juri di AS,” sebut kuasa hukum Ribbeck Law Chartered, Manuel von Ribbeck, dalam keterangan resmi, Jumat (23/11/2018).

Ketentuan AS mengatur, gugatan atas kejadian kecelakaan bisa dilayangkan 45 hari setelah kejadian berlangsung.
Deon Botha, pengacara lain dari firma Ribbeck Law Chartered, mengatakan penyelidik akan berfokus pada sistem kontrol penerbangan Boeing 737 Max.
Sementara itu, Wisner Law Firm juga membuat situs khusus yang ditujukan keluarga korban dalam mencari informasi terkait hak-hak hukum mereka dalam insiden ini. Situs bisa diakses di www.lionairJT610.com.

sumber : copy beritagar.id
Share:

Jelang Pileg dan Pilpres Bawaslu PALI Tinjau Logistik

PALI – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) tengah melakukan peninjauan persiapan serta melihat secara langsung pengamanan kotak suara menjelang Pemilihan Umum Calon Legislatif (Caleg) dan Pemilihan Calon Presiden (Pilpres) yang akan datang, kamis (29/11/18) di Gudang Logistik di Kelurahan Handayani Mulya tepatnya disamping Polsek Talang Ubi yang dijaga ketat petugas kepolisian dan KPUD PALI .

Heru Muharom, Ketua Bawaslu Kabupaten PALI didampingi salahsatu komisionernya Iwan Dedi S.Kom mengatakan untuk keamanan logistik untuk pemilu seperti tabung, bilik dan lainnya dinyatakan aman

“gudang logistik pemilu harus dijaga ketat mengingat suhu politik sudah mulai panas, takutnya ada apa apa. Ini demi keamanan pemilu” tuturnya

Dari data yang didapat Kotak suara Saat ini sudah terkumpul sekitar 2.505 kotak suara, dan kotak suara ini masih kurang untuk wilayah Kabupaten PALI, KPU pusat hanya mengirimkan kotak suara sebanyak itu dan masih kurang 496 buah.

“saat ini KPU PALI sudah mengajukan permohonan penambahan lagi untuk kotak suara dan akan segera dikirim” ucapnya

Dari pantauan media ini, kotak suara untuk Pileg dan Pilpres yang di distribusikan ke KPUD Kabupaten PALI terbuat dari bahan Kardus, namun petugas KPUD telah menyimpan bilik dan kotak suara dengan cara menutupnya menggunakan kain plastik sehingga tidak mudah hancur mengingat kondisi cuaca saat ini lembab (sn/mrs)
Share:

Upacara Serentak, Bupati Pali Berikan Penghargaan Kepada...




PALI – Pemerintah Kabupaten Pali secara serentak menggelar upacara peringatan HUT Korpri ke 47, Hari Kesehatan Nasional ke 54 dan Hari Guru Nasional serta HUT PGRI ke 73 di Lapangan upacara lingkungan kantor Bupati Pali, kamis (29/11/18)

Dalam upacara itu Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Ir.H Amalindo, MM melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pali Syahron Nazil, SH dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi tinggingya kepada para pejuang tanpa tanda jasa

“terima kasih untuk para bapak ibu guru atas dedikasinya dan komitmen untuk membimbing calon masa depan dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh” tuturnya saat memimpin upacara

Syahron Nazil juga mengatakan sangat berterima kasih kepada Pejuang Kesehatan Seluruh Indonesia ini yang telah membantu untuk mensehatkan masyrakat yang ada di seluruh indonesia ini, tambahnya

Tak hanya itu Bupati Pali juga memberikan penghargaan Secara Umum bagi dewan guru dan kesehatan yang telah mengabdi mulai dari 10 tahun sampai 30 tahun, pemberian sebuah tanda kehormatan Dari Republik Indonesia sebuah penyematan Satpalancana serta pemberian Piagam. (sn)
Share:

Heboh.!! Sesosok mayat tewas tergantung di atap dapur

Foto : ist


PRABUMULIH – Warga Jalan Angkatan 45 Rt.04 Rw.02 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih mendadak geger, pasal seorang pria ditemukan tewas gantung diri, rabu (28/11/18)

Mat Nuri (60) Warga Gunung Ibul Barat yang tinggal dijalan angkatan 45 itu tewas mengenaskan menggantung di dapur rumah miliknya

Kejadian itu diketahui berawal saat kerabat korban Syahrial (38) yang merupakan warga Desa Siku Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim ingin mengambil sendok makan didapur, saat didapur dirinya terkejut melihat sesosok orang yang menggantung dikayu atap dapur rumah korban

Dengan rasa cemas dan takut kerabat korban meminta bantuan kepada warga setempat dan segera menghubungi petugas kepolisian untuk mengevakuasi mayat Mat Nuri

Terlihat tali bekas pengaman mobil yang digunakan korban untuk melilit lehernya menjadi saksi bisu atas tewasnya Mat Nuri

Syahrial menuturkan jika korban selama ini merasa depresi setelah empat tahun lebih mengidap penyakit komplikasi yang dialaminya tak kunjung sembuh

Saat ini korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih untuk dilakukan visum. (sn)
Share:

Dansat Brimob Polda Sumsel pantau kesiapan kantor Brimob Pali

PALI – Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan melakukan kunjungan ke Kompi 3 Batalyon C POR Kabupaten Pali, rabu (28/11/18)

Agenda kunjangan kerja Dansat Brimob Polda Sumsel kali ini digelar di Aula Kantor Brimob Komplek PT.Pertamina guna memantau fasilitas dan kesiapan kantor dan anggota Brimob Kabupaten Pali yang saat ini terus melakukan pembenahan

Dansat Brimob Polda Sumsel Komisaris Besar Polisi Yuri Karsono S.I.K saat kunjungannya mengungkapkan kondisi kantor dan fasilitas Brimob Kompi C POR Pali masih aman dan terkendali

“saat ini kesiapan kantor Brimob Pali masih 40% dilihat dari Fasilitas maupun jumlah personil” tuturnya diselah kunjangan

Pemerintah Kabupaten Pali saat ini telah menyiapkan tanah sekitar 10 hektare untuk dibangun kantor dan fasilitas penunjang lainnya

Kombes Yuri Karsono juga mengatakan tanah yang bertempat di KM 10 Kabupaten Pali itu telah memiliki sertifikat hak milik yang legal

“ditanah 10 hektare ini akan kita bangun kantor Brimob Kompi C POR Pali dan fasilitas kantor lainnya untuk menunjang kerja para personel” tutupnya (sn)
Share:

Gelar seminar anti korupsi, Kejari Pali : Bekerja harus Profesional

PALI - Kejakasaan Negri (KEJARI) Kabupaten PALI Menggelar acara Seminar Pengutan Jaringan Masyrakat Anti Korupsi dengan mengangkat Tema "Sehatkan Negri Dengan Bebas Pungli". Acara berlangsung Di Gedung Serbaguna Simpang Lima.(28/11)

Melalui Seminar, Kejari Pali menghimbau agar Masyrakat  bisa menghindari Pungli dan harus profesional dalam melakukan pekerjaan,  karna pungli sangat mengganggu masyrakat

Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten PALI juga mengatakan "sebagai pekerja profesional tidak ada yang nama nya pungli karna kita kerja harus profesional ,dalam bekerja jangan ada namanya pungutan liar, jelasnya

Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Jokowi telah menyampaikan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia dalam rapat koordinasi di Istana Negara.

Presiden menginginkan pemberantasan pungli dilakukan diseluruh lapisan dan Jokowi juga menegaskan kepada seluruh kepala daerah untuk menggerakan saber pungli,tambahnya

Yunita arifin juga mengajak seluruh lapisan untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam memberantas seluruh pungli yang selama ini terjadi di Kabupaten PALI. tutupnya

Dalam acara Seminar itu turut hadir Peserta Seminar dari OPD kabupaten PALI, Kepala Desa, Hingga Dewan guru.
Tampak hadir dalam kegiatan itu Kejari Hj Yunita Arifin SH, Kadin Pendidikan Kamriadi, kapolsek talang Ubi Okto Iwan
Share:

Lomba Foto Dimulai, Ini Hadiah yang bakal diterima pemenang

PALI - Setelah dibuka pendaftaran lomba foto bersejarah, manusia dan peristiwa beberapa waktu lalu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten PALI mulai Rabu (28/11) hasil jepretan peserta dinilai tim juri yang jumlahnya 45 peserta dengan jumlah foto yang dilombakan berjumlah 174 lembar.


Dikatakan kepala DPAD PALI, Kusmayadi bahwa tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk menggali serta menyelamatkan arsip Kabupaten PALI.

"Karena siapa tahu, ada yang pernah berkunjung ke PALI, kemudian ada yang mengabadikannya lewat foto. Nah, ini yang ingin kita angkat. Tentu, foto yang memiliki nilai sejarah dan ada unsur nilai artistiknya. Dari kegiatan inilah, nantinya akan kita gali lagi nilai historis kabupaten PALI," jelasnya.

Untuk unsur foto yang diperlombakan yakni aktivitas manusia, peristiwa dan lingkungan. "Syarat foto sendiri harus orisinil karya fotografer itu sendiri, serta keabsahan dan kelengkapan foto, angle foto, dan caption atau deskripsi foto," ungkapnya.

Penilaian sendiri diakui Kusmayadi dilakukan oleh tim penilai yang independen, yang tentunya mempunyai jiwa seni tinggi dan mengetahui banyak tentang sejarah Kabupaten PALI.

"Pemenang akan diumumkan setelah tim penilai menentukan karya foto yang terbaik melalui media masa juga pemenang akan kita hubungi," tukasnya.

Untuk hadiah sendiri, panitia menyediakan uang pembinaan sebagai penyemangat bagi peserta. "Nantinya kita ambil juara I, II, III, harapan I, harapan II dan harapan III. Dimana juara I akan mendapatkan uang pembinaan sejumlah Rp 7 juta, juara II Rp 5,5 juta, juara III Rp 4 juta dan harapan I sampai III masing-masing mendapatkan uang pembinaan Rp 2,5 juta. Hadiah itu termasuk pajak," jelasnya.

Pada pembukaan penilaian lomba foto tersebut dilakukan Sekda PALI Syahron Nazil dihadiri sejumlah kepala OPD di Aula Kantor Bupati PALI, Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.
Share:

Gali Ilmu, Peserta Wawasan Nusantara Datangi Dinas Wisata Bali

PALI -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memberangkatkan 90 finanlis Bujang Gadis PALI (BGP) dari pemilihan tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018 ke Pulau Dewata Bali dalam rangka wawasan nusantara.

Peserta program wawasan nusantara dilepas Sekda PALI, Syahron Nazil pada Senin malam (26/11) di Rumah dinas Bupati PALI. "Silahkan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, galilah ilmu di pulau Bali dan kembangkan di daerah kita. Tetapi ingat, jaga nama baik PALI ketika berada di pulau dewata," pesan Sekda saat melepas peserta.

Rangkaian kegiatan bakal dilaksanakan peserta wawasan nusantara selama di pulau Bali, salahsatunya mengunjungi kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Rabu (28/11). Saat di Dinas Pariwisata Bali, seluruh peserta menggali wawasan bagaimana pemerintah provinsi Bali mengembangkan potensi wisatanya hingga dikenal di Manca Negara.

Yunimawati, Plt Kepala Disbudpar PALI menjelaskan tujuan program wawasan nusantara yakni sebagai upaya pemerintah Kabupaten PALI untuk menambah wawasan terhadap BGP sebagai duta wisata.

"Kami bangga memiliki pemimpin yakni Bupati yang selalu mensupport setiap kegiatan yang sifatnya untuk menunjang percepatan Kabupaten PALI, salahsatunya kegiatan ini. Sebab, Kabupaten PALI merupakan DOB yang baru berumur lima tahun yang saat ini telah menjadi Daerah Otonomi Mandiri, tentunya butuh promosi untuk mengembangkan potensi yang ada agar bisa seperti di pulau Bali," jelas Yunimawati, dihadapan pegawai Dinas Pariwisata Bali yang menyambut peserta wawasan nusantara.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Pariwisata Provinsi Bali,  I Nyoman Andriani mengatakan bahwa pihaknya bangga dikunjungi rombongan dari Kabupaten PALI. Menanggapi tujuan peserta wawasan nusantara, I Nyoman Andriani memaparkan program pemerintah Bali dalam mengembangkan wisatanya.

"Kami di Bali memiliki potensi wisata berbasis budaya. Kalau di PALI ada pemilihan BGP, nah kalau di Bali ada pemilihan Jegeg Bagus Bali yang dilaksanakan setiap tahun, dengan tugasnya sama dengan BGP, yakni sebagai duta wina dan duta budaya," terangnya.

Diakuinya bahwa Bali memang terkenal, tetapi masyarakat dan pemerintah tetap menjaga kondisi agar tetap kondusif. Dalam pengembangan wisata, pemerintah Bali menerapkan 4 program unggulan, yakni program Destinasi.

Dimana pada program destinasi ada destinasi alam, budaya dan buatan. Selanjutnya program Pemasaran, yakni setelah ada destinasi harus ada promosi dan pemasaran guna menarik wisatawan unik datang ke Bali.

"Program selanjutnya adalah program Industri Pariwisata, ada 13 jenis usaha sebagai pendukung pariwisata yang ada di Bali dan terakhir adalah program Sumber daya pariwisata, dimana didalamnya ada pemilihan Jeged Bagus melalui SDM guna mempromosikan Bali. Dan kami harapkan, sharing ini bisa bermanfaat untuk seluruh peserta serta bisa dikembangkan di daerah PALI," tutupnya. (Sn)
Share:

Ingin Menang Pemilu 2019? Ini Tips dari Alex Noerdin

PALI -- Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Alex Noerdin membagi tipsnya kepada seluruh kader Golkar di Bumi Serepat Serasan agar bisa menjadi partai pemenang di Pemilu 2019 mendatang.

"Fokus dan Kompak. Inilah yang harus dilakukan agar bisa menjadi partai pemenang pada Pemilu 2019 mendatang. Selain itu, jangan beradu antar Calon Legislatif dari partai sendiri. Memang, dalam partai juga berebut kursi, namun hal itu jangan sampai menghilangkan kekompakan kita lantas kemudian berimbas pada partai Golkar," terang Alex Noerdin dalam sambutannya ketika bersilahturahmi dengan ratusan kader Golkar di Kabupaten PALI, Selasa (27/11/2018) bertempat di aula hotel Grand Charlee Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Satu-satunya Gubernur yang mendapat penghargaan Bintang Mahaputra dari Presiden RI itu juga memberi target kepada Golkar PALI agar bisa menggandakan keterwakilan di DPRD PALI menjadi dua kali lipat.

"Kalau periode 2014-2019 ada tiga kursi, kalau bisa 2019-2024 menjadi dua kali lipat, jadi enam kursi. Sanggup ?," tanya Alex Noerdin yang langsung dijawab Sanggup oleh ratusan kader Golkar yang hadir.

"Partai Golkar bukan partai kemarin sore, partai Golkar bukan partai bau kencur. Jadi seluruh kader Golkar harus tetap semangat, fokus dan kompak," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Golkar PALI Irwan, ST mengatakan bahwa dirinya selalu menjalin komunikasi dengan komisariat tingkat kecamatan dan tingkat desa dalam kegiatan rutin setiap dua bulan sekali.

"Tentu harapan kita, melalui kegiatan silahturahmi dengan ketua Golkar Provinsi Sumsel, semoga bisa semakin memperkokoh semangat kita untuk memenangkan Partai Golkar di Kabupaten PALI," ujar ketua komisi III DPRD PALI itu
Share:

Alex Noerdin Lantik Pengurus KONI Pali

PALI -- Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin mengukuhkan serta melantik pengurus KONI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  masa bakti 2018-2022 tahun 2018, di Gedung Prssos, Selasa (27/11).

Dalam sambutanya mantan Gubernur Sumatera Selatan ini mengungkapkan meskipun digelar sederhana, namun pelantikan ini mempunyai makna dan arti yang luar biasa. Asian Games sudah terlaksana, ribuan atlet, ribuan media masa dan tamu dari berbagai negara datang ke Sumsel. Apa lagi Sumsel telah dinobatkan menjadi Provinsi Olahraga di Indonesia bahkan di Asia.

“Sumsel adalah Provinsi pecinta olahraga karena kita satu-satunya yang memiliki kawasan olahraga terintegrasi di satu tempat yaitu Jakabaring Sport City (JSC), kita juga punya sarana olahraga berstandar internasional bahkan venuenya ada yang terbaik di Asia Pacific bakan terbaik.

mengakui kemajuan Kabupaten PALI baik di bidang infrastukur maupun bidang olarga dibawah kepemimpinan Bupati Heri Amalindo apa lagi Kabupaten satu satunya Kabupaten di Sumsel yang ada lapangan golf hanya di Kabupaten. Selain itu Alex juga melakukan sosialisasi event bola kaki  terbesar di Sumsel merebutkan Piala Alex Noerdin yang sudah tinggal hitungan bulan lagi.

"Piala Alex Noerdin tinggal hitungan bulan dan akan kedatangan pesepakbola asal Brazil, untuk bermain Coaching Clinic kepada 34 pesepakbola muda, yang akan dijaring dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan.” Tuturnya.

Dengan adanya Asian Games juga mendulang pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia yang diresmikan langsung tanggal 15 Juli oleh Presiden Jokowi, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional.

"Untuk itu kami mengundang seluruh Anggota KONI Kabupaten PALI yang baru di lantik untuk  melihat langdung

Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional. Menginap di Jakabaring Sport City (JSC), dan naik LRT. " Pungkasnya

Sementara itu, Bupati Kabupaten PALI Ir Heri Amalindo MM mengucapkan banyak terimakasih kepada Alex Noerdin atas peran sertanya selama ini dalam mendukung kemajuan PALI, apa lagi telah banyak membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten PALI, dan telah bersediah hadir untuk melantik pengurus KONI Kabupaten PALI 2018-2022.

“Kami mengucapakan terimah kasih banyak kepada Ketua Umum KONI Sumsel Ir H Alex Noerdin Gubernur Sumsel 2014-2018 yang telah banyak membantu pembangunan infrastruktur

di Kabupaten PALI, apa lagi sudah bersedia hadir kembali ke Kabupaten PALI, untuk melantik Pengurus KONI Kabupaten PALI masa bakti 2018-2022," Ujar Heri.
Share:

Nyambi Jual Sabu, Mariana Beserta Kurirnya Digelandang Polsek Talang Ubi

PALI -- Mariana (37) janda anak satu warga Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diringkus jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi pada Senin (26/11) lantaran diduga selain menjual kopi di Jalan PT Servo KM 61 juga nyambi jual narkoba jenis sabu-sabu.

Selain Mariana, polisi juga menangkap Roni (33) yang diduga menjadi kurirnya. Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Talang Ubi beserta barang buktinya.

"Berawal ada informasi dari masyarakat yang resah akan adanya sebuah warung kopi milik tersangka Mariana yang diduga sering menjadi tempat transaksi narkoba. Kemudian, kita tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. Setelah adanya kecurigaan, lalu anggota kita lakukan penggrebekan dan langsung digeledah di warung kopi tersebut," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto didampingi Kanit Reskrim Ipda Arafah, Selasa (27/11).

Saat digeledah, ditambahkan Okto didapati 5 paket narkoba diduga jenis sabu-sabu, timbangan digital, uang tunai Rp 600 ribu dan satu biar handphone.

"Saat penggrebekan, di TKP ada tersangka Roni yang juga kita geledah. Dari tangan Roni, kita temukan satu paket kecil diduga sabu-sabu yang disimpan pada bekas bungkus rokok. Selain itu, Roni juga kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau," tukasnya.

Dari pengakuan tersangka Roni, dikatakan Okto bahwa dirinya hanya kepanjangan tangan atau kurir dari tersangka Mariana.

"Tersangka Roni berdalih bahwa dirinya hanya kurir, dengan iming-iming jika bisa menjual 5 paket kecil sabu-sabu akan di beri imbalan uang Rp 85 ribu. Barang haram itu rata-rata di jual di kalangan supir batu bara yang melintas di jalan tersebut. Selanjutnya, kedua tersangka akan kita limpahkan ke Kasat Reskrim Polres Muara Enim untuk pengembangan," tandas Okto.
Share:

DPPKBPPPA PALI Dorong Forum Anak Tunjang KLA di PALI

PALI -- Forum Anak adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), forum anak telah dibentuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. Untuk menggerakkan forum anak agar bisa mewujudkan harapan sesuai rencana, DPPKBPPPA PALI terus melakukan pembinaan dengan cara sosialisasi serta penyuluhan terkait hak-hak anak serta memecahkan permasalahan anak.

"Kita telah bentuk forum anak dari tingkat kabupaten sampai desa, ini kita harapkan agar keberadaan forum anak bisa menunjang Kabupaten Layak Anak (KLA) di PALI," ujar Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI, Selasa (27/11).

Berbagai kegiatan telah dilakukan DPPKBPPPA PALI agar forum anak bisa menjadi motor dalam pemenuhan hak partisipasi anak.

"Seperti belum lama ini, kita bersama Papsedu dan duta genre Kabupaten PALI mengajak forum anak ini lakukan  penyuluhan PIK-R dalam memberikan wawasan terhadap remaja dengan sasaran pelajar terkait pendewasaan usia perkawinan untuk menekan tingginya pernikahan diusia dini," tukas Yenni.

Diharapkan Yenni bahwa dengan berbagai kegiatan untuk menggerakkan forum anak, permasalahan terkait kenakalan remaja, narkoba, pernikahan usia dini serta masalah lainnya bisa diminimalisir.

"Kasus perceraian, terjerumus pada dunia asusila, pergaulan bebas dan lainnya tidak akan terjadi apabila forum anak bergerak aktif menuju KLA dan Kabupaten PALI yang cemerlang," tutupnya.
Share:

DPPKBPPPA PALI Dorong Forum Anak Tunjang KLA di PALI

PALI - Forum Anak adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), forum anak telah dibentuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. Untuk menggerakkan forum anak agar bisa mewujudkan harapan sesuai rencana, DPPKBPPPA PALI terus melakukan pembinaan dengan cara sosialisasi serta penyuluhan terkait hak-hak anak serta memecahkan permasalahan anak.

"Kita telah bentuk forum anak dari tingkat kabupaten sampai desa, ini kita harapkan agar keberadaan forum anak bisa menunjang Kabupaten Layak Anak (KLA) di PALI," ujar Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI, Selasa (27/11).

Berbagai kegiatan telah dilakukan DPPKBPPPA PALI agar forum anak bisa menjadi motor dalam pemenuhan hak partisipasi anak.

"Seperti belum lama ini, kita bersama Papsedu dan duta genre Kabupaten PALI mengajak forum anak ini lakukan penyuluhan PIK-R dalam memberikan wawasan terhadap remaja dengan sasaran pelajar terkait pendewasaan usia perkawinan untuk menekan tingginya pernikahan diusia dini," tukas Yenni.

Diharapkan Yenni bahwa dengan berbagai kegiatan untuk menggerakkan forum anak, permasalahan terkait kenakalan remaja, narkoba, pernikahan usia dini serta masalah lainnya bisa diminimalisir.

"Kasus perceraian, terjerumus pada dunia asusila, pergaulan bebas dan lainnya tidak akan terjadi apabila forum anak bergerak aktif menuju KLA dan Kabupaten PALI yang cemerlang," tutupnya.
Share:

BGP Bertolak ke Bali, ini tujuannya

PALI - Menambah wawasan terhadap Bujang Gadis PALI (BGP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), memberangkatkan puluhan finalis BGP dari angkatan 2015,2016,2017 dan 2018 ke pulau Dewata Bali.

Sebelum bertolak, seluruh peserta kegiatan yang diberi nama wawasan nusantara dilepas secara resmi oleh Sekda PALI, Syahron Nazil yang mewakili Bupati, Senin malam (26/11) di rumah dinas Bupati PALI.

"Sebagai duta wisata dan duta pendidikan, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan BGP dalam mengembangkan potensi di PALI, terutama wisatanya," ujar Yunimawati, Plt Kepala Disbudpar PALI.

Untuk peserta kegiatan wawasan nusantara, dijelaskan Yunimawati bahwa seluruh dari finalis BGP dari angkatan 2015. "Kegiatan ini merupakan apresiasi Bupati terhadap duta wisata dan duta pendidikan, yang tentunya kami harapkan sepulang dari pulau Bali, peserta bisa bertambah ilmunya. Dan saat di pulau Bali, seluruh peserta akan mengunjungi Dinas Pariwisata provinsi Bali untuk sharing juga mengunjungi beberapa tempat wisata di pulau dewata," tambahnya.

Sementara itu, Sekda PALI berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan menjaga nama baik Kabupaten PALI.

"Tentunya keinginan Bupati adalah seluruh peserta menjadi motor dan motivator warga lainnya serta supaya menambah wawasan dalam pengembangan potensi yang ada di PALI terutama wisatanya. Sebab, di PALI banyak potensi yang perlu dikembangkan. Dimana diketahui bahwa di Sumsel ini hanya ada di PALI yang mempunyai destinasi wisata yang teregister, yakni candi Bumi Ayu," jelas Pesan Sekda.

Selain memberikan pesan tersebut, Sekda juga menekankan agar BGP yang tentunya menjadi cermin Kabupaten PALI yang harus mewakili budaya PALI.

"BGP harus memperlihatkan kesan yang bagus, jaga kesehatan serta yang terpenting dalam kegiatan wawasan nusantara ini adalah jangan rusak jadwal kegiatan dengan hal-hal kecil. Manfaatkan waktu yang telah terjadwal sebaik-baiknya dan sepulangnya nanti, bisa diterapkan di Kabupaten PALI ini," tutupnya. (sn)
Share:

APK Pemilu Mulai Disalurkan KPUD PALI

PALI - Alat Peraga Kampanye (APK) bagi seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu mulai disalurkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (26/11) di Gudang KPUD PALI.

Penyaluran APK Pemilu legislatif langsung dibagikan ketua KPUD PALI H. Hasyim didampingi seluruh komisioner disaksikan Bawaslu PALI.

"Untuk masing-masing Parpol menerima 10 buah Baliho dan 16 buah spanduk, dan alhamdulillah seluruh Parpol mengabil APK Pemilu," ujar H Hasyim.

Tak hanya APK Pemilu legislatif, H Hasyim juga menyebutkan bahwa APK Pilpres dan DPD juga serentak dibagikan.

"Namun untuk APK Pilpres dan DPD belum ada yang mengambil. Dan apabila ada tim sukses pasangan presiden maupun DPD yang akan mengambil silahkan hubungi kami atau datang langsung ke Gudang KPUD PALI disamping Mapolsek Talang Ubi sampai tiga hari sebelum hari H, tetapi kalau bisa secepatnya," tukasnya.

Sementara itu ketua Bawaslu PALI Heru Muharom melalui Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat serta antar Lembaga Iwan Dedi S. Kom menegaskan bahwa APK yang selama ini terpasang banyak yang tidak sesuai anjuran KPU.

Dan rencananya dikatakan Iwan Andi bahwa pada Desember, Bawaslu berencana menertibkan APK yang melanggar yang telah dipasang masing-masing Caleg maupun Parpol. "Tetapi sebelumnya kita akan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk mensosialisasikan APK yang diperbolehkan. Sebab, saat ini banyak APK tidak sesuai, dan akan kita tertibkan. Penertiban akan diutamakan pada tempat-tempat yang dilarang dan melanggar estetika keindahan kota," tandasnya
Share:

KONI Pali gelar turnamen sepak bola U15 se sumsel



PALI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar Piala Suratin U-15 se-Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut merupakan pertama kalinya digelar di Bumi Serepat Serasan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Gelora November Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI itu dilaksanakan sejak Minggu (25/11) s.d tanggal 28 November 2018.


Drs. Darmawi, MSi ketua Askab PSSI Kabupaten PALI menerangkan bahwa dalam turnamen kali ini, ada tiga kabupaten yang mengirimkan utusannya, yakni Palembang, OKI, dan tuan rumah Kabupaten PALI.

"Ada empat club yang akan berlaga dalam piala Suratin U-15 se-Sumsel pada tahun 2018 ini. Yaitu dari PALI, Palembang, OKI, dan Mesuji Raya," terang Darmawi didampingi Ichsanudin, ketua panitia pelaksana Piala Suratin U-15.

Darmawi menjelaskan bahwa turnamen itu juga bertujuan untuk menjaring atlet sepak bola usia 15 tahun yang nantinya akan dipersiapkan untuk ke jenjang yang lebih tinggi.

"Nantinya juara akan mewakili Sumsel dalam turnamen tingkat nasional. Selain itu, para juara juga akan mendapatkan hadiah berupa Thropy dan uang pembinaan," terang pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemuda da Olahraga kabupaten PALI itu.

Sementara itu, Mahmud perwakilan dari Asprov PSSI Sumsel mengapresiasi kepada KONI PALI yang telah mampu menggelar turnamen Piala Suratin U-15 di PALI.

Meskipun, PALI termasuk Daerah Otonomi Baru (DOB), namun Mahmud menilai seperti sudah berpengalaman dalam melaksanakan turnamen.

"Terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KONI dan Pemkab PALI yang telah sukses menjadi tuan rumah turnamen Piala Suratin. Semoga olahraga sepak bola di PALI akan lebih maju dan lebih memasyarakat lagi," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati PALI yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten 1 bidang pemerintahan dan Kesehjateraan Pemkab PALI berharap agar para atlet yang bertanding nanti dapat menampilkan yang terbaik, sehingga ke depannya bisa masuk dan menjadi bagian dari tim nasional Indonesia.

Dia berharap ke depan, agar kabupaten-kabupaten yang lain bisa ikut berpartisipasi dalam turnamen piala Suratin U-15.
"Selain itu, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar tahun 2019 di Prabumulih, PSSI diharapkan mampu menjadi tim sepakbola untuk bisa berlaga pada Porprov nanti. Menang kalah biasa, yang utama adalah junjung tinggi sportivitas kala bertanding," tutupnya (sn)
Share:

Minimalisir Penyebaran penyakit DBD, Dinkes Pali Fogging daerah rawan nyamuk

PALI - Setelah mendapat kabar tentang wabah penyakit Demam Berdarah yang saat ini tengah menjangkit di wilayah kecamatan Penukal Utara, Dinas Kesehatan kabupaten PALI kemarin (23/11/2018) telah mengirimkan tim untuk melakukan fogging ke kawasan desa Tempirai.

"Kemarin (23/11/2018) kami sudah menurunkan tim untuk melakukan foging. Namun karena kondisi kemarin turun hujan, maka tim hanya melakukan abatisasi, atau pemberian bubuk abate sekaligus menaburkannya ke tempat-tempat penampungan air milik warga setempat," ungkap Lydwirawan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI, Sabtu (24/11/2018) usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD PALI.

Kendati demikian, pihaknya hari ini (Sabtu, red) kembali menurunkan tim untuk melakukan fogging ke wilayah tersebut.
"Ada tiga tim fogging, yaitu dari Puskesmas Talang Ubi, Puskesmas Penukal dan Puskesmas Tempirai. Namun, kemarin sebanyak 60 kg bubuk abate kita bagikan ke warga. Bubuk abate sendiri berfungsi untuk mematikan jentik-jentik nyamuk yang berkembang di tempat penampungan air," ungkapnya.

Dijelaskannya pula, dari hasil abatisasi kemarin, diketahui bahwa tempat penampungan air milik warga setempat menjadi tempat berkembangnya nyamuk aedes aegypty, penyebab penyakit Demam Berdarah.
"Setelah kami telusuri, nyamuk berasal dari tempat penampungan air yang tidak higienis sehingga menjadi tempat berkembang biak nyamuk," tambahnya.

Ia berpesan kepada warga PALI agar melakukan langkah 3 M, yakni mengubur barang bekas, menguras tempat penampungan air yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk serta menutup tempat penampungan air.

"Selain itu, jika ada warga yang sakit panas dua hari tidak ada perubahan, disarankan langsung dibawa ke RSUD PALI agar mendapat penanganan medis lebih baik. Sehingga, tidak menimbulkan korban jiwa. Karena, DB merupakan salahsatu penyakit yang mematikan di Indonesia," tutupnya.
Share:

Tak ingin remaja berprilaku menyimpang, DPPKBPPPA Pali gelar sosialisasi kesekolah

PALI - Mengatasi permasalahan remaja, seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, narkoba sampai pernikahan usia dini, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI datangi sekolah-sekolah di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan pemahaman terhadap remaja dengan sasaran pelajar SMA atau sederajat agar lebih matang dalam pola pikir untuk menghindari permasalahan remaja.

Dikatakan Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI bahwa melalui penyuluhan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan forum anak di sekolah bersama Papsedu di Kabupaten PALI serta duta Genre diharapkan remaja bisa meminimalisir kasus pernikahan diusia dini.

"Kita ketahui bahwa masih adanya kasus nikah usia dini terjadi di PALI, kita prihatin dengan masih terjadinya kasus itu. Karena, resiko yang paling tinggi terjadi akibat pernikahan usia dini adalah perceraian serta KDRT. Disamping itu, belum siapnya mental remaja dalam mengarungi rumah tangga memicu banyak resiko lainnya, seperti alat reproduksi yang belum siap," terang Yenni, Minggu (25/11).

Kegiatan tersebut diakui Yenni akan terus dilakukan di lima kecamatan dan ditargetkan akan selesai sebelum ulangan semester.

"Saat ini sudah tiga kecamatan kita laksanakan penyuluhan tersebut. Dan kami berharap kegiatan ini bisa berpengaruh untuk menurunkan permasalahan remaja," harapnya.

Diketahui bahwa Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja) adalah suatu wadah kegiatan program PKBR yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
Share:

26 Warga Pali Positif terjangkit Demam Berdarah

PALI - Warga Bumi Serepat Serasan patut waspada ditengah cuaca yang tak menentu saat ini. Pasalnya, sebanyak 26 warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dipastikan positif terjakit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu, dikatakan Direktur RSUD Talang Ubi, dr Tri Fitrianti, bahwa jumlah 26 orang tersebut merupakan data yang dimilikinya dalam satu bulan ini, dan satu pasien tak bisa terselamatkan lagi, akibat serangan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini.

"Sebanyak 26 orang total keseluruhan di November ini yang masuk ke RSUD Talang Ubi positif DBD. Termasuk hari ini sebanyak tujuh pasien yang baru masuk dan menjalani perawatan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakanya, dari jumlah 26 pasien itu mayoritas berasal dari Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara. "Mayoritas pasien dari Desa Tempirai, dan penyebabnya sendiri ialah banyaknya genangan air disekitar tempat tinggal yang tidak dibersihkan, sehingga menjadi sarang nyamuk," tambahnya.

Sementara, Kepala Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Paradi mengakui banyaknya warga Desa Tempirai, Selatan dan Utara yang terserang DBD dan saat ini sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.

"Sebagian ada yang meninggal. Dan satu pasien warga kami meninggal beberapa hari lalu. Kami minta fogging massal di desa. Karena untuk fogging rutin sudah dilakukan. Untuk kali ini kami minta secara massal," pungkasnya (sn)
Share:

Cici Ariska Warga Pali Korban Lion Air JT610 Akhirnya Teridentifikasi

PALI - Cici Ariska (27), korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Mengetahui kabar tersebut, Marsudi (50) ayah dari Ciri Ariska hanya bisa pasrah dan bersyukur karena jenazah anaknya berhasil diketahui.

Informasi tersebut diterima oleh Marsudi dari Bayu yang tidak lain merupakan adik kandung dari Candra Kirana (alm) yang juga merupakan korban tragedi Lion Air JT 610 tersebut.

"Alhamdulillah sudah diketahui jenazah Cici. Kami pihak keluarga menerima dengan ikhlas bagaimanapun kondisi anak kami. Kami sudah pasrah," ungkap pria yang berdomisili di Desa Talang Mandung Kecamatan Jirak Jaya kabupaten Muba tersebut, Jumat (23/11) di rumah duka Anang Urip di Kelurahan Pasar Bhayangkara kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Dijelaskan Marsudi bahwa Bayu mendapat telpon dari Tim DVI Mabes Polri sekitar pukul 11.00 WIB. "Setelah itu, Bayu langsung hubungi kami dan Eka, kakaknya Bayu yang saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengurus administrasi kepulangan jenazah Cici Ariska," terangnya.

Marsudi mengatakan bahwa pihak keluarga saat ini tengah menyiapkan untuk tahlilan doa bersama, baik di rumah duka Anang Urip ayah Candra Kirana, maupun di rumahnya di Desa Talang Mandung dan di rumah duka adiknya Reka Andeska (almh).
"Kami juga beberapa hari yang lalu mendapat musibah. Reka Andeska (25) yang merupakan adik kandung Cici Ariska sekitar empat hari yang lalu meninggal dunia. Reka tidak pernah mengidap penyakit apapun, hanya saja setelah mendapat kabar tentang ayuknya (Cici, red) yang tewas dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 beberapa waktu lalu membuat kondisi Reka yang baru habis melahirkan drop jatuh sakit. Diketahui Reka terlalu memikirkan kondisi ayuknya tersebut. Sehingga, jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia," cerita Marsudi yang tampak terlihat tabah.
Share:

Jembatan Ini Roboh, Warga Tuduh Alat Berat Penyebabnya

PALI -  Jembatan yang menjadi akses warga Desa Persiapan Gunung Menang Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk beraktivitas sehari-hari menuju kebun karetnya runtuh sejak Selasa malam (20/11) karena menurut warga sekitar diduga akibat dilalui alat berat yang hendak mengevakuasi alat berat lain yang rusak ketika mengerjakan normalisasi sungai Sebagut.

Imbasnya, ratusan warga urung melakukan aktivitasnya karena tidak bisa menyeberang sungai tersebut.

"Setelah alat itu lewat, jembatan rusak parah. Warga sudah coba perbaiki jembatan tersebut, tetapi karena jembatan terbuat dari pipa besi, jembatan tersebut sulit untuk kembali semula. Warga yang biasa beraktivitas melalui jembatan tersebut, sudah dua hari ini lumpuh," ujar Musiwan, Kepala desa Persiapan Gunung Menang, Kamis (22/11).

Untuk itu, Kades meminta pihak pelaksana pekerjaan normalisasi sungai Sebagut yang dikerjakan dari APBD Provinsi untuk bertanggung jawab dan memperbaiki jembatan tersebut.

"Sebenarnya kalau koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah desa, tidak akan terjadi seperti ini, karena jembatan itu dibangun Pertamina pada tahun 1980an, dan sudah banyak pipa besi yang kropos serta tidak layak dilalui kendaraan berat. Tetapi, pelaksana sepertinya tidak butuh pemerintah desa dan memaksakan untuk menyeberang diatas jembatan itu. Untuk itu, Kami minta secepatnya diperbaiki, karena jembatan itu menjadi urat nadi perekonomian sebagian besar warga desa ini," pintanya.

Terpisah, Darmadi Suhaimi wakil ketua DPRD PALI menegaskan bahwa pihak pelaksana atau pemilik alat berat tersebut wajib memperbaiki jembatan itu.

"Kalau memang benar akibat alat berat itu, maka wajib pihak pelaksana atau tekait lainnya memperbaiki. Dari laporan yang saya terima, sudah dua hari warga sudah tidak bisa ke kebun, otomatis penghasilannya terputus," tandasnya.
Share:

Dua Pelajar Kena Tusuk, Polsek Tanah Abang Buru Pelakunya

"Foto : Ilustrasi"


PALI - Edo (17) dan Krismon (17) pelajar SMAN 2 Tanah Abang asal Desa Sedupi Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bunda kota Prabumulih lantaran mengalami luka tusukan yang dilakukan oleh pelaku yang saat ini tengah dikejar polisi ketika menyaksikan hiburan orgen tunggal (OT) yang digelar salahsatu warga di Desa Sedupi untuk merayakan resepsi pernikahan pada Selasa malam (20/11).

Amran, kepala desa setempat mengatakan bahwa menurut beberapa warga yang melihat kejadian itu bermula saat kedua korban menonton hiburan OT, kemudian dihampiri pelaku yang langsung meminta sejumlah uang kepada korban, tetapi korban tidak memberikannya dengan alasan tidak punya uang.

"Pelaku malah marah dan langsung menusuk kedua korban lalu kabur. Mengetahui kejadian itu, sebagian warga ada yang mengejar, namun pelaku berhasil lolos. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, karena korban Edo mengalami luka tusuk di bagian perut dan Krismon mengalami luka tusuk dibagian dada," terang Kades.

Terpisah, AKP Sofyan Ardeni Kapolsek Tanah Abang mengakui kejadian tersebut, dan pihaknya tengah memburu pelaku.

"Saksi telah kita ambil keterangannya, dan berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga satu orang yang melakukan penusukan. Kita tengah kejar pelakunya, karena identitasnya sudah kita kantongi," tandasnya.
Share:

Satu Balita Asal PALI Meninggal Akibat DBD

PALI - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBB) kembali terjadi di wilayah Bumi Serepat Serasan, bahkan pasien atas nama Yulia Puspisa (4) bocah yang masih duduk di bangku TK asal Desa Tempirai Utara Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu tidak tertolong nyawanya.

Hal itu diakui dr Fitri, direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi. Menurutnya bahwa pasien tersebut merupakan rujukan dari Puskesmas Tempirai Penukal Utara, dan kondisi saat datang ke RSUD sudah shock dan jumlah trombosit dalam darahnya hanya mencapai 2.000.

"Saat masuk saja sudah shock, mungkin akibat keterlambatan pihak keluarga untuk membawanya ke Puskesmas atau rumah sakit. Dan Pada hari Senin malam (18/11) lalu , pasien meninggal," terang dr Fitri, Rabu (21/11).

Terpisah, Lydwirawan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam mengeliminasi DBD, tetapi akibat cuaca saat ini memasuki musim pancaroba mengakibatkan banyak air tergenang, membuat nyamuk cepat berkembang biak.

"Fogging sudah kita lakukan, terutama fokus di daerah endemis, seperti di wilayah Desa Tempirai juga Kecamatan Talang Ubi. Namun, menindaklanjuti kasus ini, kita akan segera lakukan pencegahan," ungkapnya.

Dia juga mengimbau agar warga PALI menjaga lingkungannya tetap bersih, dan rutin membersihkan bak air mandi serta mengubur sampah yang disinyalir bakal menjadi tempat genangan air.

"Cegah DDB dengan 3D, yakni menguras, mengubur dan menutup. Apabila lingkungan bersih, semoga kasus DBD yang menelan korban tidak menjadi wabah dan tidak terulang lagi di Kabupaten PALI. Kami juga mengimbau, apabila ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi, untuk segera datang ke Puskesmas atau minimal secepatnya menghubungi bidan desa," sarannya
Share:

Linmas Pali Mulai digembleng, Komandan Pusdikkav Pesankan Ini..

PADALARANG - Komandan Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang Bandung, Kolonel Rayen Obersyl berikan pesan terhadap 560 anggota Linmas yang ikuti Diklat Mental disiplin bagi anggota Linmas Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) agar menyiapkan diri untuk dapat menyesuaikan situasi dan kondisi di lembaga pendidikan tersebut.

Pesan itu disampaikan Komandan Pusdikkav saat membuka kegiatan Diklat Mental Disiplin anggota Linmas Kabupaten PALI, Rabu (21/11). Dimana pelaksanaan Diklat sendiri direncanakan bakal berakhir pada Senin (26/11).

"Diketahui bahwa kegiatan ini diikuti anggota Linmas hampir semua desa yang ada di Kabupaten PALI. Untuk itu, ikutilah kesempatan baik ini, tetapi jangan lupa jaga kesehatan, persiapkan diri dan mental untuk hadapi pelatihan ini, jalin kerjasama sesama rekan pelihara tata tertib dan jaga nama baik institusi," pesan Kolonel Rayen.

Diklat tersebut dijelaskan Kolonel Rayen bertujuan menanamkan kesadaran bela negara terhadap personil Linmas, karena dirasa sangat penting sebagai upaya ditengah arus perubahan lingkungan akibat globalisasi yang cenderung mengakibatkan melemahnya wawasan kebangsaan dan bela negara.

"Dengan melalui kegiatan ini, saya berharap mental dan disiplin peserta dapat terbentuk serta kesadaran sebagai warga negara dalam bela negara dan wawasan kebangsaan dapat dimantapkan kembali," harapnya.

Sementara itu, Yuhairuddin, kelala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten PALI mewakili PALI mengingatkan seluruh peserta agar tetap jaga nama baik Kabupaten PALI serta menjaga kesehatan serta mengikuti seluruh kegiatan dengan baik.

"Peserta nantinya akan menjadi motor di lingkungan masing-masing sebagai penggerak kesadaran bela negara sekaligus dapat melindungi masyarakat dan sebagai contoh bagi masyarakat di Kabupaten PALI. Pesan pak Bupati harus dipegang teguh dan tetap jaga kekompakan," ucapnya
Share:

Tingkatkan Seni dan Budaya, Pemkab PALI Gandeng Institut Seni Indonesia

PALI - Tingkatkan kesenian dan budaya, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tanda tangan MOU Dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Suwakarta Solo, Sabtu 17 Nopember 2018 lalu, bertempat di Gedung Orkes Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dalam Penandatangan tesebut Ir H Heri Amalindo MM Bupati Kabupaten PALI diampingi Sumarjono Ketua DPRD Kabupaten PALI dan Ir Hj Sri Kustina Ketu TP.PKK Kabupaten PALI disaksikan langsung Wakil Rektor III ISI Suwakarta-Solo beserta Syaharon Nazir Seketaris Daerah, tokoh masyarakat dan beberapa kepala OPD dilingkungan Pemkab PALI.

Bupati PALI mengatakan kerja sama dengan Institut Seni Indonesia dari Suwakarta Solo tesebut bertujuan untuk meningkatkan kesenian dan budaya di Kabupaten PALI agar bisa tumbuh dan berkembang.

"Dengan adanya kerja sama dengan Institut Seni Indonisa Surakarta Solo, semoga dapat meningkatkan seni dan budaya yang ada di kabupaten PALI kedepanya dan bisa membawa harum nama Kabupaten PALI melalui seni," ucapnya.

Selain itu, Bupati juga berharap agar kesenian dan budaya yang ada di Kabupaten PALI dapat terus digali dan dikembangkan agar punah dan hanya menjadi cerita bagi generasi mendatang.

"Kami selaku Pemerintah Kabupaten PALI, sangat menyambut baik kegiatan ini,  kami juga mengharapkan masyarakat PALI untuk bersatu padu tanpa adanya perbedaan dan selalu mengedepankan peradaban untuk persatuan dan kesatuan demi memajukan Kabupaten PALI," tambah Bupati PALI

Kegitan tesebut diawali dengan Pentas Seni wayang kulit semalam suntuk, kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 Nopember 2018 yang lalu.

Terpisah, Drs Soemarjono yang juga menjabat sebagai ketua DPRD kabupaten PALI, mengatakan, kegiatan tersebut sengaja di adakan untuk mengajak warga Kabupaten PALI agar berhibur dengan seni wayang kulit bersama ISI dari Surakarta Solo.

"Dengan adanya seni wayang kulit yang tampil di kabupaten PALI  kami mengharapkan semoga warga Kabupaten PALI dapat terhibur sebab di Bumi Serepat Serasan merupakan perpaduan dari bermacan ras dan budaya, seperti jawa dan sumatera. Tetapi selain itu, budaya asli PALI juga sangat beragam yang perlu digali kembali sebagai ciri khas kabupaten yang baru berumur lima tahun ini," tandasnya.
Share:

Untuk Kedua Kalinya, Irwan ST Dipercaya Pimpin IPSI PALI

PALI --Setelah melakukan musyawarah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2018, pada Selasa (21/8/2018) lalu yang mengaklamasikan Irwan ST sebagai ketua IPSI kabupaten PALI dengan masa bakti 2018-2022.

Bertempat di gedung Pesos Komperta Pendopo kecamatan Talang Ubi, Irwan ST resmi dilantik ketua umum IPSI H Ishak Mekki melalui Sekretaris nya Drs Darlis, dan disaksikan langsung Sekda PALI Syahron Nazil, Danki Brimob Iptu Adi Cahyadi, pengurus perguruan yang ada di kabupaten PALI. Serta juga disaksikan ketua harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI.

Dalam sambutannya, Sekretaris IPSI Sumsel Drs Darlis, menegaskan bahwa perlunya penataan yang lebih lagi pada kepengurusan PALI, sebab kabupaten PALI merupakan kabupaten yang baru namun telah menunjukkan eksitensinya dikancah Provinsi.

"Dengan lebih memantapkan lagi, pesilat-pesilat di kabupaten PALI kedepannya dapat menunjukkan potensi di tingkat nasional, bahkan internasional. Sebab IPSI dalam perhelatan akbar Asian Games tercatat sebagi salahsatu cabang olagraga yang diperlombakan." ucapnya, kemarin (19/11).

Dikesempatan yang sama, ketua IPSI kabupaten PALI yang barusaja dilantik, Irwan ST, berjanji dengan membawa nama IPSI dan atlit-atlit pencak silat asli putra daerah pihaknya dapat mengharumkan nama kabupaten PALI.

"Suatu kebanggaan kita (IPSI, red) dipercaya sebagai cabor yang di unggulkan di kabupaten PALI ini oleh kabupaten PALI. Kedepan tentunya kita akan terus mendulang prestasi, yang membagakan tentunya dengan dukungan dari Pemerintah. Kita juga akan terus melibatkan atlit-atlit muda agar kesinambungan juara harus di tangan kita." jelas pria yang juga menjabat sebagai ketua komisi III DPRD kabupaten PALI ini.

Dengan bermodalkan pendekar-pendekar yang kita miliki, lanjut Irwan, di setiap perguruan yang ada, dirinya akan lebih memfokuskan giat latihan bukan hanya akan mengikuti kejuaraan ataupun event saja.

"Latihan dan disiplin akan lebih membuat seorang pendekar memiliki mental yang kuat. Dan kita harapkan PALI memiliki atlite nasional dan kita harap juga di kanca Internasional sebagai kita ketahui Pencak Silat barusaja masuk sebagai cabor di Asian Games." pungkas ketua DPD Golkar PALI ini.
Share:

Alif, Korban yang hanyut Ditemukan sudah tak Bernyawa

Petugas membawa mayat Alif korban yang hanyut disungai rambang


Foto : dok.sman 2 pbm


PRABUMULIH – Pencarian remaja yang diduga terseret air di Desa Baru Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim membuahkan hasil

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tim SAR dibantu masyarakat melakukan pencarian dengan menyisir tepian sungai Rambang yang cukup deras

Ratusan warga sekitar terlihat memadati lokasi tempat kejadian terseretnya korban Alif Alamanda Rosa (16) warga Kelurahan Prabumulih (Tikungan Padi Kota Prabumulih)

Alif yang dikabarkan terseret arus derasnya sungai rambang sekitar pukul 15.00 kemarin minggu saat sedang mandi bersama 13 temannya yang bersekolah di SMA Negeri 2 Prabumulih

Korban yang kelelahan saat berenang tidak sanggup menahan derasnya air, sekitar pukul 14.00 wib petugas kepolisian, tim Sar dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban tidak jauh dari jembatan besi tempat alif dan teman teman berenang

Sekitar empat meter dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) terseretnya alif oleh air ditemukan dipinggiran sungai dengan keadaan sudah tidak bernyawa

Korban yang mengenakan celana pendek warna merah itu ditemukan dengan tubuhnya yang sudah mulai membengkak



Saat ditemukan ratusan warga yang ikut menyaksikan pencarian korban menangis histeris yang tak tega melihatnya sudah tak bernyawa

Petugas mengangkat mayat korban dan dilarikan kerumah sakit untuk dilakukan visum, dan segera dibawa kerumah duka dijalan jendral sudirman dekat tikungan padi Kelurahan Prabumulih

Dalam proses pencarian korban terlihat Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri, SH turut menyaksikan pencarian korban dan dirinya berharap keluarga korban diberikan ketabahan (sn)
Share:

Resmi Dilantik, Ini Pesan PWI Sumsel dan Walikota untuk PWI Prabumulih

PRABUMULIH -- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, Mulwadi bersama seluruh pengurus masa bakti 2018-2021 resmi dilantik.

Pelantikkan yang digelar di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sumsel H Oktaf Priyadi yang diwakili oleh Sekretaris Firdaus Komar.

Dalam sambutannya, Mulwadi atau kerap disapa Kemong ini mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama menjalankan amanat yang telah diberikan oleh para anggota. "Tanpa dukungan teman-teman amanat ini tidak bisa terlaksana," Ujarnya, Senin (19/11).



Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PWI Sumsel, Firdaus Komar mengingatkan agar Ketua terpilih dapat menjalankan amanat dengan baik. "Jadi jabatan bukan suatu hal untuk dibanggakan tapi harus dijalankan," ungkapnya.

Selain itu, kata Firdaus, pengurus juga harus bisa menjalankan program yang telah disepakati dengan kemampuan yang dimiliki sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak). "Bidang yang ditunjuk kiranya bisa melaksanakan tugas dengan kemampuan sesuai juklak," terangnya.

Firdaus juga menambahkan PWI juga harus bersinergi dengan Pemerintah Kota Prabumulih dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Prabumulih. "Program pak Ridho harus didukung untuk mensukseskan pembangunan di Kota Prabumulih," tambahnya.



Sementara, Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya menghimbau agar ketua terpilih dapat memberika  teladan yang baik dan dapat menjadikan PWI Kota Prabumulih terbaik di Sumsel. "Buat program kita backup kinerja PWI, sepanjang kontribusi baik untuk masyarakat Kota Prabumulih," tuturnya.

Orang nomor satu di Kota Prabumulih ini juga menegaskan Pemerintah Kota Prabumulih siap untuk di kritik, dikoreksi dan di evaluasi sepanjang berdampal positif terhadap pembangunan di Kota Prabumulih.

"Hindarkan konflik suku, ras dan agamaan. Karena itu tidak menyelesaikan permasalahan," jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur muspida, Ketua PWI Pali, Pengurus PWI Lahat dan pengurus PWI Sumsel.
Share:

Rangsang Kaum Muda Peduli Sesama, KNPI Bagi-bagi Sembako

PALI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bagikan 300 paket sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian pemuda pada sesama.

M Anasrul, ketua KNPI PALI menjelaskan bahwa, kegiatan yang bertemakan 'Semangat Berbagi Untuk Masyarakat Dalam Gelora Pemuda PALI' itu bertujuan agar kaum muda di kabupaten PALI peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. "Ketika pola pikir pemuda terbuka untuk berbagi, maka akan timbul ide-ide kreatif seorang pemuda untuk berbagi dan peduli untuk sesama," jelas Anasrul, Senin (19/11).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa kegiatan ini juga disuport langsung oleh Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM dan ketua Tim Penggerak PKK kabupaten PALI Ir Hj Sri Kustina Amalindo.

"Dalam kegiatan ini kita bagi disetiap kecamatan agar merata pembagiannya, dan kita langsung mengkroscek kelapangan untuk kelayakan penerima sembako ini," imbuhnya

Kedepannya, lanjut Anas, pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan, dan bukan hanya dari komunitas pemuda atau KNPI saja, namun dari pemudan dan komunitas lainnya.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian pada kegiatan peringatan Maulid Nabi, dan bimtek guru ngaji di Kabupaten PALI" pungkasnya
Share:

Wisata Religi Sampai Live di TV, Jamaah Majelis Ta'lim Asal PALI Ini Ingin Nambah Wawasan

PALI - Kembangkan wawasan serta memperdalam keimanan, 40 orang jamaah Majelis Ta'lim Raudatunnisa, Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bertolak ke Jakarta untuk lakukan wisata religi ke beberapa tempat di Ibukota.

Keberangkatan jamaah Majelis Ta'lim Desa Babat itu sejak Sabtu (17/11) kemudian direncanakan akan kembali lagi ke Desa Babat pada Rabu (21/11). Bahkan, puncak kegiatan tersebut, rombongan yang berangkat melalui travel and tour Al-Dhaifullah Betung Abab pembina Ernawati SKM. M.Kes lakukan siaran langsung di acara Islam itu Indah di Trans Tv pada Senin Subuh (19/11).

"Kita kunjungi dan melakukan ibadah di Masjid Kubah Emas, Masjid istiqlal, Masjid At-tiin, TMII, Tugu Monas dan terakhir live di Trans Tv pada acara Islam itu indah," ujar Samsiah Arka, kepala rombongan.

Untuk biaya, diakui Samsiah merupakan biaya sendiri, tetapi ada juga bantuan dari Bupati PALI. " Rp 1.800/orang, biaya tersebut termasuk makan dan penginapan selama perjalanan dan kegiatan. Dari pak Bupati PALI juga ada bantuan uang saku," terangnya.

Sementara itu, Ernawati, pembina travel and tour Al-Dhaifullah mengatakan bahwa pihaknya selain sebagai jasa wisata, juga memfasilitasi kegiatan live di Trans TV. "Kita komitmen berikan pelayanan terbaik, dan wisata religi ini selain mengunjungi masjid-masjid bersejarah, juga kita koordinasi dengan pihak Trans TV untuk ikut siaran langsung di acara Islam itu indah, dan alhamdulillah, rombongan kita bisa," ucapnya.
Share:

Bupati Lepas 560 Linmas Untuk Dilatih Mental dan Disiplin di Pusdikkav Bandung

PALI - Sebanyak 560 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meninggalkan tanah kelahirannya menuju Bandung Provinsi Jawa Barat untuk dididik di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang dalam program Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) dari Pemerintah Kabupaten PALI.

Keberangkatan ratusan anggota Linmas ini merupakan angkatan ke dua yang sebelumnya Pemkab PALI juga mengirim ratusan Linmas ke tempat yang sama. Pelepasan keberangkatan Linmas langsung dilakukan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan, Ir Heri Amalindo disaksikan Ketua DPRD PALI Drs Soemarjono, sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI, Senin (19/11).



"Ini pelatihan mental, bukan untuk gagah gagahan. Tetapi untuk meningkatkan disiplin dan dari namanya satuan perlindungan masyarakat, dimana sebagai anggota perlindungan masyarakat harus mempunyai mental yang kuat," kata Bupati PALI.

Kalau kuat, ditambahkan Bupati bisa menunjang pembangunan. Sebab, bagaimana membangun apabila anggota Linmas lemah. "Kuat dan bersatu kunci pembangunan di daerah kita bisa tercapai," tukas Bupati.

Saat berada di Pusdikkav, Bupati berpesan kepada seluruh peserta Bintalsik agar menjaga nama baik Kabupaten PALI. "Jaga juga kesehatan, jaga kekompakan. Semoga ilmu yang didapat saat pelatihan bisa bermanfaat dan menjadi pengalaman bagi peserta," pesan Bupati.



Sementara itu, Zulkopli, Kepala Satpol.PP PALI mengemukakan bahwa angkatan pertama sebanyak 560 orang telah diberangkatkan ke Pusdikkav dan Pusdikpom Bandung, terdiri dari 100 orang anggota Satpol.PP dan 460 anggota Linmas pada April 2018 lalu.

"Kali ini kita akan berangkatkan lagi anggota Linmas yang belum berangkat pada tahap pertama," ungkap Zulkopli.

Bintalsik tersebut dijelaskan Zulkopli merupakan kegiatan yang perlu dikuasai anggota Linmas dan Satpol.PP, sebab Linmas merupakan ujung tombak terciptanya lingkungan yang kondusif, serta Satpol.PP bertugas dalam menegakan aturan Perbup serta mengawal Perda.



"Terlebih saat ini memasuki tahun politik, anggota Linmas kita harapkan mampu berperan menjaga lingkungannya agar tetap aman, nyaman dan kondusif," tukasnya.

Kegiatan Bintalsik tahap kedua, ditambahkan Zulkopli dilaksanakan selama 10 hari. "Berangkat tanggal 19 November dan pulang tanggal 28 November 2018. Dengan kegiatan ini, diharapkan bisa menambah wawasan peserta dan dengan pendidikan semi militer di Pusdikkav, menambah percaya diri seluruh anggota Linmas dalam menjalankan tugasnya," harap Zulkopli. (Adv/sn)
Share:

Pelajar SMA diduga Terseret Arus Sungai di Desa Baru Rambang

PRABUMULIH – Seorang pelajar SMA terseret air Sungai Rambang saat sedang bermain air bersama tiga belas rekannya di Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, minggu (18/11/18) sekitar pukul 16.00 wib

Alif Alamanda Rosa (16) warga Kelurahan Prabumulih (Tikungan Padi Kota Prabumulih) diduga terseret derasnya air sungai rambang saat sedang mandi

Kejadian naas itu bermula saat 13 rombongan dari SMA Negeri 2 Prabumulih itu hendak mandi di sungai rambang di Desa Baru Rambang, menurut kesaksian teman korban Viki Alfareno (16) korban Alif saat itu kelelahan setelah lama berenang disungai

Viki mengatakan korban sempat minta pertolongan karena sudah kelelahan. Teman-temannya pun berusahan menolongnya dengan mencoba menggapai tangan Alif, namun karena arus air yang cukup deras korban pun terseret air sungai

Hingga berita ini diturunkan petugas bersama masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap korban (sn).
Share:

Begini Kronologi Tenggelamnya Siswi SMP di PALI Saat Ikuti Kegiatan Pramuka

PALI -- Meninggalnya Rada Mangisti (13) siswi kelas 2 SMPN 4 Talang Ubi rupanya diduga akibat tidak bisa berenang saat mandi di Bendungan hulu sungai Batang Hari Siku yang letaknya tak jauh dari lokasi sekolah tersebut, saat korban usai mengikuti kegiatan Hiking pramuka. Hal tersebut diungkapkan Bagas (13) teman sekelas korban yang juga ikut kegiatan ekstra kurikuler sekolah tersebut pada Minggu (18/11).

"Setelah hiking, badan kami kotor, lalu kami dipersilahkan oleh pembina untuk membersihkan badan dan makan siang. Saat membersihkan badan, beberapa kawan ada yang mandi termasuk Rada persis di pintu bendungan yang airnya cukup deras. Posisi aku dan Rada cukup jauh, tetapi aku lihat dia terjun dari atas pintu bendungan," terang Bagas.

Namun, setelah beberapa lama, diakui Bagas, korban tidak keluar-keluar dari dalam air. Kemudian, Bagas menghampiri pembina pramuka memberitahukan bahwa korban terjun ke dalam air tetapi tidak kunjung kembali.

"Lalu pembina kami menyuruh siswa yang mandi untuk segera keluar dari sungai, lalu meminta tolong warga sekitar untuk membantu mencari Rada, dan setelah di selam, ternyata Rada berada di dalam air. Kemudian Rada diangkat keatas dan di bawa ke Bidan desa selanjutnya dibawa ke rumah sakit," tukasnya.
Share:

Ribuan Kontestan LIDA 2 Padati Gedung Kesenian Prabumulih

PRABUMULIH – Ribuan masyarakat Sumatera Selatan antusias ikuti audisi Liga Dangdut (LIDA) 2 yang diselenggarakan Indosiar salah satu televisi swasta nasional di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Minggu (18/11).

Tercatat, sebanyak 1038 kontestan ambil bagian ikut audisi LIDA 2. Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan sampai lima kali lipat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 200 orang kontestan saja.

Koordinator acara, Nawang Wulan mengatakan audisi LIDA 2 di Kota Prabumulih lebih meriah jika dibandingkan tahun sebelumnya. "Ini lebih antusias. Di Palembang gak sebanyak ini, lebih banyak di Prabumulih," Ujar Wulan.

Tercatat, 500 undangan yang disediakan panitia ludes dalam hitungan menit, bahkan panitia harus menyediakan 300 undangan tambahan guna menenuhi kebutuhan kontestan.

"Belum lagi yang daftar melalui WA (Whatsapp) dan Online, karena pendaftaran audisi kali ini juga masyarakat dikasih kemudahan, bisa daftar melalui aplikasi WA dan download secara online," ungkapnya.

Menurut Wulan, salah satu faktor meningkatnya jumlah kontestan audisi tahun ini terjadi karena adanya salah satu wakil Sumsel yang berhasil menjadi juara dalam kompetisi dangdut tersebut. "Jadi kalau ada perwakilan dari daerah yang jadi juara satu, dua atau tiga, disana pesertanya meningkat," terangnya.

Meskipun jumlah pendaftar audisi LIDA 2 mengalami peningkatan,  kata Wulan, namun proses audisi tetap akan diselesaikan dalam satu hari. "Karena besok kita harus pulang dan lakukan audisi di provinsi lainnya," katanya.

Wulan menjelaskan proses audisi LIDA di 34 provinsi di Indonesia tersebut harus selesai sampai akhir desember. "Januari itu kita sudah mulai on air, jadi harus selesai akhir Desember," jelasnya.

Disinggung mengenai Provinsi yang memiliki antusias tinggi dalam mengikuti audisi LIDA, Wulan menuturkan sejauh ini ada tiga wilayah dan salah satunya adalah Kota Prabumulih. "Kemarin itu Jambi, Kendari dan Prabumulih juga banyak," tambahnya.
Share:

Siswa SMP Tewas Tenggelam saat Pramuka!

PALI - Rada Mangisti (13) kelas 2 SMPN 4 Talang Ubi Warga Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) harus meregang nyawa saat ikuti kegiatan pramuka di sekolahnya lantaran tenggelam di Sungai Batang Hari Siku Desa Karta Dewa, Minggu (18/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari keterangan Dodi, pembina pramuka yang mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa dirinya mengetahui korban tenggelam dari siswa lainnya yang berteriak-teriak bahwa ada salahsatu siswa pramuka tenggelam.

"Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Dan sekitar pukul 11.00 WIB kegiatan selesai, kemudian siswa bersih-bersih dipinggir sungai. Posisi aku membina siswa laki-laki, dan yang perempuan ada pembina lain. Saat itu, posisi korban pertama kali aku ketahui sudah berada diatas, entah siapa yang pertama kali mengangkatnya, karena jarak antara siswa pramuka laki-laki dan perempuan cukup jauh," ungkap Dodi kepada media ini saat di ruang UGD RSUD PALI.

Kemudian ditambahkan Dodi, dirinya langsung memberikan pertolongan dengan menekan perut korban, tetapi korban tidak sadar-sadar. "Karena tak bergerak lagi, maka kami minta tolong warga sekitar untuk membawa korban ke rumah sakit," tukasnya.

Sementara itu, Hendra, ayah korban mengatakan bahwa anaknya pamit bersama kawan-kawannya untuk pergi ikuti kegiatan pramuka sekitar pukul 06.00 pagi menggunakan kendaraan jemputan sekolah. "Kami ketahui anak kami masuk ke sungai dari kepala desa yang dihubungi pihak sekolah. Yang kami sesalkan, kenapa pembina pramuka tidak mengetahui anak kami masuk sungai. Karena, melihat jasad anak kami, sepertinya sudah lama tenggelam, sebab, sekujur tubuhnya sudah membiru," ucapnya. sn
Share:

Lantaran Ini Andri Dibekuk Polsek Tanah Abang

PALI--Jajaran Polsek Tanah Abang berhasil meringkus Andri Kandra alias And (28) warga Dusun II Desa Raja Selatan kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lantaran diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Andi Saputri warga satu desa dengan pelaku yang masih terbilang tetangganya sendiri.

Pelaku And diringkus berdasarkan laporan korbannya dengan bukti LP / B / 65 / X /2018 / Sumsel/ Res ME / Sek Tanah Abang tgl 25 Oktober 2018.

"Kejadian itu bermula pada hari kamis tanggal 25 Oktober 2018 sekira pukul 19.00 WIB lalu, tepatnya di dapur rumah korban, saat itu korban sedang memasak, pelaku datang dengan istrinya hendak meminta uang arisan yang telah bubar sebanyak Rp. 1.500.000,- yang awalnya sebanyak Rp. 1.800.000,- dan telah di bayar korban sebanyak Rp. 300.000,- korban dan pelaku sudah pernah melakukan perjanjian di atas materai 6000, di rumah kepala Desa Raja Selatan, " ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni, SH.

Dijelaskan Kapolsek, pelaku naik pitam lantaran korban telah ingkar atau melewati batas waktu yang telah disepakati, dan pelaku nekat langsung memukul korban sebanyak tiga kali.

"Pelaku tersulut emosi dan langsung memukul korban, pelaku sempat di halangi oleh istrinya sebelum terjadi pemukulan. Selanjutnya pelaku di bawa oleh warga untuk di tenangkan namun pelaku kembali membawa senjata tajam jenis parang. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar bercak merah kebiruan di bagian alis mata sebelah kiri," tambah Sofyan

Dari laporan korban tersebut, lanjut Kapolsek petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang sebelumnya bersembunyi, kemudian mengamankan pelaku saat perjalanan pulang hajatan pada Kamis 15 November 2018.

"Pelaku terlihat saat menghadiri sebuah acara hajatan di Desa Raja Selatan kecamatan Tanah Abang, saat itu kanit Reskrim polsek Tanah Abang mempersiapkan anggotanya dan langsung kita amankan tanpa perlawanan dari pelaku. Pelaku kita jerat dengan pasar 351 KUHP dengan ancaman tiga tahun penjara," tandasnya.(red)
Share:

Kota Prabumulih Tuan Rumah Menjaring Duta LIDA 2, Catat Hari dan Tanggalnya

PRABUMULIH -- Sebagai stasiun TV yang unggul dalam program talent search termasuk musik dangdut, Indosiar terus berupaya untuk memperluas khasanah musik dangdut ke penjuru negeri.

Tahun lalu Indosiar telah sukses menggelar ajang pencarian bakat terbesar “Liga Dangdut Indonesia (LIDA)” hingga memperoleh Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia untuk program LIDA sebagai Program Pencarian Bakat dengan Peserta dari Provinsi Terbanyak.

Tahun ini Indosiar kembali akan menjaring duta-duta dangdut terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia dalam audisi “Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2”. Pekan ketujuh audisi LIDA 2 akan berlangsung di tiga provinsi yakni Papua Barat, Papua dan Sumatera Selatan. Audisi LIDA 2 Provinsi Sumatera Selatan diselenggarakan di Gedung Kesenian, Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jl. Jend. Sudirman KM. 6, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan pada hari Minggu, 18 November 2018.

Tahun ke-2 penyelenggaraan program Liga Dangdut Indonesia akan mempertemukan duta dangdut terbaik dari provinsi paling barat di Indonesia sampai paling timur. Mereka akan membawa beragam kekayaan budaya hingga mengenalkan kearifan lokal dari provinsi asalnya di panggung Liga Dangdut Indonesia 2.

“Melalui program Liga Dangdut Indonesia 2 ini Indosiar berharap dapat menjadi program yang inspiratif dan akan melahirkan Idola Indonesia dengan kualitas vokal dangdut terbaik hingga turut meramaikan industri hiburan tanah air ”, tutur Ekin Gabriel selaku VP - PSRD Division Head.

Calon peserta yang memiliki bakat menyanyi dangdut pria maupun wanita berusia 15 – 25 tahun dapat datang langsung ke lokasi audisi dengan membawa data diri beserta foto. Formulir pendaftaran dapat diambil langsung di lokasi audisi secara gratis. Calon peserta hanya diperbolehkan mengikuti audisi LIDA 2 di provinsi yang sesuai dengan keterangan di kartu identitas.

Selain itu Indosiar juga memberikan kemudahan kepada calon peserta untuk dapat mendaftarkan diri melalui Official Whatsapp LIDA 2 : 0821-2209-8667. Berbeda dengan LIDA tahun sebelumnya, LIDA 2 akan digelar semakin kompetitif dengan memilih Idola Indonesia yang mewakili seluruh provinsi.

Proses audisi di masing-masing provinsi, nantinya Indosiar akan membawa data dari 10 peserta terbaik ke Jakarta yang kemudian akan diseleksi kembali untuk memilih duta dangdut terbaik yang akan bersaing di panggung Liga Dangdut Indonesia 2.

Sebelumnya audisi LIDA 2 telah menyambangi Provinsi Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, Riau, Bali, Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan masih akan terus berlanjut ke 14 provinsi di Indonesia lainnya.

Pekan depan Indosiar akan menyambangi Provinsi Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara pada hari Minggu, 25 November 2018. Ikuti audisi Liga Dangdut Indonesia 2 di Provinsi Anda! Gratis! (ril)
Share:

Cegah Konflik Sedini Mungkin, Ini Harapan Sekda PALI

PALI -- Sekda Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil berharap kepada seluruh tim terpadu penanggulangan konflik sosial agar mengantisipasi sedini mungkin adanya isu-isu yang dapat membelah persatuan dan kesatuan serta dapat memicu konflik.

Harapan itu dikatakan Sekda Pali saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi tim terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten PALI, Jumat (16/11) di Ruang Rapat Kantor Bupati PALI.

"Melalui pertemuan ini kita dapat berbagi strategi apa saja isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat terlebih yang bisa mengganggu penyelenggaraan pemerintah maupun ketertiban masyarakat. Hal itulah yang harus dicegah sedini mungkin agar tidak meluas dan tidak terjadi gejolak," harap Sekda.

Apalagi saat ini menjelang Pemilu, diakui Sekda banyak isu-isu yang harus diantisipasi agar tidak terjadi konflik dan gesekan. Selain isu jelang Pemilu, isu lainnya di PALI yang tengah berkembang adalah narkoba. Untuk itu, pada kegiatan tersebut, dihadirkan kepala BNN Muara Enim dan PALI agar bisa saling tukar strategi dalam menangani isu narkoba.

"Isu lainnya adalah kerukunan antar umat beragama. Tetapi saat ini yang menjadi kritis bukan antar umat beragama tetapi justru konflik seagama. Juga konflik lahan, konflik limbah juga yang paling berbahaya adalah berita bohong atau hoax. Dari situlah, ada panggilan untuk kita agar kita menyampaikan berita yang benar," tukasnya.

Sementara itu, Dra Darmawi, kepala Kesbangpol Kabupaten PALI menjabarkan tujuan pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi Tim terpadu penanganan konflik. Dimana rapat tersebut untuk melakukan pemetaan terhadap konflik atau gejolak dan penyelesaian konflik dengan mengantisipasi setiap ancaman, tantangan dan gangguan demi terciptanya atau mempertahankan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dijelaskan Darmawi bertujuan memberikan pemahaman yang sama tentang tim terpadu juga memberikan pemahaman yang detail tentang tugas masing-masing instansi terkait dengan harapan terciptanya pemahaman mengenai tugas dan fungsi tim terpadu dan sekretariat komunitas intelijen daerah (Kominda).

"Serta tercapainya efektivitas dalam pelaksanaan tugas sesuai kebijakan yang berkaitan dengan deteksi dini peringatan dini terhadap ancaman stabilitas nasional di Kabupaten PALI," jabarnya.
Share:

Pria ini diringkus Polisi Gara gara Bola Lampu.Kenapa?

PRABUMULIH – Satres Narkoba Polres Prabumulih Pimpinan Kanit Idik 1 Ipda Sardinata, SH kembali berhasil mengungkap kasus penyalagunaan narkotika jenis sabu

Kali ini polisi berhasil mengamankan Wahyu Putra Pratama (23) warga Jalan Bukit Lebar Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih dikediamannya sekitar pukul 11.00 wib

Berawal dari beberapa laporan masyarakat petugas mengendus keberadaan pelaku penyalagunaan narkoba yang sering bertransaksi dan menggunakan narkoba dirumahnya

Petugas pun langsung melakukan penggeledahan dikediamannya disaksikan oleh RT.01 Kelurahan Majasari dan didapati sembilan kantung kecil narkotika berjenis sabu yang disimpan dan lampu neon

Hal tersebut terungkap ketika petugas sebelumnya tidak menemukan barang bukti cukup dibadan pelaku untuk menangkapnya, tak habis akal petugas menyisir tempat kecil dirumah tersangka, dan ditemukan lampu neon yang didalamnya berisi paketan sabu

Hal itu dilakukan tersangka untuk mengelabuhi petugas agar terhindar dari jerat hukum

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK.MM membenarkan kejadian tersebut

“benar palaku beserta barang bukti sabu seberat 1,62 gram dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan sabu ikut diamankan untuk proses penyidikan”tegas nya (bio/Tau)
Share:

Ular Pyton sepanjang 7 Meter Hebohkan warga betung

PALI - Warga Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihebohkan dengan temuan ular pyton dengan panjang hampir tujuh meter dan berat lebih dari 100 kilogram, yang ditemukan Jenok Joker (40) salahsatu warga setempat di sungai yang tak jauh dari desa tersebut pada Rabu malam (14/11).

Sontak saja, rumah Jenok jadi ramai oleh warga yang penasaran ingin melihat secara langsung ular berukuran besar tersebut.

"Ular itu ditemukan saat Jenok mencari ikan di sungai, kemudian ditangkap dan dibawa kerumahnya dengan cara dipikul dua orang," ungkap Fredy, salahsatu tetangga Jenok, Kamis (15/11).

Diakui Fredy bahwa Jenok memang dikenal sebagai pawang ular dan telah beberapa kali berhasil membawa ular berukuran besar bahkan ular berbisa.

"Biasanya setelah ditangkap kemudian dipelihara terlebih dahulu sebelum ada orang yang membelinya. Tetapi untuk saat ini, belum ada rencana ular tersebut dijual, sebab masih banyak warga yang datang unik melihat bahkan tak sedikit numpang berfoto dengan ular tersebut," tambahnya.

Sementara itu, Jhen Santri warga Desa Betung lainnya mengharapkan ada dari pihak pemerintah untuk mengambil ular tangkapan warga agar populasi ular pyton tidak punah.

"Ular itu keluar mungkin sarangnya terkena banjir, dan kalau ular-ular besar itu ditangkap lalu dijual, kami khawatir akan punah," ujarnya (sn)
Share:

Culik Ibu dan Anak Hingga Nekat Masuk Kolong Tempat Tidur, Sepak Terjang Sukirman Berakhir di Bui

PALI -- Sukriman (33) warga Gunung Megang Kabupaten Muara Enim nyaris saja tewas jadi bulan-bulanan masa lantaran kedapatan berada di bawah tempat tidur Edy Prayitno (27) warga Talang Kemang Kelurahan Talang Ubi Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Kamis (15/11) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB.

Beruntung nyawa Sukirman bisa diselamatkan jajaran Polsek Talang Ubi yang saat itu tengah melakukan patroli rutin yang langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Talang Ubi. Tetapi sebelumnya, Sukirman dibawa ke RDUD Talang Ubi lantaran babak belur dan mengalami luka-luka akibat amukan massa.

Dari keterangan Edy Prayitno, pemilik rumah saat membuat laporan di Mapolsek Talang Ubi bahwa pelaku Sukirman telah lama menyukai dan  mengincar istrinya untuk dibawa kabur.

"Pernah istri dan anak aku diculiknya selama lima hari. Kejadian itu berlangsung sekitar setengah bulan lalu, beruntung istri aku bisa lolos dengan cara kabur saat dibawa ke Palembang. Tetapi karena pelaku mengancam terus akan mencelakai anak kami, jadi kami putuskan tidak lapor polisi," terang Edy Prayitno.

Tetapi, kejadian Kamis pagi tadi diakui Edy bahwa pelaku terbilang nekat, lantaran saat dirinya tengah berada di rumah, pelaku nekat masuk masuk ke kamarnya.

"Aku ketahui ketika mendengar suara seperti ada kucing dibawah tempat tidur, dan saat aku lihat, ternyata ada pelaku itu. Lalu aku paksa keluar, tetapi pelaku itu malah melawan dan sempat adu pukul. Setelah terdesak, pekaku rupanya membawa bensin dan korek api juga pisau, yang langsung menyeramkan bensin ke wajah aku dan menyalakan api, hendak membakar aku," tambahnya.

Karena terancam, Edy langsung berlari keluar rumah dan berteriak minta tolong. Sementara istrinya juga berlari ke rumah tetangganya. "Kemudian warga lain berdatangan lalu menangkap pelaku. Dan akibat luapan emosi, warga memukuli pelaku. Namun, tidak lama polisi datang," katanya.

Sementara pelaku Sukirman mengaku bahwa dirinya dan istri Edy sudah lama kenal, dan saat diketahui pemilik rumah tengah berada di bawah tempat tidur, Sukirman mengatakan bahwa ingin bertemu istri Edy.

"Kami sering kontek-kontekan dengan dia (istri edy). Untuk itu, aku ingin menemuinya, tetapi ada suaminya di rumah. Lalu aku masuk rumah itu melalui pintu belakang," akunya.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan bahwa saat anggotanya lakukan patroli rutin, ada informasi keributan di daerah Talang Kemang, kemudian kita amankan pelaku tersebut.

"Saat ini kasusnya adalah pengancaman dan kita kenakan pasal 335 KUHP. Sementara ini, masih kita dalami motifnya apa. Pelaku dan pelapor serta saksi-saksi masih kita ambil keterangannya," ungkapnya.
Share:

Pencuri Mesin Air, Pemuda ini ketangkap basah warga

PRABUMULIH – Ilham (18) warga Jalan Nur Ilahi No. RT.3 Rw. 3 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih nyaris bonyok dihajar warga

Pasalnya pria ini tertangkap tangan mencuri mesin pompa air milik warga Jalan toman Komplek Safira Rt.03 Rw.02 Kelurahan Prabujaya

Kejadian bermula saat rumah Noer Kurniawan warga Kelurahan Prabujaya itu sedang bekerja dan dirumah korban tidak ada penghuninya, dari kesempatan itu tiga pelaku menggasak mesin pompa air dengan memotongnya memakai gergaji

Kecurigaan warga setempat membuat ketiga pelaku ini panik dan melarikan diri, setelah dilakukan pengejaran terhadap pelaku warga bersama anggota unit reskrim Polsek Prabumulih Timur berhasil mengamankan satu pelaku

Warga yang mulai kesal berhasil menangkap pelaku dan membawanya kekantor polisi untuk diamankan

Dari kejadian itu pelaku nyaris dihajar warga dan berhasil diredam petugas yang ada ditempat kejadian perkara
Pelaku bersama barang bukti sebatang pipa air yang dipotongnya dari sumur korban berhasil diamankan petugas dan dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan dan dilakukan penyelidikan (sn/bio)
Share:

Jembatan Ini Bakal Permudah Warga PALI-Prabumulih, Akhir Tahun Ini Bisa Dilalui

PALI -- Warga Bumi Serepat Serasan dan Kota Prabumulih yang selama ini  terhalang sungai Lematang dalam berinteraksi, kini kendala itu segera berlalu. Pasalnya, akses yang biasa digunakan warga dua daerah tersebut untuk beraktivitas menggunakan perahu untuk menyeberang bakal menjadi kenangan, lantaran Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah membangun jembatan penghubung yang membentang di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tanah Abang menuju Kota Prabumulih.

Pembangunan jembatan tersebut saat ini sudah tahap finishing, dan ditargetkan tahun ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua tanpa harus menyeberang menggunakan perahu.

"Secara bertahap pembangunan jembatan Tanjung Dalam kita lakukan melalui APBD Kabupaten PALI. Tahun ini kita lanjutkan lagi sampai jembatan itu bisa dilalui meskipun belum sepenuhnya rampung," ujar Etty Murniaty, kepala Dinas PU BM Kabupaten PALI, Rabu (14/11).

Akses warga akan lebih mudah setelah jembatan itu bisa dilalui, dan tahun 2018 ini, dijelaskan Etty, tahapan pembangunan sampai pengerasan. "Pekerjaan masih dilakukan, dan pengerasan jalan sampai ke seberang, atau wilayah Kota Prabumulih, " jelasnya.

Untuk itu, demi kelancaran proses pekerjaan jembatan tersebut, Etty meminta dukungan semua pihak agar tidak menemui kendala.

"Rencananya, pengecoran jembatan dilaksanakan tahun berikutnya, dan bakal rampung sepenuhnya tahun 2019," pungkasnya
Share:

Pelajar SMA Diduga Tipu Pemilik Rental Kamera

PALI -- Pemilik rental kamera beralamat RT 07 RW 02, di Kelurahan Handayani Kecamatatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lemtang Ilir (PALI), telah kena tipu oleh pelanggannya.

Menurut keterangan pemilik rental Irzan (30), ia sudah biasa merentalkan jasa kamera jenis DSLR kepada muda mudi di sekitar Pendopo PALI, dengan tempo per jam bahkan per hari untuk kegiatan suapoto.

"Sekitar jam 11.30 senin 12 November 2018, dua orang datang kerumah, satu berpakaian seragam sekolah putih abu-abu dan satunya pakai jens biru dan baju kaos oblong mengendarai sepeda motor Jupiter MX warna biru.

"Sehabis saya bangun tidur datang dua orang laki laki untuk merental kamera selama dua jam, pas saya cek kamera battrainya loubet, saya suruh nunggu sekitar beberapa menit karena battrai mau cas dulu", terang Irzan, Rabu (14/11).

Sekitar sepuluh menit kedua orang tersebut datang lagi dan duduk di teras rumah, kata Irzan, "saya tanya yang pakai seragam SMA (pelaku penipuan bawa lari kamera) sudah pernah rental belum, dia jawab sudah dua kali, terus saya tanya nama dan sekolah, dia mengaku benama Dovis sekolah di SMAN 1 Talang Ubi, tinggalnya di Jerambah Besi", tukasnya.

Irzan masih berharap kepada kedua orang tersebut agar kameranya segera dikembalikan. Ia juga mengatakan ciri-ciri fisik keduanya, yang mengaku nama Dovis bertubuh sedang agak berisi, muka lebar kulit putih, satu lagi tinggi kurus kulit hitam bibir hitam agak doer dikit.

"Saya hanya minta kepada orang yang mengaku nama Dovis tersebut, atau siapalah dia, agar kamera saya dikembalikan saja, tidak lebih dan kurang, karna sejak senin 12 november samapi sekarang belum juga dikembalikan".

Kamera yang dibawa pelaku tersebut merk Canon tipe EOS 550D, jelas Irzan, kalau harga seken diperkirakan mencapai 3 sampai 4 juta, ungkapnya
Share:

TP PKK PALI Luncurkan Desa Aren dan Desa Mocaf

PALI -- Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) luncurkan program Desa Aren dan Desa Mocaf guna meningkatkan pendapatan keluarga menuju masyarakat Bumi Serepat Serasan sejahtera.

"Kegiatan ini merupakan program Pokja 3 TP.PKK PALI dengan melaunching Desa Aren dan Desa Mocaf. Alhamdulillah, program mocaf ini merupakan program unggulan Kementerian Pertanian RI yang akan dikembangkan diseluruh daerah di Indonesia, dan kita telah dahulu telah melakukan program mocaf ini," ujar Hj Sri Kustina, ketua TP.PKK PALI.

Dijelaskan istri Bupati PALI, bahwa tepung mocaf merupakan tepung yang terbuat dari singkong atau ketela kayu yang diolah dengan beberapa tahapan hingga menjadi serbuk bertekstur.



"Saat ini, permintaan tepung terigu untuk kebutuhan sehari-hari semakin meningkat. Padahal permintaan pasar sangat tidak sebanding dengan produksi dan import tepung terigu. Menanggapi hal ini, kami bekerjasama dengan dinas terkait melakukan pelatihan di Yogyakarta dengan mengirim perwakilan dari lima kecamatan untuk pelatihan pembuatan tepung mocaf," jelasnya.

Tepung mocaf dijabarkan Ketua TP.PKK PALI adalah salah satu alternatif yang sangat direkomendasikan sebagai pengganti tepung tapioka.

"Sebab selain lebih terjangkau dari segi harga, tepung mocaf juga memiliki kandungan gizi yang tak kalah baiknya dengan tepung terigu. Selain itu, kita juga telah bentuk kampung aren, dengan membagikan bibit kelapa genjah entok ke lima desa dan mengirim perwakilan untuk pelatihan pengolahan kelapa di Depok," tambahnya.



Sementara itu, Bupati PALI, Heri Amalindo yang membuka launching Desa Aren dan Desa Mocaf mengapresiasi kegiatan tersebut karena manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Selain itu, kegiatan launching Desa Aren dan Desa Mocaf bisa mendorong perekonomian masyarakat.

"Kami juga mengapresiasi pihak lain yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Dan kami berharap perwakilan yang sudah ikut pelatihan untuk bisa mengembangkan ilmu yang didapat di desanya masing-masing," ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati bahwa aren dan tepung mocaf merupakan bahan makanan yang sering digunakan masyarakat, dan tepung mocaf jauh lebih murah dari tepung terigu. Itu salahsatu keunggulannya, dari faktor kesehatan, kadar gula lebih rendah dari tepung terigu.



Untuk itu seluruh masyarakat harus bersama-sama menjadi percontohan dan mengembangkan tepung mocaf dan pengolahan kelapa. Karena tepung mocaf bisa diolah menjadi berbagai macam makanan.

"Kami juga menyarankan kepada kepala desa agar  kedepan membuat program pengadaan mesin pembuat mocaf melalui ADD, sebab, ADD boleh disisihkan untuk mendorong ekonomi masyarakat, kepala desa juga harus bisa berinovasi dan mendukung program PKK menuju masyarakat Pali sejahtera," pungkasnya.

Pada kegiatan yang dilaksanakan Rabu (14/11) di Talang Kerangan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi, TP.PKK PALI membagikan bantuan peralatan mesin pembuatan tepung mocaf dan 1.000 tas sekolah terhadap pelajar yang keluarganya kurang mampu.(Adv)
Share:

Diduga Anak Ahok Jual Shabu

PALI - Yuyun bin Ahok (30) janda dua orang anak warga Desa Simpang Babat Kecamatan Penukal Kabupaten PALI terpaksa harus menghuni jeruji besi Polsek Penukal Abab lantaran diduga sebagai pengedar Narkoba jenis sabu-sabu.

Tersangka Yuyun ditangkap Polsek Penukal Abab pada Senin (12/11) sekitar pukul 20.30 WIB di sebuah warung milik tersangka.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS bahwa tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 dan berdasarkan LP-A / 08 / XI / 2018 / Reskrim / Res ME / Polsek P. Abab. Hari senin Tanggal 12 November 2018.

"Bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa di salah satu warung di Desa Simpang Babat sering terjadi transaksi narkoba. Kemudian dibawah pimpinan Kanit Reskrim Aipda Hairil Rozi langsung melakukan upaya Lidik ke sebuah warung tersebut," ungkap Acep, Selasa (13/11).

Setelah dilakukan penyelidikan, ditambahkan Acep bahwa memang benar warung tersebut sering dijadikan tempat jual beli narkoba.

"Setelah itu kita langsung lakukan penangkapan, dan saat di geledah terdapat tersangka Yuyun sedang berada di dalam warung dan di dapati 4 buah paket yang berisi serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu yang di bungkus Kertas tisu yang di simpan di dalam dompet berwarna ungu yang dipegang oleh pelaku. Kemudian ditemukan lagi 1 buah kotak permen berisi pirex kaca terdapat sisa bekas sabu, jarum, skop plastik terbuat dari pipet terletak di rak warung milik pelaku," bebernya.

Kemudian, tersangka Yuyun dibawa ke Mapolsek Penukal Abab beserta barang buktinya. "Diduga, peralatan yang ditemukan sebagai alat pelaku untuk mengkonsumsi sabu-sabu. Setelah itu pelaku berikut BB di bawa ke Polsek Penukal Abab untuk pemeriksaan lebih lanjut," tukasnya.

Dari pengakuan tersangka, dikatakan Acep bahwa baru dua minggu tersangka tersebut menjual barang haram itu dengan alasan himpitan ekonomi.

"Alasan tersangka untuk menyambung hidup dan memberi makan dua anaknya, tetapi apapun alasannya, tersangka tetap kita tahan dan terancam hukuman penjara diatas 15 tahun penjara," tandasnya.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan berupa satu buah tas kecil warna ungu yang berisi tiga paket kecil berisi serbuk putih diduga Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat @ lk 0.19 gram dan satu paket besar yang di balut tisu berisi serbuk putih diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat lk 1.63 Gram dan Uang tunai sebesar Rp. 1.265.000.

Selain itu satu kotak permen kecil merk delfi chacha warna coklat yang berisi satu buah pirex dengan tutup pentil dot warna merah dan satu buah pirex kaca terdapat sisa serbuk putih diduga narkotika jenis sabu-sabu serta dua buah sekop terbuat dari plastik pipet dan satu bungkus kantong yang berisi plastik clip. Juga satu buah handphone.

"Tersangka sudah kita limpahkan ke Polres Muara Enim," pungkas Acep
Share:

Hanya 104 Peserta Lolos Seleksi CPNS, Begini Yang Dilakukan BKP-SDM PALI

PALI -- Pasca tahapan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beberapa waktu lalu melalui sistem CAT (Computer Assisted Test) di BKN Kota Palembang, rupanya banyak peserta yang gugur.

Dari data yang diperoleh, bahwa peserta yang lolos hanya ada 104 dari jumlah peserta yang ikuti seleksi sebanyak 7.998 peserta. Tentunya hasil itu tidak memenuhi kuota yang tersedia, yakni sebanyak 337 formasi.

"Dari awal memang sudah dikeluhkan peserta, dari soalnya yang sulit ditambah harus kejar-kejaran dengan waktu yang dinilai peserta cukup singkat," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten PALI, Yuhairuddin SE, melalui sekretarisnya, Mulyan, Selasa (13/11).

Diakuinya bahwa saat ini pihaknya menunggu kebijakan dari Kemen-PAN dalam memenuhi kuota yang ada.

"Yang menetukan dan membuat peraturan adalah Kemen-PAN dan Panselnas, jadi kita menunggu petunjuk dari sana," Tukasnya.

Terpisah, Nurbaeti, salahsatu peserta yang dinyatakan tidak lolos mengungkapkan bahwa selain sulit, materi soal yang diberikan rupanya berbeda dengan soal seleksi CPNS sebelumnya. "Kami pernah ikut tes CPNS tahun 2014, tetapi saat itu gagal. Dan tahun ini ikut lagi, rupanya soalnya selain sulit juga metodenya lain dengan sebelumnya," ungkap honorer di salahsatu SD di Kecamatan Talang Ubi
Share:

Wawako Prabumulih Dukung Bandar Narkoba Ditembak Mati, Asal..

PRABUMULIH -- Penyalahgunaan Nakoba saat ini sudah sangat memprihatinkan. Tak hanya orang dewasa, narkoba kini sudah merambah ke para pelajar. Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Prabumulih.

Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri mengaku mendukung apabila pelaku narkoba dihukum mati seperti halnya apa yang dilakukan oleh Presiden Pilipina, Rodrigo Duterte.

"Apabila Kota Prabumulih sudah darurat narkoba, kita dukung seperti pilipin. Tapi saat ini mungkin belum parah," Ujarnya, Senin (12/11).

Menurut Fikri, Kota Prabumulih merupakan Kota perlintasan sehingga menjadi sasaran empuk para Bandar untuk mengedarkan narkoba di kota nanas ini.

"Ini resiko daerah perlintasan mereka (bandar) menjadi sasaran perdaran narkoba," ungkapnya.

Disinggung mengenai reward bagi pengungkap bandar narkoba, Fikri mengaku belum setuju dengan langkah tersebut. Ia lebih setuju aparat penegak hukum lebih memaksimalkan ancaman hukuman untuk para pelaku.

"Jadi yang kedapatan itu jangan diberikan hukuman yang minimal. Tapi hukuman yang maksimal, karna bisa saja dari Bandar dikenakan sebagai pengguna," terangnya.
Share:

Nyaris Kena Culik, Pelajar SD Ini Lapor Polisi

PALI -- HR (12) pelajar kelas 5 SDN 12 Talang Ubi warga Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) datangi Mapolsek Talang Ubi untuk melaporkan kejadian yang menurutnya nyaris kena culik oleh seseorang saat dirinya pulang sekolah.

Kepada media ini, HR didampingi Maryani (45) ibu kandung HR saat di Mapolsek Talang Ubi bahwa ketika dirinya pulang sekolah, Senin (13/11) sekitar pukul 12.00 WIB, tiba-tiba dari arah belakang disergap pria tak dikenal menggunakan masker warna hitam.

"Aku kaget saat ada yang menyergap dari belakang, lalu aku berontak sekuat tenaga dan berhasil lolos dari cengkeraman orang itu setelah aku melepas tas gendong yang aku bawa. Kemudian aku berlari," ungkap HR.

Diakuinya saat kejadian itu, banyak warga yang mengetahuinya, membuat pelaku kabur semak-semak.

"Masyarakat yang mengetahui aku hendak diculik langsung mengejar orang itu," jelas HR.

Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan. "Anggota Reskrim kita menuju TKP untuk lakukan penyelidikan. Saat ini belum jelas kejadian itu apakah penculikan atau pencabulan. Korban bersama orang tuanya sudah di Polsek dan sudah diintrograsi," terang Kapolsek.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts